DAFTAR PUSTAKA
Anonima. Undang-Undang No. 22 Tahun 1999. Tentang Pemerintahan Daerah: Jakarta.
Anonimb. Undang-Undang No. 10 Tahun 2009. TentangKepariwisataan: Jakarta.
Anonimc. Undang-Undang No. 9 Tahun 2010. TentangKepariwisataan: Jakarta.
Arifin, B. 2005. Pembangunan Pertanian. Jakarta: PT. Grasindo.
Bachtiar, Y.S. 2003. Financial Accounting: Information For Decisions. Terjemahan. Jakarta: Salemba Empat.
Badan Pusat Statistik. 2016. Wisatawan Mancanegara yang Datang ke Sumatera Utara Menurut Pintu Masuk (orang) Tahun 2011 – 2015:Sumatera Utara.
________________. 2016. Definisi Pariwisata: Sumatera Utara.
Badan Pusat Statistik Langkat. 2016. Definisi Desa: Kabupaten Langkat.
Bintarto. 1977. Pola Keruangan Desa dan Kota. Yogyakarta: Fakultas Geografi UGM.
Gilarso, T. 1992. Pengantar Ilmu Ekonomi Bagian Makro. Yogyakarta: Kanisius.
Herlando, M. 2012. Kontribusi Pengembangan Objek Wisata Pedesaan Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Pengembangan Wilayah Di Kabupaten Simalungun. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Ikatan Akuntan Indonesia. 2004. Standar Akuntansi Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.
Jhigan, M.L. 1988. Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Latare, S. 2012. Dinamika Perubahan Pembangunan Masyarakat Pedesaan. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Leiper, N. 1990. Tourism System: An Interdisciplinary Perspective. Departemen Of Management System. North New Zealand: Massey University Palmerston.
Lubis, E.M. 2011. Analisis Pendapatan Anyaman Pandan Dan Sumbangannya Terhadapan Total Pendapatan Keluarga. Skripsi. Medan: USU Press.
Mubyarto. 1989. Pengantar Ekonomi Pertanian. Yogyakarta: LP3ES.
Pendit, I.N.S. 1994. Ilmu Pariwisata Sebuah Pengantar Perdana. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.
Poerwardarminta, W.J.S. 1976. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Besar Pustaka.
Rahayu, F. 2006. Analisis Sektor Pariwisata Terhadap Perekonomian Kota Bogor. Skripsi. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Riva H. R. 2013. Distribusi Spasial dan Kontribusi Obyek Wisata pada Pendapatan Rumah Tangga Di Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Sadono, S. 2008. Makro Ekonomi Teori Pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Saputro, T.E. 2015. Agriculture Research Center Di Lahan Pasir Pantai Baru Yogyakarta. Sukoharjo: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Sastrayuda, G.S. 2010. Hand Out Mata Kuliah Concept Resort And Leisure, Strategi Pengembangan dan Pengelolaan Resort And Leisure.
Siahaan, A. S. 2015. Kontribusi Sektor Wisata Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Lumban Silintong Kecamatan Balige Kabupaten Samosir. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Siti, D.P. 2008. Analisis kontribusi sektor pariwisata terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Utara. Medan: Universitas Sumatera Utara.
Soekadijo, R.G. 1995. Anatomi Pariwisata: Memahami Pariwisata Sebagai “Systemic Linkage”. Indonesia: Solo.
Soekartawi. 1995. Teori Ekonomi Produksi. Jakarta: PT. Raja Grafindo.
Soetardjo, K. 1984. Desa. Yogyakarta: PN Balai Pustaka.
Spillane, J.J. 1994. Pariwisata Indonesia (Siasat Ekonomi dan Rekayasa Kebudayaan). Yogyakarta: Kanisius.
Sufika, A. 2004. Kepariwisataan Dalam Pembangunan Nasional Dan Daerah. Jurnal. Medan: USU Press.
Thoha, Mifta. 1997. Pembinaan Organisasi (Proses Diagnosa dan Intervensi). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Tohir, A. K. 1982. Usahatani Indonesia. Rineka Cipta. Jakarta. Tohir, A.K. 1983. Seuntai Pengetahuan Usahatani Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Waluyo, B. 2008. Geografi Desa dan Kota. Universitas Pendidikan Indonesia: Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial.
Wibowo, L.A. 2008. Usaha Jasa Pariwisata: Bandung.
Widjaja, H.A.W. 2003. Otonomi Desa Merupakan Otonomi yang Asli, Bulat dan
Utuh. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Yoeti, A.O. 1987. Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Angkasa.