• Tidak ada hasil yang ditemukan

SOP PENGENDALIAN DAN TINDAKAN HIV

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SOP PENGENDALIAN DAN TINDAKAN HIV"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH KABUPATEN BONDOWOSO DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS CERMEE

NOMOR SOP :

TGL.

PEMBUATAN :

TGL. REVISI : TGL. EFEKTIF :

HALAMAN :

DISAHKAN OLEH

KEPALA PUSKESMAS CERMEE

Dr.

Habib Muzakki M.MKes NIP.19810212 201001 1 030

NAMA SOP MEMANDIKAN JENAZAH DENGAN HIV/AIDS

DASAR HUKUM / REVERENSI : KUALIFIKASI PELAKSANA -Kepmenkes RI nomor: 50/MENKES/SK/1998

Tentang Klasifikasi Ststistik Internasional :Menejemen data, pengolahan data, kualitas data dan pengambilan keputusan.

-Permenpan 35 tahun 2012

1. Petugas kesehatan yang sudah dilatih

2. Keluarga pasien dengan instruksi yang benar

KETERKAITAN PERALATAN PERLENGKAPAN

SOP Memakai alat perlindungan diri SOP Mencuci tangan yang benar SOP Membersihkan alat

1. Alat pelindung diri

- Sarung tangan panjang

- Pelindung muka (masker dan kaca mata ) - Baju pelindung / apron

- Pelindung kaki (sepatu boot) 2. Larutan untuk memandikan jenazah :

- 25 liter air bersih

- 200 gram (10 sdm munjung ) kaporit - Letakkan kaporitbdiatas selembar kain dan

haluskan dengan pemukul

- Masukkan kaporit terbungkus kain tersebut dalam air, remas – remas untuk melarutkannya hingga larut

- Atau dengan bayklin 22,5 liter air dengan

PERINGATAN PENCATATAN DAN PENDATAAN

Jika memandikan jenazah pasien dengan HIV/AIDS tidak dilakukan dengan baik dan benar maka,akan terjadi resiko penularan HIV/AIDS yang lebih besar.

- Disimpan sebagai data elektronik dan manual

No Aktivitas Pelaksana

Mutu Baku

Keteran gan Persyaratan

/ kelengkapan

Waktu Output 1 Mempersiapkan alat – alat dan

alat pelindung diri untuk memandikan jenazah

Petugas kesehatan yang sudah terlatih

Keluarga yang sudah menggunaka n alat

20 menit Semua alat pelindung diri tersedia

(2)

-pelindung diri dibantu oleh modin setempat 2 Mempersiapkan larutan klorin

0,5%

Petugas kesehatan yang sudah terlatih

- air 25 liter dengan 200 gram kaporit - atau

dengan 22,5 liter air dan 2,5 liter bayclin

5 menit Larutan klorin sesuai dengan aturan yang berlaku

3 Membantu keluarga yang akan memandikan jenazah menggunakan alat pelindung diri

Petugas kesehatan yang sudah terlatih

Keluarga yang bersedia membantu memandikan jenazah

15 mnit Keluarga yang ikut memandikan sudah menggunakan alat pelindung diri

4 Mengangakat jenazah ke tempat memandikan jenazah oleh keluarga yang sudah menggunakan alat pelindung diri

Anggota keluarga yang sudah menggunak an alat pelindung diri dengan instruksi petugas terlatih

Keluarga yang sudah menggunaka n alat pelindung diri

5 menit Jenazah ada di tempat

memandikan jenazah

-5 Melepaskan semua pakaian yang digunakan jenazah, tidak boleh memangaku jenazah

Anggota keluarga yang sudah menggunak an alat pelindung diri dengan instruksi petugas terlatih

Keluarga yang sudah menggunaka n alat pelindung diri

5 menit Semua pakaian jenazah lepas

6. Menyiram jenazah dengan larutan klorin dan biarkan 10 menit

Petugas kesehatan yang sudah

Keluarga yang sudah menggunaka

(3)

terlatih n alat pelindung diri

7. Memandikan dengan air mengalir dan lakukan layaknya memandikan jenazah biasa

Anggota keluarga yang sudah menggunak an alat pelindung diri

Keluarga yang sudah menggunaka n alat pelindung diri

20 menit Jenazah

dimandikan sesuai standart

memandikan jenazah

8. Mengangkat jenazah untuk dilakukan pengkafanan dengan menggunakan plastic terlebih dahulu sebelum kain kafan

Anggota keluarga yang sudah menggunak an alat pelindung diri

Keluarga yang sudah menggunaka n alat pelindung diri dibantu oleh modin setempat

10 menit Jenazah dengan dimandikan sesuai standart

memandikan jenazah dengan penyakit menular

9. Mendesinfektan semua alat-alata dengan menggunakan larutan klorin 0,5% dahulu sebelum dicuci

Petugas kesehatan yang sudah terlatih

Petugas kesehatan yang sudah menggunaka n alat pelindung diri

10 menit Semua alat – alat terbebas dari virus dan penyakit menular lainnya

10 Mencuci alat-alat dengan sabun

Dan membilas dengan air bersih yang mengalir

Anggota keluarga yang memakai sarung tangan

Keluarga mengeringka n alat-alat yang sudah didesinfektan

20 menit Semua alat steril

FLOW CHART

memandikan jenazah dengan HIV/AIDS

Menyiapkan alat pelindung diri

Mulai

(4)

Menyiapkan larutan klorin 0,5%

Membantu memakai alat pelindung diri keluarga

jenazah

Mengangkat jenazah ke meja memandikan

Membuka pakaian jenazah

Siram dengan larutan klorin 0,5% diamkan selama 10 menit

Setelah 10 menit dimandikan sesuai dengan memandikan

jenazah biasa

Sebelum dikafani diberi lapisan plastik dulu

Diserahkan pada modin untuk di sholatkan

Jenazah dikubur seperti penguburan jenazah biasa

Semua alat yang brsentuhan dengan jenazah disterilkan dengan larutan

klorin 0,5% selama 10 menit

Semua alat yang brsentuhan dengan jenazah disterilkan dengan larutan

(5)

PEMERINTAH KABUPATEN BONDOWOSO DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS CERMEE

NOMOR SOP : TGL.

PEMBUATAN : TGL. REVISI : -TGL. EFEKTIF :

HALAMAN :

DISAHKAN OLEH

KEPALA PUSKESMAS CERMEE

Dr.

Habib Muzakki M.MKes NIP.19810212 201001 1 030 NAMA SOP : PENYULUHAN HIV / AIDS DASAR HUKUM / REERENSI : KUALIFIKASI PELAKSANA

- Permenpan 35 tahun 2012 - Keputusan kepala puskesmas

(6)

KETERKAITAN PERALATAN PERLENGKAPAN SOP Pengaturan Jadwal

SPO Rencana Pelaksanaan Kegiatan penyuluhan HIV

SOP Evaluasi kegiatan

- LCD Proyektor - Leaflet

- Poster

- Lembar balik

PERINGATAN PENCATATAN DAN PENDATAAN

Jika penyuluhan HIV/AIDS tidak dilakukan maka,masyarakat kurang mendapat informasi tentang HIV/AIDS

Dilakukan dengan teknik manual dan komputerisasi

No Aktivitas Pelaksana

Mutu Baku

Ketera ngan Persyaratan/

kelengkapan Waktu Output 1 Menyiapkan materi,

perlengkapan sosialisasi HIV/AIDS

Petugas kesehatan yang terlatih

1. MateriHIV /AIDS 2. Leaflet,

lembar balik,poste r tentang HIV/AIDS

60 mnit Materi dan perlengkapan sosialisasi selesai

-2 Menyiapkan undangan Petugas kesehatanyang terlatih

ATK 15

menit

Undangan selesai

3 Menyebarkan undangan Petugas kesehatan yang terlatih

1 hari Undangan dikirim

4 Menyiapkan sarana dan prasarana sosialisasi

Petugas kesehatan yang terlatih

LCD Proyektor Leaflet,

30 menit

(7)

poster, lembar balik 5 Melakukan sosialisasi

HIV/AIDS

Petugas kesehatan yang terlatih

60 menit

Sosialisasi HIV/AIDS terlaksana 6. Melakukan Tanya jawab seputar

HIV/AIDS

Petugas kesehatan yang terlatih

30 menit

Tanya jawab terselesaikan

FLOW CHART PENYULUHAN HIV/AIDS

Menyebar undangan

Menyiapkan sarana dan prasarana

Menyiapkan materi

Melakukan sosialisasi HIV/AIDS

Menyiapkan undangan

Melakukan Tanya jawab seputar HIV/AIDS

(8)

PEMERINTAH KABUPATEN BONDOWOSO DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS CERMEE

NOMOR SOP : TGL.

PEMBUATAN : TGL. REVISI : -TGL. EFEKTIF :

HALAMAN :

DISAHKAN OLEH

KEPALA PUSKESMAS CERMEE

Dr.

Habib Muzakki M.MKes NIP.19810212 201001 1 030 NAMA SOP : MEMAKAI ALAT PELINDUNG DIRI DASAR HUKUM/ REFERENSI: KUALIFIKASI PELAKSANA

Keputusan Kepala puskesmas CERMEE UU no.1 thn 1970 P514C

1. Petugas kesehatan 2. Keluarga pasien

KETERKAITAN PERALATAN PERLENGKAPAN

- SOP Mencuci tangan yang benar - SOP barang

- SOP membersihakan alat

- Alat pelindung diri - Sarung tangan

- Pelindung muka (masker dan kaca mata ) - Baju pelindung / apron

- Pelindung kaki

PERINGATAN PENCATATAN DAN PENDATAAN

Jika tidak memakai alat perlindungan diri maka resiko terinfeksi atau tertular penyakit akan lebih besar.

(9)

No Aktivitas Pelaksana

Mutu Baku

Keteran gan Persyaratan

/ kelengkapan

Waktu Output 1 Mencuci tangan dengan

menggunakan antiseptic dan dicuci di air mengalir

Petugas kesehatan

10 mnit Tangan bersih

-2 Menyiapkan semua alat pelindung diri

Petugas kesehatan

- Sarung tangan - Pelindung

muka (masker dan kaca mata) - Baju

pelindung / apron - Pelindung

kaki

10 menit Tersedia Semua alat pelindung diri

3 Mengecek alat pelindung diri dari bocor atau rusak

Petugas kesehatan

5 menit Tidak ada alat pelindung diri yang bocor atau rusak

4 Memakai alat pelindung diri satu persatu

Petugas kesehatan

- Sarung tangan - Pelindung

muka (masker dan kaca mata) - Baju

pelindung

(10)

/ apron - Pelindung

kaki 5 Memastikan semua alat

pelindung diri terpakai dengan baik

Petugas kesehatan

5 menit Semua alat pelindung diri terpasang dengan baik

6. Membuka semua alat yang telah terpakai satu persatu dan yang terahir dibuka adalah sarung tangan

Petugas kesehatan

10 menit Semua alat pelindung diri terlepas kecuali sarung tangan 7. Sebelum membuka sarung

tangan memisahkan alat – alat yang masih bisa dipakai dengan alat – alat yg langsung dibuang

Petugas kesehatan

2 timba / bak 15 menit Semua alat pelindung diri terpisah antara yang masih bias dipakai lagi dengan yang dibuang 8. Mensterilisasi alat yang masih

dipakai lagi dengan direndam pada larutan klorin 0,5%

Petugas kesehatan

- air 25 liter dengan 200 gram kaporit - atau

dengan 22,5 liter air dan 2,5 liter bayclin

10 menit Alat pelindung diri yang masih bias dipakai steril

9. Membuka dan mengubur semua sarung tangan dengan alat – alat lain yang tidak terpakai

Petugas kesehatan

lubang galian untuk

membuang alat pelindung diri yang tidak terpakai

(11)

FLOW CHART ALAT PELINDUNG DIRI

Mengecek alat pelindung diri dari

bocor atau rusak

Memakai alat pelindung diri satu persatu Cuci tangan dengan menggunakan antiseptic dan dicuci di air mengalir

Pastikan semua alat pelindung diri terpakai

dengan baik Menyiapkan semua

alat pelindung diri

Setelah semua alat terpakai dibuka satu persatu dan yang terahir

dibuka adalah sarung tangan

Sebelum membuka sarung tangan pisahkan alat – alat yang masih bisa

(12)

Selesai

Sterilisasi alat yang masih dipakai lagi dengan direndam pada larutan

klorin 0,5%

Setelah selesai sarung tangan baru dibuka dan dikubur dengan alat –

(13)

PEMERINTAH KABUPATEN BONDOWOSO DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS CERMEE

NOMOR SOP : TGL.

PEMBUATAN : TGL. REVISI : -TGL. EFEKTIF : HALAMAN

DISAHKAN OLEH

KEPALA PUSKESMAS CERMEE

Dr.

Habib Muzakki M.MKes NIP.19810212 201001 1 030

NAMA SOP : SPO Rencana Pelaksanaan Kegiatan penyuluhan HIV

DASAR HUKUM / REFERENSI: PELAKSANA

Permenpan no.35 tahun 2012 tentang Standar Penyusunan SPO AP

1. Dokter 2. Perawat 3. Bidan

KETERKAITAN PERALATAN PERLENGKAPAN

SOP Pelaksanaan RUK 1. Lembar Kerja/Rencana Kerja dan Anggaran 2. Rencana Usulan Kegiatan

3.Komputer dan Printer Scaner 4.Jaringan Internet

PERINGATAN PENCATATAN DAN PENDATAAN

Jika Rencana Pelaksanaan Kegiatan penyuluhan HIV/AIDS tidak dilakukan maka pelaksanaan kegiatan tidak akan berjalan dengan baik

Disimpan sebagai data elektronik dan manual

No Aktivitas Pelaksana Mutu Baku Keteran

gan Persyaratan

/

(14)

kelengkapan 1 Mempersiapkan Dana yang telah

disetujui

Pemegang Program HIV / AIDS

Disesuaikan dengan kebutuhan penyuluhan program HIV / AIDS

Sesuai Matriks

Dana tersedia sesuai kebutuhan program

-2 Melaksanaan kegiatan Pemegang Program HIV / AIDS

Disesuaikan dengan kebutuhan penyuluhan program HIV / AIDS

Sesuai Matriks

Target tercapai

3 Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan

Kepala Puskesmas dan Dinas Kesehatan

Laporan Hasil

Hasil pencapaian

FLOW CHART

(15)

NOMOR SOP : TGL.

PEMBUATAN : TGL. REVISI : -Mengevaluasi pelaksanaan

kegiatan

Mempersiapkan Dana yang telah disetujui

Melaksanaan kegiatan

(16)

TGL. EFEKTIF : HALAMAN

DISAHKAN OLEH

KEPALA PUSKESMAS CERMEE

Dr.

Habib Muzakki M.MKes NIP.19810212 201001 1 030

NAMA SOP

: SPO Rencana Pelaksanaan Kegiatan pengendalian penyakit menular dalam bemtuk kunjungan rumah

DASAR HUKUM / REERENSI : PELAKSANA

HUKUM : Permenpan no.35 tahun 2012 tentang Standar Penyusunan SPO AP

Petugas Kesehatan

KETERKAITAN PERALATAN PERLENGKAPAN

SOP Pelaksanaan RUK 1. Lembar Kerja/Rencana Kerja dan Anggaran 2. Rencana Usulan Kegiatan

3.Komputer dan Printer Scaner 4.Jaringan Internet

PERINGATAN PENCATATAN DAN PENDATAAN

1. Jika tidak dilakukan Rencana Pelaksanaan Kegiatan pengendalian penyakit menular dalam bemtuk kunjungan rumah

maka,kegiatan ini tidak akan berjalan lancar

Disimpan sebagai data elektronik dan manual

No Aktivitas Pelaksana

Mutu Baku

Kete rangan Persyaratan/

kelengkapan Waktu Output 1 Mempersiapkan Dana yang

telah disetujui

Pemegang Program HIV / AIDS

Disesuaikan dengan kebutuhan penyuluhan program HIV / AIDS

Sesuai Matriks

Dana tersedia sesuai

(17)

2 Melaksanaan kegiatan Pemegang Program HIV / AIDS

Disesuaikan dengan kebutuhan penyuluhan program HIV / AIDS

Sesuai Matriks

Target tercapai

3 Mevaluasi pelaksanaan kegiatan

Kepala

Puskesmas dan Dinas

Kesehatan

Laporan Hasil Kegiatan

Setelah pelaksan

aan kegiatan

Hasil pencapaian

FLOW CHART

RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR DALAM BEMTUK KUNJUNGAN RUMAH

Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan

Mempersiapkan Dana yang telah disetujui

(18)

PEMERINTAH KABUPATEN BONDOWOSO DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS CERMEE

NOMOR SOP : TGL.

PEMBUATAN : TGL. REVISI : -TGL. EFEKTIF : HALAMAN

DISAHKAN OLEH

KEPALA PUSKESMAS CERMEE

Dr.

Habib Muzakki M.MKes NIP.19810212 201001 1 030 NAMA SOP : KONSELING

(19)

1. Permenkes no.75 tahun 2014 tentang Puskesmas

2. SK Kepla Puskesmas Cermee No. .... tentang konseling

Petugas Kesehatan yang memiliki pengetahuan tentang HIV dan menguasai bahasa daerah (Madura)

KETERKAITAN PERALATAN PERLENGKAPAN

1. ATK

2. Form Konseling 3. Lesflet

PERINGATAN PENCATATAN DAN PENDATAAN

Jika Konseling tidak dilakukan maka akar masalah dan solusi tidak dapat dipecahkan

Disimpan sebagai data elektronik dan manual

No Aktivitas Pelaksana

Mutu Baku

Kete rangan Persyaratan/

kelengkapan Waktu Output 1 Memberi senyum dan

menyapa pasien Bidan - 10 Detik

2 Menjelaskan maksud dan

tujuan Bidan 1. ATK2.Form

Konseling 3.Lesflet

10 Mnt

3 Membuat rencana Konseling

Bidan 1. ATK

2.Form Konseling 3.Lesflet

10 Mnt

4 Melakukan tindakan Konseling

Bidan 1. ATK

2.Form Konseling 3.Lesflet

15 Mnt Pemeriksaan kesehatan dasar/ttv

5 Melakukan pengkajian Bidan 1. ATK

2.Form Konseling 3.Lesflet

20 Mnt Di dapatkan data yang sesuai 6 Melakukan evaluasi

tindakan

Bidan 1. ATK

2.Form Konseling 3.Lesflet

(20)

7 Mendokumentasikan Bidan 1. ATK 2.Form Konseling 3.Lesflet

10 Menit

Dalam register

Rekaman Historis

NO HALAMAN YANG DIRUBAH PERUBAHAN DIBERLAKUKA

N TANGGAL

FLOW CHART KONSELING

Melakukan tindakan Konseling

Menjelaskan kepada klien tentang tujuan

Membuat rencana konseling

(21)

PEMERINTAH KABUPATEN BONDOWOSO DINAS KESEHATAN

PUSKESMAS CERMEE

NOMOR SOP : TGL.

PEMBUATAN : TGL. REVISI : -TGL. EFEKTIF : HALAMAN

DISAHKAN OLEH

KEPALA PUSKESMAS CERMEE

Dr.

Habib Muzakki M.MKes NIP.19810212 201001 1 030 NAMA SOP : PENGENDALIAN HIV AIDS

DASAR HUKUM / REERENSI : PELAKSANA 1. SK Kepala Puskesmas Cermee No.

440/390e/430.10.2.2/2015 tentang Penetapan Penanggungjawab Program

2. Surat Perintah

Nomor:800/17.a/430.10.2.24/2015

1. Dokter 2. Perawat 3. Bidan

KETERKAITAN : PERALATAN PERLENGKAPAN :

(22)

1. SOP lab 2. Form Lab 3. Rekam medis 4. SOP Pendaftaran

1. Alattulis, 2. Register klien 3. Rekammedis

PERINGATAN : PENCATATAN DAN PENDATAAN

Komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait harus dengan langkah-langkah SOP ini

1. Dicatat dalam rekam medic 2. Buku register

No Aktivitas Pelaksana

Mutu Baku

Kete rangan Persyaratan/

kelengkapan Waktu Output 1 Mempersilahkan pasien

untuk masuk ke ruang pemeriksaan

Perawat Buku register

+ rekammedis 1 menit

2 Menganamnesa pasien

ttg keluhan Perawat Rekammedis 5 Menit

3 Menganamnesa pasien

ttg riwayat status sosial Perawat Rekam medis 10 Menit 4 Memberi penjelasan ttg

resiko kemungkinan penyakit yg diderita

Perawat leaflet 10 menit

5 Melakukan kesepakatan untuk pemeriksaan lebih lanjut

Perawat Rekam

medis+ Surat rujukan

5 menit

6 Mencatat keluhan pasien Rekam

medis+ Surat rujukan

5 menit

7 Menandatangani inform concent

Perawat Inform concent

1 menit inform concent 8 Membuat surat rujukan Perawat Surat rujukan 1 menit

9 Merujuk ke klinik VCT atau laboratorium rumah sakit / dinas kesehatan

Perawat Surat rujukan + Form laboratorium

Sesuai dengan kebutuha n

Rekaman Historis

NO HALAMAN YANG DIRUBAH PERUBAHAN DIBERLAKUKA

(23)

FLOW CHART

PENGENDALIAN HIV / AIDS

Menganamnesa pasien ttg keluhan Mempersilahkan pasien untuk masuk

keruang pemeriksaan

Menganamnesa pasien ttg riwayat status sosial

Memberi penjelasan ttg resiko kemungkinan penyakit yg diderita

Melakukan kesepakatan untuk pemeriksaan lebih lanjut

(24)

Mencatat hasil dan melaporkan kedokter bila ditemukan kelainan Menandatangani inform concent

Referensi

Dokumen terkait

Gangguan analisis dapat diatasi dengan sistem modulasi, detektor hanya mengukur perubahan intensitas cahaya yang diemisikan oleh hollow cathode, emiss dan unsur dalam

pembentukan karakter bangsa yang berbudi pekerti luhur sesuai dengan nilai dan moral Pancasila. Pendidikan Kepramukaan dinilai sangat penting. Melalui pendidikan kepramukaan

SKOR HASIL UJIAN TULIS SELEKSI PERANGKAT DESA SE-KABUPATEN SAMOSIR TAHUN 2016 KERJASAMA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN DENGAN PEMERINTAH KABUPATEN SAMOSIR.. LUMBANSIANTAR SIPINGGAN

Indeks kesamaan (IK) antar komunitas yang dihitung berdasarkan nilai penting jenis belta pada setiap tipe komunitas (Cox,1967 (14) ; Greigh-Smith, 1964 (16) menunjukkan

Waktu untuk menempatkan alat bor pada titik yang akan dibor lebih lama, karena ukuran burden tidak sama dengan ukuran spacing dan lubang bor yang akan dibuat

sendiri.Sebagaimana Nabi saw dihalang dan dicabar oleh kaumnya sendiri , maka dalam hal pelaksanaan perundangan Islam ini juga, te ntangan dan masalah itu adalah datang dari umat

Kategori detil ini dipilih karena bagian yang akan diukur jangkauan regangannya adalah bagian batang dari sistem rangka batang, dengan mengasumsikan bahwa

Dapat disimpulkan, konsep ta’dib adalah konsep pendidikan yang bertujuan menghasilkan individu beradab, yang mampu melihat segala persoalan dengan teropong