• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mengeksplorasi nilai nilai etis yang men

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Mengeksplorasi nilai nilai etis yang men"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN & ETIKA AKADEMIK

Mengeksplorasi nilai nilai etis yang menjadi keyakinan diri sebagai pegangan pribadi dan perlu

di bagi ke sesama teman

Disusun untuk memenuhi mata kuliah Filsafat Ilmu Pengetahuan dan Etika Akademik semester 1

Dosen Pengampu : Drs. Pra Adi Soelistijono M.Si

Disusun oleh : Fikry Zuledy Pamungkas

140 910 010 036

ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL FAKULTAS ILMU SOSIAL dan ILMU POLITIK

UNIVERSITAS JEMBER JEMBER

(2)

Tanggung Jawab

Tanggung jawab adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Contoh Orang Bertanggung Jawab :

Tri adalah seorang mahasiswa yang tekun. Ia selalu datang ke kelas lima belas menit sebelum kelas dimulai. Di dalam kelas ia selalu aktif berdiskusi dengan dosen dan teman-temannya. Ia tidak pernah mengeluh akan tugas-tugas yang banyak dan sulit ia selalu mengumpulkan apa saja tugas yang diberikan dosen sebagai pertanggung jawabannya kepada dosen. Ia pun aktif dalam organisasi yang ada di kampusnya. Sebagai mahasiswa ia dapat memberikan tanggung jawab kepada almamaternya dan sebagai seorang anak ia dapat memberikan tanggung jawab kedua orangtuanya.

Menurut saya, Tanggung jawab adalah perbuatan yang kita lakukan dalam kehidupan sehari- hari dan merupakan kewajiban. Tanpa tanggung jawab maka kehidupan akan kacau. Misal saja, ada seorang mahasiswa yang tidak melakukan tanggung jawabnya untuk belajar sebagaimana mestinya dilakukan seorang mahasiswa, maka kuliahnya tentu akan berantakan. Atau ada orang tua tidak menjalankan kewajbannya sebagai orangtua untuk mencari nafkah bagi anak-anaknya dan tidak mengajari anak-anaknya, tentu saja anak- anaknya akan mengalami kesusahan dan mengalami kebodohan.

(3)

Kemandirian

Setiap orang harus mempunyai sikap mandiri. Setiap orang dituntut untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara mandiri. Jangan sampai terus-terusan bergantung kepada orang lain. Kita harus berusaha untuk dapat sepenuhnya berdiri di atas kaki kita sendiri.

Kemandirian merupakan perilaku yang aktivitasnya diarahkan pada diri sendiri serta tidak mengharapkan pengarahan dari orang lain. Orang yang mandiri bahkan akan berusaha memecahkan masalah sendiri tanpa meminta bantuan dari orang lain.

Maka dari itu, kita harus bangkit menjadi pribadi yang mandiri. Manusia yang mandiri tidak akan terwujud selama ia tidak mempunyai sikap-sikap mandiri dan belajar menjadi pribadi yang mandiri. Pribadi yang mandiri itu sendiri memiliki beberapa karakteristik, yaitu:

a. Sikap mental yang baik b. Memiliki keberanian c. Menikmati proses.

d. Memiliki rasa tanggung jawab e. Mempunyai inisiatif

f. Percaya diri g. Berani bersaing. h. Ulet dalam kemajuan.

(4)

Sopan Santun

Menurut saya pribadi sopan santun itu adalah sikap seseorang terhadap apa yang ia lihat, ia rasakan, dan dalam situasi, kondisi apapun. Sikap santun yaitu baik, hormat, tersenyum, dan taat kepada suatu peraturan. Sikap sopan santun yang benar ialah lebih menonjolkan pribadi yang baik dan menghormati siapa saja. Dari tutur bicara pun orang bisa melihat kesopanan kita. Baik/buruk, misalnya lagi dalam situasi yang ramai dimana kita akan melewati jalan itu, jika kita sopan pasti kita akan mengucapkan kata permisi pak, bu…..dalam berteman pun seperti itu lebih menghargai pendapat teman walaupun pendapat itu berbeda, sebenarnya pengertian sopan santun ini sudah umum. Dan mungkin semua orang sudah mengerti apa itu sopan santun, karna sifat ini telah ditanamkan sejak kecil pada diri individu tersebut. Dan bagaimana kita mengembangkannya saja. Dalam kehidupan kita dan disekitar kita.

Terkadang sopan santun itu hilang pada diri kita, ketika kita sedang berhadapan dengan orang lain yang menyebalkan, contoh kecilnya saja, ketika kita berbelanja di suatu mall, kita bertanya pada si pelayan dengan baik-baik, tapi si pelayan ini malah menjawabnya dengan ketus, apalagi kalau kita menawar-nawat, dan hanya lihat-lihat tapi akhirnya tidak jadi membeli pasti si pelayan itu akan memasang muka ketus dan perkataan tidak enak, padahal pembeli itu kan raja. Sopan santun dapat dipengaruhi oleh apapun dan hal apa saja. Misalnya sopan santun yang buruk disebabkan oleh lingkungan yang tidak ada tata tertibnya, individu yang tak pernah mengenal pentingnya kepribadian, kurangnya pengenal sopan santun yang diajarkan oleh orang tua sejak dini, pembawaan diri individu itu sendiri. Kemudian sopan santun yang baik dapat dipengaruhi oleh latar belakang individu itu sendiri. Pendidikan yang cukup, pembawaan diri yang baik terhadap situasi apapun, tutur kata yang dijaga, terkadang faktor gen juga dapat mempengaruhi individu tersebut. Bagaimana nantinya setiap orang memiliki sikap sopan santun tetapi hanya kadarnya saja yang berbeda dan bagaimana kita mengembangkan sikap itu ?

(5)

sifatnya yang begitu berhati emas yang mampu menutupi kekurangannya. Lalu dalam perjamuan makan di meja makan semua nasi harus bersih dari apapun. Tidak boleh bunyi, dan harus menggunakan sendok dan garpu, setelah selesai makan sendok dan garpu diletakan secara silang dengan posisi sendok diatas dan garpu dibawah. Masih banyak lagi dengan pengertian sopan santun yang lebih spesifik dan mudah dimengerti, ini hanya bagian penglihatan saja secara kasat mata. Dan menurut pendapat saya belajarlah sopan santun sejak dini karna itu bisa membawa mu ketempat yang benar dan baik

Menghargai Orang Lain

Menghargai orang lain, mungkin suatu hal yang perlu untuk dibiasakan. Namun betapa sulitnya hal itu untuk dilakukan. arti menghargai seseorang yang sesungguhnya adalah kita harus menghargai segala sesuatu dan sekecil-kecilnya hal yang orang lakukan untuk kita, baik itu hal yang menurut kita kurang penting sampai hal yang terpenting sekalipun. Karena kita tidak akan bertahan hidup di dunia jika kita tidak dihargai oleh orang lain. jangan berharap dihargai apabila tidak mau menghargai orang lain, menjadi orang yang selalu sempurna memang tidak mungkin tetapi menjadi manusia yang berharga untuk orang lain adalah hal yang sangat mungkin.

Ada beberapa hal yang harus anda pahami dalam menghargai orang lain,yaitu 1.Mengerti perilaku manusia pada umumnya.

Walaupun manusia bermacam-macam tapi tidak menutup kemungkinan memiliki kesamaan,apalagi masih dalam satu daerah.Dengan mengerti perilaku manusia pada umumnya anda akan mudah untuk menghargai orang lain.

2.Menjadi orang lain.

Jadilah orang lain ketika anda ingin menghargai orang lain,jika anda diperlakukan seperti itu apakah orang lain akan merasa terhargai atau tidak ?

3.Teruslah berpikir positif kepada orang lain.

(6)

Referensi

Dokumen terkait

Tetapi mampukah kita menghargai orang-orang di sekitar kita, yang kita berikan derajat yang sama dengan diri kita: subjek dan subjek, sehingga kita bisa menghargai dia sebagai

tanggung jawab sosial adalah ketika perusahaan yang memiliki profitabilitas tinggi akan melakukan pengungkapan tanggung jawab sosial yang lebih luas dalam

Kemampuan kepemimpinan penting untuk dimiliki karena dengan memiliki hal tersebut kita sebagai individu akan mempunyai komitmen dan tanggung jawab yang besar untuk

Kinerja karyawan hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggung jawab

Tanggung jawab merupakan kebebasan yang tidak mencelakan atau menimbulkan kerugian bagi orang lain yang dilakukan dengan sikap mengahargai dan menghormati hak – hak orang

rasa percaya diri, akan bertindak mandiri, dengan membuat pilihan dan mengambil keputusan sendiri seperti menjalin relasi dengan orang lain, memiliki tanggung jawab dimana

Kita tahu kita masing-masing hendaknya memi- lih untuk menjadi teman bagi siapa saja di lingkungan kita, namun uskup dan presiden Lembaga Pertolongan memiliki tanggung jawab untuk

Tanggung jawab Tokoh Gian memiliki Karakter Tanggung jawab, Hal ini dapat dilihat dari salah satu kutipan teks berikut ini : -“ Aku hanya ingin menjadi anak yang baik untuk ayahku,