• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peranan Pupuk Kalsium pada Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Belum Menghasilkan Umur 1 Tahun (TBM I)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Peranan Pupuk Kalsium pada Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Belum Menghasilkan Umur 1 Tahun (TBM I)"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 2  Pertumbuhan kelapa sawit TBM 1 selama penelitian
Tabel 4  Lingkar batang terhadap berbagai dosis kalsium
Tabel 5  Jumlah pelepah terhadap berbagai dosis kalsium
Tabel 7  Luas daun terhadap berbagai dosis kalsium
+4

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian Santi dan Goenadi (2008) menunjukkan bahwa kombinasi penggunaan pupuk organik dan pupuk anorganik menghasilkan pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, berat

Respons linier yang diperoleh merupakan respons linier negatif yang artinya bahwa belum dapat ditentukan dosis optimum karena peubah yang diamati akan terus

Pemberian pupuk organik dengan taraf dosis 30 kg tanaman -1 tahun -1 pada percobaan 1 menghasilkan pertumbuhan kelapa sawit umur satu tahun pada tanah marginal

Hal ini sesuai dengan pendapat Kusumo (1984) bahwa dalam melakukan pemberian limbah padat PKS harus memperhatikan tingkat dosis yang diberikan, sebab jika terlalu

Berdasarkan hasil analisis tanah awal bahwa pemberian pupuk organik plus dengan dosis 750 kg/ha, menunjukkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan pemberian

Analisis dampak aplikasi limbah terhadap tanaman dilakukan dengan membandingkan kandungan unsur hara daun dan perolehan produksi antara lahan yang diaplikasikan

Kandungan klorofil TBM-2 kelapa sawit menunjukkan hasil yang tidak berpengaruh nyata terhadap perlakuan pemupukan unsur Ca pada 15– 26 BST, hal ini sesuai dengan

Hal ini sesuai dengan pendapat Kusumo (1984) bahwa dalam melakukan pemberian limbah padat PKS harus memperhatikan tingkat dosis yang diberikan, sebab jika terlalu