Lampiran 1. Pembuatan Larutan Garam Jenuh
Pada penelitian ini pembuatan larutan garam jenuh mengikuti literatur Suryatno, Basito, dan Widowati (2012), sebagai berikut.
1. Siapkan air 1000 mL di dalam panci dengan api kecil.
Lampiran 2. Pembuatan Sari Kunyit
Pada penelitian ini pembuatan sari kunyit yaitu sebagai berikut: 1. Siapkan 6 kg kunyit untuk 144 butir telur itik.
2. Kunyit dicuci dengan air yang mengalir sampai bersih. 3. Kupas kulit kunyit hingga terlihat daging kunyit.
4. Potong kecil-kecil daging kunyit dengan ukuran ± 1-2 cm.
5. Hancurkan kunyit hingga halus menggunakan juice extractor dengan kecepatan 1500 rpm.
6. Kunyit yang telah diparut kemudian diperas.
Lampiran 3. Pembuatan Telur Asin dengan Penambahan Sari Kunyit
1. Larutkan atau masukkan garam kedalam air terus menerus sambil diaduk sampai garam yang ada di dasar panci tidak bisa hancur atau larut, maka air garam tersebut disebut larutan garam jenuh. Kemudian air garam (larutan jenuh) kita ambil.
2. Ambil dan campurkan sari kunyit dengan larutan garam jenuh.
3. Untuk 1 butir telur itik perlu dilarutkan garam dan air dengan perbandingan : Garam dalam perlakuan 0 % sebanyak 80 mL.
Garam dalam perlakuan 25 % sebanyak 60 mL.
Garam dalam perlakuan 50 % sebanyak 40 mL.
Garam dalam perlakuan 75 % sebanyak 20 mL.
Sari kunyit dalam perlakuan 0 % sebanyak 0 mL.
Sari kunyit dalam perlakuan 25 % sebanyak 20 mL.
Sari kunyit dalam perlakuan 50 % sebanyak 40 mL.
Sari kunyit dalam perlakuan 75 % sebanyak 60 mL.
4. Cuci atau bersihkan telur menggunakan sikat atau spon penggosok dan sebelumnya telur tersebut telah direndam dalam air beberapa saat.
5. Pastikan telur yang telah dicuci benar-benar bersih.
6. Telur yang sudah bersih masukkan dalam wadah kemudian tuangkan larutan air garam jenuh dan sari kunyit yang sudah dipersiapkan.
7. Lama proses pengasinan telur 10 hari.
8. Untuk mendapatkan telur asin yang baik, kukuslah telur asin dengan api kecil.
Lampiran 4. Pengujian Tekstur
Pengujian tekstur ini menggunakan alat Texture Analyzer Model: Imada ZP-200 N. Cara kerja alat texture analyzer ini sebagai berikut.
1. Menghidupkan mesin tensile strength kurang lebih 15 menit untuk pemanasan (sambil setting aksesoris alat sesuai dengan sample yang akan dianalisa memakai tekanan atau tarikan.
2. Menghidupkan komputer masuk program software untuk mesin tensile strength. 3. Setelah antara mesin tensile strength dan komputer terjadi hubungan, maka pada layar
akan tampil program tersebut.
4. Kursor ditempatkan di ZERO dan di ON kan supaya antara alat tensile strength dan monitor komputer menunjukkan angka 0,0 pada waktu pengujian.
5. Meletakkan sample di bawah aksesoris penekan atau menjepit sampel dengan aksesoris penarik.
6. Kursor diletakkan pada tanda [ ], dan di ON kan sehingga komputer secara otomatis akan mencatat GAYA (N) dan jarak yang ditempuh oleh tekanan atau tarikan terhadap sample.
7. Menekan tombol [▼] untuk penekanan (compression) atau tombol [▲] untuk tarikan (tension), yang ada pada alat tensile strength.
8. Setelah pengujian selesai tekan tombol [■] untuk berhenti dan menyimpan data. 9. Hasil pengukuran berupa grafik dapat dicatat atau langsung diprint.
Lampiran 5. Pengujian Asam Lemak Bebas (FFA)
Pada penelitian ini pengujian penentuan tingkat kadar asam lemak bebas mengikuti prosedur Soedarmadji, Haryono, dan Suhardi (1989), yaitu sebagai berikut.
1. Bahan harus diaduk merata dan berada dalam keadaan cair pada waktu diambil sampelnya. Timbang sebanyak 28,2 ± 0,2 g sampel dalam erlenmeyer. Tambahkan 50 cc alkohol netral yang panas dan 2 cc indikator PP.
2. Titrasilah dengan larutan 0,1 N NaOH yang telah dinetralisasi sampai warna merah jambu tercapai dan tidak hilang selama 30 detik.
3. Persen asam lemak bebas dinyatakan sebagai oleat pada kebanyakan minyak dan lemak.
4. Asam lemak bebas dinyatakan sebagai % FFA atau sebagai angka asam
a. % FFA = mL KOH x N . KOH x BM xberat sample(g)x1000100 %
b. Angka asam = mL KOH x NKOH x BM . KOHberat sample(g)
BM : Bobot molekul asam lemak
Hubungan kadar asam lemak (% FFA) dengan angka asam dapat dituliskan sebagai berikut.
Lampiran 6. Pengujian Intensitas Warna
Pengujian intensitas warna ini menggunakan alat Color Reader Model: Konica Minolta CR-10. Cara kerja alat color reader ini sebagai berikut.
Pada penelitian ini pengujian penentuan warna yaitu sebagai berikut. 1. Color reader dinyalakan menggunakan sistem L, a , dan b.
2. Color reader dikalibrasi dan dipilih warna putih. 3. Hasil kalibrasi disimpan.
Lampiran 7. Prosedur Perhitungan Penentuan Perlakuan Terbaik (Susrini, 2003)
1. Dicari data penelitian responden berdasarkan tingkat kepentingan variabel yang diujikan pada pengaruh lama simpan telur asin dengan penambahan sari kunyit (Curcuma domestica Val.), menggunakan lembar penilaian seperti berikut ini:
Produk : Telur Asin Sari Kunyit Nama responden : ... Tanggal : ...
Mohon anda memberikan penilaian pada masing-masing variabel di bawah ini berdasarkan tingkat kepentingan variabel tersebut, mulai dari yang kurang penting sampai yang sangat penting dengan nilai 1-7. Atas partisipasinya terima kasih.
Variabel Nilai
Tekstur ... Warna L, a, dan b ... Asam Lemak Bebas (FFA) ...
2. Variabel diurutkan sesuai prioritas terhadap hasil.
3. Ditentukan bobot pada setiap variabel sesuai dengan kontribusi antara 0 sampai 1.
Bobot Variabel (BV) = rata−ratarata tertinggi−rata
4. Ditentukan bobot normal (BN) dari variabel yaitu bobot variabel dibagi bobot total.
Bobot Normal (BN) = bobot masingtotal bobot variabel−masing variabel
5. Ditentukan nilai efektivitas (Ne) dengan rumus :
Ne = nilai perlakuannilai terbaik−−nilaiterjeleknilai terjelek
Untuk bobot variabel dengan nilai rata-rata semakin besar semakin baik maka rata-rata tertinggi sebagai nilai terbaik dan rata-rata semakin kecil semakin baik maka rata-rata terendah sebagai nilai terbaik dan rata-rata tertinggi sebagai nilai terjelek.
6. Dihitung nilai hasil (Nhl), yaitu bobot normal (BN) dikalikan dengan nilai efektivitas (Ne).
7. Nilai hasil dari semua variabel dijumlahkan.
Lampiran 8. Analisis Ragam Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial Nilai Tekstur
Total Rata - Rata sd
U1 U2 U3 U4
TOTAL 105,6 102,4 91,1 92,3 391,4
Analisis Data Dua Arah Lama
Simpan
Konsentrasi Kunyit Jumlah Rata-rata sd
P0 P1 P2 P3
H0 38,9 36,9 35,9 24,9 136,6 8,54 ± 6,29
H7 38,6 40,2 37,4 36,5 152,7 9,54 ± 1,60
H14 26,9 26,2 24,8 24,2 102,1 6,38 ± 1,24
Jumlah 104,4 103,3 98,1 85,6 391,4
Rata-Rata 8,70 8,61 8,18 7,13
Sd 6,84 7,32 6,88 6,91
Faktor Koreksi (FK) FK = ¿ ¿
= 3191,54
Jumlah Kuadrat Total (JKT)
JKPer =
∑
i=1Jumlah Kuadrat Faktor A (JK Lama Simpan)
JKA =
∑
Jumlah Kuadrat Faktor B (JK Konsentrasi Kunyit)
JKB =
∑
Jumlah Kuadrat Interaksi (JKI)
JK interaksi = JK perlakuan – JK lama simpan – JK konsentrasi
= 116,30 – 83,54 – 18,56 = 14,21
Jumlah Kuadrat Galat (JKG)
JK galat = JKtotal – JK lama simpan – JK konsentrasi – JK interaksi
= 193,48 – 83,54 – 18,56 – 14,21 = 77,17
Tabel Analisis Ragam
SK db JK KT F Hitung F 0,05 F 0,01 Sig
Perlakuan 11 116,30 10,57 3,43 2,20 2,99 **
Konsentrasi 3 18,56 6,19 2,00 2,99 4,68 TN
Lama Simpan 2 83,54 41,77 13,53 3,39 5,57 **
Interaksi 6 14,21 2,37 0,77 2,49 3,63 TN
Galat 25 77,17 3,09
Total 47
Keterangan: F Hitung > F Tabel 0,01 berarti perlakuan memberikan pengaruh berbeda sangat nyata pada tekstur telur asin.
Uji Jarak Berganda Duncan’s (Tekstur) Keterangan: JND (11; 24; 0,01)
24 = db error
0,01= taraf beda sangat nyata
FAKTOR A (Lama Simpan) SEA =
√
KT GalattA x r=
√
30,57x4 = 0,22JND 1 % 3,94 4,11 4,22
JNT 1 % 2,00 2,08 2,14
Tabel Notasi UJBD
Lama Simpan Rataan Notasi
H14 6,38 a
H0 8,54 b
H7 9,54 c
INTERAKSI AB (Lama Simpan x Konsentrasi Kunyit) Keterangan: JND (11; 24; 0,01)
11 = Jumlah perlakuan - 1 24 = db error
0,01 = taraf beda sangat nyata
SEAB =
√
KT GalattA x tB x r=
√
30,57x4x4= 0,254
JND 1% 3,94 4,11 4,22 4,30 4,37 4,42 4,48 4,50 4,53 4,56 JNT 1% 1,00 1,04 1,07 1,09 1,11 1,12 1,13 1,14 1,15 1,16
Tabel Notasi UJBD
Perlakuan Rataan Notasi
H14P3 6,05 a
H14P1 6,55 a
H14P0 6,73 a
H0P3 8,30 ab
H0P2 8,98 b
H7P3 9,13 b
H0P1 9,23 b
H7P2 9,35 bc
H7P0 9,65 c
H0P0 9,73 c
H7P1 10,05 c
Lampiran 9. Analisis Ragam Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial Nilai FFA (%) Telur Asin
Lama Simpan
(hari)
Kunyit (%)
Ulangan
Total Rata – Rata sd
U1 U2 U3 U4
P1 0,98 1,03 0,89 0,95 3,85 0,96 ± 0,06
TOTAL 11,23 11,16 10,91 11,14 44,44
Analisis Data Dua Arah Lama
Simpan
Konsentrasi Kunyit Jumlah Rata-rata sd
P0 P1 P2 P3
H0 3,91 3,85 5,54 1,71 15,01 0,94 ± 1,57
H7 5,77 4,67 3,35 2,93 16,72 1,05 ± 1,29
H14 4,10 3,67 2,57 2,37 12,71 0,79 ± 0,84
Jumlah 13,78 12,19 11,46 7,01 44,44
Rata-Rata 1,15 1,02 0,96 0,58
Sd 1,02 0,53 1,54 0,61
Faktor Koreksi (FK)
FK = ¿ ¿
= 41,14
Jumlah Kuadrat Total (JKT)
Jumlah Kuadrat Faktor A (JK Lama Simpan)
Jumlah Kuadrat Faktor B (JK Konsentrasi Kunyit)
JKB =
∑
Jumlah Kuadrat Interaksi (JKI)
JK interaksi = JK perlakuan – JK lama simpan – JK konsentrasi
= 4,14 – 0,51 – 2,10 = 1,53
Jumlah Kuadrat Galat (JKG)
JK galat = JKtotal – Jk lama simpan – JK konsentrasi – JKinteraksi
= 4,40 – 0,51 – 2,10 – 1,53 = 0,26
Tabel Analisis Ragam
SK Db JK KT F Hitung F 0,05 F 0,01 Sig
Perlakuan 11 4,14 0,38 35,65 2,20 2,99 **
Konsentrasi 3 2,10 0,70 66,37 2,99 4,68 **
Lama simpan 2 0,51 0,25 23,97 3,39 5,57 **
Interaksi 6 1,53 0,26 24,18 2,49 3,63 **
Galat 25 0,26 0,01
Total 47
Keterangan: F Hitung > F Tabel 0,01 berarti perlakuan memberikan pengaruh berbeda sangat nyata pada nilai FFA telur asin.
Uji Jarak Berganda Duncan’s (FFA) FAKTOR A (Lama Simpan)
Keterangan: JND (11; 24; 0,01) 11 = Jumlah perlakuan - 1 24 = db error
0,01 = taraf beda sangat nyata
SEA =
√
KT GalattA x r= 0,03
JND 1 % 3,94 4,11 4,22
JNT 1 % 0,12 0,12 0,13
Tabel Notasi UJBD
Lama Simpan Rataan Notasi
H14 0,79 a
H0 0,94 b
H7 1,05 c
FAKTOR B (Konsentrasi Kunyit) Keterangan: JND (11; 24; 0,01)
11 = Jumlah perlakuan - 1 24 = db error
0,01 = taraf beda sangat nyata
SEB =
√
KT GalattB x r=
√
40,01x4= 0,025
JND 1 % 3,79 3,95 4,06 4,14
JNT 1 % 0,10 0,11 0,11 0,11
Tabel Notasi UJBD
Perlakuan Rataan Notasi
P2 0,58 a
P1 0,96 b
P3 1,02 bc
P0 1,15 c
INTERAKSI AB (Lama Simpan x Konsentrasi Kunyit) Keterangan: JND (11; 24; 0,01)
11 = Jumlah perlakuan - 1 24 = db error
SEAB =
√
KT GalattA x tB x rLampiran 10. Analisis Ragam Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial Nilai Warna L Telur Asin
Total Rata - Rata sd
U1 U2 U3 U4
H0
P0 55,20 54,00 55,80 55,40 220,40 55,10 ± 0,77 P1 57,40 55,70 52,80 53,70 219,60 54,90 ± 2,06 P2 57,40 58,90 60,20 59,40 235,90 58,98 ± 1,18 P3 63,30 60,40 62,10 61,20 247,00 61,75 ± 1,24
H7
P0 56,20 52,20 56,00 53,80 218,20 54,55 ± 1,91 P1 56,50 57,30 55,90 56,20 225,90 56,48 ± 0,60 P2 57,40 67,50 55,10 55,80 235,80 58,95 ± 5,78 P3 62,10 61,80 61,20 60,90 246,00 61,50 ± 0,55
P1 59,50 52,90 57,10 56,10 225,60 56,40 ± 2,73 P2 50,90 60,20 58,90 57,40 227,40 56,85 ± 4,13 P3 62,70 61,20 62,40 61,70 248,00 62,00 ± 0,68 TOTAL 694,2 700,1 694,5 687,5 2776,3
Analisis Data Dua Arah Lama
Simpan
Konsentrasi Kunyit Jumlah Rata-rata sd
P0 P1 P2 P3
H0 220,40 219,60 235,90 247,00 922,90 57,68 ± 13,19
H7 218,20 225,90 235,80 246,00 925,90 57,87 ± 12,07
H14 226,50 225,60 227,40 248,00 927,50 57,97 ± 10,78
Jumlah 665,10 671,10 699,10 741,00 2776,30
Rata-Rata 55,43 55,93 58,26 61,75
Sd 4,30 3,55 4,88 1,00
Faktor Koreksi (FK)
FK = ¿ ¿ = 16580,04
Jumlah Kuadrat Total (JKT)
JKT =
∑
Jumlah Kuadrat Faktor A (JK Lama Simpan)
JKA =
∑
Jumlah Kuadrat Faktor B (JK Konsentrasi Kunyit)
= 327,51 – 0,68 – 299,50 = 27,28
Jumlah Kuadrat Galat (JKG)
JK galat = JK total – Jk lama simpan – JK konsentrasi – JK interaksi
= 542,57 – 0,68 – 299,50 – 27,28 = 215,06
Tabel Analisis Ragam
SK Db JK KT F Hitung F 0,05 F 0,01 Sig
Perlakuan 11 327,51 29,77 3,46 2,20 2,99 **
Konsentrasi 3 299,55 99,85 11,61 2,99 4,68 **
Lama Simpan 2 0,68 0,34 0,04 3,39 5,57 TN
Interaksi 6 27,28 4,55 0,53 2,49 3,63 TN
Galat 25 215,06 8,60
Total 47
Keterangan: F Hitung > F Tabel 0,01 berarti perlakuan memberikan pengaruh berbeda sangat nyata pada warna L telur asin.
Uji Jarak Berganda Duncan’s (warna L) Faktor B (Konsentrasi Kunyit)
Keterangan: JND (11; 24; 0,01) 11 = Jumlah perlakuan - 1 24 = db error
0,01 = taraf beda sangat nyata
INTERAKSI AB (Lama Simpan x Konsentrasi Kunyit) Keterangan: JND (11; 24; 0,01)
11 = Jumlah perlakuan - 1 24 = db error
0,01 = taraf beda sangat nyata
SEAB =
√
KT GalattA x tB x r=
√
38,60x4x4= 0,423
JND 1% 3,94 4,11 4,22 4,30 4,37 4,42 4,48 4,50 4,53 4,56 JNT 1% 1,67 1,74 1,79 1,82 1,85 1,87 1,89 1,67 1,74 1,79
Tabel Notasi UJBD
Perlakuan Rataan Notasi
H7P0 54,55 a
H0P1 54,90 a
H0P0 55,10 a
H14P1 56,40 a
H7P1 56,48 a
H14P0 56,63 a
H14P2 56,85 a
H7P2 58,95 a
H0P2 58,98 b
H7P3 61,50 bc
H0P3 61,75 c
Lampiran 11. Analisis Ragam Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial Nilai Warna a Telur Asin
Lama Simpan
(hari)
Kunyit (%)
Ulangan
Total Rata - Rata sd
U1 U2 U3 U4
H0
P0 17,40 18,70 17,90 16,30 70,30 17,58 ± 1,00
P1 18,60 19,70 18,30 17,70 74,30 18,58 ± 0,84
P2 18,00 15,00 14,40 16,30 63,70 15,93 ± 1,59
P3 13,90 15,90 16,10 15,40 61,30 15,33 ± 0,99
H7
P0 18,50 19,30 19,70 18,30 75,80 18,95 ± 0,66
P1 16,80 15,60 19,10 18.3 51,50 17,17 ± 1,78
P2 17,30 17,40 17,90 17,60 70,20 17,55 ± 0,26
P3 19,90 15,80 18,70 16,90 71,30 17,83 ± 1,83
H14
P0 16,90 18,10 16,20 17,30 68,50 17,13 ± 0,79
P1 16,80 16,50 18,00 17,50 68,80 17,20 ± 0,68
P2 19,50 15,40 16,80 18,30 70,00 17,50 ± 1,78
P3 18,50 16,30 14,90 17,30 67,00 16,75 ± 1,53
TOTAL 212,1 203,7 208 188,9 812,7
Analisis Data Dua Arah
Lama Simpan Konsentrasi Kunyit Jumlah Rata-rata sd
H0 70,30 74,30 63,70 61,30 269,60 16,85 ± 5,97
H7 75,80 51,50 70,20 71,30 268,80 16,80 ± 10,74
H14 68,50 68,80 70,00 67,00 274,30 17,14 ± 1,23
Jumlah 214,60 194,60 203,90 199,60 812,70
Rata-Rata 17,88 16,22 16,99 16,63
Sd 3,80 11,90 3,70 5,02
Faktor Koreksi (FK)
FK
=
¿ ¿= 13760,03Jumlah Kuadrat Total (JKT)
JKT =
∑
Jumlah Kuadrat Faktor A (JK Lama Simpan)
JKA =
∑
Jumlah Kuadrat Faktor B (JK Konsentrasi Kunyit)
JKB =
∑
Jumlah Kuadrat Interaksi (JKI)
JK interaksi = JK perlakuan – JK lama simpan – JK konsentrasi
Jumlah Kuadrat Galat (JKG)
Perlakuan 11 115,54 10,50 1,65 2,20 2,99 TN
Konsentrasi 3 18,11 6,04 0,95 2,99 4,68 TN
Lama Simpan 2 1,10 0,55 0,09 3,39 5,57 TN
Interaksi 6 96,32 16,05 2,53 2,49 3,36 TN
Galat 25 158,88 6,36
Total 47
Keterangan: F Hitung < F Tabel 0,05 berarti perlakuan memberikan pengaruh tidak berbeda nyata pada warna a telur asin.
Lampiran 12. Analisis Ragam Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial Nilai Warna b Telur Asin
Total Rata - Rata sd
U1 U2 U3 U4
H0
P0 27,80 25,30 28,90 26,40 108,40 27,10 ± 1,58 P1 28,00 29,60 27,60 25,80 111,00 27,75 ± 1,56 P2 24,80 26,10 27,20 25,90 104,00 26,00 ± 0,98 P3 28,60 25,70 26,80 27,10 108,20 27,05 ± 1,20
H7
P0 32,20 30,10 28,20 29,30 119,80 29,95 ± 1,69 P1 31,20 31,00 27,50 29,50 119,20 29,80 ± 1,71 P2 25,10 30,80 33,40 28,40 117,70 29,43 ± 3,53 P3 26,40 26,70 28,70 27,10 108,90 27,23 ± 1,02
H14
P0 26,30 27,50 29,00 25,30 108,10 27,03 ± 1,59 P1 32,10 22,90 31,80 29,30 116,10 29,03 ± 4,27 P2 35,70 33,60 29,00 27,60 125,90 31,48 ± 3,81 P3 29,50 25,70 27,60 27,30 110,10 27,53 ± 1,56
TOTAL 347,7 335 345,7 329 1357,4
Analisis Data Dua Arah
Lama Simpan
Konsentrasi Kunyit
Jumlah Rata-rata sd
P0 P1 P2 P3
H0 108,40 111,00 104,00 108,20 431,60 26,98 ± 2,90
H7 119,80 119,20 117,70 108,90 465,60 29,10 ± 5,08
H14 108,10 116,10 125,90 110,10 460,20 28,76 ± 7,99
Rata-Rata 28,03 28,86 28,97 27,27
Sd 6,67 4,14 11,06 0,96
Faktor Koreksi (FK)
FK = ¿ ¿ = 38386,14
Jumlah Kuadrat Total (JKT)
JKT =
∑
Jumlah Kuadrat Faktor A (JK Lama Simpan)
JKA =
∑
Jumlah Kuadrat Faktor B (JK Konsentrasi Kunyit)
JKB =
∑
Jumlah Kuadrat Interaksi (JKI)
JK interaksi = JK perlakuan – JK lama simpan – JK konsentrasi
= 115,26 – 41,73 – 22,77 = 50,76
JK galat = JK total – Jk lama simpan – JK konsentrasi – JK interaksi
= 308,34 –1,10 – 18,11 – 50,76 = 193,07
Tabel Analisis Ragam
SK db JK KT F Hitung F 0.05 F 0.01 Sig
Perlakuan 11 115,26 10,48 1,36 2,20 2,99 TN
Konsentrasi 3 22,77 7,59 0,98 2,99 4,68 TN
Lama Simpan 2 41,73 20,87 2,70 3,39 5,57 TN
Interaksi 6 50,76 8,46 1,10 2,49 3,36 TN
Galat 25 193,07 7,72
Total 47
Keterangan: F Hitung < F Tabel 0,05 berarti perlakuan memberikan pengaruh tidak berbeda nyata pada warna b telur asin.
Lampiran 13. Perhitungan Penentuan Perlakuan Terbaik Lama Simpan Telur Asin dengan Penambahan Sari Kunyit
Perlakuan Tekstur FFA Warna
L a b
H0P0 9,73 0,98 55,10 17,58 27,10
H0P1 9,23 0,96 54,90 18,58 27,75
H0P2 8,98 1,39 58,98 15,93 26,00 **
H0P3 8,3 0,43 * 61,75 15,33 ** 27,05
H7P0 9,65 1,44 ** 54,55 ** 18,95 * 29,95
H7P1 10,05 * 1,17 56,48 17,17 29,80
H7P2 9,35 0,84 58,95 17,55 29,43
H7P3 9,13 0,73 61,50 17,83 27,23
H14P0 6,73 1,03 56,63 17,13 27,03
H14P1 6,55 0,92 56,40 17,20 29,03
H14P2 6,2 0,64 56,85 17,50 31,48 *
H14P3 6,05 ** 0,59 62,00 * 16,75 27,53
Keterangan: * = nilai rata-rata terbaik ** = nilai rata-rata terjelek
Responden Tekstur FFA Warna
Rata - Rata 5,2 6,6 4,8 4,2 2,6
Variabel BV BN H0P0 H0P1 HOP2 H0P3 H7P0 H7P1 H7P2
Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl
Tekstur 0,83 0,20 0,92 0,18 0,80 0,16 0,73 0,14 0,56 0,11 0,90 0,18 1,00 0,20 0,83 0,16
FFA 0,64 0,15 0,46 0,07 0,48 0,07 0,05 0,01 1,00 0,15 0,00 0,00 0,27 0,04 0,59 0,09
Warna L 0,93 0,22 0,07 0,02 0,05 0,01 0,59 0,13 0,97 0,21 0,00 0,00 0,26 0,06 0,59 0,13
Warna a 0,91 0,22 0,62 0,13 0,90 0,19 0,17 0,04 0,00 0,00 1,00 0,22 0,51 0,11 0,61 0,13
Warna b 0,90 0,21 0,20 0,04 0,32 0,07 0,00 0,00 0,19 0,04 0,72 0,15 0,69 0,15 0,63 0,13
Jumlah 4,21 0,44 0,50 0,32 0,52 0,55 0,55 0,65
Variabel BV BN H7P3 H14P0 H14P1 H14P2 H14P3
Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl
Tekstur 0,83 0,20 0,77 0,15 0,17 0,03 0,13 0,02 0,04 0,01 0,00 0,00
FFA 0,64 0,15 0,70 0,11 0,41 0,06 0,51 0,08 0,79 0,12 0,84 0,13
Warna L 0,93 0,22 0,93 0,21 0,28 0,06 0,25 0,05 0,31 0,07 1,00 0,22
Warna a 0,91 0,22 0,69 0,15 0,50 0,11 0,52 0,11 0,60 0,13 0,39 0,08
Warna b 0,90 0,21 0,22 0,05 0,19 0,04 0,55 0,12 1,00 0,21 0,28 0,06
Keterangan: Bobot Variabel (BV) = rata−ratarata tertinggi−rata
Bobot Normal (BN) = bobot masingtotal bobot variabel−masing variabel
Ne = nilai perlakuannilai terbaik−−nilai terjeleknilai terjelek
Nhl = BN x Ne