Analisis Efisiensi Pemasaran Nenas Studi Kasus di Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan analisis efisiensi pemasaran, marjin dan bagian harga yang diterima petani pada saluran pemasaran dalam bentuk buah pala seutuhnya adalah sebesar Rp 3.362,16 dan
diperoleh petani, menganalisis saluran dan fungsi pemasaran yang dilakukan lembaga.. pemasaran wortel, dan menganalisis efisiensi pemasaran wortel yang dilihat
Rendahnya persentase petani dalam kelompok ini disebabkan karena akses langsung menjual nenas ke eksportir dapat dilakukan bila petani tersebut memiliki lahan yang luas
penggunaan faktor produksi usahatani yang efisien secara teknik, harga serta. ekonomi dan memberikan keuntungan maksimal
Margin pemasaran adalah perbedaan harga/ selisih harga yang dibayar oleh konsumen dengan harga yang diterima oleh
Pendapatan kotor merupakan penerimaan usaha pengolahan buah nenas dan nangka menjadi keripik dihitung dari jumlah produksi yang dihasilkan dikalikan dengan harga. Jumlah
Saluran II Pada saluran II petani menjual produksi kubis kepada pedang pengumpul dengan harga Rp 1.300/Kg.Pada penelitian ini petani menjual kubis yang memiliki berat diatas 2 Kilogram
Saluran Pemasaran II Saluran pemasaran II dilakukan oleh 12 petani atau 33,3% petani pepaya menjual hasil panennya ke tengkulak selanjutnya tengkulak akan menjual pepaya ke pedagang