• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK AKAR TUBA (Derris elliptica(Roxb) Bent) TERHADAP MORTALITAS ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.) SECARA IN-VITRO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK AKAR TUBA (Derris elliptica(Roxb) Bent) TERHADAP MORTALITAS ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.) SECARA IN-VITRO"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK AKAR TUBA (Derris elliptica(Roxb)

Bent) TERHADAP MORTALITAS ULAT GRAYAK (Spodoptera litura F.)

SECARA IN-VITRO

Oleh: MUFIT TRIYAWATI ( 02330020 )

Biology

Dibuat: 2007-04-11 , dengan 3 file(s).

Keywords: Akar Tuba, Mortalitas, Ulat grayak

Serangan hama ulat grayak menjadi kendala dalam pengembangan budidaya tanaman pertanian. Petani biasa menggunakan pestisida sintetik dalam pengendalian hama pada tanaman seperti sawi, tomat, tembakau, kapas, dan lain-lain. Akan tetapi pemakaian pestisida sintetik secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan bahaya keracunan. Dampak negatif yang disebabkan oleh pestisida sintetik menjadikan pestisida nabati sebagai alternatif dalam pengendalian hama dan penyakit pada tanaman. Salah satu tumbuhan yang dapat digunkan sebagai insektisida nabati adalah akar tuba (Derris elliptica) mengandung bahan beracun yang disebut retenon. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak akar tuba (Derris elliptica) terhadap mortalitas ulat grayak (Spodoptera litura F) secara in-vitro. 2) untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak akar (Derris elliptica) tuba yang paling efektif terhadap ulat grayak (Spodoptera litura F) secara in-nitro.

Jenis penelitian ini adalah eksperimen sungguhan (True Eksperimental Research), tempat dan waktu penelitian dilaksanakan dilaboratorium biologi universitas muhamadiyah malang pada tanggal 15-30 november 2006 . Variabel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu konsentrasi ekstrak akar tuba (Derris elliptica), variabel terikat adalah mortalitas ulat grayak, variabel kontrol adalah suhu dan cahaya. Rabcangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu K1 (konsentrasi 5%), K2 (konsentrasi 10%), K3 (konsentrasi 15%)dan K4 (konsentrasi 20%), dan 5 kali ulangan. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data varian satu arah.

Referensi

Dokumen terkait

Kabupaten Malang Jawa Timur.Tujuan penelitian adalah mengetahui pemberian dosis yang tepat ekstrak akar tuba (Derris elliptica) dalam pembiusan transportasi untuk mengetahui tingkat

Tahap   keempat , proses pengujian tingkat kerusakan daun akibat semprotan pestisida dari ekstrak  akar tuba ( Derris  

Penggunaan ekstrak akar Derris elliptica sebenarnya dapat dilakukan penelitian lebih lanjut dengan mencoba mengaplikasikannya sebagai bioinsektisida di sawah untuk

Tahap   keempat , proses pengujian tingkat kerusakan daun akibat semprotan pestisida dari ekstrak  akar tuba ( Derris  

2003, Akar tuba (Derris elliptica) merupakan tumbuhan perdu yang memiliki kandungan aktif dominan berupa rotenon. Senyawa ini merupakan senyawa isoplavon yang

Jumlah Hama Penggerek Polong (Etiella zinckenella) Yang Mati Setelah Pemberian Insektisida Hayati Yaitu Campuran Ekstrak Akar Tuba (Derris Elliptica) dan Ekstrak Daun

sejalan dengan peningkatan konsentrasi, ini disebabkan oleh pengaruh rotenone yang terdapat pada larutan ekstrak tumbuhan akar tuba (Derris elliptica L.) yang

sejalan dengan peningkatan konsentrasi, ini disebabkan oleh pengaruh rotenone yang terdapat pada larutan ekstrak tumbuhan akar tuba Derris elliptica L.. yang mempengaruhi kandungan