• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PEMBERIAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PROBLEM SOLVING TERHADAP MEMINIMALISIR KECEMASAN SISWA DALAM PERENCANAAN KARIR SISWA SMP NEGERI 1 BATANG KUIS T.A 2015/2016.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PEMBERIAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PROBLEM SOLVING TERHADAP MEMINIMALISIR KECEMASAN SISWA DALAM PERENCANAAN KARIR SISWA SMP NEGERI 1 BATANG KUIS T.A 2015/2016."

Copied!
32
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3.1 Pemberian SkorAngket (SkalaLikert) ..................................................

Referensi

Dokumen terkait

4.1 Diagram hasil observasi aktivitas siswa pratindakan 71 4.2 Diagram hasil pretest menggambar ilustrasi 73 4.3 Grafik nilai terendah, nilai rata-rata, dan tertinggi 74

Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) modul bimbingan karir berbasis problem solving approach untuk meningkatkan perencanaan arah karir dinilai layak, (2) modul

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SMP Negeri 2 Winong Pati diperoleh hasil yang menunjukkan masih banyaknya siswa yang kurang mempunyai kemampuan pemecahan

Data yang diperoleh dari hasil analisa deskriptif, menunjukkan nilai tertinggi ( maximum ), nilai terendah ( minimum ), rata-rata ( mean ) dan standar deviasi dari setiap

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata dengan menggunakan metode creative problem solving adalah 77 dari skor maksimal 100 dan skor

Hasil pembahasan dan analisis data tersebut disimpulkan layanan bimbingan kelompok teknik problem solving dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah belajar pada siswa

Hasil Perhitungan Data Pretes dan Postes Kelas Eksperimen Pretes Postes Rata-rata 60,08 74,60 Standar Deviasi SD 74 108 Variansi S2 5.493 11.769 Skor Tertinggi 80 92 Skor

Sedangkan hasil posttest siswa di kelas kontrol nilai tertinggi siswa Max adalah 90 dan nilai terendah Min adalah 53, jumlah skor keseluruhan 3279 dengan nilai rata-rata dari hasil