ANALISIS DISTRIBUSI TATA NIAGA DAN EFISIENSI PEMASARAN PUPUK BERSUBSIDI DI KABUPATEN JEMBER
Teks penuh
Dokumen terkait
Dari hasil analisis regresi faktor-faktor produksi pada usahatani padi sawah di desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, penggunaan pupuk
Pengaruh perlakuan B 1 F 2 (bahan organik 20 ton/ha yang disertai pupuk NPK dengan dosis Urea 200 kg/ha, SP-36 200 kg/ha dan KCl 100 kg/ha) menghasilkan Jumlah daun jagung (42
Hasil penelitian menujukkan bahwa, pola distribusi pupuk bersubsidi yang ada di Kabupaten Klungkung saat ini, dimana pola distribusi ini terdiri atas 9 (sembilan) kios
yang lebih intensif terhadap pemasaran pupuk bersubsidi yang dilakukan produsen atau distributor dimana semua biaya yang dikeluarkan tersebut ditanggung oleh Pemda sehingga
Bi = Biaya penyaluran pupuk bersubsidi Ki = Keuntungan penyaluran subsidi pupuk N = Jumlah lembaga penyaluran pupuk bersubsidi (Harifudin, 2011).. Pupuk bersubsidi adalah pupuk
Predictors: (Constant), Tali, Penyusutan, Pajak, NPK, TSP, KCL, Sewa Lahan, SP, Posca, Goni, Urea, Herbisida, Bibit. Dependent
Akan tetapi Petani di Desa Fatumtasa hanya membeli dua jenis pupuk yaitu pupuk urea dan pupuk NPK, karena selera petani dalam membeli pupuk sesuai dengan pengalaman dalam menggunakan
Faktor produksi yang sudah efisien dalam penggunannya pada usahatani padi sawah lebak adalah benih, pupuk urea, pupuk NPK dan pestisida dan tenaga kerja sedangkan pupuk SP-36