• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan Budidaya Padi - 9

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengembangan Budidaya Padi - 9"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Pengembangan Budidaya Padi - 9

Resiko Budidaya

Hama dan penyakit tanaman padi tentunya memang sangat merugikan bagi petani. Salah satu hama yang paling banyak merugikan petani adalah tikus. Tikus dapat dikendalikan dengan beberapa cara, yaitu dengan menutup lubang yang ada disekitar sawah yang digunakan sebagai tempat persembunyian. Selain itu, hama dan penyakit tanaman padi yang paling sering terjadi adalah penyakit tungro, ulat, dan penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB). Pengendalian hama dan penyakit dapat dilakukan dengan menanam varietas tahan, pemupukan rasionil/sesuai kebutuhan tanaman, jarak tanam tidak terlalu rapat dan pengairan teratur.

Mengenali Budidaya Padi

Padi merupakan salah satu tanaman budidaya terpenting dalam peradaban. Meskipun terutama mengacu pada jenis tanaman budidaya, padi juga digunakan untuk mengacu pada beberapa jenis dari marga (genus) yang sama, yang biasa disebut sebagai padi liar. Padi diduga berasal dari India atau Indocina dan masuk ke Indonesia dibawa oleh nenek moyang yang migrasi dari daratan Asia sekitar 1500 SM. Padi menghasilkan Nasi yang merupakan salah satu makanan paling populer terutama di Asia, di mana sebagian besar produksi dunia berlangsung. Padi ditanam secara komersial di lebih dari 110 negara. 5 negara penghasil teratas adalah Cina, India, Indonesia, Bangladesh, dan Vietnam.

Prospek Budidaya Padi

Padi atau Beras merupakan komoditas strategis berperan penting dalam perekonomian dan ketahanan pangan nasional, dan menjadi basis utama dalam revitalisiasi pertanian ke depan. Sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk, kebutuhan beras dalam periode 2005-2025 diproyeksikan masih akan terus meningkat. Kalau pada tahun 2005 kebutuhan beras setara 52,8 juta ton gabah kering giling (GKG), maka pada tahun 2025 kebutuhan

Kelompok Tani Ummat

Kelompok Tani Ummat merupakan salah satu mitra petani yang akan mengembangkan budidaya padi di daerah Ujung Genteng, Sukabumi. Kelompok tani ini memiliki 103 anggota kelompok dengan total lahan yang dikembangkan mencapai 92,16 hektar. Kelompok Tani yang diketuai oleh Bapak Solehudin, S.PD ini merupakan salah satu kelompok tani yg ikut turut serta dalam program pengembangan lahan padi seluas 1000 hektar di Sukabumi.

Program Pengembangan Periode Program Pengembangan Rincian Penerima Pinjaman Kebutuhan modal

Rp 1,843,200,000 Nilai per unit penyertaan

Rp 100,000 Estimasi bagi hasil

Bulanan 1% (12% p.a) Periode tanam 6 Bulan (1 kali siklus panen)

Periode penyertaan modal 12 November 2020 - 26 November 2020

Periode pengembangan budidaya 27 November 2020 - 26 Mei 2021

Jadwal bagi hasil Setiap akhir bulan dan

26 Mei 2021

Jadwal pengembalian pokok 26 Mei 2021*

Pelaku budidaya Kelompok Tani Ummat

Luas lahan 92.16 Ha Jumlah Petani

103 orang (termasuk ketua kelompok) Lama bertani

5 tahun

Prospektus

(2)

Proyeksi biaya produksi

Rincian penyertaan modal Pemilik Modal Total

Sewa lahan - -

Sewa alat pertanian dan panen - -

Tahap 1 Rp 531,302,400 Rp 531,302,400

Tahap 2 Rp 305,971,200 Rp 305,971,200

Tahap 3 Rp 404,121,600 Rp 404,121,600

Pasca Panen Rp 601,804,800 Rp 601,804,800

Total Penyertaan Modal Rp 1,843,200,000 Rp 1,843,200,000

Rincian penyertaan modal

Kategori Keterangan Quantity Jumlah Hari Pengukuran Unit Jumlah Unit Biaya per Unit Total Biaya

Pengeluaran Tahap 1

Pengolahan lahan (bajak sawah,

namping dll) 3 Orang 3 Hari Rp 270,000 Rp 2,430,000

Pengadaan benih ciherang/IR 64 5 Kantong - - Rp 75,000 Rp 375,000

Penyemaian 3 Orang 1 Hari Rp 60,000 Rp 180,000

Pupuk dasar (40% dari total pupuk)

organik 400 Kilo gram - - Rp 2,300 Rp 920,000

Aplikasi pemupukan I (tenaga kerja) 2 Orang 2 Hari Rp 60,000 Rp 240,000

Biaya penanaman 12 Orang 1 Hari Rp 60,000 Rp 720,000

Biaya Pemeliharaan 0-21 HST (penyiagaan gulma, pengendlian hama penyakit, kontrol air, obat-obatan)

3 Orang 10 Hari Rp 30,000 Rp 900,000

Rp 5,765,000

Pengeluaran Tahap 2

Pemupukan ke 2 (40%) 400 Kilo gram - - Rp 2,300 Rp 920,000

Penyemprotan 15 HST (pencegahan) 200 Liter 2 Orang Rp 1,500 Rp 600,000 Penyemprotan 25 HST (pencegahan) 200 Liter 2 Orang Rp 1,500 Rp 600,000 Penyemprotan 35 HST (pencegahan) 200 Liter 2 Orang Rp 1,500 Rp 600,000

Biaya Aplikasi pupuk 200 Liter 2 Orang Rp 1,500 Rp 600,000

Rp 3,320,000

Pengeluaran Tahap 3

Pemupukan ke 3 (20%) 200 Kilo gram - - Rp 2,300 Rp 460,000

Penyemprotan 45 HST (pencegahan) 200 Liter 2 Orang Rp 1,500 Rp 600,000 Penyemprotan 55 HST (pencegahan) 200 Liter 2 Orang Rp 1,500 Rp 600,000 Penyemprotan 65 HST (pencegahan) 200 Liter 2 Orang Rp 1,500 Rp 600,000 Biaya operasional panen

(pengangkutan gabah dan

penjemuran) 150 Karung - - Rp 7,500 Rp 1,125,000

Biaya Pendampingan 1 Paket - - Rp 1,000,000 Rp 1,000,000

(3)

Keterangan Unit Pengukuran Asumsi Panen Minimum

Bibit Pohon

-Buah/Pohon Kg

-% Kerugian karena Gagal Panen %

-Panen/Tahun Kg 3,500

Harga Jual Rata-Rata/Kg IDR 9,000

Proyeksi panen

Proyeksi laba rugi

Pendapatan Target

Penjualan hasil panen Rp 2,903,040,000

Pajak -

Total Pendapatan Rp 2,903,040,000

Harga Pokok Penjualan

Tahap 1 Rp 531,302,400 Tahap 2 Rp 305,971,200 Tahap 3 Rp 404,121,600 Pasca Panen Rp 601,804,800 Total HPP Rp 1,843,200,000 Biaya Modal Pasca Panen Pengeringan 1 Paket - - Rp 1,000,000 Rp 1,000,000 Penggilingan 1 Paket - - Rp 2,000,000 Rp 2,000,000 Packaging 1 Paket - - Rp 530,000 Rp 530,000 Sewa - - - - - -Dryer 1 Paket - - Rp 1,000,000 Rp 1,000,000 Harvester 1 Paket - - Rp 1,000,000 Rp 1,000,000

Traktor & Alsintan 1 Paket - - Rp 1,000,000 Rp 1,000,000

Rp 6,530,000

Total Biaya Produksi/ha Rp 20,000,000

(4)

*Perhitungan pengembalian ditampilkan hingga akhir periode agar lebih menggambarkan keseluruhan kalkulasi. Namun bagi hasil program ini akan diberikan secara bulanan.

Pengembalian hasil hingga akhir periode

Pengembalian dana Per tahun

Nilai Pinjaman Modal Rp 1,843,200,000

Tingkat Imbalan Hasil/Tahun 12.00%

Nilai Imbal Hasil/Bulan Rp 18,432,000

Periode Tanam (Bulan) 6

(5)

Layanan yang disediakan oleh PT. Tani Fund Madani Indonesia (“TaniFund”) diatur dan tunduk pada Syarat dan Ketentuan yang berlaku, terdapat pada www.tanifund.com.

TaniFund adalah anak perusahaan dari PT Tani Hub Indonesia (“TaniHub”) yang bergerak dibidang penjualan produk pangan secara online dimana menghubungkan antara petani dengan pelaku usaha seperti hotel, restoran, katering, ritel modern, pedagang tradisional, dan pabrik makanan.

Setiap program pengembangan budidaya yang kami selenggarakan telah melalui proses seleksi yang ketat disertai dengan perhitungan resiko dan keuntungan yang terukur berdasarkan analisis dan penilaian tim TaniFund. Walaupun demikian, resiko kehilangan sebagian atau seluruh dana yang anda sertakan masih melekat karena kemungkinan terjadinya faktor-faktor yang terjadi diluar kuasa TaniFund.

Segala performa masa silam, proyeksi, perkiraan, atau simulasi hasil tidak semata-mata mengindikasikan performa atau potensi performa masa depan dari program pengembangan budidaya yang kami selenggarakan.

Sebelum anda bertindak atas informasi yang tersedia didalam prospektus ini, anda disarankan untuk

mencari saran finansial, pajak, dan legal yang independen atau melakukan investigasi independen

yang dibutuhkan atau wajar atas program pengembangan budidaya yang kami selenggarakan.

Cohive 101, Lt. 17

Jl. Mega Kuningan Barat Blok E.4.7 No. 1 Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan 12950

Referensi

Dokumen terkait

Nilai guna dan nilai pilhan dari TNDS Masy, informan kunci, Pemda Kab, BalaiTNDS Survey rumah tangga, Observasi, Analisis fungsi, Analisis NET Manfaat dan

Hal ini sejalan dengan pendapat Anne dan Duggan ( 1998 ) yang menyatakan bahwa tindak kekerasan pengabaian psikis dapat terjadi apabila keluarga tidak pernah lagi

Data hasil post test peserta didik kelas X IIS-2 pada siklus III setelah menggunakan media animasi mengalami peningkatan hal ini dikarenakan mereka sudah

Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Dalam meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VI SDIT Bina Anak Sholeh Klaten Tahun Pelajaran 2013/2014.. Danang Dwi

Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh kombinasi antara penggunaan varietas dengan pupuk organik yang dapat menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang baik

Dimana dialog tersebut mengartikan adanya tindakan dari Keuskupan Agung Gereja Katolik dalam membungkam setiap orang terutama jurnalis yang akan mempublikasikan segala hal

Popularitas sosiometrik dapat diartikan bagaimana seseorang disukai oleh seorang individu. Keinginan ini berkolerasi oleh perilaku prososial. Mereka yang bertindak

Urutan materi Laju Reaksi dalam CD Interaktif ini dimulai dari konsep laju reaksi dimana siswa dituntun untuk menemukan konsep dari membaca grafik yang ditampilkan,