Monthly Economic and Structured Products Update
Juli 2021
AMERIKA SERIKAT
• Pertemuan FOMC Juni cenderung lebih hawkish dari sebelumnya, dengan isu tapering mulai didiskusikan.
• Group kami mengantisipasi FFR bertahan di level 0-0,25% di sisa tahun ini. Rapat terakhir FOMC di bulan Juni mengantisipasi ekonomi AS akan tumbuh 7,0% di tahun ini, dengan tingkat pengangguran turun ke level 4,5% serta inflasi inti PCE yang diproyeksi akan melampaui 3,0% di di 2021 dan bertahan di level di atas 2,0% di 2022-2023. Sementara mempertahankan kebijakan suku bunga acuan tetap di level 0-0,25%, terdapat indikasi bahwa lebih banyak anggota Fed yang merasa nyaman dengan laju pemulihan ekonomi AS saat ini, sehingga memajukan ekspektasinya terhadap prospek kenaikan suku bunga kedepannya. Menilik titik dot-plot, sebanyak 13 (dari 18) anggota memproyeksikan adanya kenaikan suku bunga pada tahun 2023, dibandingkan dengan hanya 7 anggota pada bulan Maret lalu. Namun, penyebaran titik dot-plot yang cukup lebar tersebut mengindikasikan bahwa tingkat ketidakpastian masih cukup signifikan dalam 12-24 bulan mendatang mengenai arah pergerakan suku bunga kedepannya. Dengan Ketua Fed, Powell, mengakui bahwa diskusi mengenai potensi pengurangan pembelian aset telah dimulai, maka fokus akan tertuju pada kapan (mengingat hanya empat pertemuan FOMC tersisa: Juli, September, November dan Desember), seberapa cepat dan durasi tapering tersebut akan terjadi.
Secara keseluruhan, kami mempertahankan antisipasi kami untuk terjadinya dua kali kenaikan 25bps terhadap FFR di akhir 2023, dengan tidak ada kenaikan di sisa tahun ini. Risiko kenaikan suku bunga lebih awal dari antisipasi akan banyak bergantung pada laju pertumbuhan makro ekonomi kedepannya, khususnya terhadap laju inflasi di bawah kerangka penargetan inflasi rata-rata (AIT) the Fed, serta pemulihan pasar tenaga kerja AS di luar tingkat pengangguran.
Terhadap pasar tenaga kerja AS, rilis upah non-pertanian (NFP) AS untuk bulan Juni tercatat sebesar 850 ribu, lebih tinggi dari 720 ribu yang diantisipasi pasar dan 583 ribu di bulan sebelumnya. Sebagai indikasi bahwa pasar tenaga kerja AS terus diuntungkan oleh relaksasi pembatasan sosial, sektor perhotelan terus mencatat kenaikan upah/perekrutan yang signifikan dengan 343 ribu penyerapan tenaga kerja baru. Sementara tingkat pengangguran meningkat ke level 5,90% dari 5,80% dari bulan sebelumnya, situasi pasar tenaga kerja dinilai sedang dalam fase ‘goldilocks’, yaitu kondisi dimana laju pemulihan tetap mampu mempertahankan optimisme investor, namun tidak begitu kuat sehingga mempercepat antisipasi akan diberlakukannya tapering oleh Fed. Lainnya, kekhawatiran terhadap tekanan inflasi juga tampak terkendali, dengan rilis inflasi PCE tercatat sebesar 3,4% di bulan Mei. Sementara
Level 3 Bulan Terakhir Δ YTD (%) S&P 500 4320.82 15.04 DJIA 34421.93 12.47 Nasdaq 14559.79 12.97 Level 3 Bulan Terakhir Δ YTD (bp) 10Y UST 1.29 42 5Y UST 0.74 41 2Y UST 0.19 9 Level 3 Bulan Terakhir Δ YTD (%) DXY 92.42 2.63
Sumber: Bloomberg Diperbaharui: 9-Jul-21 Performa Pasar
EROPA
• Pemulihan ekonomi di kawasan Eropa terus berlangsung, didukung oleh penurunan infeksi virus seiring dengan percepatan vaksinasi.
• Tekanan inflasi (2,0% di bulan Mei) diantisipasi hanya akan bersifat sementara, sehingga prospek tapering masih bukan dalam waktu dekat. Relaksasi pembatan sosial terus berlangsung di kawasan Eropa, di tengah percepatan vaksinasi serta relatif meredanya penyebaran virus Covid-19. Dengan mobilitas yang kian meningkat, tingkat keyakinan konsumen pun pulih, dengan indeks keyakinan konsumen (IKK) naik 1,8 poin ke level -3,3 di bulan Juni, yang meskipun masih tertekan, namun merupakan level tertingginya sejak Januari 2018 lalu. Terhadap sektor riil, produksi industri kawasan Eropa tercatat tumbuh 0,8% mom di bulan Mei, atau 39,3% yoy menyusul pulihnya ekonomi yang disertai adanya low base effect. Terhadap prospek kedepannya, sektor manufaktur kawasan Eropa berpotensi akan mampu mempertahankan laju positifnya, dengan rilis PMI manufaktur tercatat berekspansi lebih cepat ke level 63,4 di bulan Juni dari level 63,1 di bulan sebelumnya.
Terhadap proyeksi pertumbuhan PDB, Bank Sentral Eropa (ECB) kini mengantisipasi untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi sebesar 4,6% di 2021 dan 4,7% di 2022, naik dari 4,0 dan 4,1% proyeksi sebelumnya. Selain itu, inflasi diantisipasi akan berada di level 1,9% di tahun tahun 2021 dan 2022, dan bertahan di level rendah hingga 2023. Sehingga, terdapat penilaian bahwa ECB akan mempertahankan laju pembelian aset yang cukup signifikan saat ini di tengah prospek inflasi yang cukup rendah dan stabil, guna menghindari pelambatan/disrupsi terhadap momentum pemulihan yang berlangsung saat ini. Sebelumnya, ketua ECB, Lagarde, menekankan bahwa berbeda dengan FOMC, ECB belum berniat/ memiliki rencana untuk mengurangi, menghentikan, atau beralih dari Program Pembelian Darurat Pandemi (PEPP) senilai EUR 1,85 triliun saat ini, yang akan berlangsung hingga Marat tahun depan.
Secara keseluruhan, terlepas penguatan momentum pemulihan yang berlangsung saat ini di tengah relaksasi pembatan sosial di berbagai wilayah Eropa, ECB tampak tetap bersikap hati-hati. Kenaikan inflasi ke level 2,0% yoy di bulan Mei diantisipasi hanya akan bersifat sementara, yang mengindikasikan bahwa prospek tapering belum akan dimulai dalam waktu dekat, sehingga terdapat antisipasi bahwa sikap akomodatif ECB akan tetap bertahan setidaknya dalam jangka pendek kedepannya.
Level 3 Bulan Terakhir Δ YTD (%) STOXX 600 451.61 14.28 FTSE 100 7030.66 9.78 DAX 15420.64 13.54 Level 3 Bulan Terakhir Δ YTD (bp) 10Y BUND -0.30 27 5Y BUND -0.61 13 2Y BUND -0.68 3 Level 3 Bulan Terakhir Δ YTD (%) EUR/USD 1.1845 -2.92 GBP/USD 1.3786 1.1339
Sumber: Bloomberg Diperbaharui: 9-Jul-21 Performa Pasar
Sumber: Bloomberg, Reuters, Financial Times, OCBC Bank
ASIA
• Di China, Group kami mempertahankan antisipasi kami untuk tercapainya pertumbuhan PDB sebesar 9,2% di tahun ini.
• Di Jepang, terdapat antisipasi untuk bertahannya sikap akomodatif BOJ untuk sementara waktu kedepan.
Di China, perlambatan produksi industri secara rata-rata dua tahun terakhir mengindikasikan bahwa momentum pemulihan ekonomi telah mendekati puncaknya, sejalan dengan permintaan eksternal menyusul pembukaan kembali eknomi global secara bertahap. Agregat Total Pembiayaan Sosial (TSF) – indikator luas terhadap kredit dan likuiditas dalam ekonomi - yang melambat menjadi 11% di bulan Juni dari 11,7% di bulan sebelumnya, turut mengindikasikan bahwa Tiongkok telah secara bertahap keluar dari stimulus kredit era pandemi. Memang, beberapa rilis data utama mengindikasikan bahwa perekonomian Tiongkok tetap mampu mempertahankan tren pertumbuhannya. Indikator NBS PMI manufaktur serta jasa tercatat mampu bertahan di zona ekspansi di bulan Juni, masing-masing di level 50,9 dan 51,3. Tingkat investasi terhadap aset tetap turut tumbuh 15,4% yoy pada lima bulan pertama tahun ini, sementara penjualan ritel tercatat tumbuh 12,4% yoy di bulan Mei.
Pada pertemuan terakhirnya, Bank Sental China (PBOC) mempertahankan suku bunga acuannya tetap di level 3,85% untuk 1Y LPR dan 4,65% terhadap 5Y LPR. Suku bunga acuan kredit telah masing-masing bertahan di level tersebut selama 14 bulan terakhir. Secara keseluruhan, perekonomian China terus diuntungkan dari keberhasilan negara tersebut menjadi yang pertama keluar dan pulih dari pandemi, serta menghindari gelombang varian virus baru baru-baru ini. Menyusul pertumbuhan 18,3% yoy di kuartal pertama tahun ini, antisipasi Group kami untuk pertumbuhan PDB sebesar 9,2% di 2021 tetap bertahan. Terhadap arah kebijakan moneter kedepannya, kami juga mempertahankan proyeksi kami untuk tidak adanya kenaikan suku bunga dalam dua kuartal kedepannya.
Di Jepang, fokus pasar tertuju pada rencana perhelatan Olimpiade Tokyo dari bulan Juli hingga Agustus mendatang. Sementara kota Tokyo serta Osaka berada dalam status ‘darurat’, percepatan vaksinasi tampak membuat kepala Bank Sentral Jepang (BOJ), Kuroda, untuk cenderung optimis terhadap prospek ekonomi. Inflasi inti tercatat naik untuk pertama kalinya dalam 14 bulan terakhir, menjadi 0,1% yoy di bulan Mei. Terlepas begitu, BOJ menyatakan bahwa bank sentral tidak megantisipasi untuk tercapainya target inflasi 2,0% bahkan hingga April 2023, dimana Kuroda dijadwalkan akan turun dari posisinya saat ini. Secara keseluruhan, Group kami memproyeksi untuk bertahannya sikap akomodatif BOJ setidaknya untuk jangka waktu pendek kedepannya.
Level 3 Bulan Terakhir Δ YTD (%) MSCI APAC 202.61 1.34 Nikkei 225 27940.42 1.81 SH Comp 3524.09 1.47 Level 3 Bulan Terakhir Δ YTD (bp) 10Y JGB 0.03 1 5Y JGB -0.12 -1 2Y JGB -0.12 1 Level 3 Bulan Terakhir Δ YTD (%) USD/JPY 109.7200 -6.14 AUD/USD 0.7429 -2.8984
Sumber: Bloomberg Diperbaharui: 9-Jul-21 Performa Pasar
Sumber: Bloomberg, Reuters, CNBC, OCBC Bank
INDONESIA
• Group kami mengantisipasi untuk tercapainya pertumbuhan PDB sebesar 6,6% di kuartal ke-2 2021, dan 4,1% yoy secara keseluruhan di 2021. • Suku bunga acuan diproyeksikan bertahan di level 3,50% hingga akhir
tahun.
Indonesia mengalami gelombang infeksi virus kedua di akhir kuartal ke-2 2021, dengan rekor tertinggi harian mencapai lebih dari 38 ribu pada 8-Juli, dan total kumulatif infeksi kini mencapai lebih dari 2 juta kasus. Sebagai indikasi kegentingan situasi, tingkat positif spesimen tegolong tinggi di level 38,64%, jauh di atas ambang batas 5% yang direkomendasikan oleh WHO. Sebagai upaya untuk menekan penyebaran virus, pemerintah telah resmi mengumumkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat untuk wilayah Jawa dan Bali mulai 3 hingga 20 Juli mendatang. Di tengah ancaman pelemahan momentum pemulihan ekonomi di kuartal ke-3 2021, Presiden Jokowi menyatakan bahwa jika mampu diterapkan dengan benar, langkah-langkah tersebut akan membantu mengurangi penyebaran infeksi virus sekaligus melindungi mata pencaharian masyarakat.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan bahwa bank sentral sudah bertindak cukup untuk mendukung pemulihan ekonomi, meskipun tidak secara resmi dimasukkan ke dalam mandatnya. Ia menambahkan bahwa akan menjadi lebih tepat bagi BI untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan daripada pertumbuhan jangka pendek. Gubernur Perry menyatakan bahwa BI akan mempertahankan kebijakan suku bunga di level saat ini setidaknya hingga sampai adanya tanda-tanda kenaikan inflasi IHK. Ia memproyeksi PDB kuartal ke-2 akan berada di level sedikit di bawah 7% yoy, sementara kami mengantisipasi untuk terjadinya pertumbuhan sebesar 6,6%. Terhadap rilis data, dengan efek musiman lebaran berlalu, inflasi domestik tercatat turun ke level 1,33% yoy di bulan Juni dari 1,45% di bulan Mei. Juga, ekspansi manufaktur terlihat sedikit melambat, dengan PMI terbitan Markit turun ke level 53,5. Sehingga, fokus pasar akan banyak tertuju pada laju vaksinasi serta penekanan penyebaran infeksi dalam negeri. Secara keseluruhan, kami merevisi turun proyeksi kami terhadap pertumbuhan PDB Indonesia di 2021 menjadi 4,1% yoy dari 4,6% sebelumnya.
Mengenai kebijakan moneter, hasil RDG Bank Indonesia di bulan Juni mempertahankan kebijakan suku bunga tetap di level 3,5%, sejalan dengan ekspektasi pasar. Datang sehari setelah pengumungan hawkish the Fed, keputusan BI tersebut tampak ditujukan sabagai salah satu upaya untuk mengendalikan stabilitas di pasar nilai tukar. Kedepannya, bahkan jika tekanan eksternal kurang kondusif, ruang untuk pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut terlihat semakin kecil, terlepas potensi pelemahan momentum pemulihan akibat keniakan infeksi virus.
Level 3 Bulan Terakhir Δ YTD (%) JCI 6039.84 1.02 LQ45 840.34 -10.11 Level 3 Bulan Terakhir Δ YTD (bp) 10Y INDOGB 6.52 66 5Y INDOGB 5.37 20 2Y INDOGB 4.25 52 Level 3 Bulan Terakhir Δ YTD (%) USD/IDR 14528 -3.29
Sumber: Bloomberg Diperbaharui: 9-Jul-21
Performa Pasar
Sumber: Bloomberg, BPS, Bank Indonesia, IHS Markit, OCBC Bank
DUAL CURRENCY RETURN (DCR)
Dual Currency Return (DCR) adalah salah satu instrumen investasi jangka pendek yang merupakan produk terstruktur (Structured Product) berupa kombinasi antara penempatan dana Nasabah (deposito) dan instrumen Foreign Exchange Option. Dengan DCR, nasabah berpotensi untuk mendapatkan tingkat imbal balik yang lebih tinggi dari pada deposito konvensional biasa dan produk terstruktur yang terproteksi, namun, tidak terdapat proteksi pengembalian 100% terhadap nilai pokok penempatan.
PRINCIPAL PROTECTED DEPOSIT (PPD)
Principal Protected Deposit (PPD) adalah produk investasi yang merupakan kombinasi antara produk simpanan dalam valuta asing (deposito) dengan produk option nilai tukar valuta asing dimana tingkat pengembalian berdasarkan performa dari pergerakan Underlying Reference (bukan fixed return seperti deposito traditional). Principal dari penempatan atas produk PPD akan terlindungi 100%
Sepanjang periode laporan, dari seluruh transaksi DCR, 79% penempatan dana dilakukan dalam mata uang USD, 8% dalam mata uang AUD, 5% dalam mata uang GBP, 4% dalam mata uang JPY, dan 2% dalam mata uang EUR dan NZD.
Sepanjang periode laporan, seluruh transaksi PPD dilakukan dengan penempatan dana dalam mata uang USD.
Mata Uang Penempatan
USD; 100%
PERKEMBANGAN STRUCTURED PRODUCTS
Solusi Investasi Valas Dengan Potensi Keuntungan Optimal
Periode Laporan
Januari - Juni 2021
Mata Uang Penempatan
79% 2% 8% 5% 2% 4% USD NZD AUD GBP EUR JPY
FX Spot
(1Jul21) Jul-21 Sep-21 Dec-21 Mar-22 Jun-22 USD-JPY 111.18 111.77 112.13 111.95 112.01 112.06 EUR-USD 11.840 11.748 11.760 11.840 12.011 12.183 GBP-USD 13.810 13.688 13.810 13.964 14.103 14.243 AUD-USD 0.7481 0.7441 0.7481 0.7602 0.7721 0.7841 NZD-USD 0.6978 0.6941 0.6978 0.7184 0.7231 0.7278 USD-CAD 12.407 12.452 12.407 12.270 12.135 11.999 USD-CHF 0.9261 0.9336 0.9326 0.9261 0.9136 0.9010 USD-SGD 13.463 13.493 13.412 13.377 13.212 13.048 USD-CNY 64.666 64.827 64.039 63.620 63.317 63.014 USD-THB 32.01 32.21 32.38 32.30 31.96 31.63 USD-IDR 14,533 14,583 14,642 14,729 14,631 14,533 USD-MYR 41.555 41.648 41.729 41.868 41.249 40.631 USD-KRW 1132.65 1136.71 1125.33 1107.86 1093.02 1078.19 USD-TWD 27.886 27.940 27.784 27.726 27.662 275.988 USD-HKD 77.648 77.700 77.750 77.600 77.550 77.500 USD-PHP 49.08 49.24 49.38 49.31 48.76 48.21 USD-INR 74.42 74.83 74.12 73.97 73.43 72.89
Sumber: OCBC Bank (Internal) Diperbaharui: 1 Juli 2021
02-Jul-21 09-Jul-21
FR86 (5 yr) 5.395 5.366 -2.946 23.890
FR87 (10 yr) 6.564 6.523 -4.113 65.617
FR88 (15 yr) 6.400 6.386 -1.369 #N/A N/A
FR83 (20 yr) 7.260 7.191 -6.951 68.096
9-Jul-21 YTD Change
(bps)
Diperbaharui: Sumber: Bloomberg, OCBC NISP.
Benchmark Government Bonds 5D Change (bps) Last Yield (%) 02-Jul-21 09-Jul-21 EURUSD 1.1865 1.1859 -0.05 -2.92 USDJPY 111.05 110.00 0.95 -6.14 GBPUSD 1.3824 1.3824 0.01 1.13 USDCHF 0.9209 0.9148 0.67 -3.24 AUDUSD 0.7526 0.7471 -0.73 -2.90 USDCAD 1.2322 1.2491 -1.35 1.87 NZDUSD 0.7026 0.6980 -0.65 -2.84 USDSGD 1.3467 1.3518 -0.38 -2.20 USDIDR 14533 14528 0.03 -3.29 EURIDR 17189 17192 -0.01 0.54 GBPIDR 19991 20022 -0.15 -4.09 JPYIDR 130.38 131.96 -1.20 3.24 SGDIDR 10754 10725 0.27 -0.89 9-Jul-21 Sumber: Bloomberg, OCBC NISP. Diperbaharui:
YTD Change (%)
Last Price
Currencies 5D Change (%)
PERGERAKAN MATA UANG UTAMA
PROYEKSI MATA UANG
Date Time C Event Period Survey (M) Actual Prior Revised
07/01/2021 14:30 SW Riksbank Interest Rate Jul-01 0.00% 0.00% 0.00%
--07/06/2021 11:30 AU RBA Cash Rate Target Jul-06 0.10% 0.10% 0.10%
--07/07/2021 16:35 RO Interest Rate Announcement Jul-07 1.25% 1.25% 1.25%
--07/08/2021 09:00 SL CBSL Standing Deposit Rate Jul-08 4.50% 4.50% 4.50%
--07/08/2021 14:00 MA BNM Overnight Policy Rate Jul-08 1.75% 1.75% 1.75%
--07/08/2021 23:17 PD Poland Base Rate Announcement Jul-08 0.10% 0.10% 0.10%
--07/14/2021 09:00 NZ RBNZ Official Cash Rate Jul-14 0.25% -- 0.25%
--07/15/2021 SK BoK 7-Day Repo Rate Jul-15 0.50% -- 0.50%
--07/16/2021 JN BOJ Policy Balance Rate Jul-16 -0.10% -- -0.10%
--07/22/2021 14:20 ID Bank Indonesia 7D Reverse Repo Jul-22 -- -- 3.50%
--07/22/2021 18:45 EC ECB Main Refinancing Rate Jul-22 -- -- 0.00%
--07/22/2021 18:45 EC ECB Marginal Lending Facility Jul-22 -- -- 0.25%
--07/22/2021 18:45 EC ECB Deposit Facility Rate Jul-22 -- -- -0.50%
--07/27/2021 19:00 HU Central Bank Rate Decision Jul-27 -- -- 0.90%
--07/29/2021 01:00 US FOMC Rate Decision (Upper Bound) Jul-28 0.25% -- 0.25%
--9-Jul-2021
Sumber: Bloomberg Diperbaharui:
Date Time C Event Period Survey (M) Actual Prior Revised
07/01/2021 14:50 FR Markit France Manufacturing PMI Jun F 58.6 59 58.6
--07/01/2021 19:30 US Initial Jobless Claims Jun-26 388k 364k 411k 416k
07/01/2021 21:00 US ISM Manufacturing Jun 60.9 60.6 61.2
--07/02/2021 19:30 US Change in Nonfarm Payrolls Jun 720k 850k 559k 583k
07/06/2021 16:00 GE ZEW Survey Expectations Jul 75.2 63.3 79.8
--07/08/2021 06:50 JN BoP Current Account Balance May ¥1807.2b ¥1979.7b ¥1321.8b
--07/08/2021 19:30 US Initial Jobless Claims Jul-03 350k 373k 364k 371k
07/09/2021 08:30 CH CPI YoY Jun 1.20% 1.10% 1.30%
--07/13/2021 19:30 US CPI MoM Jun 0.50% -- 0.60%
--07/14/2021 11:30 JN Industrial Production MoM May F -- -- -5.90%
--07/15/2021 08:30 AU Employment Change Jun 20.0k -- 115.2k
--07/15/2021 08:30 AU Unemployment Rate Jun 5.00% -- 5.10%
--07/15/2021 09:00 CH GDP YoY 2Q 8.00% -- 18.30%
--07/15/2021 19:30 US Initial Jobless Claims Jul-10 -- -- 373k
--07/16/2021 16:00 EC CPI YoY Jun F 1.90% -- 2.00% 2.00%
07/16/2021 21:00 US U. of Mich. Sentiment Jul P 86.5 -- 85.5
--07/22/2021 19:30 US Initial Jobless Claims Jul-17 -- -- --
--07/23/2021 12:00 SI CPI YoY Jun -- -- 2.40%
--07/23/2021 14:15 FR Markit France Manufacturing PMI Jul P -- -- 59
--07/26/2021 15:00 GE IFO Business Climate Jul -- -- 101.8
--07/29/2021 19:30 US Initial Jobless Claims Jul-24 -- -- --
--07/29/2021 19:30 US GDP Annualized QoQ 2Q A -- -- 6.40%
--07/30/2021 06:30 JN Jobless Rate Jun -- -- 3.00%
--07/30/2021 06:50 JN Industrial Production MoM Jun P -- -- --
--07/30/2021 21:00 US U. of Mich. Sentiment Jul F -- -- --
--9-Jul-2021 Diperbaharui:
Sumber: Bloomberg
KALENDER RILIS DATA EKONOMI
CATATAN PENTING: Informasi ini hanya berupa informasi umum dan tidak dibuat sehubungan dengan keadaan keuangan pihak manapun, sehingga mungkin tidak sesuai untuk investasi oleh semua investor. Informasi ini tidak boleh dipublikasikan, diedarkan, direproduksi atau didistribusikan secara keseluruhan atau sebagian kepada orang lain tanpa persetujuan tertulis sebelumnya dari Bank. Informasi ini bukan dan tidak seharusnya dianggap sebagai suatu penawaran penjualan atau suatu ajakan untuk membeli suatu produk investasi tertentu, dan tidak seharusnya dianggap sebagai suatu nasihat investasi, serta tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Informasi ini dipersiapkan oleh Bank dari sumber referensi yang dianggap dapat dipercaya oleh Bank. Namun demikian, Bank tidak menjamin keakuratan dan kelengkapan semua proyeksi, pendapat atau fakta-fakta statistik lainnya yang tercantum dalam informasi ini. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan investasi sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan antara lain peraturan perundang-undangan, pajak, dan akuntansi. Bank maupun setiap karyawannya tidak bertanggung jawab atas segala kerugian, baik langsung maupun tidak langsung, yang timbul akibat suatu keputusan investasi yang hanya didasarkan pada Informasi ini. Pencantuman data kinerja masa lalu hanya untuk asumsi perhitungan, sehingga tidak dapat digunakan untuk menjamin kinerja di masa datang. Semua investasi di pasar mata uang mengandung risiko pasar, nilai tukar, dapat berubah setiap saat dan dipengaruhi oleh faktor-faktor yang mempengaruhi pasar mata uang secara keseluruhan.Investor dapat mencari nasihat dari penasihat keuangan mengenai kesesuaian produk investasi dengan mempertimbangkan tujuan investasi, situasi keuangan atau kebutuhan khusus sebelum membuat komitmen untuk membeli produk investasi. Informasi ini dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Treasury Advisory atau Relationship Manager (RM) anda. PT. Bank OCBC NISP Tbk ("Bank") terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan merupakan peserta penjaminan LPS.