• Tidak ada hasil yang ditemukan

contoh bank kredit yang ada di indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "contoh bank kredit yang ada di indonesia"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS

BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAIN (Contoh kredit perbankan di indonesia)

Dosen : Bisma Arianto, SE., MM.

Oleh :

Nadiyatul Firdaus

141500221

Manajemen

Fakultas Ekonomi

Universitas Adi Buana Surabaya

(2)

CONTOH KREDIT BANK BRI PT BANK RAKYAT INDONESIA (2012) PINJAMAN RITEL :

1. Kredit Agunan Kas

Fasilitas kredit yang seluruh jaminannya berupa kas (fully cash collateral). Fasilitas

 Permohonan pinjaman dapat diajukan ke Kantor Cabang BRI dan Kantor Cabang Pembantu BRI di seluruh Indonesia.

 Jangka waktu pinjaman 1 s/d 3 tahun dan dapat diperpanjang lagi sesuai dengan kebutuhan.

 Limit kredit Rp 100 Juta.- sampai dengan Rp 40 Milyar.

 Kredit dalam bentuk rupiah maupun valas.

 Dapat diberikan rekening koran atau dengan angsuran.

 Suku bunga negotiable.

 Bebas biaya provisi.

Persyaratan

 Melampirkan legalitas usaha - NPWP.

- SIUP, SITU.

- TDP / surat keterang usaha.

 - Melampirkan dokumen identitas diri - KTP/SIM.

(3)

2. Kredit Investasi

Fasilitas kredit jangka menengah atau jangka panjang untuk membiayai barang modal / aktiva tetap perusahaan, seperti pengadaan mesin, peralatan, kendaraan, bangunan dan lain-lain.

Fasilitas

 Permohonan pinjaman dapat diajukan ke Kantor Cabang BRI dan Kantor Cabang Pembantu BRI di seluruh Indonesia.

 Jangka waktu pinjaman disesuaikan dengan cashflow perusahaan.

 Limit kredit Rp 100 Juta.- sampai dengan Rp 40 Milyar.

 Kredit dalam bentuk rupiah maupun valas.

 Pembayaran kembali secara angsuran.

 Dapat diberikan grace period.

 Dapat dipergunakan untuk refinancing.

Persyaratan

 Melampirkan legalitisa usaha. - NPWP.

- SIUP.

- SITU, TDP / surat keterangan usaha.

 Melampirkan dokumen identitas diri.

- KTP / SIM.

- Untuk badan usaha melampirkan Akte Pendirian dan perubahannya).

(4)

3. Kredit Modal Kerja

Fasilitas kredit untuk membiayai operasional usaha termasuk kebutuhan untuk pengadaan bahan baku, proses produksi, piutang dan persediaan.

Fasilitas

 Permohonan pinjaman dapat diajukan ke Kantor Cabang BRI dan Kantor Cabang Pembantu BRI di Seluruh Indonesia.

 Jangka waktu pinjaman 1 s/d 3 tahun dan dapat diperpanjang lagi sesuai dengan kebutuhan.

 Limit Kredit Rp 100 Juta. - sampai dengan Rp 40 Milyar.

 Kredit dalam bentuk rupiah maupun valas.

 Dapat diberikan rekening koran atau dengan angsuran.

 Dapat dipergunakan untuk refinancing.

Persyaratan :

 Melampirkan legalitas usaha

.-NPWP. - SIUP.

- SITU, TDP / Surat keterangan usaha.

(5)

- Untuk badan usaha melampirkan Akte Pendirian dan perubahannya).

 Melampirkan copy rekening koran atau rekening tabungan, 3 (tiga) bulan terakhir.

4. Kredit Modal Kerja Ekspor

Fasilitas kredit untuk pembiayaan produksi atau pembelian barang-barang untuk di ekspor (pre-ekspor financing) atau pembiayaan kepada nasabah yang akan melakukan negosiasi wesel ekspor (post ekspor financing).

Fasilitas

 Permohonan pinjaman dapat diajukan ke Kantor Cabang BRI dan Kantor Cabang Pembantu BRI di seluruh Indonesia.

 Limit Kredit Rp 100 Juta.- sampai dengan Rp 40 Milyar.

 Kredit dalam bentuk rupiah maupun valas.

 Kredit diberikan dalam bentuk plafond, maupun transaksional.

Persyaratan :

 Melampirkan legalitas usaha

- NPWP. - SIUP. - SITU.

- TDP / Surat keterangan usaha.

 Melampirkan dokumen identitas diri

- KTP / SIM.

(6)

 Melampirkan copy rekening koran 6 (enam) bulan terakhir.

 Memenuhi salah satu kriteria di bawah.

- Telah memiliki pengalaman ekspor minimal 2 (dua) tahun, atau,

- Telah memiliki pengalaman ekspor satu tahun dengan minimal 5 (lima) kali transaksi ekspor, atau Telah menjadi nasabah BRI minimal 1 (satu) tahun tanpa pengalaman ekspor.

 Menyerahkan bukti-bukti ekspornya seperti L/C, purchase order, sales contract atau bukti ekspor lainnya.

(7)

5.

Kredit Waralaba

Kredit yang diberikan dalam bentuk modal kerja dan investasi bagi usaha waralaba. Fasilitas

 Permohonan pinjaman dapat diajukan ke Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu di seluruh Indonesia.

 Dapat digunakan untuk pembukaan usaha baru, usaha yang sudah berjalan Atau pengembangan usaha waralaba.

 Bisa digunakan untuk membiayai waralaba KFC, MC Donald, Alfamart, Indomaret, Apotek K24 atau semua jenis waralaba dengan brand name yang sudah dikenal luas.

 Bisa diberikan dalam bentuk Kredit Investasi maupun Kredit Modal Kerja.

 Limit kredit Rp 100 Juta.- sampai dengan Rp 40 Milyar.

 Dapat diberikan rekening koran (plafond tetap) atau dengan angsuran (plafond menurun).

 Dapat dipergunakan untuk refinancing.

 Bisa diberikan kepada calon nasabah yang baru memulai usaha.

Persyaratan :

 Melampirkan legalitas usaha - NPWP.

(8)

- SITU.

- TDP / Surat keterangan usaha. - HO.

- Surat Tanda Pendaftaran Usaha Waralaba /STUPW.

 Melampirkan dokumen identitas diri - KTP / SIM.

- Untuk badan usaha melampirkan Akte Pendirian dan perubahannya.

 Melampirkan copy rekening koran 3 (tiga) bulan terakhir.

6. Kredit Pemilikan Gudang

Fasilitas kredit investasi dalam mata uang rupiah untuk pemilikan bangunan gudang baik secara indent maupun ready stock berikut fasilitas yang melekat pada gudang untuk mendukung kegiatan usaha komersial.

Fasilitas

 Permohonan pinjaman dapat diajukan ke Kantor Cabang BRI dan Kantor Cabang Pembantu BRI di seluruh Indonesia.

 Jangka waktu pinjaman sampai dengan 10 tahun.

 Limit Kredit Rp 100 Juta.- sampai dengan Rp 40 Milyar.

 Kredit dalam bentuk rupiah.

 Kredit bersifat persekot annuited dengan angsuran.

 Dapat dipergunakan untuk refinancing.

 Agunan berupa sertifikat gudang yang dibiayai dengan KPG, diikat dengan Hak Tanggungan.

(9)

 Melampirkan legalitas usaha

- NPWP. - SIUP. - SITU.

- TDP / Surat keterangan usaha.

 Melampirkan dokumen identitas diri

- KTP / SIM

- Untuk badan usaha melampirkan Akte Pendirian dan perubahannya.

7. Kredit Batubara

Fasilitas kredit untuk membiayai operasional perusahaan dalam rangka melakukan kegiatan yang berkaitan dengan eksploitasi dan jasa pertimbangan Batu Bara.

Fasilitas

 Permohonan pinjaman dapat diajukan ke Kantor Cabang BRI dan Kantor Cabang Pembantu BRI di seluruh Indonesia.

 Jangka waktu pinjaman 1 s/d 3 tahun dan dapat diperpanjang lagi sesuai dengan kebutuhan.

 Limit Kredit Rp 100 Juta.- sampai dengan Rp 40 Milyar.

 Kredit dalam bentuk rupiah maupun valas.

 Dapat diberikan rekening koran (plafond tetap) atau dengan angsuran (plafond menurun).

(10)

 Dapat digunakan untuk membiayai usaha jasa pertambangan antara lain jasa perdagangan, transportasi, processing, penyewaan alat berat, dll.

 Agunan dapat berupa saham kepemilikan atau persediaan batu bara.

 Dapat dipergunakan untuk refinancing.

Persyaratan :

 Melampirkan legalitas usaha

- NPWP. - SIUP. - SITU.

- TDP / Surat keterangan usaha.

 Melampirkan dokumen identitas diri.

- KTP / SIM

- Badan usaha melampirkan Akte Pendirian dan perubahannya.

(11)

8. Kredit Waralaba ALFAMART

Fasilitas kredit untuk membiayai bisnis waralaba mini market Alfamart.

Fasilitas

 Permohonan pinjaman dapat diajukan ke Kantor Cabang BRI dan Kantor Cabang Pembantu BRI di seluruh Indonesia.

 Jangka waktu pinjaman maksimum 60 bulan dan dapat diberikan grace period selama 3 bulan.

 Kredit dalam bentuk rupiah.

 Dapat diberikan rekening koran atau dengan angsuran.

(12)

 Agunan berupa usaha yang dibiayai.

 Suku bunga 2.5% dibawah suku bunga normal (base lending rate BRI).

Persyaratan :

 Melampirkan legalitas usaha

- NPWP - SIUP - SITU

- TDP / Surat keterangan usaha.

 Melampirkan dokumen identitas diri

- KTP / SIM

- Untuk badan usaha melampirkan Akte Pendirian dan perubahannya.

 Calon debitur telah mempunyai kerjasama dengan franchisor.

9. Kredit dengan Pola Angsuran Tetap

yaitu fasilitas kredit modal kerja dan investasi dengan pola angsuran tetap dengan kriteria : Keunggulan

 Jangka waktu maksimal modal kerja s/d 5 tahun (60 bulan).

 Jangka waktu maksimal kredit Investasi s/d 10 tahun (120 bulan).

 Pola angsuran tetap.

 Suku bunga efektif.

(13)

Plafond maksimal Rp 500 juta

Persyaratan :

 Merupakan usaha perseorangan maupun badan.

 Memiliki identitas serta legalitas yang sah dan masih berlaku.

 Membuka/memiliki rekening tabungan di BRI.

10. Kredit Usaha Rakyat BRI

Kredit Modal Kerja dan atau Kredit Investasi dengan plafon kredit sampai dengan Rp 500 juta yang diberikan kepada usaha mikro, kecil dan koperasi yang memiliki usaha produktif yang akan mendapat penjaminan dari Perusahaan Penjamin.

Tujuan

 Meningkatkan akses pembiayaan UMKM & K kepada Bank.

(14)

 Diharapkan usaha yang dibiayai dapat tumbuh dan berkembang secara berkesinambungan.

Ketentuan

KUR Mikro :

 Calon debitur adalah individu yang melakukan usaha produktif yang layak.

Memiliki legalitas yang lengkap :

 KTP/SIM

 KK

 Lama usaha minimal 6 bulan.

KUR Ritel :

 Calon debitur adalah individu (perorangan/badan hukum), kelompok, koperasi yang melakukan usaha produktif yang layak.

Memiliki legalitas yang lengkap :

 Individu : KTP/SIM, & KK

 Kelompok : Surat Pengukuhan dari Instansi terkait atau Surat Keterangan dari Kepala Desa/Kelurahan atau Akte Notaris.

 Koperasi /Badan Usaha Lain: sesuai ketentuan yang berlaku.

 Lama usaha minimal 6 bulan. Perijinan :

 Plafond kredit s/d Rp 100 juta : SIUP, TDP & SITU arau Surat Keterangan Usaha dari Lurah/Kepala Desa.

(15)

KUR Linkage Program (Executing)

 Calon debitur adalah BKD, Koperasi Sekunder, KSP/USP, BPR/BPRS, Lembaga Keuangan Non Bank, Kelompok Usaha, LKM diperbolehkan mendapatkan fasilitas pembiayaan dari perbankan namun tidak sedang menikmati Kredit Program Pemerintah.

Memiliki legalitas yang lengkap :

 AD/ART

 Memliki ijin usaha dari pihak yang berwenang.

 Pengurus aktif.

 Lama usaha minimal 6 bulan.

KUR Linkage Program (Channelling)

Calon debitur adalah :

 End user, yang tidak sedang menikmati KMK atau KI dan atau kredit Pemerintah, namun kredit konsumtif diperbolehkan.

 Lembaga Linkage, diperbolehkan sedang mendapatkan pembiayaan dari Perbankan maupun Kredit Program Pemerintah.

 Legalitas: end user, sesuai dengan ketentuan KUR Mikro dan KUR Ritel.

Persyaratan Kredit KUR Mikro :

 Plafond kredit maksimal Rp 20 juta.

 Suku bunga efektif maks 22% per tahun.

(16)

 KMK : maksimal 3 tahun.

 KI : maksimal 5 tahun.

 Dalam hal perpanjangan,suplesi dan restrukturisasi.

 KMK : maksimal 6 tahun.

 KI : maksimal 10 tahun.

Agunan :

 Pokok : Dapat hanya berupa agunan Pokok apabila sesuai keyakinan Bank Proyek yang dibiayai cashflownya mampu memenuhi seluruh kewajiban kepada bank (layak).

 Tambahan : Sesuai dengan ketentuan pada Bank Pelaksana

KUR Ritel :

 Plafond kredit > Rp 20 juta s/d Rp 500 juta.

 Suku bunga efektif maks 14% per tahun.

Jangka waktu & jenis kredit :

 KMK : maksimal 3 tahun.

 KI : maksimal 5 tahun.

 Dalam hal perpanjangan,suplesi dan restrukturisasi.

 KMK : maksimal 6 tahun.

 KI : maksimal 10 tahun.

(17)

 Pokok : Dapat hanya berupa agunan Pokok apabila sesuai keyakinan Bank Proyek yang dibiayai cashflownya mampu memenuhi seluruh kewajiban kepada bank (layak).

 Tambahan : Sesuai dengan ketentuan pada Bank Pelaksana.

KUR Linkage Program (Executing)

Plafond kredit :

 Plafond maks Rp 2 M.

 Pinjaman BKD, KSP/USP, BMT, LKM ke end user maks Rp 100 juta.

Jangka waktu & jenis kredit :

 KMK : maksimal 3 tahun.

 KI : maksimal 5 tahun.

Dalam hal perpanjangan,suplesi dan restrukturisasi.

 KMK : maksimal 6 tahun.

 KI : maksimal 10 tahun.

Suku bunga :

 Lembaga Linkage : Efektif maksimal 14 % per tahun.

 Dari Lembaga Linkage ke UMKM : Efektif maksimal 22 %.

Agunan :

 Pokok : Piutang kepada nasabah.

 Tambahan : sesuai dengan ketentuan pada Bank Pelaksana.

(18)

 Plafond kredit sesuai dengan ketentuan KUR Mikro dan KUR Ritel.

 Jangka waktu & jenis kredit :

 KMK : maksimal 3 tahun.

 KI : maksimal 5 tahun.

Dalam hal perpanjangan,suplesi dan restrukturisasi.

 KMK : maksimal 6 tahun.

 KI : maksimal 10 tahun.

 Suku bunga : sesuai dengan ketentuan KUR Mikro dan KUR Ritel.

Agunan :

 Pokok : Piutang kepada nasabah.

Referensi

Dokumen terkait

Ruang lingkup bagi usaha mikro kecil, kredit/pembiayaan dirasa cukup penting mengingat kebutuhan untuk pembiayaan modal kerja dan investasi diperlukan guna menjalankan usaha

Dari data tersebut jumlah kredit investasi yang disalurkan oleh Bank Umum di Jawa Timur nilainya lebih kecil dibandingkan dengan kredit modal kerja dan kredit

Kredit Usaha Rakyat, yang selanjutnya disingkat KUR, adalah kredit/ pembiayaan kepada Usaha Mikro Kecil Menengah Koperasi (UMKM-K) dalam bentuk pemberian

Fauzi Bowo menjelaskan, Pemprov akan memberikan modal ke masing-masing koperasi sebesar Rp 500 juta Bantuan kredit berikutnya dikucurkan berdasarkan performa dari koperasi

Kredit Usaha Rakyat, yang selanjutnya disingkat KUR adalah Kredit atau Pembiayaan kepada usaha mikro kecil menengah koperasi (UMKM-K) dalam bentuk pemberian modal kerja

signifikan terhadap Kredit Investasi pada Bank Umum di Indonesia, karena pelaku usaha yang membutuhkan modal akan tetap mengambil kredit untuk meningkatkan

Penyaluran KUR dengan jumlah kredit/pembiayaan maksimum Rp 5.000.000,- mikro atau KUR dengan jumlah kredit/pembiayaan Rp 5.000.000,- sampai dengan maksimum Rp500.000.000,- ritel yang

“Analisis Dampak Kredit dan Penguatan Modal Usaha Koperasi Mikro Kecil Menengah Terhadap Perekonomian Daerah Di Provinsi Banten Kredit dan Modal Kerja : Sebuah Telaah Terhadap Penguatan