BAB II MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA. A. Model Pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray (TS-TS)
Teks penuh
Dokumen terkait
Dari proses pembelajaran yang dilakukan secara berkolaborasi antara guru dengan penelitian yang melaksanakan siklus I sampai dengan siklus II penerapan model
tindakan siswa yang berhubungan dengan keaktifan belajar siswa selama pembelajaran. 2) Pedoman wawancara digunakan untuk mewawancarai guru dan siswa sebelum
bahwa kegiatan guru pada saat proses pembelajaran masih kurang siswa ketika belajar kelompok terlihat bahwa siswa berkemampuan tinggi tidak lagi mendominasi
Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penerima tindakan adalah siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Pitu
proses, benda nyata tepat untuk pengajaran yang menunjukkan pro- ses dan tidak sekedar benda; 3) men- jawab pertanyaan; 4) melengkapi perbandingan, dan (5) unit akhir atau
Korelasi yang diperoleh antara peningkatan hasil belajar siswa dengan aktivitas belajar siswa rendah yang positif sempurna, dengan demikian peneliti menyarankan
Hasil tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan materi motif hias dengan menerapkan model kooperatif teknik Two Stay Two Stray
Untuk mengubah siswa menjadi aktif dalam proses pembelajaran, model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TS-TS) sangatlah tepat, karena model ini