• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kata Pengantar n dFtar isi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kata Pengantar n dFtar isi"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr.Wb

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat, taufik dan hidayah – Nya serta sholawat dan salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul Bahaya Asap Rokok bagi Kesehatan.

Makalah ini dilaksanakan untuk memenuhi Tugas Ujian Akhir Semester mata kuliah Bahasa Indonesia. Adapun penyusunan makalah ini tidak lepas dari bantuan semua pihak, baik secara moril maupun materil. Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada :

1. Orang tua dan saudara yang telah membantu dan memberikan dukungan tanpa henti.

2. Drs. Fauzan sebagai dosen pembimbing mata kuliah Bahasa Indonesia. 3. Teman – teman FKIP Matematika dan Komputasi kelas 1A yang telah

membantu penulis.

4. Semua pihak yang tidak dapat penulis sebutkan tetapi telah penulis repotkan dalam menyusun makalah ini.

Terima kasih atas bimbingan, saran, dan petunjuk yang telah diberikan sehingga makalah ini dapat selesai sesuai waktu yang diharapkan.

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan. Semoga makalah yang penulis susun ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan yang luas bagi pembaca.

Wassalamu’alikum Wr.Wb

Malang, Desember 2009

Penulis

ABSTRAKSI

Bahaya rokok bagi kesehatan kadang dianggap remeh oleh sebagian orang, apalagi bagi mereka perokok berat. Di balik kegunaan atau secuil manfaat rokok, ternyata banyak mengandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok

(2)

(perokok aktif) maupun orang yang di sekitarnya ( perokok pasif ). Faktor lingkunganlah penyumbang terbesar mengapa orang itu mulai merokok. Di dalam rokok terdapat 3 bahan yang paling berbahaya, yaitu adanya Nikotin yang dapat menghentikan pernapasan, menaikkan tekanan darah dan mempercepat denyut jantung. Karbon monoksida yang dapat menyingkirkan oksigen yang seharusnya diperlukan tubuh. Tar merupakan pemicu timbulnya kanker.

Rokok merupakan faktor risiko untuk sekurang – kurangnya 25 jenis penyakit, diantaranya adalah kanker pundi kencing, kanker perut, kanker usus dan rahim, kanker mulut, kanker esophagus, kanker tekak, kanker pancreas, kanker payudara, kanker paru, penyakit saluran pernapasa kronik, strok, osteoporosis, jantung, kemandulan, putus haid awal, melahirkan bayi yang cacat, keguguran bayi, bronchitis, batuk, penyakit ulser peptic, emfisima, otot lemah, penyakit mulut, dan kerusakan mata. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang beracun dan menyebabkan kanker. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung 3 kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengiritasi mata dan pernapasan.

Upaya penanggulangan yang diberikan antara lain dengan adanya penerangan dan penyuluhan khususnya bagi generasi muda, adanya prevensi dan motivasi untuk menghentikan merokok. Bagi yang sulit untuk menghentikan kebisaan merokok, cara yang diberikan adalah dengan mengunyah permen apabila dorongan untuk merokok itu timbul.

Kata kunci : rokok, nikotin, karbon monoksida, tar, kanker

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR... i

ABSTRAKSI ………... ii

(3)

DAFTAR ISI... iii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang... 1

1.2 Rumusan Masalah. ... 2

1.3 Tujuan ………... 2

1.4 Manfaat ………... 2

BAB II PEMBAHASAN

2.1 Orang Mulai Merokok... 3

2.2 Tiga Bahan Rokok yang Paling Berbahaya ... 4... 2.3 Bahaya Rokok terhadap Kesehatan ………...

7

2.4 Upaya Penanggulangan Bahaya Rokok ……….. 15...

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan... 17

3.2 Saran ... 17

DAFTAR PUSTAKA ……….... 18

Referensi

Dokumen terkait

Sebelum mengikuti perkuliahan, mahasiswa dapat mempelajari buku ajar Teknologi Pengolahan Hasil Ternak ini sehingga akan memperoleh gambaran yang jelas, mendalam

Kebijakan Mitigasi Risiko Operasional Sistem Pembayaran yang.. Diselenggaraka oleh Bank

Kemoterapi untuk pasien kanker serviks dengan regimen paklitaksel karboplatin dan paklitaksel cisplatin memerlukan terapi selama enam seri, dimana setiap seri kemoterapi

Oktober 2004 tentang Rencana Bisnis Bank Umum, cakupan Rencana Bisnis Bank sekurang-kurangnya meliputi ringkasan eksekutif, kinerja Bank saat ini, penerapan manajemen

DER dapat menunjukkan tingkat risiko suatu perusahaan dimana semakin tinggi rasio DER, maka perusahaan semakin tinggi resikonya karena pendanaan dari unsur hutang

3 Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan paru 4 Penanggulangan penyakit menular TBC termasuk dalam sasaran program nasional 5 Berkembangnya ilmu pegetahuan dan

Karyawan ketiga, Dana (nama asli disamarkan) dalam wawancara menyatakan “kekurangan dari hotel ini kantinnya kurang terurus atau kurangnya dukungan untuk melakukan

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh motivasi internal yang terdiri dari ekspektasi pendapatan dan toleransi atas risiko, dan motivasi eksternal yang