• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANAJEMEN PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MANAJEMEN PERUBAHAN DAN PENGEMBANGAN"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

MANAJEMEN

PERUBAHAN DAN

PENGEMBANGAN

(2)

MENGAPA BERUBAH

Berubah bukan karena yang lama ‘buruk’

atau’salah’ tetapi yang lama sudah tidak

relevan, tidak kontekstual,

Berubah supaya tidak menjadi korban

perubahan.

Berubah untuk ‘memegang kendali ‘ dalam

(3)

MANGAPA BERUBAH

‘Control your destiny or someone else will’

(Jack Welch)

‘Failure requires change, but so does

success’ (

Lester Thurow

).

Change before you have to’

(Jack Welch

)

(4)

MANGAPA BERUBAH

Kalau perubahan di luar lebih cepat dari

perubahan dalam perusahaan, perusahaan

berada dalam bahaya.

(5)

APA YANG PERLU DIUBAH

Lingkup Perubahan

:

Aspek psiko-sosial atau aspek ‘jiwani’

organisasi( paradigma, visi, misi, budaya , ).

Aspek struktur dan proses teknis atau aspek

(6)

Systems

Staff Shared

Vision, Mission &

Values Leadership

Strategy Structure

Skill

(7)

MANAJEMEN PERUBAHAN

Manajemen Perubahan

terdiri dari dua perkataan “Manajemen dan Perubahan”.

Secara etimologis Manajemen

berarti pengelolaan, pengaturan atau pengendalian.

Sedang pengertian manajemen secara sederhana adalah proses mencapai tujuaan organisasi

(8)

Dubrin mengatakan manajemen adalah proses

menggunakan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuannya melalui fungsi perencanaan, pengambilan ke putusan, pengorganisasian, kepemimpinan dan kontrol

(9)

2. ORGANISASI DAN UNSUR-UNSUR MANAJEMEN

a. TUJUAN

# TUJUAN STRATEGIS

TERCAPAINYA KONDISI IDEAL ORGANISASI (VISI) # TUJUAN OPERASIONAL

ORGANISASI SECARA MAKSIMAL DAPAT MEWUJUDKAN TUGAS PO KOKNYA (MISI) YG TERARAH PADA KONDISI IDEAL ORGANISASI

@ SUMBER DAYA MATERIAL

@ SUMBER DAYA FINANSIAL

@ SUMBER DAYA MANUSIA.

@ SUMBER DAYA INFORMASI

@ SUMBER DAYA TEKNOLOGI

b. SUMBER-SUMBER

c. FUNGSI FUNGSI

1. PERENCANAAN (PLANNING)

2. PENGORGANISASIAN (ORGANIZING)

3. PELAKSANAAN (ACTUITING) : PENGARAHAN, BIMBINGAN, KOORDINASI DAN KOMUNIKASI

(10)

1) BANTUAN ORANG LAIN / KERJA SAMA

2) KERJA DALAM TIM (TEAM WORK)

3) JARINGAN KERJA (NET WORK) * INTERNAL

* EKSTERNAL

d. PROSES

e. SPESIFIKASI

1).ORGANISASI BERFUNGSI MAKSIMAL DENGAN PRODUKTIVITAS TINGGI.

2).TINGKAT KEPERCAYAAN MASYARAKAT/KONSUMEN PADA ORGA NISASI TINGGI.

3).ORGANISASI SELALU MAMPU MEWUJUDKAN PERUBAHAN YANG POSITIF BAGI SEMUA PIHAK TERKAIT.

Manajemen dalam mendaya gunakan komponen-komponennya tersebut di atas bermaksud untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pencapaian tujuan organisasi, baik profit, non profit maupun vo- luntir.

Tujuan yang akan dicapai sebuah organisasi adalah kon disi yang lebih baik dari keadaannya sekarang. Oleh karena itu pada umumnya organisasi pasti

(11)

TUJUAN ORGANISASI :Organisasi Profit :

1. Tujuan Strategis : Mempertahankan dan mengem- bangkan eksistensi organisasi.

2. Tujuan antara : Produk yang berkualitas sesuai ke- inginan konsumen.

3. Tujuan operasional : Laba kompetitif secara berkelanjutan

Organisasi Non Profit adalah meningkatkan efesiensi, efektivitas dan kualitas hasil kerja di bidang masing- masing sebagai pemberian pelayanan pada masyarakat (public service).

Organisasi Voluntir adalah mewujudkan masyarakat yg bebas dari tekanan kondisi ekonomi dan tekanan fisik

(12)

PENGERTIAN PERUBAHAN

Berikutnya perubahan sebagai perkataan kedua diartikan sbb:

Perubahan secara sederhana berarti :melakukan sesuatu secara berbeda

perubahan merujuk pada terjadinya sesuatu yang berbeda

dari sebelumnya (Jeff Davidson)

perubahan bermakna melakukan sesuatu dgn cara baru,

mengikuti jalur baru, mengadopsi teknologi baru, menggunakan sistem baru, melaksanakan prosedur manajemen baru,melakukan reorganisasi, merger dll.

Potts dan La Marsh mengatakan perubahan merupakan per geseran dari

keadaan sekarang menuju keadaan yg diingin kan di masa depan di lingkungan suatu organisasi.

Wagner dan Hollenback mengatakan perubahan adalah tindakan memperbaiki

(13)

Richard L Daft mengatakan Perubahan adalah adopsi suatu perilaku atau gagasan baru oleh organisasi atau penyesuaian bentuk dan format organisasi agar dapat bertahan (survive) dengan kondisi yang lebih baik di da- lam lingkungan tertentu.

Stephen P Robbins mengatakan bahwa banyak konsep, teori dan pengertian serta interpretasi terhadap istilah perubahan yang masih diperdebatkan, tetapi kecende- rungan sekarang ini istilah pengembangan organisasi

(organizational development / OD) sering digunakan utk menunjukkan proses mempersiapkan dan mengelola

proses perubahan organisasi.

(14)

Perubahan diartikan sebagai suatu kondisi baru yang

berbeda dari kondisi sebelumnya yg terjadi di lingkung an sebuah organisasi.

Dalam manajemen perubahan kondisi baru harus meru pakan kondisi yang lebih baik dari kondisi sebelumnya. Perubahan suatu kondisi itu dpt terjadi di luar campur ta

ngan manusia seperti perubahan alam. Sedang perubah an yang menjadi fokus perkuliahan ini adalah perubah karena campur tangan manusia (manajemen) yang terja di dalam organisasi

Dengan demikian sebagai kesimpulan awal :

(15)

Perubahan diartikan sebagai suatu kondisi baru yang

berbeda dari kondisi sebelumnya yg terjadi di lingkung an sebuah organisasi.

Dalam manajemen perubahan kondisi baru harus meru pakan kondisi yang lebih baik dari kondisi sebelumnya. Perubahan suatu kondisi itu dpt terjadi di luar campur ta

ngan manusia seperti perubahan alam. Sedang perubah an yang menjadi fokus perkuliahan ini adalah perubah karena campur tangan manusia (manajemen) yang terja di dalam organisasi

Dengan demikian sebagai kesimpulan awal :

(16)

Manajemen Perubahan menurut Potts dan LaMarsh

adalah proses yang berlangsung sistematis dalam menerap kan pengetahuan, sarana dan sumber daya yang diperlu kan untuk mempengaruhi perubahan pada SDM yg akan terkena dampak dari proses perubahan tersebut.

Manajemen perubahan adalah proses mendorong dan mengendalikan perubahan, baik yang bersumber dari faktor internal maupun faktor eksternal organisasi

Manajemen Perubahan adalah proses pengambilan ke- putusan untuk menghasilkan sesuatu yang baru melalui cara kerja baru yang berbeda dari sebelumnya.

(17)

II. SPEKTRUM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MANAJEMEN PERUBAHAN

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM)

PENJARINGAN DATA/INFOR MASI

OPERASIONALI SASI KEPUSAN PERUBAHAN

DATA /

INFORMASI OPE RASIONAL

ANALISIS KUANTITATIF / KUALITATIF

ALTERNATIF

PERUBAHAN KEPUTUSAN PERUBAHAN

UMPAN BALIK (FEED BACK)

(18)

Analisis Data untuk menghasikan alternatif perubahan sebagai keputusan dalam manajemen perubahan terdiri dari:

a. Analisis informasi secara kualitatif (keputusan uncertinity)

(tanpa data kuantitatif dan diolah secara rasional yang menghasilkan dua atau lebih alternatif keputusan,bersifat spekulatif dan tdk diketahui tingkat keakuratannya).

b. Analisis semi kuantitatif

(karena data kuantitatif tdk cukup dan dilengkapi dgn informasi kualitatif yg

menghasilkan dua atau lebih alternatif keputusan beresiko (risk), setiap alternatif keputusan sebagai rencana perubahan yang diperoleh diketahui kekurangan dan

kelebihan masing-masing dan tugas manajer adalah memilih alternatif yg paling kecil resiko/ kekeliruannya utk ditetapkan sebagai keputusan perubahan yang akan

dilaksanakan.)

c. Analisis kuantitatif

(19)

Manajemen Perubahan dalam pengambilan keputusan untuk suatu perubahan berhadapan dgn empat dimensi organisasi berupa SDM yg menggerakan dan melaksana kan kegiatan di dalammya.

1. Dimensi Material (aset yang dimiliki)

(termasuk investasi sebagai penghambat, karena perubahan berarti banyak yang tidak sesuai dan tidak dapat digunakan. Sebalik banyak dana (investasi) yang diperlukan untuk menggantinya)

2. Dimensi Intelektual.

(Organisasi adalah kerjasama dua orang atau lebih di dalam sebuah wadah. Setiap SDM memiliki cara berpikir dan kemampuan intelektual yg berbeda-beda, sehing ga apabila tidak dapat disatukan akan menjadi sumber kega- galan suatu perubahan di lingkungan sebuah organisasi).

3. Dimensi Emosional

(Dimensi ini terkait dgn konsep diri (har- ga diri) dan hubungan sosial yg sudah dibangun, sehingga jika perubahan dilakukan terdpt karyawan yg kehilangan po sisinya, atau keahliaannya menjadi tdk diperlukan dll. akan menimbulkan respon negatif atau penolakan dan rusaknya hubungan sosial yg sudah dibangun dengan susah payah).

4. Dimensi spiritual

(20)

TUJUAN MANAJEMEN

PERUBAHAN

Menciptakan perubahan yg bermanfaat bagi

kelangsungan hidup organisasi, karena dengn perubahan organisasi menjadi dinamis dlm

menghadapi perkembangan dan kemajuan zaman yg berisi berbagai tantangan, baik dari dlm maupun luar organisasi.

Sebaliknya tanpa perubahan organisasi menjadi

statis dan akan kehilangan daya saingnya yang bagi organisasi profit dapat mengancam eksis- tensinya.

Dengan kata lain tanpa perubahan bagi organisasi

(21)

TUJUAN MANAJEMEN PERUBAHAN

SECARA LEBIH KHUSUS

adalah :

1. Meningkatkan kemampuan organisasi. 2. Meningkatkan peranan organisasi.

3. Melakukan penyesuaian secara internal dan eksternal 4. Meningkatkan daya tahan organisasi.

5. Mengendalikan suasana kerja.

6. Mewujudkan kondisi organisasi yang lebih baik dari kondisi sebelumnya.

 Di lingkungan organisasi profit muara tujuan manajemen

(22)

TANTANGAN LINGKUNGAN ABAD XXI

TERHADAP MANJEMEN PERUBAHAN

Dalam Era Globalisasi dan Era Perdagangan Bebas yang akan berlangsung sepanjang abad XXI yg sifatnya sangat di namis

akan terjadi berbagai perubahan di lingkungan semua organisasi. Perubahan itu sangat besar pengaruhnya dan mengharuskan

organisasi melakukan perubahan internal dan yg terkait dgn kondisi eksternal sebagai usaha mengantisipasinya.

Organisasi baik profit mapun non profit dan voluntir tidak dpt

(23)

TANTANGAN BERAT YANG DIPREDIKSI MENGHARUSKAN

ORGANISASI MELAKUKAN MANJEMEN PERUBAHAN DI ABAD XX!

antara lain adalah :

1. Globalisasi

yg membawa berbagai perubahan lingkungan yang sangat cepat (rapid change) mengharuskan organisasi melaksanakan Manajemen Perubahan sbb

a. Perubahan Nilai-Nilai

yg menyebabkan terjadi perubahan pola hidup terutama berupa peningkatan dan perkem- bangan keinginan dan kebutuhan manusia dlm mengkon sumsi barang atau jasa, yg mengharuskan

dilakukannya manajemen perubahan utk meningkatkan kinerja SDM dalam menghasilkan produk yang berkualitas..

b. Perubahan dan perkembang ilmu pengetahuan dan teknologi

yg berpengaruh langsung pada proses produksi, jumlah dan kualitas produk. Kondisi ini mengharuskan di lakukannya manajemen perubahan untuk mengadaptasi perubahan dan perkembangan tersebut melalui SDM di dalam organisasi.

c. Perubahan konsep struktur organisasi

yang produktif berupa strutur organisasi yang flat, mengharuskan organisa si melakukan manajemen perubahan untuk meninggalkan struktur organisasi lini dan staf yang birokrasinya sa ngat tinggi, dan sangat besar pengaruhnya pada kemam puan SDM untuk melakukan perubahan,

d. Perubahan dan perkembangan konsep manajemen dan pengimplementasiannya, mengharuskan dilakukan manajemen perubahan dgn memilih dan melaksakan konsep manajemen yang paling efektif dan efisien dalam memberdayakan SDM untuk mencapai tujuan organisasi. Misalnya merubah

(24)

TANTANGAN BERAT YANG DIPREDIKSI MENGHARUSKAN

ORGANISASI MELAKUKAN MANJEMEN PERUBAHAN DI ABAD XX!

2. Persaingan yang semakin ketat dan berat mengancam eksistensi dan perkembangan organisasi,

yang mengharuskan organisasi melaksanakan manajemen

perubahan untuk meningkatkan kemampuan bersaing SDM pada semua jenjang dan bidang kerja di dalam organisasi.

3. Konsep dan realisasi perdagangan bebas,

ternyata diikuti dengan masuknya modal dan SDM asing, yg harus diantisipasi dgn manajemen perubahan untuk membina dan

(25)

SEBAB-SEBAB DILAKUKANNYA PERUBAHAN

 menurut Stoner dan Freeman sekurang-kurangnya ada tiga sebab

dilakukannya peru- bahan yang harus dikelola sbb :

1. Adanya perubahan lingkungan yang mengancam eksistensi dan pengembangan organisasi.

2. Adanya perubahan lingkungan yang menawarkan peluang-peluang baru untuk mempertahankan dan mengembangkan organisasi serta

meningkatkan kesejahteraan anggota organisasi.

3. Struktur dan kondisi organisasi menghambat adaptasi perubahan lingkungan misalnya birokrasi yang berlapis-lapis.

 Griffin menyatakan ada dua kekuatan yang men dorong organisasi

melakukan perubahan, sbb:

1. Kekuatan internal atau dari dalam organisasi antara lain bersumber dari perlunya strategi baru, metode kerja baru dan adaptasi teknologi baru atau perbaikan sikap SDM dll

(26)

SEBAB-SEBAB DILAKUKANNYA PERUBAHAN

Coffey mengemukakan beberapa faktor yang menyebabkan organisasi melakukan perubahan, al sbb:

1. Perkembangan teknologi,

terutama berkenaan dgn teknologi informasi dan komunikasi. 2. Kondisi ekonomi nasional dan internasional

yang berpengaruh terhadap pelaksanaan fungsi-fungsi organisasi seperti fungsi produksi, rekrutmen SDM berkualitas dll.

3. Persaingan Global yang semakin ketat dan berat

yang berpengaruh pada kemampuan mempertahankan dan mengembangkan organisasi.

4. Politik Dunia

yang berpengaruh pada pemerintahan pd tingkat nasional dan domistik yang akhirnya berpenga- ruh pada organisasi, baik profit maupun non profit.

5. Perubahan Sosial dan Demografi

(27)

DORONGAN UNTUK BERUBAH

1. Dorongan Eksternal

Dorongan eksternal yang mendorong organisasi untuk mengadakan perubahan berasal dari lingkungan umum organisasi.

Misalnya : Adanya aturan baru dalam produksi dan persaingan, politik, hukum baru, keputusan pengadilan, dan sebagainya akan mempengaruhi organisasi. Disamping itu, berbagai dimensi seperti teknologi, ekonomi dan sosiokultural juga mempengaruhi organisasi untuk melakukan perubahan.

2. Dorongan Internal

Pada dasarnya dorongan internal berasal dari dalam organisasi itu sendiri.

Misalnya : adanya revisi strategi organisasi oleh manajemen puncak, akan menghasilkan perubahan organisasi.

Dorongan internal lainnya mungkin direfleksikan oleh dorongan eksternal. Misalnya, sikap pekerja terhadap pekerjaannya akan bergeser, seiring bergesernya nilai sosiokultural. Akibatnya mereka menuntut suatu perubahan dalam jam kerja, atau perubahan

(28)

JENIS PERUBAHAN

 Secara umum ada dua jenis perubahan dalam organisasi.

1. Perubahan Terencana

Perubahan terencana adalah perubahan yang dirancang dan diimplementasikan

secara berurutan dan tepat waktu sebagai antisipasi dari peristiwa di masa mendatang.

tergantung pada kondisi lingkungan yang dihadapi: a) Perubahan Terencana, untuk

melakukannya perlu melewati 4 fase yaitu: • Fase ekslorasi; dimana tiap organisasi berusaha menggali dan memutuskan apakah akan membuat perubahan spesifik atau tidak. • Fase perencanaan; menyangkut pemahaman masalah dan cara tiap

organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dalam melakukan perubahan. • Fase tindakan; tiap organisasi mulai mengimplementasikan

perencanaan perubahannya berdasarkan keadaan sekarang dan keadaan akan datang, menciptakan peraturan yang tepat dan mengevaluasi hasil implementasi tersebut. • Fase integrasi; berkaitan dengan konsolidasi dan stabilisasi perubahan setelah sukses diimplemenasikan, berkaitan dengan penguatan prilaku serta feedback individu. b. Pendekatan Darurat, menekankan pada lima gambaran organisasi yang dapat

mengembangkan atau menghalangi keberhasilan perusahaan, yaitu:

2. Perubahan Reaktif

(29)

LANGKAH-LANGKAH KOMPREHENSIF

DALAM PROSES PERUBAHAN

 Ada tujuh langkah komprehensif yang ditempuh

dalam proses perubahan organisasi. Langkah-langkah tersebut yaitu:

1. Mengenali kebutuhan akan perubahan 2. Menetapkan tujuan perubahan

3. Mendiagnosis apa yang menyebabkan perlunya

dilakukan perubahan

4. Memilih teknik perubahan yang sesuai untuk

mencapai tujuan

Referensi

Dokumen terkait

"Bagaimana, Paduka? Bisakah kami berdua merebut kecapi ajaib itu dari tangan putri jin?" tanya Tahir lohan Syah dengan harap-harap cemas. "langan khawatir!"

Secara spekulatif dan secara kritis filsafat hukum berusaha untuk memeriksa gagasan-gagasan tentang hukum yang sudah ada, melihat koherensi, korespondensi dan

- 16041930 Ikan lainnya utuh atau dalam potongan, tetapi tidak dicincang diolah atau diawetkan, dalam kemasan kedap udara untuk penjualan eceran Diasapi 0305490000 - Ikan

Rubrik ini dibuat dengan tujuan karena setiap divisi di PT PLN (Persero) Distribusi Jakrta Raya dan Tangerang memiliki program dan tanggung jawab, sehingga

10.SEMUA SYARAT DAN KETENTUAN PENAWARAN HARUS DI UPLOAD SEBAGAI ATTACHMENT DAN SIFATNYA MENGGUGURKAN PENAWARAN APABILA TIDAK DIPENUHI, ASLI DIKIRIMKAN KE ADMIN LELANG

KETIGA : Bagi Pendaftar Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Jember Angkatan III Tahun Akademik 2015/2016 yang dinyatakan diterima namun

Terpilihnya Presiden Joko Widodo pada pemilu 2014 yang mengusung poros maritim dunia dengan tol laut sebagai agenda utama, memunculkan sebuah paradigma baru bagi

“Hamid tidak begitu gagah, tidak sepantas dan selagak pemuda lain, tetapi hati kecilku amat kasihan kepadanya, agaknya hidupnya yang sederhana itulah yang telah