• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMBANGUNAN APLIKASI UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) ONLINE UNTUK MENGUKUR PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK STUDI KASUS: POLITEKNIK TELKOM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMBANGUNAN APLIKASI UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) ONLINE UNTUK MENGUKUR PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK STUDI KASUS: POLITEKNIK TELKOM"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PEMBANGUNAN APLIKASI UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS) ONLINE

UNTUK MENGUKUR PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK

STUDI KASUS: POLITEKNIK TELKOM

Agus Pratondodan Barsyah Dwi Idestio

Politeknik Telkom, Bandung

agus@politekniktelkom.ac.id dan barsyah.dwi@mi.politekniktelkom.ac.id

ABSTRACT

Politeknik Telkom is an education institution who counducts vocation education in ICT field with the number of students reaches 2.490 people in three program studies. As an educationl institution, the competency level of students is an importan part in assessing students’ understanding. One form used to assess students competency is by counducting a final examination. The exam is currently conducted manually using a paper base system. The students need to fill in the answers to the answer sheets provided which are then processed using the Digital Mark Reader tecnology. This system is prune to both technical error and human error. This error can affect further processes needed, and consequently, will affect the way in assessing students competency. This research tries to provide the solution for this problem. The solution is in the form of online system using PHP and MYSQL as the database system. The development methodology applied is the SDLC with the model prototyping. This system is enriched by a validation system, so that errors that commonly occur in a paper base system can be eliminated. This system can assass students’ competency objectively using the detail exam recapitulation.

Keyword: Competency, Assement, Final Examination, PHP, MYSQL

1. Pendahuluan

1.1 Latar Belakang

Di Politeknik Telkom UAS saat ini diselenggarakan dengan cara paper based atau menggunakan kertas secara manual. Peserta didik mengisikan jawaban ujian dengan menyilangkan atau menghitamkan pilihan jawaban pada lembar jawaban komputer (LJK), yang nantinya akan diperiksa menggunakan Digital Mark Reader (alat periksa digital).

Cara ini sangatlah rentan dari berbagai macam kesalahan baik kesalahan teknis (technical error), maupun kesalahan manusia (human error). Kesalahan teknis meliputi kotor, lusuh atau rusaknya LJK, sedangkan kesalahan manusia meliputi salah penggunaan warna tinta, kurang tebal dalam menandai jawaban, ataupun salah mengisi form LJK (contoh: Kode Kelas, Kode MK). Kesalahan-kesalahan ini akan menyebabkan LJK tidak bisa terbaca atau terjadi kesalahan pada saat proses pembacaan oleh alat periksa, dan lebih jauh lagi akan mempengaruhi proses penilaian peserta didik.

Gambar 1. Perbandingan Jumlah Mahasiswa dan Masalah Yang Ditemukan

Menurut data yang didapat dari Bagian Layanan Akademik Politeknik Telkom, terlihat bahwa jumlah kesalahan yang ditemukan cukup besar, dan dikhawatirkan dengan bertambahnya jumlah mahasiswa dari tahun ke tahun, seperti yang dicanangkan oleh manajemen Politeknik Telkom, akan meningkatkan jumlah kesalahan tersebut. Oleh karena itu Institusi membutuhkan solusi untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik melalui aplikasi Ujian Akhir Semester (UAS) online yang berbasis Teknologi Informasi [1].

1.2 Tujuan

1)

Untuk membuat atau membangun sebuah aplikasi UAS online yang berbasis teknologi informasi guna mengukur pencapaian kompetensi peserta didik.

2) Untuk membuat atau membangun sebuah aplikasi UAS online guna menghindari kesalahan-kesalahan yang terjadi dengan menggunakan cara ujian dengan paper based atau menggunakan kertas secara manual.

1.3 Rumusan Masalah

1) Bagaimana membuat atau membangun sebuah aplikasi UAS online yang berbasis teknologi informasi untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik?

(2)

2) Bagaimana membuat atau membangun sebuah aplikasi UAS online untuk menghindari kesalahan-kesalahan yang terjadi dengan menggunakan cara ujian dengan paper based atau menggunakan kertas secara manual?

1.4 Metodologi Penelitian

Metode yang digunakan untuk mengerjakan pengembangan aplikasi ini adalah metode SDLC (Software Development

Life Cycle) [2], dengan model Evolutionary atau disebut juga dengan model prototyping. Model prototyping ini merupakan pengembangan dari model waterfall (lihat Gambar 2).

Prototype adalah sebuah contoh dari implementasi sistem yang memiliki keterbatasan namun sudah memiliki

fungsi-fungsi utama dari sistem yang diajukan. Setelah sebuah prototype dibangun, maka akan dikirimkan kepada klien untuk dievaluasi. Prototype membantu klien untuk memutuskan fitur–fitur apa saja yang harus ditambahkan untuk pengembangan aplikasi yang final[3].

Gambar 2. Model Prototype

2. Landasan Teori

2.1 Sistem Informasi dan Aplikasi

Di dalam dunia bisnis, kejadian-kejadian yang sering terjadi adalah transaksi perubahan dari suatu nilai atau data. Data adalah fakta berupa angka, karakter, simbol, gambar, tanda-tanda, isyarat, tulisan, suara, dan bunyi yang merepresentasikan keadaan sebenarnya yang selanjutnya digunakan sebagai masukan suatu sistem. Menurut Jerry Fith Gerald; sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Sedangkan sistem informasi adalah kumpulan data di dalam sebuah basis data menggunakan model dan media teknologi informasi digunakan di dalam pengambilan keputusan bisnis sebuah organisasi[4]. Keluaran dari sistem informasi itu sendiri adalah berupa informasi.

Menurut Raymond Mcleod; “Informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang memiliki arti bagi si penerima dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang”. Sedangkan Burch dan Strater, menyatakan: informasi adalah pengumpulan atau pengolahan data untuk memberikan pengetahuan atau keterangan. Jadi secara umum informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan.

Untuk mempermudah penggunaan sistem informasi maka dibuatlah program aplikasi. Program aplikasi adalah program siap pakai atau program yang direka untuk melaksanakan suatu fungsi bagi pengguna atau aplikasi yang lain [5], Contoh aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media. Beberapa aplikasi yang digabung bersama menjadi suatu paket kadang disebut sebagai suatu paket aplikasi. Contohnya adalah Microsoft Office yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata, lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya.

2.2 Web Server

Web server adalah perangkat lunak yang menjadi tulang belakang dari world wide web (WWW). Web server menunggu

permintaan dari klien yang menggunakan browser seperti Netscape Navigator, Internet Explorer, Mozilla, dan program

browser lainnya. Jika ada permintaan dari browser, maka web server akan memproses permintaan itu kemudian

memberikan hasil prosesnya berupa data yang diinginkan kembali ke browser. Data ini mempunyai format yang standar, disebut dengan format SGML (standart general markup language). Data yang berupa format ini kemudian akan

Requirements Gathering Analysis Prototype Development Client Suggested Improvement Design Coding Maintenance Integration and Testing

(3)

ditampilkan oleh browser sesuai dengan kemampuan browser tersebut. Contohnya, bila data yang dikirim berupa gambar, browser yang hanya mampu menampilkan teks (misalnya lynx) tidak akan mampu menampilkan gambar tersebut, dan jika ada akan menampilkan alternatifnya saja. Web server, untuk berkomunikasi dengan klien-nya (web

browser) mempunyai protokol sendiri, yaitu HTTP (hypertext transfer protocol)[8].

2.3 Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman merupakan suatu teknik komando/instruksi/perintah standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman web bersifat server side (bekerja di sisi server). Bahasa pemrograman yang mendukung pemrograman berbasis web dan juga bersifat freeware di antaranya ialah PHP dan JSP. Berikut adalah komparasi berdasarkan kecepatan prosesnya[9]:

Gambar 3 Grafik Perbandingan PHP dan JSP

Berdasarkan komparasi terlihat bahwa PHP memiliki waktu response yang lebih cepat di bandingkan dengan JSP pada beban question/request yang sama. Disamping itu kelebihan dari PHP adalah seluruh aplikasi berbasis web dapat dibuat dengan PHP. Namun kekuatan yang paling utama PHP adalah pada konektivitasnya dengan sistem database di dalam

web[6].

2.4 Basis Data

Database adalah kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan

berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di perangkat keras komputer dan dengan perangkat lunak untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu. Database diperlukan karena[10]:

1. Salah satu komponen penting dalam sistem informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi. 2. Menentukan kualitas informasi: akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila

manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. 3. Mengurangi duplikasi data (data redudancy).

4. Hubungan data dapat ditingkatkan (data relatability). 5. Mengurangi pemborosan tempat simpanan luar.

(4)

3. Analisa dan Desain

3.1 Gambaran Umum Sistem

Gambar 4. Proses UAS Yang Diusulkan Melalui Aplikasi UAS Online

3.2 Desain Sistem 3.2.1. Diagram Konteks

(5)

3.2.2. Diagram Relasi

Gambar 6. Diagram Relasi

4.

Penutup

4.1 Kesimpulan

Dari hasil pengujian data sebenarnya pada uji coba aplikasi UAS online dan demo aplikasi di laboraturium Politeknik Telkom dapat disimpulkan bahwa:

1) Aplikasi UAS online mampu mengukur pencapaian kompetensi peserta didik melalui informasi rekapitulasi secara detil.

2) Dengan validasi data input pada Aplikasi UAS online data ujian dapat terhindar dari kesalahan-kesalahan yang terjadi dengan menggunakan cara ujian dengan paper based atau menggunakan kertas secara manual.

4.2 Saran

Untuk meningkatkan kinerja dari aplikasi UAS online maka disarankan untuk: 1) Meningkatkan desain antar muka yang lebih menarik.

2) Mengimplementasikan aplikasi UAS online pada server Politeknik Telkom yang memiliki spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak yang tinggi mengingat jumlah user yang besar saat melaksanakan UAS.

3) Meningkatkan segi keamanan data mengingat proses UAS merupakan salah satu faktor terpenting dalam pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik di Politeknik Telkom.

Daftar Pustaka

[1] Efrain Turban, Dorothy Leidner, Ephraim McLean, James Wetherbe (2008). Information Technology for

Management: Transforming Organizations in the Digital Economy, 6th Edition. India : Wiley India Pvt Ltd.

[2] Leman, (1998). Metodologi Pengembangan Sistem Informasi. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. [3] ____, Understanding Business Processes and SDLC: Software Development Life Cycle. New Delhi: NIIT.

[4] ____, Sistem Informasi, http://agungsr.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/3412/Konsep+SI.pdf, diunduh pada 29 Januari 2010 pkl 18.00 WIB.

[5] Maryono, (2010). Aplikasi Pemantauan Data Pelanggan di Divisi Multimedia PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, Bandung: Politeknik Telkom.

[6] Osiecki Daniel Lee, Technical Memorandum: PHP & JSP Comparative Benchmark, http://coweb.cc.gatech.edu/ice dev/uploads/47/Benchmark%20Results.pdf, diunduh pada 1 April 2010 pkl 22.39 WIB.

[7] Mulyana. Y.B. (2004). Trik Membangun Situs Menggunakan PHP dan MySQL, PT Elex Media Komputerindo. [8] ____, Web Server, http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?

(6)

[9] Idris Muhammad, Bahasa Pemrograman Web, http://www.master-komputer.com/tutorial/41-programming/149- bahasa-pemrograman-web.pdf, diunduh pada 1 April 2010 pkl 23.35 WIB.

Gambar

Gambar 1. Perbandingan Jumlah Mahasiswa dan Masalah Yang Ditemukan
Gambar 2. Model Prototype
Gambar 3 Grafik Perbandingan PHP dan JSP
Gambar 5. Diagram Konteks
+2

Referensi

Dokumen terkait

Tidak ada pengaruh persepsi manfaat yang dirasakan (perceived benefit) ibu dengan penerimaan ibu terhadap pemberian imunisasi MR (Measles Rubella) di

Anda juga dapat menggunakan tombol daya untuk mengaktifkan mode tidur atau hibernasi pada Tablet ASUS dan beralih kembali ke siaga dari mode tidur atau hibernasi.. Jika Tablet

Lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakan oleh pihak pelaksana pekerjaan adalah melaksanakan Pengadaan dan Pemasangan motor Conveyor F1 untuk PT.. PJB Unit Pembangkitan Paiton

■ Pilihan penyelesaian sengketa kepemilikan atau Pemanfaatan Pengetahuan Tradisional dan Ekspresi Budaya Tradisional di luar pengadilan dilakukan secara suka rela oleh para pihak yang

The findings in this study illustrates that (1) dual role respondents as stakeholders seek to carry out both roles of such due to urgency the economy; (2) the respondent

Untuk guru yang kinerjanya bagus bisa mencapai nilai 87,3 (baik) karena memiliki semangat mengajar, menggunakan metode tepat, pemilihan media dan alat bantu dapat

Virus yang telah digunakan dan berpotensi digunakan sebagai bioterorisme salah satunya adalah virus influenza, rumah sakit merupakan rujukan pasien yang harus siap

Dari uraian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa teori kebutuhan Maslow menjelaskan mengenai 5 tingkat kebutuhan, mulai dari yang rendah hingga tingkat tinggi harus didapat oleh