• Tidak ada hasil yang ditemukan

Medan Convention & Exhibition Center (Arsitektur Ekspresionisme)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Medan Convention & Exhibition Center (Arsitektur Ekspresionisme)"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Abstract

Medan is one of the third largest city in Indonesia, which is currently being developed, and a city with lots of activities. In the city of Medan has a high investment opportunities for a convention, because of its strategic position in Southeast Asia and also supported by the facility and the potential for tourism in North Sumatra, Medan city has the potential for industrial MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition). The construction of Medan Convention & Exhibition Center will help the needs of the city of Medan and surrounding areas with a multipurpose building. In the construction of convention prioritize how to create a facility that accommodate activities such as distributing existing activities, exhibiting, and inform. The construction of a convention destination in order to create a facility as a means of meeting activities, exhibitions, receptions, holiday celebrations, and more. And also to increase the potential of the city of Medan, North Sumatra in particular and the city in general as a business to improve cooperation with other countries. Medan Convention and Exhibition Center are designed with the theme of expressionism in order to display the shape of the building that can communicate feelings and emotions that are created on the functionality, so that the building can be more varied formations and have a strong appeal.

Keyword

: Convention, Exhibition, Architecture Expressionism

Abstrak

Medan sebagai salah satu kota terbesar ketiga di Indonesia yang saat ini sedang berkembang, menjadikannya sebagai kota dengan segudang kegiatan. Di kota Medan memiliki peluang investasi yang tinggi untuk sebuah convention, karena posisi yang strategis di Asia Tenggara dan didukung pula dengan fasilitas dan potensi wisata di Sumatera Utara, kota Medan sangat berpotensial untuk industri MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition). Maka pembangunan Medan Convention & Exhibition Center akan sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kota Medan dan sekitarnya dengan adanya bangunan yang serbaguna. Dalam pembangunan convention mengutamakan bagaimana menciptakan suatu sarana yang dapat mewadahi aktivitas dalamnya seperti menyalurkan kegiatan yang ada, memamerkan, dan menginformasikan. Tujuan dibangunnya sebuah convention agar menciptakan sebuah fasilitas sebagai sarana untuk kegiatan-kegiatan pertemuan, pameran, resepsi, perayaan hari besar, dan lainnya. Dan juga untuk meningkatkan potensi kota Medan khususnya dan Provinsi Sumatera Utara umumnya sebagai kota bisnis sehingga dapat meningkatkan kerjasama dengan negara lain. Medan Convention & Exhibition Center dirancang dengan tema ekspresionisme agar dapat menampilkan bentuk bangunan yang dapat mengkomunikasikan perasaan dan emosi yang tercipta pada fungsi tersebut sehingga bentukan bangunan dapat lebih bervariasi dan memiliki daya tarik yang kuat.

Kata kunci : Convention, Exhibition, Arsitektur Ekspresionisme

Referensi

Dokumen terkait

Objek wisata ini akan berprospek tinggi karena didukung fasilitas yang sangat modern dengan objek alam yang spektakuler (Danau Toba sebagai danau terbesar di Asia Tenggara dan

Jadi pengertian “ Convention dan Exhibition Center di Solo Baru Penekanan Arsitektur Modern Kontemporer “ Sebuah bangunan yang menjadi wadah pusat koordinasi kegiatan yang

Jadi dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa Komplek Sekolah Menengah Kejuruan Seni Musik Di Medan adalah pengembangan dari suatu fasilitas sarana dan

Pada perancangan convention and exhibition center ini melakukan pendekatan terhadap prinsip desain Sir Norman Foster dimana Norman Foster mengedepankan arsitektur

Tugas Akhir yang di angkat adalah dengan judul Jakarta Exhibition and Convention Center dengan tema Ekspresi Struktur dan mengkangkat isu Ciliwung Riverside yang

“Convention and Exhibition Center di Semarang” dengan penekanan desain Hi-Tech untuk memenuhi sebagian persyaratan tugas akhir Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik

Perencanaan Kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) di Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah benar karya saya sendiri.. dengan arahan dari pembimbing

Perancangan Akustik Ruang Auditorium pada Gedung Convention & Exhibition Center di Banda Aceh bertujuan untuk menghasilkan kualitas suara terbaik yang nyaman didengar dan dinikmati oleh