• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kolesterol Plasma dan Pertumbuhan Tikus Putih (Spraque Dowley) yang Diberi Ampas Sagu dan Limbah Udang dengan Level yang Berbeda

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Kolesterol Plasma dan Pertumbuhan Tikus Putih (Spraque Dowley) yang Diberi Ampas Sagu dan Limbah Udang dengan Level yang Berbeda"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)

Gambar

Tabel 1. Susunan bahan pakan dan kandungann nutrien ransum yang diuji

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ampas tahu fermentasi (ATF) dalam ransum terhadap kecernaan bahan kering (KcBK), kecernaan protein kasar

Kesimpulan umum yang dapat dikemukakan adalah sebagai berikut: waktu optimum fermentasi ampas sagu adalah 5 minggu dengan kadar protein kasar, protein murni, selulosa dan

Hasil penelitian menunjukkan pemberian ampas sagu dan limbah padat kelapa sawit memberikan hasil berbeda nyata pada parameter jumlah polong dan tidak berbeda nyata

Hal ini menjelaskan bahwa pemberian komposisi fermentasi ampas sagu dan kotoran sapi berbeda sangat nyata terhadap pertambahan populasi cacing tanah (L.rubellus), dan

(1989) menyatakan bahwa secara fi sik, kitin membatasi enzim pencernaan terhadap protein dan lemak menyebabkan kecernaan rendah saat dikonsumsi ternak. Penggunaan limbah udang

Berdasarkan hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa ransum perlakuan dengan perbedaan level ampas sagu fermentasi dan non fermentasi menghasilkan data yang tidak berbeda

Penggunaan produk fermentasi campuran ampas sagu dan ampas tahu sampai level 21% dalam ransum tidak menurunkan performa ayam broiler, tetapi dapat menurunkan kan- dungan

kualitas protein ransum dengan dilakukannya teknik fermentasi pada limbah udang sehingga mempengaruhi kecepatan pertambahan bobot badan pada ayam kampung dan adanya