• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kine (2)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kine (2)"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Jurnal Manajemen Vol.09 No.4 Juli 2012 944 Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Bina Marga Dan Pengairan

Kabupaten Karawang

DR. H. Dedi <ulyadi, SE., MM., Eman Sulaeman, SE., MM., Aries Ramdhani, SE

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui, menganalisis serta menjelaskan pengaruh antara Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai studi kasus pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan alat bantu SPSS 16 dengan kuisioner yang dibagikan kepada 66 responden.

Data tersebut menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, metode skala likert, rentang skala, analisis deskriptif, transformasi data, analisis korelasi, koefisien determinan, uji signifikan dan pengujian hipotesis.

Adapun hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa :

4. Perilaku Konsumen dengan menggunakan 13 butir pernyataan dari 13 indikator yang berdasarkan hasil olah kuisioner diperoleh nilai rata-rata sebesar 257. Hal ini menunjukkan bahwa pegawai setuju untuk mempertahankan dan meningkatkan budaya organisasi.

5. Kinerja Pegawai dengan menggunakan 13 butir pernyataan dari 13 indikator yang berdasarkan olah kuisioner diperoleh nilai rata-rata sebesar 261,1. Hal ini menunjukkan bahwa pegawai setuju indikator-indikator tersebut mempengaruhi kinerja pegawai.

6. Berdasarkan pengujian hipotesis diperoleh nilai t hitung sebesar 6,112 dan lebih besar dari t tabel dengan nilai 1,671 (t hitung > t tabel : 6,112 > 1,671). Hal ini berarti bahwa Ho ditolak yang menyatakan pengaruh antara budaya organisasi dengan kinerja pegawai adalah positif (r = 0,607) dan signifikan dengan tingkat kesalahan 5% yang menghasilkan nilai koefisien determinasi sebesar 36,9% dan sisanya sebesar 63,1% merupakan faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

Kata Kunci: Budaya Organisasi, Kinerja Pegawai

A. PENDAHULUAN

Suatu organisasi baik perusahaan maupun lembaga pemerintahan dalam melakukan aktivitasnya sudah tentu memerlukan sumber daya manusia yang mendukung usaha pencapaian tujuan yang telah ditetapkan oleh organisasi.

Dalam pencapaian tujuan perusahaan atau lembaga pemerintahan banyak unsur-unsur yang menjadi hal penting dalam pemenuhannya, diantaranya adalah budaya organisasi yang diterapkan dalam perusahaan atau lembaga pemerintahan. Sumber daya yang telah tersedia jika tidak dikelola dengan baik maka tidak akan memperoleh tujuan yang telah direncanakan, sehingga pada hakikatnya budaya organisasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari lingkungan internal organisasi karena keragaman budaya yang ada dalam suatu organisasi sama banyaknya dengan jumlah individu yang ada didalam organisasi.

(2)

Jurnal Manajemen Vol.09 No.4 Juli 2012 945 B. TINJAUAN PUSTAKA

1. Pengertian Manajemen dan Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu (Malayu S.P Hasibuan 2008:2).

Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia menurut Malayu S.P. Hasibuan (2005:10) adalah sebagai berikut :

MSDM adalah Ilmu dan seni mengatur hubungan dan peranan tenaga kerja agar efektif dan efisien membantu terwujudnya tujuan perusahaan, karyawan, dan masyarakat.

2. Pengertian Budaya Organisasi

Menurut Phiti Sithi Amnuai dalam buku Pabundu Tika (2005:4) mengemukakan bahwa:

Budaya orga isasi adalah sepera gkat asu si dasar da keyaki a ya g dia ut oleh a ggota -anggota organisasi, kemudian dikembangkan dan diwariskan guna mengatasi masalah-

asalah adaptasi ekster al da asalah i tegrasi i ter al .

3. Proses Pengambilan Keputusan Pembelian

“to er e gataka ah a: Ki erja adalah fungsi dari motivasi, kecakapan, dan persepsi pera a . Pa u du Tika, : ).

Ha doko e gataka ah a: Ki erja se agai proses di a a orga isasi e ge aluasi atau menilai prestasi kerja karya a . Pa u du Tika, : ).

4. Kerangka Pemikiran

Berdasarkan kajian teori yang telah di bahas pada landasan teori, maka penulis membuat alur pikir penelitian yang tertuang dalam gambar dibawah ini yang menghubungkan antara teori-teori budaya organisasi dan kinerja pegawai, variabel yang digunakan dan buku acuan yang dipakai dalam penelitian ini.

(3)

Jurnal Manajemen Vol.09 No.4 Juli 2012 946 Dari gambar diatas dapat dideskripsikan bahwa pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai dipengaruhi oleh identifikasi anggota, pengelompokan, ketepatan memilih anggota, penggabungan antar unit, pemeriksaan, mengambil resiko, penghargaan, menerima masukan, tujuan akhir, dan pemilihan sistem lingkungan, sedangkan kinerja pegawai sendiri terdiri dari kualitas, jumlah, ketepatan waktu, keberuntungan, membutuhkan pengawasan, dan pengaruh perorangan. Sebagai acuan teori utama penulis mengambil sumber yang telah penulis terjemahkan dari Robbins, Bernardin dan Russel yang ditulis dalam buku Edy Sutrisno.

C. METODOLOGI PENELITIAN 1. Metode Penelitian

Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan verifikatif. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai pengaruh budaya organisasi dan bagaimana kinerja pegawai pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang.

2. Variabel Penelitian

Definisi operasional dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

a.

Variabel X (Variabel Bebas) Budaya Organisasi

b.

Variabel Y (Variabel Terikat) Kinerja Pegawai

c.

Instrumen Penelitian

Variabel, Sub Variabel dan Indikator-indikator dalam penelitian ini adalah seperti tertuang dalam tabel berikut ini:

Identifikasi Anggota 1. Identitas keanggotaan

Pengelompokkan 2. Kerja bersama

Ketepatan Memilih Anggota 3. Keputusan manajemen Penggabungan Antar Unit 4. Integrasi operasional

Pemeriksaan 5. Peraturan Tujuan Akhir 12. Proses dan hasil Pemilihan Sistem Lingkungan 13. Respons lingkungan

Kinerja

Ketepatan Waktu 5. Waktu penyelesaian 6. Koordinasi kerja

Keuntungan 7. Tanggung jawab

(4)

Jurnal Manajemen Vol.09 No.4 Juli 2012 947 10. Material

Membutuhkan Pengawasan 11. Fungsi kerja Pengaruh Perorangan 12. Nama baik

13. Kerja sama Sumber: Robbins (1993) dalam buku Edy Sutrisno (2010:26-27)

Sumber: Bernardin dan Russel (1995) dalam buku Edy Sutrisno (2010:179-180)

3. Metode Analisis Data

a. Uji Validitas dan Reliabilitas

Untuk mengetahui Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang dalam hal ini analisis yang digunakan Uji Validitas dan Reliabilitas.

b. Uji Normalitas

Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui seberapa besar data terdistribusi secara normal dalam variabel di dalam penelitian ini. Data yang baik yang dapat dipakai dalam suatu penelitian adalah data yang telah terdistribusi secara normal.

c. Analisis Statistik Deskriptif

Analisis statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisisdata dengan cara mendeskripsikan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum.

d. Transformasi Data

Melalui proses transformasi ditempatkan ke dalam interval agar dapat digunakan dalam analisis lebih lanjut, metode pentransformasian data tersebut umumnya menggunakan MSI (Method Succesive Interval).

Untuk memudahkan dan mempercepat proses transformasi data digunakan software statistik SPSS 16.

Untuk dapat memberikan penafsiran terhadap koefisien korelasi yang ditemukan, maka dapat berpedoman pada ketentuan sebagai berikut:

Tabel 3.2

Pengujian ini menggunakan hipotesis melalui uji pihak kanan, yaitu apabila:

Ho : ρ 0 : Tidak terdapat hubungan positif antara budaya organisasi dengan kinerja pegawai pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang.

(5)

Jurnal Manajemen Vol.09 No.4 Juli 2012 948 D. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

1. Rekapitulasi Variabel Budaya Organisasi

Tabel 4.1

Rekapitulasi Kuisioner Budaya Organisasi

No Indikator Nilai Rentang Skala Pendapat

1 Keputusan manajemen 209 Ragu-ragu

2 Insentif 239 Setuju

3 Inovatif 250 Setuju

4 Integrasi operasional 255 Setuju

5 Agresif 257 Setuju

6 Proses dan hasil 261 Setuju

7 Respon lingkungan 262 Setuju

8 Peraturan 263 Setuju

9 Kerja bersama 264 Setuju

10 Resiko tinggi 264 Setuju

11 Identitas keanggotaan 270 Setuju

12 Pengawasan 273 Setuju

13 Keterbukaan 274 Setuju

Total Rentang Skala 3341

Jumlah Rata-rata Skor 257 Setuju

Sumber : Data Olah Kuisioner 2012

Hasil analisis data dengan menggunakan alat bantu SPSS 16 dan rentang skala skor menunjukkan bahwa dari 13 butir pernyataan dari 13 indikator yang berkenaan dengan budaya organisasi, responden rata menjawab setuju dengan rekapitulasi data budaya organisasi rata-rata yaitu : 3341/13 = 257. Artinya, responden setuju bahwa 13 pernyataan tersebut mempengaruhi budaya organisasi pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang.

2. Rekapitulasi Variabel Keputusan Pembelian Jasa Kredit Mikro

Tabel 4.2

Rekapitulasi Kuisioner Kinerja Pegawai

Rekapitulasi Kuisioner Kinerja Pegawai

No Indikator Nilai Rentang Skala Pendapat

1 Waktu penyelesaian 196 Ragu-ragu

2 Fasilitas kerja 261 Setuju

(6)

Jurnal Manajemen Vol.09 No.4 Juli 2012 949

4 Agenda kerja 263 Setuju

5 Material 263 Setuju

6 Biaya anggaran 264 Setuju

7 Proses kerja 265 Setuju

8 Unit kerja 267 Setuju

9 Nama baik 267 Setuju

10 Koordinasi kerja 270 Setuju

11 Kerja sama 270 Setuju

12 Tanggung jawab 272 Setuju

13 Fungsi kerja 273 Setuju

Total Rentang Skala 3394

Jumlah Rata-rata Skor 261,1 Setuju

Sumber : Analisis Data, 2012

Hasil analisis data dengan menggunakan alat bantu SPSS 16 dan rentang skala skor menunjukkan bahwa dari 13 butir pernyataan dari 13 indikator yang berkenaan dengan Kinerja Pegawai, responden rata-rata menjawab setuju dengan rekapitulasi data Kinerja Pegawai rata-rata yaitu : 3394/13 = 261,1. Artinya, responden setuju bahwa 13 pernyataan tersebut mempengaruhi Kinerja Pegawai pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang.

3. Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang

a. Analisis Korelasi Pearson Product Moment

Korelasi product moment diperoleh hasil sebagai berikut:

rxy = ( 66 x 96918,27 ) - ( 2371,98 x 2649,79 ) √

rxy = 6396606 - 6285243

√ rxy = 111362

rxy = 111362

183425

(7)

Jurnal Manajemen Vol.09 No.4 Juli 2012 950 Untuk mengetahui hasil analisis korelasi antara variabel budaya organisasi terhadap variabel kinerja pegawai pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :

Tabel 4.3 Analisis Korelasi

Correlations

Budaya

Organisasi Kinerja Pegawai

Budaya Organisasi Pearson Correlation 1 .607**

Sig. (2-tailed) .000

N 66 66

Kinerja Pegawai Pearson Correlation .607** 1

Sig. (2-tailed) .000

N 66 66

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

Sumber : Data Olah Kuisioner 2012, SPSS 16

Pada tabel korelasi diatas, nilai koefisien korelasi antara budaya organisasi dengan kinerja pegawai (0,607). Nilai koefisen korelasi diantara interval koefisien 0,600 – 0,799 yang menyatakan tingkat hubungan positif kuat.

b. Koefisien Determinasi

Adapun nilai koefisien determinasi Coefisien Determinand (CD) terhadap hubungan antara variabel budaya organisasi terhadap variabel kinerja pegawai pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang dapat dilihat dalam tabel berikut ini :

Tabel 4.4 Analisis Determinasi

Model Summaryb

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the

Estimate Durbin-Watson

1 .607a .369 .359 5.304 1.904

a. Predictors: (Constant), Budaya Organisasi

b. Dependent Variable: Kinerja Pegawai

Sumber: Data Olah Kuisioner 2012, SPSS 16

Berdasarkan tabel diatas nilai R Square menunjukkan nilai Koefisien Determinasi (KD) yaitu, 0,369 atau sebesar 36,9% sedangkan secara perhitungan manual dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut:

(8)

Jurnal Manajemen Vol.09 No.4 Juli 2012 951 KD = 0.369 X 100%

KD = 36,9%

Dari hasil perhitungan koefisien determinasi diperoleh nilai sebesar 36,9% artinya bahwa variabel kinerja pegawai dipengaruhi atau dapat dijelaskan oleh budaya organisasi sedangkan sisanya 63,1% (100%-36,9%) dipengaruhi oleh faktor-faktor yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

c. Pengujian Signifikan

Adapun nilai signifikan Korelasi antara pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang dapat dilihat dalam tabel dibawah ini :

Tabel 4.5 Uji Anova ANOVAb

Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 1051.224 1 1051.224 37.363 .000a

Residual 1800.691 64 28.136

Total 2851.915 65

a. Predictors: (Constant), Budaya Organisasi

b. Dependent Variable: Kinerja Pegawai

Sumber: Data Olah Kuisioner 2012, SPSS16

Dari uji Anova atau uji F test, didapat F hitung adalah 37,363 dengan tingkat signifikansi 0,000. Karena Nilai probabilitias . < α . sehi gga HO ditolak. Jadi, ada hubungan linier antara

variabel budaya organisasi dan variabel kinerja pegawai pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang, kemudian didapat nilai df atau Dk (Derajat Kebebasan) dengan rumus Dk = n-1 Dk = 66-1  Dk = 65

Hasil Uji t hitung program SPSS 16 dapat dilihat dalam tabel dibawah ini:

Tabel 4.6 Signifikan Korelasi

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

T Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 17.758 3.721 4.772 .000

Budaya Organisasi .623 .102 .607 6.112 .000

(9)

Jurnal Manajemen Vol.09 No.4 Juli 2012 952 Dari uji t atau t test menggunakan program SPSS 16, didapat thitung adalah 6,112. Sedangkan

perhitungan thitung secara manual menggunakan rumus sebagai berikut :

t hitung = r √

t hitung = 0,607 √ √

t hitung = 6,112

Pengujian hipotesis penelitian dengan uji pihak kanan (one tailed) untuk koefisien korelasi pada taraf nyata 5% dari derajat bebas 66 maka didapatkan nilai t tabel 1,671.

Hipotesis :

Jika t hitung < t tabel, maka Ho diterima

Jika t hitung > t tabel, maka Ho ditolak

t hitung (6,112) > t tabel (1.671) sehingga Ho ditolak. Jadi, ada hubungan antara kedua variabel.

d. Pengujian Hipotesis

Pengujian ini menggunakan hipotesis melalui uji pihak kanan, yaitu apabila:

Ho : ρ 0 : Tidak terdapat hubungan positif antara budaya organisasi dengan kinerja pegawai pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang.

Ha : ρ > : Terdapat hu u ga positif a tara udaya orga isasi de ga ki erja pega ai pada Di as Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang.

Secara visual daerah penerimaan dan penolakan H0 dapat digambarkan sebagai berikut :

Gambar 4.1 Kurva Pengujian Hipotesis

Karena t hitung lebih besar dari t tabel (t hitung > t tabel), hal ini berarti bahwa hipotesis nol (Ho)

ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima yang menyatakan antara budaya organisasi dengan kinerja pegawai mempunyai pengaruh yang positif dan kuat serta signifikan.

E. PENUTUP

1. Simpulan

(10)

Jurnal Manajemen Vol.09 No.4 Juli 2012 953 Karawang yang didasarkan pada identifikasi masalah yang telah dikemukakan dan telah dibahas adalah sebagai berikut :

a. Budaya Organisasi dengan menggunakan 13 butir pernyataan dari 13 indikator terhadap variabel budaya organisasi yang berdasarkan hasil kuisioner diperoleh nilai rata-rata sebesar 257 dalam rentang skala antara 66-330 dengan kriteria setuju. Hal ini menunjukkan bahwa pegawai setuju untuk mempertahankan dan meningkatkan budaya organisasi pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang.

b. Kinerja Pegawai dengan menggunakan 13 butir pernyataan dari 13 indikator terhadap variabel kinerja pegawai yang berdasarkan hasil kuisioner diperoleh nilai rata-rata sebesar 261,1 dalam rentang skala antara 66-330 dengan kriteria setuju. Hal ini menunjukkan bahwa pegawai setuju indikator-indikator tersebut mempengaruhi kinerja pegawai pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang.

c. Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai memiliki hubungan yang kuat, hal ini dibuktikan berdasarkan hasil analisis mengenai Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang memiliki nilai korelasi sebesar 0,607 yang berarti memiliki hubungan kuat. Sedangkan dari hasil penghitungan koefisien determinasi dihasilkan angka 36,9%, yang berarti Kinerja Pegawai dipengaruhi oleh Budaya Organisasi sebesar 36,9%, sedangkan sisanya 63,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Dengan pengujian hipotesis pada tingkat kesalahan 5% didapat nilai t hitung (6,112) lebih besar dari t tabel (1,671), dengan demikian

dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak artinya Budaya Organisasi memiliki pengaruh kuat terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang.

2 . Saran

Berdasarkan kesimpulan diatas yang telah penulis kemukakan, maka terdapat beberapa saran yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang.

a. Saran Bagi Lembaga

1) Untuk Budaya Organisasi Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang secara umum dinilai baik dan harus dipertahankan. Namun dalam upaya melakukan peningkatan, maka Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang perlu memperhatikan hal-hal atau indikator yang memiliki skor rendah, yang dinilai oleh pegawai belum baik dan mendapat nilai paling kecil diantara indikator lainnya adalah Keputusan Manajemen. Hal ini bisa diperbaiki oleh pihak Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Karawang dengan memenuhi harapan pegawai yaitu setiap keputusan yang diambil sudah dipertimbangkan bersama agar tidak ada pihak yang dirugikan.

(11)

Jurnal Manajemen Vol.09 No.4 Juli 2012 954 b. Saran Bagi Peneliti Selanjutnya

Kinerja Pegawai dipengaruhi oleh Budaya Organisasi sebesar 36,9% dan masih terdapat 63,1% yang mempengaruhi knerja pegawai, sehingga penulis mengharapkan adanya penelitian lanjutan dan pengkajian terhadap faktor-faktor lainnya yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai.

F. DAFTAR PUSTAKA

Dermawan Wibisono. 2006. Manajemen Kinerja. Bandung : PT. Gelora Aksara Pratama

Edy Sutrisno. 2010. Budaya Organisasi. Jakarta : PT. Kencana Prenada Media Group

Hasibuan, Malayu. 2008. Masnajemen Dasar Pengertian dan Masalah. Edisi Revisi, Cetakan Ketujuh. Jakarta : PT Bumi Aksara

Kenneth N Wexleyand Garry A Yuki. 2005. Perilaku Organisasi dan Psikologi Personalia. Edisis Ketiga. Jakarta : PT. Rineka Cipta

Moh Pabundu Tika. 2010. Budaya Organisasi dan Peningkatan Kinerja Perusahaan. Jakarta : PT. Bumi Aksara

Moh Azizi Hujjatul Arifin. 2010. Pengaruh Budaya Kerja dan Insentif Terhadap Kinerja Kantor Urusan Agama Kecamatan Rengasdengklok Kabupaten Karawang. Karawang : STIAMI

Prima Nugraha S Sinaga. 2009. Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi Sumatera Utara. Medan : FISIP USU

Puji Isyanto. 2011. Modul Metodologi Penelitian. Karawang : FE UNSIKA

Riduwan. 2007. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Cetakan Keempat. Bandung : CV. Alfabeta

Simamora, Henry. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia. Cetakan Kedua. Yogyakarta : PT. Aditya Media

Sopiah. 2008. Perilaku Organisasional. Yogyakarta : CV. Andi Offset

Sugiyono. 2011. Statistika Untuk Penelitian. Cetakan Kesembilan Belas. Bandung : CV. Alfabeta

2007. Metode Penelitian Administrasi. Edisi Revisi, Cetakan Kelima Belas. Bandung : CV. Alfabeta

Veithzal Rivai dan Deddy Mulyadi. 2010. Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada

Wahyudin Latunreng.2010. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Kedua. Jakarta : IIPSDM-WIN

Gambar

Gambar 2.1 Alur Pikir Penelitian
Tabel 3.1 Instrumen Penelitian
Tabel 3.2
Tabel 4.2 Rekapitulasi Kuisioner Kinerja Pegawai
+4

Referensi

Dokumen terkait

Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli tentu harus berupaya untuk melakukan perbaikan yang mendukung terjadinya peningkatan budaya organisasi yang baik,

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, BUDAYA ORGANISASI, LINGKUNGAN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI BINA MARGA DALAM PEMELIHARAAN JALAN

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI DINAS PENGELOLAAN PASAR KOTA.. SURAKARTA

Analisis selanjutnya adalah untuk mengetahui besarnya korelasi budaya organisasi X dengan kinerja pegawai Y pada dinas sosial, tenaga kerja dan transmigrasi di Kabupaten Gowa diperoleh

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMITMEN ORGANISASI DAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KOTA PALEMBANG SKRIPSI Untuk Memenuhi Sebagian Dari

Karakteristik budaya organisasi pada kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Selatan yaitu dilihat dari norma, nilai dan kebiasaan setiap

Penelitian ini berisi tentang pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja ASN di Dinas Sosial Daerah Daerah Daerah Istimewa

265 PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PENDIDIKAN, PEMUDA DAN OLAHRAGA DISDIKPORA KABUPATEN KARAWANG THE EFFECT OF ORGANIZATIONAL