Universitas Gadjah Mada 1 Geodesi-Geomatika yang memberikan dasar-dasar pengukuran tanah dipermukaan bumi dan peralatan-peralatan yang digunakan. Didalam mata kuliah ini dibahas mengenai Definisi dan ruang Iingkup ukur tanah, peta, koordinat dan kwadran pada ukur tanah. Peralatan ukur tanah, kegunaannnya, syarat-syarat pengukuran dan pemetaan. Kesalahan dalam pengukuran yang meliputi sifat, sumber-sumber kesalahan presisi dan akurasi serta pembuatan peta planimetris dengan alat ukur sederhana. Disamping teori, mata kuliah ini ditopang dengan praktikum.
Tujuan pembelajaran :
Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa dapat melakukan pengukuran sudut dan jarak dengan menggunakan berbagai alat ukur sudut dan jarak. Disamping itu dapat melakukan pemetaan planimetris (blok) dengan alat-alat ukur sederhaan sampai pada penggambaran.
Materi Pembelajaran :
Perkuliahan MK ini selama satu semester akan dibagi kedalam 14 minggu pertemuan terjadwal (1 kali tatap muka selama 2 X 50 menit) dan kegiatan tidak terjadwal sebanyak 28 X 50 menit. Topik-topik yang akan dibahas selama satu semester meliputi bahasan-bahasan sebagai berikut:
1. Pengantar ukur tanah (1 minggu)
2. Peta (1 minggu)
3. Koordinat dan kwadran ukur tanah (1 minggu)
4. Kesalahan dalam pengukuran (2 minggu)
5. Peralatan ukur tanah dan syarat-syarat penggunanannya (3 minggu)
6. Pengukuran jarak dan sudut (4 minggu)
Universitas Gadjah Mada 2 Learning outcomes :
Setelah mengikuti MK ini mahasiswa akan:
1. Mengerti definisi ukur tanah dan ruang lingkupnya. 2. Mengerti peta, macam peta dan kegunaannya. 3. Mengetahui koordinat dan kwadran dalam ukur tanah
4. Mengetahui kesalahan yang terjadi dan sifatnya serta sumber-sumber kesalahan pada pengukuran
5. Mengerti dan mampu menjelaskan peralatan-peralatn ilmu ukur tanah.
6. Mampu melakukan/ mengoperasikan alat-alat ukur tanah seperti Theodolit, sipat datar untuk pengukuran
7. Mampu melakukan pengukuran dengan alat-alat ukur tanah sederhana untuk pemetaan blok.
Rencana Kegiatan Pembelajan Mingguan :
Universitas Gadjah Mada 3 Tabel 1: Rincian materi pembelajaran mingguan
Minggu ke Topik/ pokok bahasan Metode pembelajaran
1 Pengantar Ceramah di dukung OHP
a. Definisi ukur tanah b. Lingkup ukur tanah c. Pekerjaan ukur tanah
d. Pengukuran-pengukuran khusus e. Satuan dalam ukur tanah
2 Peta a. Ceramah didukung
a. Definisi/ pengertian peta OHP.
b. Skala peta b. Contoh-contoh.
c. Klasifikasi peta d. Macam peta
3 Kesalahan dalam pengukuran (1) Ceramah didukung OHP a. Kesalahan dalam pengukuran
b. Sumber-sumber kesalahan c. Kesalahan umum yang terjadi
4 Kesalahan dalam pengukuran (2) Ceramah didukung OHP a. Kesalahan sistematik dan acak
b. Presisi dan akurasi c. Eleminasi kesalahan
5 Pengukuran jarak Iangsung (1) a. Ceramah
didukun
a.
Alat-alat ukur jarak Iangsung OHPb.
Pengukuran jarak Iangsung pada b. Peragaan alat lapangan terbuka dan datarUniversitas Gadjah Mada 4 6 Pengukuran jarak Langsung (2) Ceramah didukung OHP
a.
Pengukuran jarak Iangsung yang terhalangb.
Sumber-sumber kesalahan dan kesalahan yang umum pada pengukuran jarak.c.
Beberapa kasus pengukuran.7 Peralatan ukur sudut/ arah Ceramah didukung OHP
a.
Alat ukur Theodolitb.
Macam-macam dan klasifikasi Theodolitc.
Syarat pengaturan theodolit.8 Mid Semester
9 Pengukuran jarak optis Ceramah didukung OHP
a.
Pengukuran jarak optis cara stadiab.
Pengukuran jarak optis caratangensial
c.
Pengukuran jarak cara substance bard.
Pengukuran jarak elektronis10 Pengukuran sudut Ceramah didukung OHP
a.
Alat ukur sudutb.
Pengukuran sudut horisontal (tunggal) cara reisterasic.
Pengukuran sudut horisontal cara repetisiUniversitas Gadjah Mada 5 11 Peralatan ukur sudut/ arah a. Ceramah didukung
a.
Alat ukur BTM OHPb.
Syarat pengaturan BTM b. Peragaan alat c. Pengukuran azimuthd. Macam azimuth
12 Peralatan ukur ketinggian a. Ceramah didukung
a.
Alat ukur sipat datar OHPb.
Macam alat ukur sipat datar b. Peragaan alat Syarat pengaturan alat sipat datar13 Pemetaan planimetris dengan pita ukur Ceramah didukung OHP
a.
Pengantar dan batasanb.
Prosedure pemetaan planimetrisc.
Bentuk-bentuk kerangka peta dankontrolnya.
14 Pemetaan planimetris dengan pita ukur Ceramah didukung OHP (2)
a.
Pengukuran detailb.
Pencatatan data ukurc.
Pengambaran dan penyajian akhir15 Koordinat ukur tanah Ceramah didukung OHP
Universitas Gadjah Mada 6 Tabel 2. Rincian materi praktek mingguan:
Minggu ke Pokok materi praktek Metode pembelajaran 4 Penjelasan dan tata cara praktek
- Pembentukan regu - Pelaporan praktek 5 Pengukuran jarak datar
a.
Pengukuran jarak langsung pada lapangan datarb.
Pengukuran jarak langsung pada lapangan miring6 Pengukuran jarak
Pengukuran jarak datar yang terhalang
7 Theodolit (alat ukur)
a.
Pengenalan alat theodolit repetisib.
Pengenalan alat theodolit reiterasi 8 TheodolitMengatur syarat pemakaian theodolit 9 Pengukuran jarak optis
a.
Jarak optis cara stadiab.
Jarak optis cara tangensial 10 Pengukuran sudut horisontala. Cara reiterasi b. Cara repetisi 11 Alat ukur BTM
Universitas Gadjah Mada 7 12 Pengukuran tinggi
a. Pengenalan alat ukur sipat datar b. Pengaturan syarat alat sipat datar
13 Pemetaan blok/Planimetris
a. Penentuan titik kerangka peta b. Pengukuran kerangka Peta
14 Pemetaan blok
a. Pengukuran detail b. Pencatatan data
15 Pemetaan blok
a. Pengambaran detail b. Pengambaran
Universitas Gadjah Mada 8 Evaluasi:
Evaluasi pada MK ukur tanah I terdii atas komponen-komponen berikut: 1. Tugas individual
2. Evaluasi daya serap mahasiswa terhadap materi yang diberikan diatas: a. Ujian midtern
b. Ujian Akhir
3. Evaluasi atas kemampuan mahasiswa dalam praktek (responsi) 4. Presensi.
Proporsi dari masing-masing komponen adalah sebagai berikut:
1. Ujian Akhir semester 40% 2. Ujian mid Semester 25% 3. Tugas Individual 10%
4. Responsi 20%
5. Presensi 5%
Bahan bacaan atau reverensi
1. Reverensi wajib
a. Anderson, MJ, 1998. Surveying, MC. Graw-Hell New York.
b. Basuki,S. 2003, Diktat Ilmu Ukur Tanah, Jurusan Teknik Geodesi F.T UGM, Yogyakarta.
c. Davis,RE, 1981. Surveying Theory and Practice, Mc. Graw Hill, New York. d. Wong socitro,s, 1980 Ilmu Ukur Tanah, Penerbit Kanisius, Yogyakarta.
2. Reverensi Anjuran
a. C. Brinker, R, 1986. Dasar-dasar Pengukuran Tanah, Alih bahasa Djoko Waliyatun, Erlangga Jakarta.
b. Muller, I., I., Ramsayer.K.H,1979, Introduction to Surveying, Frederick Ungar, New York.