Analisa Komponen Kimia dan Uji Antibakteri Asap Cair Tempurung Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada Bakteri Staphylococcus aureus Dan Pseudomonas aeruginosa
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil analisis GC-MS terhadap sampel asap cair cangkang sawit menunjukkan 3 golongan besar senyawa, yaitu kelompok asam organik, aldehida, dan fenolik (Tabel 1).. Luas
Tujuan dari penelitian ini adalah identifikasi komponen kimia asap cair tempurung kelapa dengan menggunakan Gas Chromatography Mass Spectroscopy (GCMS) dan mempelajari
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa – senyawa kimia yang ada dalam asap cair grade 3 dari bahan baku tempurung kelapa, tongkol jagung
Pembuatan Produk Asap Cair Murni Asap cair yang masih berwarna kehitaman dapat dimurnikan melalui dua tahap yaitu tahap destilasi dan tahap penyaringan
Pemisahan senyawa aroma “keras menyengat” dari asap cair tempurung kelapa dengan metode adsorpsi menggunakan arang aktif dengan kisaran pH tertentu dilakukan
Studi ini bertujuan untuk menganalisis kandungan kimia organik jenis asap cair dari jenis kayu kakao, kayu alpukat, kayu puspa, kayu sengon dan kayu tarik angin.. Kelima jenis
Dilusi cair digunakan untuk mengukur KHM dan KBM (Kadar Bunuh Minimum). Prinsip metode ini adalah sejumlah senyawa antimikroba dibuat beberapa seri kadar dan diteteskan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa – senyawa kimia yang ada dalam asap cair grade 3 dari bahan baku tempurung kelapa, tongkol jagung