• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PENERBITAN SURAT TEGURAN, SURAT SITA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGARUH PENERBITAN SURAT TEGURAN, SURAT SITA "

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PENERBITAN SURAT TEGURAN,

SURAT SITA (SPMP) DAN RASIO PENCAIRAN

TUNGGAKAN PAJAK TERHADAP PENERIMAN

PAJAK PENGHASILAN PADA KPP PRATAMA

KUNINGAN TAHUN 2015-2017

Bidang Kajian : Perpajakan Disusun Oleh :

ERAHWATI

114040300

Fakultas Ekonomi – Akuntansi

(2)

Latar Belakang Penelitian

Sumber

Penerimaan

2015

2016

2017

Penerimaan

Pajak

1.240.418,86

1.539.166,20

1.495.893,80

PPh

602.308,13

855.842,70

784.726,90

49%

56%

52%

Penerimaan negara sektor pajak

˃

pembayaran

pembangunan nasional > kesejahteraan sosial dan

pendistribusian pendapatan.

Peningkatan penerimaan pajak > ekonomi > kemandirian

pembangunan daerah.

(3)

Rumusan Masalah

1.

Apakah Penerbitan Surat

Teguran berpengaruh

terhadap

Penerimaan

Pajak Penghasilan.

2.

Apakah

Surat

Sita

(SPMP)

berpengaruh

terhadap

Penerimaan

Pajak Penghasilan.

3.

Apakah Rasio Pencairan

Tunggakan

Pajak

berpengaruh

terhadap

Penerimaan

Pajak

Penghasilan.

Tujuan Penelitian

1.

Untuk mengetahui pengaruh

Penerbitan Surat Teguran

terhadap Penerimaan Pajak

Penghasilan.

2.

Untuk mengetahui pengaruh

Penerbitan

Surat

Sita

(SPMP)

terhadap

Penerimaan

Pajak

Penghasilan.

(4)

Kegunaan Penelitian

Kegunaan Teoritis

Bagi Akademisi

Kegunaan Praktik

1. Bagi Penulis 2. Bagi Instansi

(5)

Unit Analisis

KPP Pratama Kuningan yang beralamat

di Jl. Aruji Kartawinata No. 29, Kuningan,

(6)

Grand Teori

Teori Negara Kesejahteraan

Menurut Kusnardi dan

Bintara R. (2000) dikutip

dari Surono (2013)

Konsep Negara

Kesejahteraan, tujuan

Negara adalah untuk

kesejahteraan umum.

Negara dipandang hanya

merupakan alat untuk

mencapai tujuan bersama

kemakmuran dan keadilan

sosial bagi seluruh rakyat

negara tersebut.

Teori Kepastian Hukum

Menurut Uzair dan Heru

Prasetyo (2006:161) dikutip

dari Surono (2013)

Sistem hukum yang baik

menghendaki adanya

hubungan hukum yang satu

dengan lainnya terjalin

secara harmonis, artinya

diantara pelaksanaan hukum

(7)

Riset Gap

Peneliti Penerbitan Surat

Teguran Penerbitan Surat Sita (SPMP) Rasio Pencairan Tunggakan Pajak

Marjunianto

dan Sugianto

(2015)

Berpengaruh

Saputra (2012)

Tidak

Berpengaruh

Safitri (2016)

Berpengaruh

Saputra (2012)

Tidak

Berpengaruh

Fitriani W dan

Saputra (2009)

Berpengaruh

Oktaviani

(8)

Kerangka Pemikiran dan Hipotesis

Penerbitan Surat Sita (SPMP) (X2) Penerbitan Surat Teguran (X1) Rasio Pencairan Tunggakan Pajak (X3) Penerimaan Pajak Penghasilan (Y)

H1:

Penerbitan

Surat

Teguran

berpengaruh

terhadap

Penerimaan Pajak

Penghasilan.

H2 : Penerbitan Surat Sita

(SPMP) berpengaruh

terhadap Penerimaan

Pajak Penghasilan.

H3 : Rasio Pencairan

Tunggakan Pajak

berpengaruh

terhadap

(9)

Metodologi Penelitian

Jenis Penelitian

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dasar dengan

metode penelitian asosiatif.

Operasionalisasi Variabel

Variabel Pengukuran Skala

Penerimaan Pajak

Penghasilan Jumlah Penerimaan Pajak Penghasilan Rasio Penerbitan Surat Teguran Jumlah Surat Teguran yang diterbitkan Rasio Penerbitan Surat Sita

(SPMP) Jumlah Surat Sita (SPMP) yang diterbitkan Rasio Rasio Pencairan

Tunggakan Pajak Rasio

Variabel Pengukuran Skala

Penerimaan Pajak

Penghasilan Jumlah Penerimaan Pajak Penghasilan Rasio Penerbitan Surat Teguran Jumlah Surat Teguran yang diterbitkan Rasio Penerbitan Surat Sita

(SPMP) Jumlah Surat Sita (SPMP) yang diterbitkan Rasio Rasio Pencairan

(10)

Populasi dan Sampel

Populasi

Jumlah Penerimaan Pajak Penghasilan, Jumlah Penerbitan Surat Teguran, Jumah Penerbitan Surat Sita (SPMP) dan Persentase Rasio Pencairan Tunggakan Pajak pada KPP Pratama Kuningan tahun 2015-2017.

Sampel

Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Kriterianya :

1. Jumlah Penerimaan Pajak Penghasilan setiap bulan selama periode Januari 2015 sampai dengan Desember 2017 pada KPP Pratama Kuningan.

2. Jumlah Surat Teguran yang diterbitkan oleh Pejabat Pajak setiap bulan selama periode Januari 2015 sampai dengan Desember 2017 pada KPP Pratama Kuningan.

3. Jumlah Surat Sita (SPMP) yang diterbitkan oleh Pejabat Pajak setiap bulan selama periode Januari 2015 sampai dengan Desember 2017 pada KPP Pratama Kuningan.

(11)

Teknik Pengumpulan Data

Jenis Data yang digunakan dalam penelitian ini

adalah data sekunder yang diberikan oleh KPP

Pratama Kuningan tahun 2015-2017.

Pengumpulan data dilakukan dengan cara :

1.

Stuidi Kepustakaan

(12)

Metode Analisis data

1.

Analisis Statistik Deskriptif

2.

Uji Asumsi Klasik

a)

Uji Normalitas

b)

Uji Multikolinearitas

c)

Uji Autokorelasi

d)

Uji Heteroskedastisitas

3.

Analisis Regresi Liniear Berganda

4.

Pengujian Hipotesis (uji t)

(13)

Referensi

Dokumen terkait

Dengan kata lain, terdapat pengaruh nyata dari hasil belajar siswa kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Think-Talk-Write pada materi sistem

Pertumbuhan sektor industri non-migas Indonesia pada SM-I/2015 sebesar 5,26% menurun 0,29% jika dibandingkan dengan semester yang sama pada tahun 2014, dimana pertumbuhan

PDA Tigi Ma’aya Tour & Travel haruslah terus dievaluasi agar mengetahui strategi promosi mana yang harus dipertahankan dan tidak perlu dipertahankan, karena setiap

Peubah amatan yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah cabang pada cabang utama, umur berbunga, umur panen, jumlah polong per tanaman, jumlah polong berisi, jumlah polong

algoritma memprediksi sampel baru berdasarkan sampel sebelumnya. Selama fase pembaruan filter menyaring perkiraan ini berdasarkan sampel baru dari sistem. Jumlah titik referensi

Beberapa faktor internal yang menjadi hambatan dalam pencapaian visi, misi, dan tujuan perusahaan adalah; dalam perspektif pelanggan yaitu sulitnya mempertahankan

Pertama-tama saya mengajak kita semua untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kasih dan Penyayang karena atas karunia dan rahmat-Nya kita bisa

Menurut ibu pemeriksaan kehamilan pada trimester ketiga ( kehamilan usia 28-36 minggu ) dilakukan berapa kali.. Tidak perlu dilakukan