hubungan antara dokter dan pasien tidak bisa dan tidak boleh dikategorikan kedalam hubungan yang didasarkan atas hasil ( resultaat-verbintenis ) tetapi akan lebih tepat apabila didasarkan atas upaya ( inspaning verbintenis ). Maka dari itu, seorang dokter hanya dituntut untuk dapat memberikan pelayanan medis yang profesional dan sesuai dengan perkembangan ilmu kedokteran yang sudah teruji kebenarannya.
A. Hak Pasien
1.hak memperoleh pelayanan medik yang layak, sesuai dengan perkembangan teori kedokteran terkini
2. hak memperoleh informasi medik mengenai penyakitnya
3.Hak memperoleh informasi mengenai tindakan medis yang akan dilakukan kepadanya
4.Hak memberikan persetujuan medis
5.Hak memutuskan hubungan kontraktual dengan dokter 6.Hak atas rahasia kedokteran
7.Hak memperoleh surat keterangan dari dokter 8.Hak atas second opinion
B. Hak dokter : 1. Hak untuk memperoleh imbalan yang layak
2. hak mendapatkan informasi yang lengkap dan jujur dari pasien bagi kepentinigan diagnosa dan terapi
C. Kewajiban pasien
1. Kewajiban memberikan informasi yang lengkap dan jujur pada dokter 2. Kewajiban memenuhi semua nasehat dan saran dokter
3. Kewajiban memberikan imbalan yang layak D. Kewajiban dokter
- Memberikan pelayanan medis yang benar dan layak, berdasarkan ilmu kedokteran terkini
- Memberikan informasi medis tentang penyakit pasien - Memberikan informasi medis tentang tindakan medis yang
akan diberikan pada pasien
- Memberikan kesempatan pada pasien untuk memutuskan atas tindakan medis yang akan dilakukan padanya
- Memberikan kesempatan pada pasien untuk mendapatkan second opinion
- Menyimpan rahasia kedokteran