• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN.do

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MAKALAH SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN.do"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

BAB I PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Gizi berasal dari bahasa Arab yaitu algizzai yang artinya sari pad makanan. Pola makan seimbang memenuhi kebutuhan tersebut. Susu dikonsumsi sebagai penyempurna. Kekurangan salah saw zat gizi dapat menimbulkan konsekuensi berupa penyakit defisiensi, dan bila kekurangan dalam batas marginal dapat menimbulkan gangguan yang sifatnya lebih ringan atau menurunnya kemampuan fungsional. Misalnya, kekurangan vitamin BI dapat menyebabkan badan cepat merasa ielah. Kekurangan zat besi dapat menurunkan prestasi kerja dan prestasi belajar, selain turunnya ketahanan tubuh terhadap penyakit infeksi. Sedangkan kekurangan vitamin A dapat menyebabkan terjadinya buta senja dan turunnya ketahanan tubuh terhadap penyakit infeksi.

2.1 Gizi seimbang.

Gizi Seimbang adalah makanan yang mengandung zat tenaga, zat pembangun, dan zat pengatur yang dikonsumsi dalam satu hari sesuai dengan kecukupan tubuhnya.)Keadaan ini tercermin dalam derajat kesehatan, tumbuh kembang serta produktivttasnya yang optimal. Gizi seimbang adalah keseimbangan antara zat-zat penting yang terkandung di dalam makanan maupun minuman yang dikonsumsi oleh seseorang dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang harus makan makanan dan minum minuman yang mengandung tiga zat gizi utama yang cukup jumlahnya, baik zat tenaga, zat pembangun maupun zat pengatur.Tidak seimbang ataupun kurang asupan gizi akan dapat mempengaruhi tubuh seseorang.

Kecukupan zat gizi adalah banyaknya zat gizi yang harus dipenuhi agar dapat menjamin hidup sehat dari semua orang.

1. Sumber Tenaga

(3)

2. Zat Pengatur

Zat pengatur dalam tubuh bisa kita dapatkan dari sayur-mayur dan buah-buahan. Fungsi utama dari zat pembangun adalah untuk memberi tubuh perlindungan maksimal terhadap serangan penyakit. 3 Zat Pembangun

Zat pembangun di dalam tubuh bisa kita dapatkan dari protein hewani dan nabati seperti kacang-kacangan, susu, keju, yoghurt, dan Iain-Iain. Zat pembangun sangat berguna untuk meregenerasi sel-sel yang mati agar bisa berganti dengan yang baru.

ZAT-ZAT GIZI YANG PENTING BAGI TUBUH

Berbagai zat gizi yang diperlukan tubuh tersebut dapat digolongkan kedalam enam macam yaitu: I. karbohidrat.2. protein, 3. lemak 4. vitamin 5. mineral.dan 6. air sementara itu energi yang diperlukan tubuh dapat diperoleh dari hasil pembakaran karbohidrat, protein, dan lemak didalam tubuh. Dialam ini terdapat berbagai jenis bahan makanan baik yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang disebut pangan nabati maupun yang berasal dari hewan yang dikenal sebagai pangan hewani.

BEBERAPA JENIS PENYAKIT

Banyak masalah-masalah kesehatan yang dapat dicimbulkan akibat tkhk adanya keseimbangan gizi yang lebih dikenal sebagai akibat gizi salah. Dalam pembahasan gizi salah yang dapat menimbulkan masalah kesehatan tidaklah semata-mata karena kaadaan kurang gizi, namun ketebihan gizipun dapat menimbulkan gangguan pada manusia.Jadi dapat disimpulkan bahwa yang tergolong dalam gizi salah (malnutrisi) ini terdapat dua golongan yaitu kurang gizi (under nutrition) dan kelebihan gizi (cm nutrition).

1. Obesitas

Obesitas dkjefinlslkan sebagai suatu kelebihan lemak dalam tubuh. Secara Uaslk obesitas telah diidemifikasikan sebagai bobot yang lebih besar dari 20% bobot yang iayak bagi pria dan wanita untuk tinggi tertentu.

2. Kekurangan kalori protein

(4)

protein dan kalori atau kekurangan kombinasi antara keduanya.Kwasiokor, marasmik kwashiorkor, dan marasmus

3. Busung lapar

Busungtapar disebabkan karena kekurangan rraloran.terutama protein dalam waktu yang bma secara berturut

PENGERTIAN PENYAKIT DEGENERATIF

Penyakit degeneratif adalah penyakit non infeksi yang disebabkan oleh menurunnya fungsi sel, jaringan dan organ sejalan dengan bertambahnya usia manusia. Kini penyakit ini sudah menyerang manusia pada usia 40 tahunan. Bahkan bisa jadi pada usia di bawah 40 tahun sudah terkena penyakit ini. Padahal dulu penyakit ini mulai penyerang manusia pada usia 60 tahunan. Salah satu penyebab penyakit ini adalah pola makan yang tidak seimbang.

Macam - macam penyakit degeneratif antara lain : Syaraf, Parkinson, Stroke, Epilepsi, Asma, Ginjal, Sakit Pinggang, Kelelahan, Impotensi, Hepatitis.Ambeien, Kram, Alergi, Pusing, Katarak, Atherosklerosis, Prostat Diabetes, RetakTulang, Leukimia, Kesuburan, Arthritis, Hipertensi, Gigi Berlubang, Asam Urat, Stress, Hipotensi, Semb'elit, Pengapuran, insomnia, Jantung, Maag, Dermatitis, Kanker, Anemia, Sariawan, Jerawat,Tenggorokan, Kebotakan, Rambut Rontok, Gondok, Rematik, Kesuburan, Sendi

Berikut 12 tips yang dapat kita lakukan agar terhindar dari penyakit degeneratif: • Makanlah aneka ragam makanan/4(empat) sehat S(lima) sempurna

• Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energy

• Makanlah makanan sumber karbohidrat, setengah dari kebutuhan energy • Batasi konsumsi lemak dan minyak

• Gunakan garam beryodium

• Makanlah makanan sumber zat besi

• Berikan ASI saja pada bayi sampai umur 4 bulan • Biasakan makan pagi

• Minumlah air bersih, aman yang cukup jumlahnya • Lakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur • Hindari minum minuman beralkohol

Referensi

Dokumen terkait

mempengaruhi ibu hamil dalam pemenuhan asupan gizi selama menjalani masa kehamilan, dikarenakan oleh faktor lain yaitu sebagian besar dari ibu hamil adalah ibu rumah

Berdasarkan hasil penelitian ini didapatkan hasil yang sesuai dengan hipotesis, penelitian , bahwa faktor resiko kejadian gizi kurang pada balita di desa gayaman

3.Hubungan paritas dengan kejadian preeklampsi pada ibu bersalin di RS PKU Muhammdiyah Yogyakarta Tahun 2009 Hasil penelitian kejadian preeklampsia paling banyak

Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di RW 2 Kelurahan Ngampilan Yogyakarta diperoleh data dari 40 balita ditemukan anak balita dengan status gizi buruk sebanyak

Perbedaan perhitungan harga pokok produksi tahu dan susu kedelai yang diterapkan oleh UKM XX, metode full costing dengan metode variable costing hanya terletak

Informasi yang dikemukakan oleh petugas gizi bahwa pengetahuan ibu balita tentang penanganan gizi buruk juga cukup. Walaupun yang mereka tidak mengetahui lebih

Tujuan Penelitian : untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Terjadinya Picky Eater (Sulit Makan) Pada Anak Balita Di TK Negeri Pembina Kecamatan Simpang

Berdasarkan hasil dari penelitian hubungan antara ketepatan pemberian MP-ASI dan frekuensi diare dengan kejadian gizi kurang pada bayi usia 7-12 bulan di Desa Surodadi