• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penggunaan Ampas Sagu Fermentasi Terhadap Performans Domba

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penggunaan Ampas Sagu Fermentasi Terhadap Performans Domba"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

ABSTRAK

MUHAMMAD TAUFIK SIAGIAN, 2017 “ Penggunaan Ampas Sagu Fermentasi Terhadap Performans Domba ‘. Dibimbing oleh MA’RUF TAFSIN dan SAYED UMAR.

Penelitian ini bertujuan untuk Mengkaji kualitas ampas sagu yang difermentasi dengan Effective microorganiscm 4 (EM4) terhadap performans domba merino. Penelitian telah dilaksanakan di Kec. Binjai Kota Sumatera Utara. Penelitian ini telah dilaksanakan selama 3 bulan dimulai dari bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2016 yang menggunakan 20 ekor domba peranakan merino dengan rataan bobot awal 18,30±1.16 kg. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap ( RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan ini terdiri atas P0 ( Ampas Sagu non

fermentasi 40%) ; P1 ( Ampas sagu fermentasi 20% + ampas sagu non fermentasi

20 %) ; P2 (“Ampas sagu fermentasi 30% + ampas sagu non fermentasi 10% ) P3

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ampas sagu yang difermentasi EM4 memberikan pengaruh yang sangat nyata ( P<0,01) terhadap konsumsi pakan ,PBB dan konversi pakan dapat dilihat pada perlakuan P3 dengan taraf penggunaan ampas sagu fermentasi 40%. Pertambahan bobon badan serta konversi pakan. Rataan masing-masing untuk konsumsi pakan (g/ekor/hari) pada susunan perlakuan P0, P1, P2, P3 470,0; 539,7; 565,0; dan 632,2. Rataan pertumbuhan bobot badan (g/ekor/hari) 59,6; 76,1; 99,2; 111,7 dan rataan konversi pakan 11,6; 9,13; 6,65; dan 5,78. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah Penggunaan ampas sagu fermentasi EM4 dalam ransum memberikan pengaruh positif dalam meningkatkan performans domba pada taraf 40% dalam ransum.

( Ampas Sagu fermentasi 40 %).

Kata Kunci : Ampas Sagu, Effective microorganism 4 (EM4), Domba Merino, Fermentasi.

(2)

ABSTRACT

MUHAMMAD TAUFIK SIAGIAN, 2017 "The use of Sago Dregs Fermentation Against Performans Merino sheep '. Supervised by MA'RUF TAFSIN and SAYED UMAR.

This study aims to Assess the quality of sago pulp fermented with Effective microorganiscm 4 (EM4) on the performances merino sheep. Research has been conducted on the farm Mr. Sunardi district. Kota Binjai, North Sumatra. This research has been carried out for 3 months starting from October to December 2016 using 20 merino sheep with the average initial weight of 18.30 ± 1:16 kg. Taken of the design used in this study was completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replications. This treatment consists of P0 (non-fermented dregs Sagu 40%); P1 (sago dregs dregs of fermentation 20% + non-fermented corn 20%); P2 ( "sago dregs of fermentation 30% + non-fermented corn pulp 10%) P3 (Sagu dregs fermentation 40%).

The results showed that administration of the fermented pulp sago EM4 give a significant influence (P <0,01) to feed consumption. Bobon gain weight and feed conversion. The average of each of the feed consumption (g / head / day) with a treatment composition P0, P1, P2, P3 470.0; 539.7; 565.0; and 632.2. Mean body weight growth (g / head / day) 59.6; 76.1; 99.2; and 111.7. The average feed conversion of 11.6; 9.13; 6.65; and 5.78. The conclusion of this study is the use of corn fermentation lees EM4 in rations had a positive influence in improving weight gain, feed intake and lower feed conversion values at level of 40% in the ration.

Keywords: Dregs Sago, Effective microorganism 4 (EM4), Merino Sheep, Fermentation.

Referensi

Dokumen terkait

Pada kasus Leni Mathul Kasanah, Majelis Hakim memberikan putusan pidana kepada terdakwa yakni penjara selama 1 tahun 1 bulan, karena ia secara sah dan

Salah satu langkah yang dapat diterapkan adalah dengan terus mengembangkan kegiatan budidaya ikan (pembenihan, pendederan dan pembesaran), perlindungan jenis ikan di

Dengan mengubah kedua variabel tersebut secara bergantian, menunjukkan hasil bahwa keduanya memberikan pengaruh yang besar apakah metamaterial dapat bersifat kasat mata

AKUMULASI LOGAM BERAT (Pb DAN Cu) PADA KERANG KEPAH (Polymesoda erosa) DI SUNGAI BATU

Dari enam faktor yang diteliti (sistem manajemen lingkungan, kinerja.. lingkungan, ukuran perusahaan, tipe industri, return on asset, dan leverage ), terbukti sistem

Perekonomian dengan sistem barter ini terjadi pada waktu itu belum dikenal sama sekali alat tukar yang disebut uang atau alat yang berfungsi sebagai alat pembayaran3. Fungsi uang

Dalam keadaan krisis tersebut ternyata lembaga keuangan yang masih eksis dan fleksibel dalam keadaan moneter yang semakin menurun adalah sebuah bank yang tidak

Bahan tambahan adalah bahan yang digunakan dalam proses produksi dan berfungsi meningkatkan mutu produk serta merupakan bagian dari produk akhir.. Bahan tambahan yang digunakan PT