• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kajian Imunopatologi Sistem Limforetikuler Mencit (Mus musculus) pada Persembuhan Luka Operasi dengan Pemberian Minyak obat Luka Rantau

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kajian Imunopatologi Sistem Limforetikuler Mencit (Mus musculus) pada Persembuhan Luka Operasi dengan Pemberian Minyak obat Luka Rantau"

Copied!
82
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambaran mikroskopik timus..............................................
Gambar 1  Mencit sebagai hewan laboratorium. (Sumber: http://news service.  stanford.edu/news/2005/august24/gifs/mice_smooth.jpg)
Gambar 2  Buah  kelapa ( Cocos nucifera). (Sumber: http://www.wikihow.com/  images/c/c6/Cracked_coconut.JPG)
Tabel 1  Senyawa-senyawa aktif dari minyak kelapa murni dalam mengatasi
+7

Referensi

Dokumen terkait

Waktu penutupan luka pada kelompok perlakuan (madu) lebih cepat dan bermakna secara statistik (p < 0,05) dibandingkan dengan kontrol negatif dan setara dengan kontrol

Pada penelitiaan ini menunjukkan tidak adanya perbedaan yang nyata dari penggunaan dosis 0,1 dan 0,2 ml/ekor ekstrak minyak jintan hitam terhadap luas ovarium, luas folikel

Hasil uji lanjut Beda Jarak Nyata Duncan (BJND) dari efektivitas ekstrak daun jambu biji terhadap penyembuhan luka bakar pada m encit menunjukkan bahwa TPO sebagai kontrol

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa terdapat perbedaan antara kelompok kontrol negatif, kelompok kontrol positif dan kelompok kontrol uji

Hasil analis menunjukan bahwa kelompok kontrol negatif memiliki perbedaan jumlah geliat yang bermakna

Dengan demikian pemberian ekstrak etanol teripang getah pada luka incisi kulit mencit dapat mempercepat kesembuhan luka, karena kandungan bioaktif yang

Kelompok I K I/ Kontrol Normal Kelompok II K II/ Kontrol Negatif Kelompok III K III/ Positif Kelompok IV K IV/ Perlakuan 1 Kelompok V K V/ Perlakuan 2 Kontrol normal hanya

Sehingga dari data tersebut, kelompok kontrol positif berbeda secara signifikan terhadap kelompok kontrol negatif, kelompok uji 1, kelompok uji 2 dan tidak berbeda secara signifikan