• Tidak ada hasil yang ditemukan

S PLB 0907008 Chapter1

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S PLB 0907008 Chapter1"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Furi Fatmawati Intan Sari , 2014

PENGARUH MODEL INSTRUCTIONAL GAMESDENGANPERMAINAN PETANI PINTAR UNTUK

MENINGKATKANPEMAHAMAN KONSEP BILANGAN 1-10

PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

No. 17/S1-Pkh/Oktober/2014 BAB I

PENDAHULUAN

A. LatarBelakangPenelitian

Setiapindividumemilikihak yang samadalammemperolehpendidikan, takterkecualianaktunagrahitaringan.

Anaktunagrahitaringanditandaiolehterhambatnyabeberapaperkembangan,

salahsatunyayaitupadaaspekperkembangankognitif.Kemampuankognitifanaktunag rahitaringanjauhtertinggalbiladibandingkandengantemansebayanya yang tidakmemilikiketerbatasan, untukmencapaikriteria-kriteria yang dicapaiolehanak normal,

anaktunagrahitaringanlebihbanyakmemerlukanulangan.Anaktunagrahitaringanmas ihdapatbelajarmembaca, menulis, danberhitungsederhanamelaluikegiatan yang diulang-ulangdenganvariatif.Somantri, S (2007, Hlm. 106) mengungkapkanbahwa:

Anaktunagrahitaringan, merekamasihdapatbelajarmembaca, menulisdanberhitungsederhanadenganbimbingandanpendidikan yang baik, namundengandemikiananaktunagrahitaringantidakmampumelakukanpenyesu aiansosialsecaraindependen.

Permasalahanyang ditemukansesuaidenganfakta dilapangan, terjadipadaanaktunagrahitaringankelas II SDLB, pemahamankonsepbilanganWL

dan ND masih kurang,

(2)

Furi Fatmawati Intan Sari , 2014

PENGARUH MODEL INSTRUCTIONAL GAMESDENGANPERMAINAN PETANI PINTAR UNTUK

MENINGKATKANPEMAHAMAN KONSEP BILANGAN 1-10

PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

No. 17/S1-Pkh/Oktober/2014 banyaknya pensil warna yang diambil tidak sesuai dengan apa yang diinstruksikan

oleh guru. Motivasi belajar kedua siswa rendah ketika mengikuti pelajaran matematika, ini terlihat dari sikap anak yang sering mengeluh ketika belajar matematika. Selain itu, kurangoptimalnyapemanfaatansaranaprasarana yang menunjang proses pembelajarankhususnyamatapelajaranmatematika.

Matematikamemegangperanan yang

sangatpentingdalamkehidupanmanusia.Bilakitacermati,

dalamkegiatanhidupnyasetiap orang akanterlibatdenganmatematika, mungkindalambentuksederhanadanbersifatrutinataumungkindalambentuk yang

sangatrumit. Disadariatautidak,

pengetahuantentangmatematikatelahseringdigunakanolehmasyarakatdalammenyel esaikanpermasalahansehari-hari.Hanyasajakebutuhandarisetiap orang berbeda-bedaada yang membutuhkanmatematikatingkatsederhana, sedang, sampai yang tingkattinggi.Permasalahan yang terjadipadaanaktunagrahitaringan yang kesulitanuntukmemahamimatematikapadakhususnyadalampemahamankonsepbila nganakanmenjadihambatanbesarbagianakjikatidakditanganidenganbaik.

Olehkarenaitu, diperlukanupayapenanganan yang

menyeluruhuntukmengatasimasalahtersebut.

Ketikaakanmenyampaikanmateripembelajaran, diperlukan media

dalampenyampaiannya. Padahakekatnya media

pembelajaranitudapatmempermudahpenyampaianmateri yang akandisampaikan.

Teknologi di Indonesia berkembangsangatpesat,

danmemungkinkanparapendidikuntukdapatmemodifikasiberbagai media pembelajaran yang sesuaidengankarakteristikindividu agar pembelajaranmenjadibervariasisertaanaklebihtertarikmengikutipembelajaran.Medi

a pembelajaran yang

(3)

Furi Fatmawati Intan Sari , 2014

PENGARUH MODEL INSTRUCTIONAL GAMESDENGANPERMAINAN PETANI PINTAR UNTUK

MENINGKATKANPEMAHAMAN KONSEP BILANGAN 1-10

PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

No. 17/S1-Pkh/Oktober/2014 yang di dalamnyaterdapatunsuraturandantantangan,

kemudianmenyediakanlingkungan yang

menarikdanmenyenangkandenganmenggunakangambar, animasi, danjugasuara

yang menimbulkanketertarikanpancaindera.

Dengansifatanaktunagrahitaringanyang cenderungmudahbosan, media pembelajaranberbasiskomputer model instructional gamesinicocokdigunakanuntukmeningkatkanpemahamankonsepbilanganpadaanak tunagrahitaringankarenamateripelajaraninidikemasdalambentukpermainan.

Berdasarkanpemaparan di atas,makapenelitimencobamengadakanpenelitian

yang berkenaandengan “Model instructional

gamesdenganpermainanpetanipintaruntukmeningkatkanpemahamankonsepbilanga

n 1 –10 padaanaktunagrahitaringan”.

B. IdentifikasiMasalah

Adapunbeberapamasalah yang

teridentifikasiberdasarkanlatarbelakangmasalah yang telahdipaparkansebelumnya, yaitu:

1. Kecerdasananaktunagrahita yang berada di bawah rata-rata berdampakpadarendahnyapemahamankonsepbilangan.

2. Penggunaan media pembelajaranberupabenda-benda di sekitaranakbelummampumenumbuhkanminatanakdalampembelajaran.

3. Kurangoptimalnyapemanfaatansaranaprasarana yang menunjangkegiatanpembelajaranmatematika di sekolah.

4. Model instructional

gamesdenganpermainanpetanipintardapatmenjadisalahsatualternatifdalammen ingkatkanpemahamankonsepbilangan 1-10 padaanaktunagrahitaringan.

(4)

Furi Fatmawati Intan Sari , 2014

PENGARUH MODEL INSTRUCTIONAL GAMESDENGANPERMAINAN PETANI PINTAR UNTUK

MENINGKATKANPEMAHAMAN KONSEP BILANGAN 1-10

PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

No. 17/S1-Pkh/Oktober/2014 Berdasarkanidentifikasimasalah yang telahdiuraikan di atas,

adabeberapapermasalahan yang teridentifikasi.Penelitimembatasipermasalahan yang akanditelititerkaitdengan :

1. Pemahamankonsepbilangan 1 – 10 padaanaktunagrahitaringan.

2. Pengaruh model

instructionalgamesdenganpermainanpetanipintaruntukmeningkatkanpemaha mankonsepbilangan 1-10 padaanaktunagrahitaringan.

D. RumusanMasalah

Merujukpadapembatasanmasalah di atas,

makapenelitimerumuskanpermasalahan, sebagaiberikut: “Apakah model

instructional

gamesdenganpermainanpetanipintarberpengaruhterhadappeningkatanpemahaman konsepbilangan1 –10 padaanaktunagrahitaringan?”

E. TujuandanKegunaanPenelitian

1. TujuanPenelitian

Tujuan yang

ingindicapaimelaluipenelitianiniadalahuntukmemperolehinformasidangambaran

yang jelasmengenaipengaruh model

instructionalgamesdenganpermainanpetanipintarterhadappemahamankonsepbilan gan 1 – 10 padaanaktunagrahitaringan.

2. KegunaanPenelitian a. KegunaanTeoritis

Dalamtataranteoritis,

(5)

Furi Fatmawati Intan Sari , 2014

PENGARUH MODEL INSTRUCTIONAL GAMESDENGANPERMAINAN PETANI PINTAR UNTUK

MENINGKATKANPEMAHAMAN KONSEP BILANGAN 1-10

PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

No. 17/S1-Pkh/Oktober/2014 suatuinformasitentangpengaruh model instructional games

denganpermainanpetanipintar. b. KegunaanPraktis

1) Siswamempunyaikemampuanmengoperasikan media pembelajaran model

instructional gamesdenganpermainanpetanipintardalambentuksoftwareini, sehinggadapatmempermudahsiswadalammemahamimaterikonsep bilangan 1-10.

2) Guru mempunyaikeahliankhususdalammengoperasikan media pembelajaran

model instructional

gamesdenganpermainanpetanipintardalambentuksoftware, kemudian media dalambentuksoftware

inidapatdigunakanuntukmempermudahsetiappenyampaianmaterimengenaikon sep bilangan 1 – 10 padaanaktunagrahitaringan.

Referensi

Dokumen terkait

digunakan untuk menyimbolkan pasangan elektron bebas. 5) Kecuali untuk atom hidrogen (yang akan memiliki dua elektron bila berikatan), atom umumnya.. akan memiliki delapan

 Psikologi Gestalt  menolak elementisme,berpandangan bahwa gejala kejiwaan harus dilihat sebagai keseluruhan (khususnya tentang “persepsi”).  Tokoh Psikologi Gestalt a.l

• Anak sudah dapat berempati dan menunjukkan perilaku prososial (kecenderungan untuk ingin menolong orang lain yang tidak seberuntung dirinya dengan sukarela)2.  membangun

[r]

Konselor sekolah bertanya berapa lama waktu yang ideal untuk digunakan dalam sesi konseling kelompok atau bimbingan kelompok.. Sebelum menjawab pertanyaan

kromosom memendek dan tampak lebih tebal, kromatid mulai tampak, nukleus tampak scr keseluruhan dan memiliki ½ jumlah kromosom semula. Masing2 kromosom memiliki 2 buah

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 131, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5433) bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik

Spektrum elektromagnetik dapat dibagi dalam beberapa daerah yang terentang dari sinar gamma gelombang, pendek berenergi tinggi ,sampai pada gelombang mikro dan gelombang radio