• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rekayasa Lalu Lintas Parkir (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Rekayasa Lalu Lintas Parkir (1)"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

Sasaran utama dari kebijakan parkir

sebagai bagian dari kebijakan

transportasi adalah sebagai berikut:

• Untuk mengendalikan jumlah kendaraan yang masuk

kesuatu kawasan,

• Meningkatkan pendapatan asli daerah yang

dikumpulkan melalui retribusi parkir,

• Meningkatkan fungsi jalan sehingga sesuai dengan

peranannya,

• Meningkatkan kelancaran dan keselamatan lalu lintas

(3)

Penetapan lokasi dan pembangunan

fasilitas parkir untuk umum, dilakukan

dengan memperhatikan:

a. Rencana umum tata ruang daerah;

b. Keselamatan dan kelancaran lalu lintas;

c. Kelestarian lingkungan;

(4)

Menentukan

Kebutuhan Parkir

• Metode berdasarkan kepemilikan kendaraan

• Metode berdasarkan luas lantai bangunan

(5)

Karakteristik Parkir

• Durasi Parkir

• Akumulasi Parkir

• Tingkat Pergantian (Parking Turn Over)

• Tingkat Penggunaan (Occupancy Rate)

• Volume Parkir

• Kapasitas Parkir

• Indeks Parkir

• Rata-rata Durasi Parkir

(6)

Satuan Ruang Parkir

(SRP)

Lebar Bukaan Pintu Kendaraan

Jenis Bukaan Pintu

Pengguna dan/atau Peruntukan Fasilitas

Parkir

Golonga n

Pintu depan / belakang terbuka 55 cm

Karyawan / pekerja kantor Tamu / pengunjung perkantoran, perdagangan, pemerintahan, universitas

I

Pintu depan / belakang terbuka 75 cm

Pengunjung tampat olah raga, pusat hiburan / rekreasi, hotel, swalayan, bioskop, rumah sakit

II

Pintu depan

terbuka +

manuver kursi roda

(7)

Penentuan SRP

No.

Jenis Kendaraan

SRP (m

2

)

1

a. Mobil Penumpang Gol.I

2,30 x 5,00

b. Mobil Penumpang Gol.II

2,50 x 5,00

c. Mobil Penumpang Gol.III

3,00 x 5,00

2

Bus/Truk

3,40 x 12,50

(8)

Satuan Ruang Parkir untuk

Mobil Penumpang

SRP

B O R

L a1

a2

Bp

Lp

Keterangan :

(9)
(10)

Satuan Ruang Parkir untuk

Bus/Truk

SRP

L a1

a2

Bp

Lp

Keterangan :

B = lebar kendaraan R = jarak bebas samping L = panjang kendaraan Bp = lebar minimum SRP O = lebar bukaan pintu Lp = panjang minium SRP a1/a2 = jarak bebas depan/belakang

(11)
(12)

Instrumen Kebijakan Parkir

Kebijakan Di pinggir jalan Di luar jalan

Kebijakan tarif parkir

• Peningkatan tarif

• Penggunaan meter parkir

• Izin

penggunaan

• Pajak terhadap penyediaan ruang parkir

• Struktur tarif untuk

mempengaruhi minat

pemarkir

• Durasi parkir

Kebijakan pembatasan

• Melarang

parkir dan atau dengan

pengecualian kepada

penghuni

• Relokasi

tempat parkir

• Membekukan pembangunan tempat parkir baru

• Mengurangi ruang parkir yang ada

• Mengendalikan parkir di masa yad

• Variasi waktu buka ruang parkir

(13)

Alat Pengendali Parkir

Sistem Karcis

Tarif Parkir

Sistem kartu dan disk

Pembatasan Wilayah Parkir Untuk Kendaraan Berat

Referensi

Dokumen terkait

Turnover parkir atau tingkat penggunaan ruang parkir, diperoleh dengan membagi volume parkir dengan jumlah ruang parkir yang tersedia untuk satu.. periode waktu

Pergantian Parkir ( turn over) , adalah tingkat penggunaan ruag parkir diperoleh dengan membagi volume parkir dengan jumlah ruang parkir. untuk suatu periode

Contohnya seperti observasi penulis terhadap parkiran Buccheri Bandar Lampung, dimana tarif yang ditetapkan juru parkir atau petugas parkir memberikan tarif yang tidak

Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2012 tentang kenaikan tarif retribusi parkir serta kebijakan parkir berlangganan di Kota Batam, diharapkan dapat

Pengawasan dalam pengelolaan pemungutan tarif parkir atas penerimaan pajak dan retribusi parkir pada Dinas Pendapatan Daerah dan Dinas Perhubungan Kota Palembang

Pergantian parkir atau Parking Turnover menunjukkan tingkat penggunaan ruang parkir yang diperoleh dengan membagi volume parkir dengan jumlah ruanparkir untuk periode waktu

Penelitian untuk menganalisis pengaruh adanya kegiatan parkir kendaraan di bahu jalan dan atau manuver terhadap karakteristik lalu lintas pada ruas jalan Tuntang – batas

Kecepatan rata-rata ruang space mean speed – SMS Yaitu kecepatan rata-rata semua kendaraan mengisi suatu ruas atau segmen lajur pada periode waktu tertentu Dimana d = jarak yang