PEREN CAN AAN I N D USTRI PEN GOLAH AN I N STAN T D I SUM ATERA SELATAN
RI D W AN SYAH , STP
Ju r u sa n Te k n ologi Pe r t a n ia n Fa k u lt a s Pe r t a n ia n Un ive r sit a s Su m a t e r a Ut a r a
I . PEN D AH ULUAN 1 .1 La t a r Be la k a n g
Sum at era Selat an m erupak an salah sat u daerah penghasil k opi y ang besar di I ndonesia, t et api sum bangan nilai t am bahny a belum opt im al k arena hasil k opi daerah ini m asih diekspor at au dij ual dalam bent uk k opi beras, salah sat u upay a unt uk m eningkat kan nilai t am bah hasil kopi Sum at era Selat an adalah dengan m endirikan indust ri hilir yang berbahan baku kopi bij i unt uk nengahasilkan produk olahan kopi yait u kopi inst ant .
Lok asi y ang berpot ensi unt uk pendirian indust ri k opi inst an di Sum at era Selat an secara prorit as adalah Kabupat en Lahat , Kabupat en Ogan Kem iring Ulu, Kabupat en Muara Enim dan Kody a Palem bang, di k eem pat alt enat if lok asi ini k et ersedian bahan bak u dan input produk si t erj am in.
1 .2 D e sk r ipsi Kopi I n st a n t
Kopi inst an m erupak an k opi y ang bersifat m udah larut dengan air ( soluble) t anpa m eninggalkan serbuk. Pengolahan kopi inst an yang essensial berupa produksi ekst rak kopi m elalui t ahap : penyangraian ( roast ing) , penggilingan ( grinding) , Ekst raksi, Drying ( Spray Drying m aupun Freze Drying) dan pengem asan produk.
Kegem aran ak an k opi inst ant hingga k ini am at t ergat ung pada selera perorangan. Konsum si produk ini cenderung m eningkat di kalangan m asyarakat y ang sebelum ny a t idak m engenal lezat ny a m inum an k opi. Hal ini k irany a berkait an pula dengan k em udahan m eny iapk an m inum an k opi dari k opi serbuk . Dinilai penggunaan nam a I nst ant unt uk produk ini sangat t epat dan m engena unt uk prom osi produknya.
Peny aj ianny a dapat dibuat sedem ik ian rupa dengan k em asan y ang m enj aga m ut u baik produknya, dibuat khusus unt uk cukup seduhannya secangkir sam pai kem asan 1 ons, ¼ kg, ½ kg, dan 1 kg.
Kopi inst ant lebih gam pang m enyeduhnya ket im bang kopi bubuk, dem ikian j uga rendem en kopinya kopi inst an m engandung 35- 50 persen sedangkan kopi bubuk sekit ar 15% . Kelem ahan kopi inst an pengolahannya j auh lebih m ahal k et im bang k opi bubuk .
I I . ASPEK PASAR D AN PEM ASARAN
yang berusia diat as 25 t ahun lebih banyak m inum kopi dibanding konsum en yang lebih m uda.
Dengan dem ik ian pem asaran k opi inst ant ini, segm ent asi pasarny a didasarkan pada dem ografi, y ait u pem bagian pasar berdasark an hal- hal y ang ada pada diri m anusia sepert i usia, j enis kelam in, t ingkat pendidikan, pendapat an dan lain- lain sert a didasarkan pada prilak u k onsum en y ang m em beli barang.
Produk dari indust ri kopi inst ant ini direncanakan selain m em enuhi kebut uhan lokal ( daerah Sum at era selat an) j uga unt uk kebut uhan Nasional sert a kem ungkinan ekspor. Mengingat Pruduk kopi inst ant ini produk baru t ent u m em iliki kelem ahan diant arany a produk belum dik enal oleh k onsom en dan j uga belum m em puny ai m arket share, Oleh k arena it u produk baru k opi inst an ini harus dapat bersaing dalam hal harga produk yang dij ual lebih m urah dan produk baru ini harus m am pu m em berikan pelayanan kepada konsum en dengan cara- cara yang lebih m em uaskan dibanding produk lain yang sudah dikenal oleh konsum en.
Pada indust ri k opi inst an ini direncanak an unt uk dij ual di superm ark et , hot el-hot el, kant in, t oko- t oko klont ong, w arung, dan j uga unt uk indust ri m akanan sepert i unt uk cit a rasa kue- kue basah, es krim , kue pukis, serabi dan m akanan kecil lainnya.
Unt uk m endapat k an panggsa pasar diperluk an k egiat an prom osi dan pem asaran unt uk bisa m enggam barkan dan m engenalkan cit ra produk yang dit aw arkan. Pengiklanan dapat dilak uk an m elalui m edia ( TV, radio, surat k abar, m aj alah dan sebagainya at au m enj adi sponsor unt uk m usik dan olah raga t erut am a y ang disuk ai oleh anak m uda dan pria dew asa.
Unt uk k em ungk inan ekspor dit uj uk an k epada negara- negara Asia, Eropa Barat dan Aust ralia dim ana konsum si kopi inst ant sekit ar 11- 13 ribu t on set ahun, di I nggris k onsum en lebih m eny uk ai k opi inst ant dibanding dengan k opi bubuk . Di Am erika Serikat konsum si kopi sangat dipengaruhi oleh pola kehidupan yang m enyukai hidup yang serba gam pang. Golongan m uda dan um um nya orang- orang t idak punya w akt u unt uk m enunggu kopi panas sam pai cukup hangat unt uk dim inum . Dim ana kiranya orang sem akin m em ilih m enyukai kopi inst ant , t erut am a k arena m udahny a m em buat m inum an k opi. Dengan k opi inst ant t idak perlu m endidihkan air dan m enunggu kopi hangat sam pai bisa dim inum . Dengan kopi inst ant cuk up m em buat k opi dengan air hangat dan langsung dapat dim inum ( Spillane, 1990) .
Penet apan harga produk k opi inst ant ini Rp. 80.000/ k g at au Rp 8.000/ 100 gr k opi inst ant dan harga ini lebih m urah dibandingk an dengan produk lain y ang sudah dik enal y ait u sek it ar Rp 8.500/ 100 gr k opi inst ant . Harga pesaing j uga dij adik an dasar dalam penet apan harga, k arena dengan harga y ang relat if t idak j auh berbeda dan k ualit as y ang baik dan penem pat an posit ioning y ang baik m ak a diy ak ini pasar dapat diraih.
I I I . ASPEK TEKN I S D AN TEKN OLOGI S
3 .1 Pe n ga da a n Ba h a n Ba k u
areal t anam an dan t ingkat produksi yang m eningkat t iap t ahunnya sebagaim ana t erlihat pada t abel 1.
Tabel 1. Luas dan Produk si Perkebunan k opi di Sum at era Selat an ( 1992- 1998)
Ta h u n Lu a s ( h a ) Pr odu k si ( t on )
1992 240.980 73.295 1993 242.261 83.500 1994 242.355 83.756
1995 174.220 100.989
1996 241.032 94.389 1997 249.306 94.389
1998 256.548 108.122
Sum ber : ( Dinas Perkebunan Sum selm , 1998 dalam I ndarm ansyah, 2000)
Dalam perencanaan pendirian pabrik k opi inst an di Sum at era selat an aspek k et ersediaan bahan bak u m enj adi dasar dalam penent uan perancangan k apasit as pabrik. Dengan luas lahan m encapai 256.548 Ha pad a t ahun 1998 dengan produksi 108.122 t on k opi, m ak a pot ensi pengem bangan indust ri k opi inst ant sangat t erbuk a lebar.
Menurut Sisw oput rant o ( 1993) Bahan bak u unt uk k opi inst an ini lebih baik digunak an k opi Robust a k arena rendem en y ang lebih t ingi dibandingk an j ik a m enggunak an k opi Arabika, I ndust ri k opi inst an j uga m em erluk an bij i- bij i k opi y ang berm ut u baik dan t anpa cacat . Hany a uk uran bij i k opi t idak dem ik ian diperm asalahkan karena m em ang t idak m em erlukan kenam pakkan bij i yang seragam . Pengadaan bahan bak u dapat dilak uk an dengan dengan sist em cont rac farm ing dari peny alur di daerah Kabupat en Lahat , Kabupat en Muara Enim , Kabupat en Ogan Kom ering dan Kody a Palem bang.
3 .2 Pe n e n t u a n Lok a si Pa br ik
Hasil Pem ilihan alt ernat if lokasi yang dianalisis dengan m enggunakan AHP ada 4 k abupat en sebagai alt ernat if y ait u Kabupat en Lahat , Kabupat en m uara Enim , Kabupat en OKU, dan kodya palem bang m aka dipilih Kabupat en Lahat sebagai priorit as pert am a sebagai lok asi pengem bangan indust ri div ersifikasi k opi. Dilok asi t ersebut input produk si y ang t erdiri dari bahan bak u ( k opi beras) dan bahan pem bant u, t enaga k erj a, sarana t ransport asi dan infrast ruk t ur, k et ersediaan dan kont inuit asnya bahan baku dapat t eram in, m asyarakat det em pat sangat m endukung adany a indust ri olahan k opi dan sesuai dengan rencana k ebij ak an Pem erint ah Sum sel. Selain it u let aknya sangat st rat egis dan di w ilayah ini t ersedia prasarana list rik, t elekom unikasi, air bersih yang didukung dilalui j alan lint as sum at era.( lndaharm ansyah,2000) .
3 .3 Ka pa sit a s Pr odu k si
Kapasit as produk si adalah v olum e at au j um lah out put y ang dapat dihasilkan dalam sat u- sat uan w akt u t ert ent u. Penent uan kapasit as produksi suat u indust ri didasarkan at as analisis pasar, k et ersediaan bahan bak u, j um lah t enaga k erj a dan kapasit as m esin dan slat .
t ahun ke- 1 ( 262,5 kg/ hari) , 90.000 kg unt uk t ahun ke- 2 ( 300kg/ hari) , dan 112.500 kg unt uk t ahun 3 sam pai ke 10 ( 375 kg/ hari) .
3 .4 Te k n ologi Pr ose s Pe m bu a t a n k opi in st a n t
Proses pem buat an k opi inst ant t erdiri dari t ahapan peny angraian ( roast ing) , penggilingan ( grinding) , Ekst raksi, Drying ( Spray Drying m aupun Freze Drying) dan pengem asan produk ( Varnam dan Sut herland, 1994) .
Kopi inst ant pada dasarny a dihasilkan dari ekst rak si k opi bubuk y ang t elah disangrai m elalaui percolat or- percolat or ukuran pabrik, yang ukurannya bisa m encapai 6.5 m et er. Ekst raksi dilakukan dengan air panas dan dengan t ekanan. Diperoleh produk agak padat y ang disebut liquor y ang k em udian disaring m elalui t it er- filt er dan k em udian dik eringk an.
Pengeringan liqour m enj adi serbuk- serbuk kopi dilakukan m elalui proses spray dry ing at au t reze dry ing. Produk ny a disebut k opi inst ant . Kopi inst an harus dilindungi dengan cara m enerapkan pengem asan sesuai sebelum didist ribusikan ke t oko- t oko, rit el at au unt uk pesanan pasar. Kem asan st andar yang digunakan saat ini kert as m em bran at au alum unium t oil dan kaleng dari bahan t im ah. Unt uk produk rit el, k em asan y ang digunak an berupa bot ol gelas dengan t ut up plast ik berulir. Kem asan perencanaan indust ri k opi inst an ini adalah plast ik ( Sisw oput rant o, 1993) .
Sy arat m ut u k opi inst ant disaj ik an pada Tabel2 berik ut ini Tabel2. Sy arat Mut u Kopi I nst ant
N o. Ur a ia n Pe r sya r a t a n
1 Keadaan ; Bau dan rasa Norm al
2 Air Mak s. 4.5 %
3 Abu 7- 14 %
4 Kealk alian dari abu 80- 140 %
5 Kaffein 2- 8 %
6 Jum lah gula Mak s. 10 %
7 Padat an t idak larut dalam
air
Maks. 0.25 % ( b/ b)
8 Cem aran logam :
Tim bal ( Pb) Tem baga ( Cu) Arsen ( As)
Mak s. 2 m g/ k g Mak s. 30 m g/ k g Mak s. 1 m g/ k g
9 Mikrobiologi :
Kapang Bak t eri
Maks. 50 koloni/ g < 300 k oloni/ g Sum ber : ( Depart em en Perindust rian RI . 1983)
I V . ASPEK M AN AGEM EN OPERASI ON AL
4 .1 Ke t a n a ga Ke r j a a n
Tenaga k erj a m erupak an salah sat u fak t or pent ing dalam berlangsungny a dalam berlangsungny a suat u indust ri. Tanpa adany a t enaga k erj a y ang baik dan berkualit as m ak a indust ri t idak ak an berj alan dengan lancar. Ket ersediaan t enaga k erj a di Sum sel diasum sik an cuk up m em adai bagi k ebut uhan indust ri k opi inst ant .
Jum lah t enaga k erj a y ang diperluk an pada indust ri k opi inst ant m eliput i t enaga kerj a langsung berj um lah 15 orang dan t enaga kerj a t idak langsung bej um lah 12 orang. Rincian ket enaga kerj aan dapat dilihat pada lam piran 2.
4 .2 Ke le m ba ga a n Pe r u sa h a a n
Perencanaan k elem bagaan perusahaan indust ri k opi int ant ini adalah Perseroan t erbat as. Alasanny a m odal inv est asi sebesar Rp 2.930.409.500 m erupak an suat u m odal y ang cuk up besar, dan inst ri k opi inst ant y ang ak an didirikan t erm asuk kedalam j enis indust ri yang m em iliki resiko t inggi, sehingga t idak m ungk in dit anggung oleh beberapa orang saj a.
Keunt ungan bent uk Perusahaan Terbat as adalah :
1. Modal y ang dapat dik um pulk an bisa lebih besar j ik a dibandingk an dengan bent uk perusahaan lain
2. Kem am puan perusahaan unt uk m em peroleh kredit lebih besar
3. Diasum sikan m asyarakat set em pat m elalui koperasi ikut m em liki m odal/ saham pada perusahan indust ri k opi inst an ini.
4. Ak an m eningk at k an k epercay aan m asy arak at dan pem erint ah t erhadap perusahan indusri k opi inst ant t ersebut .
V . ASPEK EKON OM I D AN FI N AN SI AL 5 .1 Asu m si D a sa r
Sebelum dilakukan analisis finansial unt uk pendirian indust ri kopi inst ant diperluk an beberapa asum si dasar ant ara lain:
1. Harga bahan bak u k opi beras dengan k asar air 13% Rp. 7500 per k ilogram . 2. Harga Produk k opi inst ant Rp 80.000 ( USD 8 k urs Rp 10.000) .
3. Rendem en k opi inst ant sebesar 25% .
4. Um ur proyek 10 t ahun berdasarkan um ur ekonom i invest asi m esin dan peralat an sert a bangunan.
5. Kapasit as pabrik 112.500 kg kopi inst an dengan t ingkat produksi t ahun pert am a 70% , t ahun kedua 80% dan t ahun ket iga sam pai kesepuluh sebesar 100% .
6. Modal perusahaan 30% dan m odal pinj am an 70% . 7. Penyusut an dihit ung dengan m et ode garis lurus
8. Besarnya paj ak penghasilan dikenakan berdasarkan PP No. 21 Tahun 1994 adalah 10% unt uk penghasilan sam pai Rp 25 j ut a, 15% unt uk penghasilan ant ara Rp 25 j ut a sam pai 50 j ut a, dan 30% unt uk pengahasilan lebih dari Rp 50 j ut a.
9. Masa pem bayaran kredit invest asi adalah sat u t ahun set elah kredit diam bil dengan cicilan yang besarnya sarna set iap t ahun selam a 10 t ahun
10.Jum Jah hari kerj a dalam sebulan 25 hari, sat u hari kerj a selam a 8 j am ( 1 shift ) . 5 .2 Ke bu t u h a n I n v e st a si
k ont igensi diasum sik an sebesar 10% dit am bah dengan m odal k erj a aw al selam a 3 bulan dapat dilihat pada lam piran 1.
Kont ingensi m erupakan sej um lah cadangan unt uk keperluan yang t idak t erduga. Cadangan ini diperlukan unt uk m enghadapi perubahan yang t idak t erduga dalam j enis dan j um lah at au unt uk m enut upi biaya lain karena kesalahan perhit ungan.
Kebut uhan m odal k erj a selam a 3 bulan diuraik an pada t abel 3 berik ut
N o. Pe n ggu n a a n Bia ya ( Rp)
1 Bahan bak u 590.625.000
2 Plast ik k em asan 78.750.000
3 Solar ( Lt ) 9.544.500
4 Air 1.050.000
5 List rik 3.150.000
6 Kay u bak ar 1.050.000
7 Met hy lene Chlorida 288.750.000
8 Tenaga k erj a langsung 41.400.000
9 Tenaga k erj a t idak langsung 27.720.000
[image:6.612.86.529.182.335.2]Tot al 1.042.039.500 Tabel 3 : Kebut uhan m odal k erj a selam a 3 bulan
5 .3 Su m be r da n St r u k t u r Pe m bia y a a n
I nv est asi proyek dibiay ai 30 % m odal perusahaan sendiri dan 70 % m odal pinj am an.Kredit invest asi ini seluruhnyua dit erim a pada t ahun ke nol ( m asa konst ruksi) dengan m asa pinj am an selam a 10 t ahun. Masa t enggang w akt u pem bayaran kredit adalah sat u t ahun set elah kredit diam bil dengan cicilan pokok yang besarnya sam a set iap t ahun dan pem bayaran bunga sebesar 18% dilakukan set iap t ahun selam a 10 t ahun ( dapat dilihat pada lam piaran 5.) .
Proyeksi Rugi Laba
Proyeksi rugi laba pada indust ri kopi inst ant dengan DER 70: 30 dapat dilihat pada lam piran 8. Laba bersih m erupak an nilai y ang diperoleh dari pengurangan t ot al penerim aan dikurangai dengan t ot al produksi, penyusut an, Bunga Bank dan paj ak penghasilan ( 30% ) . Pada t ahun pert am a t elah diperoleh laba sebesar Rp1.0254.456.532.
Proyeksi Aliran Kas ( Cash Flow )
Arus kas m erupakan laporan penerim aan dan pengeluaran kas yang m enunj ukkan t ransaksi uang t unai yang berlangsung selam a priode t ert ent u. Proyeksi arus kas pada indust ri kopi inst ant ini dapat dilihat pada lam piran 9.
Saldo diperoleh dengan m engurangkan arus kas m asuk dengan kas keluar. Kas kum ulat if hingga t ahun ke- 10 adalah Rp15.570.273.702, indust ri kopi I st ant pada t ahun ke- 2 sudah m enghasilkan saldo Rp1.154.676.646.
5 .4 An a lisa Ke la ya k a n I n v e st a si
Kr it e r ia I n v e st a si Sa t u a n N ila i
NPV Rp 85.974.295.7 I RR % 36.7
Net B/ C - 1.6
PBP Tahun 2.9
Hasil analisis PBP m enunj ukkan nilai 2.9 art inya proyek set elah beroperasi selam a 2 t ahun 9 bulan m aka dapat m engem balikan m odal pendiriannya, t it ik im pas produksi ( BEP) unt uk set iap t ahun diperoleh 10.730 kg kopi inst ant art inya pada produksi t ersebut proyek m encapai keunt ungan dan biaya invest asi yang sam a. Nilai I RR m enunj ukkan lebih besar dari suku bunga yang diasum sikan sebesar 18% , berart i proyek m em punyai kem am puan unt uk m engem balikan pinj am an dan bunga sert a dapat m em peroleh k eunt ungan.
Dari hasil analisis finansial indust ri kopi inst an layak dikem bangkan di Sum at era Selat an, karena sem ua nilai perhit ungan dan asum si- asum si yang digunakan t elah m em enuhi krit eria kelayakan suat u proyek.
D AFTAR PUSTAKA
Alan H. Varnam and Jane P. Sut herland, 1994. Bev erages Technology , Chem est ry and Microbiology. Chapm an and Hall, London.
I ndaharm ansyah, 2000. Kaj ian Div ersifikasi I ndust ri Pengolahan Kopi di Sum at era Selat an. Tesis. Program St udy TI P Pasca Sarj ana I PB. Bogor.
Sisw oput rant o, P .S. 1993. Kopi I nt ernasional dan I ndonesia. Kanasius. Jak art a. Spillane. J. J. 2000. Kom odit i Kopi perananny a Dalam perek onom ian I ndonesia.
Kanasius. Jakart a.