• Tidak ada hasil yang ditemukan

LAMPIRAN PENAMBAHAN SARI KUNYIT DENGAN L

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "LAMPIRAN PENAMBAHAN SARI KUNYIT DENGAN L"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran 1. Pembuatan Larutan Garam Jenuh

Pada penelitian ini pembuatan larutan garam jenuh mengikuti literatur Suryatno, Basito, dan Widowati (2012), sebagai berikut.

1. Siapkan air 1000 mL di dalam panci dengan api kecil.

(2)

Lampiran 2. Pembuatan Sari Kunyit

Pada penelitian ini pembuatan sari kunyit yaitu sebagai berikut: 1. Siapkan 6 kg kunyit untuk 144 butir telur itik.

2. Kunyit dicuci dengan air yang mengalir sampai bersih. 3. Kupas kulit kunyit hingga terlihat daging kunyit.

4. Potong kecil-kecil daging kunyit dengan ukuran ± 1-2 cm.

5. Hancurkan kunyit hingga halus menggunakan juice extractor dengan kecepatan 1500 rpm.

6. Kunyit yang telah diparut kemudian diperas.

(3)

Lampiran 3. Pembuatan Telur Asin dengan Penambahan Sari Kunyit

1. Larutkan atau masukkan garam kedalam air terus menerus sambil diaduk sampai garam yang ada di dasar panci tidak bisa hancur atau larut, maka air garam tersebut disebut larutan garam jenuh. Kemudian air garam (larutan jenuh) kita ambil.

2. Ambil dan campurkan sari kunyit dengan larutan garam jenuh.

3. Untuk 1 butir telur itik perlu dilarutkan garam dan air dengan perbandingan :  Garam dalam perlakuan 0 % sebanyak 80 mL.

 Garam dalam perlakuan 25 % sebanyak 60 mL.

 Garam dalam perlakuan 50 % sebanyak 40 mL.

 Garam dalam perlakuan 75 % sebanyak 20 mL.

 Sari kunyit dalam perlakuan 0 % sebanyak 0 mL.

 Sari kunyit dalam perlakuan 25 % sebanyak 20 mL.

 Sari kunyit dalam perlakuan 50 % sebanyak 40 mL.

 Sari kunyit dalam perlakuan 75 % sebanyak 60 mL.

4. Cuci atau bersihkan telur menggunakan sikat atau spon penggosok dan sebelumnya telur tersebut telah direndam dalam air beberapa saat.

5. Pastikan telur yang telah dicuci benar-benar bersih.

6. Telur yang sudah bersih masukkan dalam wadah kemudian tuangkan larutan air garam jenuh dan sari kunyit yang sudah dipersiapkan.

7. Lama proses pengasinan telur 10 hari.

8. Untuk mendapatkan telur asin yang baik, kukuslah telur asin dengan api kecil.

(4)

Lampiran 4. Pengujian Tekstur

Pengujian tekstur ini menggunakan alat Texture Analyzer Model: Imada ZP-200 N. Cara kerja alat texture analyzer ini sebagai berikut.

1. Menghidupkan mesin tensile strength kurang lebih 15 menit untuk pemanasan (sambil setting aksesoris alat sesuai dengan sample yang akan dianalisa memakai tekanan atau tarikan.

2. Menghidupkan komputer masuk program software untuk mesin tensile strength. 3. Setelah antara mesin tensile strength dan komputer terjadi hubungan, maka pada layar

akan tampil program tersebut.

4. Kursor ditempatkan di ZERO dan di ON kan supaya antara alat tensile strength dan monitor komputer menunjukkan angka 0,0 pada waktu pengujian.

5. Meletakkan sample di bawah aksesoris penekan atau menjepit sampel dengan aksesoris penarik.

6. Kursor diletakkan pada tanda [ ], dan di ON kan sehingga komputer secara otomatis akan mencatat GAYA (N) dan jarak yang ditempuh oleh tekanan atau tarikan terhadap sample.

7. Menekan tombol [▼] untuk penekanan (compression) atau tombol [▲] untuk tarikan (tension), yang ada pada alat tensile strength.

8. Setelah pengujian selesai tekan tombol [■] untuk berhenti dan menyimpan data. 9. Hasil pengukuran berupa grafik dapat dicatat atau langsung diprint.

(5)

Lampiran 5. Pengujian Asam Lemak Bebas (FFA)

Pada penelitian ini pengujian penentuan tingkat kadar asam lemak bebas mengikuti prosedur Soedarmadji, Haryono, dan Suhardi (1989), yaitu sebagai berikut.

1. Bahan harus diaduk merata dan berada dalam keadaan cair pada waktu diambil sampelnya. Timbang sebanyak 28,2 ± 0,2 g sampel dalam erlenmeyer. Tambahkan 50 cc alkohol netral yang panas dan 2 cc indikator PP.

2. Titrasilah dengan larutan 0,1 N NaOH yang telah dinetralisasi sampai warna merah jambu tercapai dan tidak hilang selama 30 detik.

3. Persen asam lemak bebas dinyatakan sebagai oleat pada kebanyakan minyak dan lemak.

4. Asam lemak bebas dinyatakan sebagai % FFA atau sebagai angka asam

a. % FFA = mL KOH x N . KOH x BM xberat sample(g)x1000100 %

b. Angka asam = mL KOH x NKOH x BM . KOHberat sample(g)

BM : Bobot molekul asam lemak

Hubungan kadar asam lemak (% FFA) dengan angka asam dapat dituliskan sebagai berikut.

(6)

Lampiran 6. Pengujian Intensitas Warna

Pengujian intensitas warna ini menggunakan alat Color Reader Model: Konica Minolta CR-10. Cara kerja alat color reader ini sebagai berikut.

Pada penelitian ini pengujian penentuan warna yaitu sebagai berikut. 1. Color reader dinyalakan menggunakan sistem L, a , dan b.

2. Color reader dikalibrasi dan dipilih warna putih. 3. Hasil kalibrasi disimpan.

(7)

Lampiran 7. Prosedur Perhitungan Penentuan Perlakuan Terbaik (Susrini, 2003)

1. Dicari data penelitian responden berdasarkan tingkat kepentingan variabel yang diujikan pada pengaruh lama simpan telur asin dengan penambahan sari kunyit (Curcuma domestica Val.), menggunakan lembar penilaian seperti berikut ini:

Produk : Telur Asin Sari Kunyit Nama responden : ... Tanggal : ...

Mohon anda memberikan penilaian pada masing-masing variabel di bawah ini berdasarkan tingkat kepentingan variabel tersebut, mulai dari yang kurang penting sampai yang sangat penting dengan nilai 1-7. Atas partisipasinya terima kasih.

Variabel Nilai

Tekstur ... Warna L, a, dan b ... Asam Lemak Bebas (FFA) ...

2. Variabel diurutkan sesuai prioritas terhadap hasil.

3. Ditentukan bobot pada setiap variabel sesuai dengan kontribusi antara 0 sampai 1.

Bobot Variabel (BV) = rataratarata tertinggirata

4. Ditentukan bobot normal (BN) dari variabel yaitu bobot variabel dibagi bobot total.

Bobot Normal (BN) = bobot masingtotal bobot variabelmasing variabel

5. Ditentukan nilai efektivitas (Ne) dengan rumus :

Ne = nilai perlakuannilai terbaiknilaiterjeleknilai terjelek

Untuk bobot variabel dengan nilai rata-rata semakin besar semakin baik maka rata-rata tertinggi sebagai nilai terbaik dan rata-rata semakin kecil semakin baik maka rata-rata terendah sebagai nilai terbaik dan rata-rata tertinggi sebagai nilai terjelek.

6. Dihitung nilai hasil (Nhl), yaitu bobot normal (BN) dikalikan dengan nilai efektivitas (Ne).

7. Nilai hasil dari semua variabel dijumlahkan.

(8)

Lampiran 8. Analisis Ragam Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial Nilai Tekstur

Total Rata - Rata sd

U1 U2 U3 U4

TOTAL 105,6 102,4 91,1 92,3 391,4

Analisis Data Dua Arah Lama

Simpan

Konsentrasi Kunyit Jumlah Rata-rata sd

P0 P1 P2 P3

H0 38,9 36,9 35,9 24,9 136,6 8,54 ± 6,29

H7 38,6 40,2 37,4 36,5 152,7 9,54 ± 1,60

H14 26,9 26,2 24,8 24,2 102,1 6,38 ± 1,24

Jumlah 104,4 103,3 98,1 85,6 391,4

Rata-Rata 8,70 8,61 8,18 7,13

Sd 6,84 7,32 6,88 6,91

Faktor Koreksi (FK) FK = ¿ ¿

= 3191,54

Jumlah Kuadrat Total (JKT)

(9)

JKPer =

i=1

Jumlah Kuadrat Faktor A (JK Lama Simpan)

JKA =

Jumlah Kuadrat Faktor B (JK Konsentrasi Kunyit)

JKB =

Jumlah Kuadrat Interaksi (JKI)

JK interaksi = JK perlakuan – JK lama simpan – JK konsentrasi

= 116,30 – 83,54 – 18,56 = 14,21

Jumlah Kuadrat Galat (JKG)

JK galat = JKtotal – JK lama simpan – JK konsentrasi – JK interaksi

= 193,48 – 83,54 – 18,56 – 14,21 = 77,17

Tabel Analisis Ragam

SK db JK KT F Hitung F 0,05 F 0,01 Sig

Perlakuan 11 116,30 10,57 3,43 2,20 2,99 **

Konsentrasi 3 18,56 6,19 2,00 2,99 4,68 TN

Lama Simpan 2 83,54 41,77 13,53 3,39 5,57 **

Interaksi 6 14,21 2,37 0,77 2,49 3,63 TN

Galat 25 77,17 3,09

Total 47

Keterangan: F Hitung > F Tabel 0,01 berarti perlakuan memberikan pengaruh berbeda sangat nyata pada tekstur telur asin.

Uji Jarak Berganda Duncan’s (Tekstur) Keterangan: JND (11; 24; 0,01)

(10)

24 = db error

0,01= taraf beda sangat nyata

FAKTOR A (Lama Simpan) SEA =

KT GalattA x r

=

30,57x4 = 0,22

JND 1 % 3,94 4,11 4,22

JNT 1 % 2,00 2,08 2,14

Tabel Notasi UJBD

Lama Simpan Rataan Notasi

H14 6,38 a

H0 8,54 b

H7 9,54 c

INTERAKSI AB (Lama Simpan x Konsentrasi Kunyit) Keterangan: JND (11; 24; 0,01)

11 = Jumlah perlakuan - 1 24 = db error

0,01 = taraf beda sangat nyata

SEAB =

KT GalattA x tB x r

=

30,57x4x4

= 0,254

JND 1% 3,94 4,11 4,22 4,30 4,37 4,42 4,48 4,50 4,53 4,56 JNT 1% 1,00 1,04 1,07 1,09 1,11 1,12 1,13 1,14 1,15 1,16

Tabel Notasi UJBD

Perlakuan Rataan Notasi

H14P3 6,05 a

(11)

H14P1 6,55 a

H14P0 6,73 a

H0P3 8,30 ab

H0P2 8,98 b

H7P3 9,13 b

H0P1 9,23 b

H7P2 9,35 bc

H7P0 9,65 c

H0P0 9,73 c

H7P1 10,05 c

Lampiran 9. Analisis Ragam Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial Nilai FFA (%) Telur Asin

Lama Simpan

(hari)

Kunyit (%)

Ulangan

Total Rata – Rata sd

U1 U2 U3 U4

(12)

P1 0,98 1,03 0,89 0,95 3,85 0,96 ± 0,06

TOTAL 11,23 11,16 10,91 11,14 44,44

Analisis Data Dua Arah Lama

Simpan

Konsentrasi Kunyit Jumlah Rata-rata sd

P0 P1 P2 P3

H0 3,91 3,85 5,54 1,71 15,01 0,94 ± 1,57

H7 5,77 4,67 3,35 2,93 16,72 1,05 ± 1,29

H14 4,10 3,67 2,57 2,37 12,71 0,79 ± 0,84

Jumlah 13,78 12,19 11,46 7,01 44,44

Rata-Rata 1,15 1,02 0,96 0,58

Sd 1,02 0,53 1,54 0,61

Faktor Koreksi (FK)

FK = ¿ ¿

= 41,14

Jumlah Kuadrat Total (JKT)

(13)

Jumlah Kuadrat Faktor A (JK Lama Simpan)

Jumlah Kuadrat Faktor B (JK Konsentrasi Kunyit)

JKB =

Jumlah Kuadrat Interaksi (JKI)

JK interaksi = JK perlakuan – JK lama simpan – JK konsentrasi

= 4,14 – 0,51 – 2,10 = 1,53

Jumlah Kuadrat Galat (JKG)

JK galat = JKtotal – Jk lama simpan – JK konsentrasi – JKinteraksi

= 4,40 – 0,51 – 2,10 – 1,53 = 0,26

Tabel Analisis Ragam

SK Db JK KT F Hitung F 0,05 F 0,01 Sig

Perlakuan 11 4,14 0,38 35,65 2,20 2,99 **

Konsentrasi 3 2,10 0,70 66,37 2,99 4,68 **

Lama simpan 2 0,51 0,25 23,97 3,39 5,57 **

Interaksi 6 1,53 0,26 24,18 2,49 3,63 **

Galat 25 0,26 0,01

Total 47

Keterangan: F Hitung > F Tabel 0,01 berarti perlakuan memberikan pengaruh berbeda sangat nyata pada nilai FFA telur asin.

Uji Jarak Berganda Duncan’s (FFA) FAKTOR A (Lama Simpan)

Keterangan: JND (11; 24; 0,01) 11 = Jumlah perlakuan - 1 24 = db error

0,01 = taraf beda sangat nyata

SEA =

KT GalattA x r

(14)

= 0,03

JND 1 % 3,94 4,11 4,22

JNT 1 % 0,12 0,12 0,13

Tabel Notasi UJBD

Lama Simpan Rataan Notasi

H14 0,79 a

H0 0,94 b

H7 1,05 c

FAKTOR B (Konsentrasi Kunyit) Keterangan: JND (11; 24; 0,01)

11 = Jumlah perlakuan - 1 24 = db error

0,01 = taraf beda sangat nyata

SEB =

KT GalattB x r

=

40,01x4

= 0,025

JND 1 % 3,79 3,95 4,06 4,14

JNT 1 % 0,10 0,11 0,11 0,11

Tabel Notasi UJBD

Perlakuan Rataan Notasi

P2 0,58 a

P1 0,96 b

P3 1,02 bc

P0 1,15 c

INTERAKSI AB (Lama Simpan x Konsentrasi Kunyit) Keterangan: JND (11; 24; 0,01)

11 = Jumlah perlakuan - 1 24 = db error

(15)

SEAB =

KT GalattA x tB x r

Lampiran 10. Analisis Ragam Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial Nilai Warna L Telur Asin

Total Rata - Rata sd

U1 U2 U3 U4

H0

P0 55,20 54,00 55,80 55,40 220,40 55,10 ± 0,77 P1 57,40 55,70 52,80 53,70 219,60 54,90 ± 2,06 P2 57,40 58,90 60,20 59,40 235,90 58,98 ± 1,18 P3 63,30 60,40 62,10 61,20 247,00 61,75 ± 1,24

H7

P0 56,20 52,20 56,00 53,80 218,20 54,55 ± 1,91 P1 56,50 57,30 55,90 56,20 225,90 56,48 ± 0,60 P2 57,40 67,50 55,10 55,80 235,80 58,95 ± 5,78 P3 62,10 61,80 61,20 60,90 246,00 61,50 ± 0,55

(16)

P1 59,50 52,90 57,10 56,10 225,60 56,40 ± 2,73 P2 50,90 60,20 58,90 57,40 227,40 56,85 ± 4,13 P3 62,70 61,20 62,40 61,70 248,00 62,00 ± 0,68 TOTAL 694,2 700,1 694,5 687,5 2776,3

Analisis Data Dua Arah Lama

Simpan

Konsentrasi Kunyit Jumlah Rata-rata sd

P0 P1 P2 P3

H0 220,40 219,60 235,90 247,00 922,90 57,68 ± 13,19

H7 218,20 225,90 235,80 246,00 925,90 57,87 ± 12,07

H14 226,50 225,60 227,40 248,00 927,50 57,97 ± 10,78

Jumlah 665,10 671,10 699,10 741,00 2776,30

Rata-Rata 55,43 55,93 58,26 61,75

Sd 4,30 3,55 4,88 1,00

Faktor Koreksi (FK)

FK = ¿ ¿ = 16580,04

Jumlah Kuadrat Total (JKT)

JKT =

Jumlah Kuadrat Faktor A (JK Lama Simpan)

JKA =

Jumlah Kuadrat Faktor B (JK Konsentrasi Kunyit)

(17)

= 327,51 – 0,68 – 299,50 = 27,28

Jumlah Kuadrat Galat (JKG)

JK galat = JK total – Jk lama simpan – JK konsentrasi – JK interaksi

= 542,57 – 0,68 – 299,50 – 27,28 = 215,06

Tabel Analisis Ragam

SK Db JK KT F Hitung F 0,05 F 0,01 Sig

Perlakuan 11 327,51 29,77 3,46 2,20 2,99 **

Konsentrasi 3 299,55 99,85 11,61 2,99 4,68 **

Lama Simpan 2 0,68 0,34 0,04 3,39 5,57 TN

Interaksi 6 27,28 4,55 0,53 2,49 3,63 TN

Galat 25 215,06 8,60

Total 47

Keterangan: F Hitung > F Tabel 0,01 berarti perlakuan memberikan pengaruh berbeda sangat nyata pada warna L telur asin.

Uji Jarak Berganda Duncan’s (warna L) Faktor B (Konsentrasi Kunyit)

Keterangan: JND (11; 24; 0,01) 11 = Jumlah perlakuan - 1 24 = db error

0,01 = taraf beda sangat nyata

(18)

INTERAKSI AB (Lama Simpan x Konsentrasi Kunyit) Keterangan: JND (11; 24; 0,01)

11 = Jumlah perlakuan - 1 24 = db error

0,01 = taraf beda sangat nyata

SEAB =

KT GalattA x tB x r

=

38,60x4x4

= 0,423

JND 1% 3,94 4,11 4,22 4,30 4,37 4,42 4,48 4,50 4,53 4,56 JNT 1% 1,67 1,74 1,79 1,82 1,85 1,87 1,89 1,67 1,74 1,79

Tabel Notasi UJBD

Perlakuan Rataan Notasi

H7P0 54,55 a

H0P1 54,90 a

H0P0 55,10 a

H14P1 56,40 a

H7P1 56,48 a

H14P0 56,63 a

H14P2 56,85 a

H7P2 58,95 a

H0P2 58,98 b

H7P3 61,50 bc

H0P3 61,75 c

(19)

Lampiran 11. Analisis Ragam Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial Nilai Warna a Telur Asin

Lama Simpan

(hari)

Kunyit (%)

Ulangan

Total Rata - Rata sd

U1 U2 U3 U4

H0

P0 17,40 18,70 17,90 16,30 70,30 17,58 ± 1,00

P1 18,60 19,70 18,30 17,70 74,30 18,58 ± 0,84

P2 18,00 15,00 14,40 16,30 63,70 15,93 ± 1,59

P3 13,90 15,90 16,10 15,40 61,30 15,33 ± 0,99

H7

P0 18,50 19,30 19,70 18,30 75,80 18,95 ± 0,66

P1 16,80 15,60 19,10 18.3 51,50 17,17 ± 1,78

P2 17,30 17,40 17,90 17,60 70,20 17,55 ± 0,26

P3 19,90 15,80 18,70 16,90 71,30 17,83 ± 1,83

H14

P0 16,90 18,10 16,20 17,30 68,50 17,13 ± 0,79

P1 16,80 16,50 18,00 17,50 68,80 17,20 ± 0,68

P2 19,50 15,40 16,80 18,30 70,00 17,50 ± 1,78

P3 18,50 16,30 14,90 17,30 67,00 16,75 ± 1,53

TOTAL 212,1 203,7 208 188,9 812,7

Analisis Data Dua Arah

Lama Simpan Konsentrasi Kunyit Jumlah Rata-rata sd

(20)

H0 70,30 74,30 63,70 61,30 269,60 16,85 ± 5,97

H7 75,80 51,50 70,20 71,30 268,80 16,80 ± 10,74

H14 68,50 68,80 70,00 67,00 274,30 17,14 ± 1,23

Jumlah 214,60 194,60 203,90 199,60 812,70

Rata-Rata 17,88 16,22 16,99 16,63

Sd 3,80 11,90 3,70 5,02

Faktor Koreksi (FK)

FK

=

¿ ¿= 13760,03

Jumlah Kuadrat Total (JKT)

JKT =

Jumlah Kuadrat Faktor A (JK Lama Simpan)

JKA =

Jumlah Kuadrat Faktor B (JK Konsentrasi Kunyit)

JKB =

Jumlah Kuadrat Interaksi (JKI)

JK interaksi = JK perlakuan – JK lama simpan – JK konsentrasi

(21)

Jumlah Kuadrat Galat (JKG)

Perlakuan 11 115,54 10,50 1,65 2,20 2,99 TN

Konsentrasi 3 18,11 6,04 0,95 2,99 4,68 TN

Lama Simpan 2 1,10 0,55 0,09 3,39 5,57 TN

Interaksi 6 96,32 16,05 2,53 2,49 3,36 TN

Galat 25 158,88 6,36

Total 47

Keterangan: F Hitung < F Tabel 0,05 berarti perlakuan memberikan pengaruh tidak berbeda nyata pada warna a telur asin.

Lampiran 12. Analisis Ragam Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial Nilai Warna b Telur Asin

Total Rata - Rata sd

U1 U2 U3 U4

H0

P0 27,80 25,30 28,90 26,40 108,40 27,10 ± 1,58 P1 28,00 29,60 27,60 25,80 111,00 27,75 ± 1,56 P2 24,80 26,10 27,20 25,90 104,00 26,00 ± 0,98 P3 28,60 25,70 26,80 27,10 108,20 27,05 ± 1,20

H7

P0 32,20 30,10 28,20 29,30 119,80 29,95 ± 1,69 P1 31,20 31,00 27,50 29,50 119,20 29,80 ± 1,71 P2 25,10 30,80 33,40 28,40 117,70 29,43 ± 3,53 P3 26,40 26,70 28,70 27,10 108,90 27,23 ± 1,02

H14

P0 26,30 27,50 29,00 25,30 108,10 27,03 ± 1,59 P1 32,10 22,90 31,80 29,30 116,10 29,03 ± 4,27 P2 35,70 33,60 29,00 27,60 125,90 31,48 ± 3,81 P3 29,50 25,70 27,60 27,30 110,10 27,53 ± 1,56

TOTAL 347,7 335 345,7 329 1357,4

Analisis Data Dua Arah

Lama Simpan

Konsentrasi Kunyit

Jumlah Rata-rata sd

P0 P1 P2 P3

H0 108,40 111,00 104,00 108,20 431,60 26,98 ± 2,90

H7 119,80 119,20 117,70 108,90 465,60 29,10 ± 5,08

H14 108,10 116,10 125,90 110,10 460,20 28,76 ± 7,99

(22)

Rata-Rata 28,03 28,86 28,97 27,27

Sd 6,67 4,14 11,06 0,96

Faktor Koreksi (FK)

FK = ¿ ¿ = 38386,14

Jumlah Kuadrat Total (JKT)

JKT =

Jumlah Kuadrat Faktor A (JK Lama Simpan)

JKA =

Jumlah Kuadrat Faktor B (JK Konsentrasi Kunyit)

JKB =

Jumlah Kuadrat Interaksi (JKI)

JK interaksi = JK perlakuan – JK lama simpan – JK konsentrasi

= 115,26 – 41,73 – 22,77 = 50,76

(23)

JK galat = JK total – Jk lama simpan – JK konsentrasi – JK interaksi

= 308,34 –1,10 – 18,11 – 50,76 = 193,07

Tabel Analisis Ragam

SK db JK KT F Hitung F 0.05 F 0.01 Sig

Perlakuan 11 115,26 10,48 1,36 2,20 2,99 TN

Konsentrasi 3 22,77 7,59 0,98 2,99 4,68 TN

Lama Simpan 2 41,73 20,87 2,70 3,39 5,57 TN

Interaksi 6 50,76 8,46 1,10 2,49 3,36 TN

Galat 25 193,07 7,72

Total 47

Keterangan: F Hitung < F Tabel 0,05 berarti perlakuan memberikan pengaruh tidak berbeda nyata pada warna b telur asin.

Lampiran 13. Perhitungan Penentuan Perlakuan Terbaik Lama Simpan Telur Asin dengan Penambahan Sari Kunyit

Perlakuan Tekstur FFA Warna

L a b

H0P0 9,73 0,98 55,10 17,58 27,10

H0P1 9,23 0,96 54,90 18,58 27,75

H0P2 8,98 1,39 58,98 15,93 26,00 **

H0P3 8,3 0,43 * 61,75 15,33 ** 27,05

H7P0 9,65 1,44 ** 54,55 ** 18,95 * 29,95

H7P1 10,05 * 1,17 56,48 17,17 29,80

H7P2 9,35 0,84 58,95 17,55 29,43

H7P3 9,13 0,73 61,50 17,83 27,23

H14P0 6,73 1,03 56,63 17,13 27,03

H14P1 6,55 0,92 56,40 17,20 29,03

H14P2 6,2 0,64 56,85 17,50 31,48 *

H14P3 6,05 ** 0,59 62,00 * 16,75 27,53

Keterangan: * = nilai rata-rata terbaik ** = nilai rata-rata terjelek

Responden Tekstur FFA Warna

(24)

Rata - Rata 5,2 6,6 4,8 4,2 2,6

(25)

Variabel BV BN H0P0 H0P1 HOP2 H0P3 H7P0 H7P1 H7P2

Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl

Tekstur 0,83 0,20 0,92 0,18 0,80 0,16 0,73 0,14 0,56 0,11 0,90 0,18 1,00 0,20 0,83 0,16

FFA 0,64 0,15 0,46 0,07 0,48 0,07 0,05 0,01 1,00 0,15 0,00 0,00 0,27 0,04 0,59 0,09

Warna L 0,93 0,22 0,07 0,02 0,05 0,01 0,59 0,13 0,97 0,21 0,00 0,00 0,26 0,06 0,59 0,13

Warna a 0,91 0,22 0,62 0,13 0,90 0,19 0,17 0,04 0,00 0,00 1,00 0,22 0,51 0,11 0,61 0,13

Warna b 0,90 0,21 0,20 0,04 0,32 0,07 0,00 0,00 0,19 0,04 0,72 0,15 0,69 0,15 0,63 0,13

Jumlah 4,21 0,44 0,50 0,32 0,52 0,55 0,55 0,65

Variabel BV BN H7P3 H14P0 H14P1 H14P2 H14P3

Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl Ne Nhl

Tekstur 0,83 0,20 0,77 0,15 0,17 0,03 0,13 0,02 0,04 0,01 0,00 0,00

FFA 0,64 0,15 0,70 0,11 0,41 0,06 0,51 0,08 0,79 0,12 0,84 0,13

Warna L 0,93 0,22 0,93 0,21 0,28 0,06 0,25 0,05 0,31 0,07 1,00 0,22

Warna a 0,91 0,22 0,69 0,15 0,50 0,11 0,52 0,11 0,60 0,13 0,39 0,08

Warna b 0,90 0,21 0,22 0,05 0,19 0,04 0,55 0,12 1,00 0,21 0,28 0,06

(26)

Keterangan: Bobot Variabel (BV) = rataratarata tertinggirata

Bobot Normal (BN) = bobot masingtotal bobot variabelmasing variabel

Ne = nilai perlakuannilai terbaiknilai terjeleknilai terjelek

Nhl = BN x Ne

Gambar

Tabel Analisis Ragam
Tabel Notasi UJBD
Tabel Notasi UJBD
Tabel Notasi UJBD
+5

Referensi

Dokumen terkait

Upacara ma’akeka ini dilaksanakan pada hari ke 7 atau hari ke 14 setelah bayi lahir. Inti dari acara ini adalah pemotongan ternak kambing 2 ekor bagi anak/bayi laki-laki dan 1

Pada gambar 5.1 bagian Bjuga menunjukkan adanya bangkai rayap yang tidak utuh, dimana bangkai tersebut hanya menyisakan badan atau kepala dari rayap yang sudah

Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah metode presentasi, metode ini digunakan untuk menyampaikan kepada khalayak

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan asap cair yang berbeda mampu mempertahankan mutu ikan patin asap selama penyimpanan 28 hari dengan

Hasil citra satelit Aqua-MODIS level 3 memiliki kendala saat perekaman yaitu daerah yang tertutup awan sehingga nilai atau data daerah tersebut sulit untuk diidentifikasi,

Bagaimana menentukan setting level optimal pada faktor- faktor yang berpengaruh terhadap nilai Frangibility Factor material komposit dengan menggunakan metode Neural

Adapun pendekatan kualitatif ini dilakukan untuk mengetahui keterangan lebih detil dan mendalam mengenai proses atau langkah-langkah yang dilakukan dalam implementasi kurikulum

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan biofilter tiram, rumput laut, dan bandeng mampu mempertahankan kondisi kualitas air tambak yang baik untuk pertumbuhan udang windu