UJI EFEKTIFITAS ASAP CAIR CANGKANG BUAH KARET (Hevea braziliensis) SEBAGAI ANTIBAKTERI Bacillus subtilis
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Diameter zona hambat pada perlakuan konsentrasi 16% dan 32% tidak berbeda nyata, akan tetapi berbeda nyata dengan perlakuan lainnya yang berarti bahwa kedua konsentrasi
Konsentrasi asap cair dan lama perendaman dalam asap cair diduga menjadi faktor yang mempengaruhi proses pengasapan ikan kembung dengan asap cair kayu karet redestilasi.. Oleh
Secara umum bila dilihat dari histogram Gambar 2 di atas bahwa nilai rata-rata derajat keasaman ikan tongkol asap cair cangkang pala dengan konsentrasi 6% dengan lama
Efektifitas bakteri Bacillus subtilis lebih besar mereduksi limbah cair yang mengandung logam berat kromium (Cr) pada konsentrasi 50 ppm dengan persentase sebesar 44,3%,
namun ada juga sebagian orang menggunakannya sebagai bahan pembuat berbagai kerajinan tangan. Sedangkan untuk penggunaannya sebagai bahan pembuat asap cair
Hasil penelitian menunjukkan penambahan asap cair pada perlakuan konsentrasi asap cair kayu karet 10% (K10G0) dapat meningkatkan kadar karet kering dan dapat menghasilkan
Diameter zona hambat pada perlakuan konsentrasi 16% dan 32% tidak berbeda nyata, akan tetapi berbeda nyata dengan perlakuan lainnya yang berarti bahwa kedua konsentrasi
Konsentrasi asap cair kayu karet dan asap cair kayu gelam serta interaksi kayu gelam dan asap cair kayu karet memberikan pengaruh yang nyata terhadap ketebalan