Analisis efisiensi pemasaran ikan hias di Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor
Teks penuh
Dokumen terkait
[r]
mengkategorikan seluruh rumah tangga pembudidaya ikan (100%) kedalam keluarga sejahtera tahap dua (KSII).. Karakteristik pembudidaya ikan yang memiliki hubungan nyata dengan
Lembaga pemasaran responden ditelusuri melalui metode bola salju ( snowball sampling ) yaitu berdasarkan informasi petani kepada siapa komoditas tersebut
Dari keempat saluran pemasaran benih &an lele dumbo, &an 4 lebih efisien daripada saluran 1,2 dan 3, dengan majm terkecil sebesar 26,7 % dan fanner's s h e
[r]
[r]
Farmer’s share dan rasio keuntungan biaya (total) terbesar terdapat pada saluran 3 (pembudidaya, pedagang pengumpul, pedagang pengecer dan konsumen) sebesar 59,13 % dan 389,26
Biaya pemasaran dikeluarkan oleh pedagang pengumpul yang terdiri dari biaya tenaga kerja Rp 500/Kg yaitu biaya untuk karyawan harian, biaya transportasi Rp 620/Kg yaitu