• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ekobiologi kerang sepetang (Pharella acutidens Broderip & Sowerby, 1828) di Ekosistem Mangrove Pesisir Kota Dumai Riau

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Ekobiologi kerang sepetang (Pharella acutidens Broderip & Sowerby, 1828) di Ekosistem Mangrove Pesisir Kota Dumai Riau"

Copied!
172
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Kerangka pendekatan pemecahan masalah penelitian ekobiologi kerang Pharella  acutidens
Gambar 3. Daur hidup kerang giant clam Tridagna (Sumber: King 1995)
Tabel 1  Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian ekobiologi kerang sepetang
Gambar  4  Peta lokasi penelitian dan penempatan stasiun�
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berbagai upaya dilakukan untuk tetap menjaga kelestarian ekosistem mangrove di Kota Tarakan dan kawasan Binalatung khususnya, seperti program rehabilitasi ekosistem

Gempabumi  berkekuatan  9,0­9,3  MW  yang  diikuti  tsunami  mengakibatkan  kerusakaan  infra-  struktur  dan  ekosistem  mangrove di  pesisir timur  Pulau 

Hal ini ditunjukkan dengan nilai kerapatan pohon yang diteliti adalah 3955.56 Ind/Ha dan 7800 Ind/Ha, Ketebalan mangrove termasuk kategori tebal dan ekosistem mangrove di

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang meliputi penyuluhan tentang pengelolaan ekosistem mangrove dan demonstrasi proses penanaman bibit mangrove di Kelurahan

Tujuan riset ini adalah untuk memperoleh data keanekaragaman dan kerapatan mangrove, mendapatkan status biofisik ekosistem mangrove di Karangsong Indramayu, mengevaluasi daya

Kepadatan Kerang Lokan Kepadatan kerang lokan pada vegetasi mangrove di perairan Tanjung Unggat tergolong rendah dibandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya diwilayah lain,

Ketiga, Dari hasil wawancara dapat disimpulkan sarana dan prasarana dalam pemeliharaan ekosistem mangrove di wilayah pesisir pantai kecamatan bungus teluk kabung kota padang, sarana

Dokumen ini membahas tentang pemetaan kerapatan ekosistem mangrove menggunakan Index Diferensi Normalisasi Vegetation di pesisir Kota