Persepsi adalah proses psikologis yang
didasari
oleh
rangsangan
yang
diterima oleh pancaindra, kemudian di
artikulasikan
dalam
pikiran
representasi mental (proses kognisi).
(
Russell Veitch and Daniel Arkkelin, 1995)
Stimulus detection adalah pekerjaan sistem sensori dasar untuk mengenali perubahan yang terjadi di lingkungan.
Stimulus recognition apabila ada stimuli yang telah terdeteksi dan dikenali terus menerus setiap hari, membuat hal ini menjadi tidak masalah lagi.
Stimulus discriminaton: Peningkatan jumlah dalam sebuah stimulus yang mengharuskan individu melakukan “catatan” pembedaan dalam setiap tingkatan stimulus.
Teori Gestlat:
Getslat juga berbicara mengenai holistik asumsinya
”the whole is greater than the sum of the parts”.
Teori Persepsi Lingkungan
Teori
functionalism:
bahwa
sebenarnya
makna
itu
telah
ada
sebelumnya
di
lingkungan, dan dengan mekanisme sensori
yang kita miliki disambungkan kembali
(“pre
Learning teori:
Probabilistic functionalism
Environ
ment
Perception
Berpikir tentang lingkungan
Bagaimana individu memproses informasi dan mengatur pemahamannya mengenai karakteristik lingkungannya.
Orientation Kategorisasi Sistematisasi Manipulasi Encoding
Environmental Perception, Cognition, and Attitudes/Kelompok 3
Environmental Perception, Cognition, and Attitudes/Kelompok 3
Perbedaan lingkungan
Migram dkk. memberikan sebuah formula
untuk mengenali suatu area:
R=
f
(C x D)
Kesalahan dalam peta kognisi
Karakteristik fisik tidak selalu cenderung tepat dan rinci dari peta kognisi. Mengapa ?
Down & Stea menunjukkan bahwa:
1. Bentuk peta kita tidak lengkap (antara rincian yang kecil
[minor] dan yang utama[mayor])
2. Kita cenderung mengubah peta tersebut. misalnya
dipengaruhi oleh jarak (dekat-jauh) kita dengan kondisi yang sebenarnya.
3. Terkadang kita menambahkan cakupan yang sebenarnya
tidak ada dalam peta tersebut.
4. Kita seringkali menonjolkan sesuatu yang tidak
semestinya.
3. Perbedaan Individu
◦ Beberapa orang memiliki kemampuan yang lebih
dalam membentuk peta kognitif dibandingkan yang lain. Hal ini dapat dipengaruhi oleh gender status sosial ekonomi,
Menurut Appleyard, peta kognisi laki-laki
umumnya lebih akurat dibanding perempuan.
◦ Familiarity yang berbeda. Sedikit mempunyai pengalaman terhadap area tertentu.
◦ Perbedaan mobilitas (gerakan) orang. Misalnya perbedaan peta kognisi antara istri yang
Sikap tidak bisa secara langsung di amati , akan tetapi harus melalui tindakan nyata dari tingkah laku.
Kebanyakan teori setuju jika sikap itu merepresentasikan kecenderungannya terhadap sesuatu yang nyata seperti menganalisis sebuah object atau suatu pemikiran yang positif atau negatif ( eagly & chaiken,1993)
Our expressed attitudes may imperfectly
predict our behavior because both are subject to other influences
People’s expressed attitudes are sometimes
Manusia adalah mahluk yang majemuk, sulit
didefinisikan secara terbatas. Oleh kerena itu sebaiknya di definisikan dari sudut pandang tujuan pembicaraan.
S. Kaplan dan R. Kaplan (1989):
Manusia adalah mahluk berakal sehat (man is a reasonable person) dan berbeda dengan
Akal sehat tergantung pada situasi
Manusia mencoba mengerti lingkungannya
berdasarkan pengertiannya sendiri daripada kondisi lingkungan yang sebenarnya
Manusia selalu ingin tahu agar mempunyai
pedoman dan berdaya menghadapi lingkungan
Mahluk yang sangat majemuk, berbeda dan
unik. Manusia ingin mendapat atau
memenuhi semua kebutuhannya dalam
jumlah yang diinginkannya. Keseimbangan yang dicari manusia tidak pernah sama
Dunia adalah satu-satunya habitat yang
sesuai bagi manusia saat ini
SDA terbatas
Bumi telah dan terus dirusak oleh kehidupan
yang ada
Dampak penggunaan tanah oleh manusia
terkumulasi
Kehidupan yang berkelanjutan adalah ciri
Manusia semakin merusak lingkungan
Lingkungan mempengaruhi cara berfungsinya manusia
Untuk memperbaiki lingkungan perlu
memperbaiki nilai-nilai, sikap dan tingkah laku manusia terhadap lingkungan
Manusia adalah komponen lingkungan yang paling dominan
Manusia bisa merusak bila dia tamak
Manusia berubah dari sangat dipengaruhi alam menjadi mempengaruhi alam
Di Barat: manusia memberi jarak pada alam
untuk mengenali alam dan mencari jawaban tentang alam semesta → alam untuk diteliti
Di Timur: manusia tidak terpisah dari alam,
Psikologi lingkungan adalah ilmu tentang perilaku yang multidisiplin, baik dasar dan terapan serta orientasi, yang fokus pada
keterkaitan sistematis antara lingkungan fisik , lingkungan sosial, perilaku manusia individu dan pengalaman (Arkkelin dan Veitch).
Psikologi lingkungan adalah bidang psikologi yang khusus meneliti hubungan timbal balik
antara lingkungan fisik dengan tingkah laku dan pengalaman manusia (Holahan, 1982)
Psikologi Lingkungan adalah ilmu tentang saling hubungan antara tingkah laku dengan
Tingkah laku dan lingkungan adalah satu unit
yang dipelajari delam keadaan saling terkait (pendekatan holistik)
Hubungan antara lingkungan dengan
manusia dan tingkah lakunya adalah hubungan timbal balik
Pusat perhatiannya pada masalah teoritis dan
terapan
Lewin’s statemen dalam menggambarkan
keterkaitan antara manusia dengan lingkungannya : B =
f
( P, E )Artinya manusia bereaksi pada lingkungan, manusia mempunyai rencana rangkaian aksi pada saat ia berada dalam suatu lingkungan. Jadi jangan mengabaikan
P/person
, ia adalah peserta aktif dalam hubungannya denganB1
B2
B3
B4
B3
Perso n
Plan
Travel Environment 1 (E1)/
Persepsi tentang lingkungan dibangun atas pengalaman, dimana hasil penting dari
pengalaman dan pembelajaran persepsi akan mebangun asumsi dan skema tentang
lingkungan.
Sehingga dari gambar sebelumnya akan terbentuk skema :
- Bogor itu macet, sehingga ketika saya
nantinya mau ke bogor maka saya harus bisa mencari transport alternatif supaya terhindar dari macet