ANTI CORRUPTION ACTION PLAN (ACAP)
RENCANA TINDAK ANTI KORUPSI (RTAK)
LAPORAN PELAKSANAAN INTERVIEW PEMILIHAN
PEMANTAU PIHAK KETIGA (PP3)/ THIRD PARTY MONITORING (TPM)
PAKET 07: INDRAPURA
TAPAN DAN PAKET 12: KAMBANG
INDRAPURA
PROVINSI SUMATERA BARAT
2 2 D E S E M B E R 2 0 1 5
Anti-Corruption Action Plan (ACAP) – Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)
i
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI i
I. PENDAHULUAN 1
II. PELAKSANAAN INTERVIEW PEM ILIHAN TPM 2
III. HASIL PEM ILIHAN 3
IV. BERITA ACARA HASIL PEM ILIHAN 3
Laporan Pelaksanaan Interview Pemilihan TPM Paket 07: Indrapura Tapan dan Paket 12: Kambang Indrapura, Provinsi Sumatera Barat
Desember
Anti-Coruption Action Plan (ACAP) – West ern Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)
1
I.
PENDAHULUAN
Western Indonesia National Roads Improvement Project
selanjutnya disingkat WINRIP merupakan proyek bantuan Bank Dunia melaluiInternational Bank for Reconstruction and
Development
, dengan nomor IBRD Loan No. 8043-ID, Project ID: P090990, No. Reg. Pinjaman 10842601. Naskah Perjanjian Pinjaman ditandatangani antara Pemerintah Indonesai dengan Bank Dunia pada tanggal 14 Desember 2011, dan tanggal efektif pinjaman 12 M aret 2012, sertaLoan Closing date
, 31 Desember 2017.Berdasarkan
Appendix (Definition)
2,Loan Agreement Western Indonesia National Roads
Improvement Project
(WINRIP) IBRD Loan No. 8043-ID menyebutkan bahwa Pemerintah Indonesia harus melaksanakanAnti-Corruption Action Plan
(ACAP) atau Rencana Tindak Anti Korupsi (RTAK) yang sejalan denganGuidelines
Bank Dunia tentang Pencegahan dan Perlawanan Terhadap Tindak Penipuan dan Tindak Korupsi dalam proyek yang didanai oleh Bank Dunia, IDA Credit dan Grant tertanggal 15 Oktober 2006 dan telah diperbaharui Januari 2011.Pelaksanaan RTAK WINRIP adalah sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia dalam rangka pemberantasan korupsi dan merupakan bagian dari upaya untuk mendukung Kebijakan Pemerintah terkait dengan Pemberantasan Korupsi yang telah digariskan dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Kroupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) dan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. RTAK dipersiapkan dan dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia (Peminjam) dimana pengelolaannya berada di bawah Direktorat Jenderal Bina M arga. Komponen RTAK terdiri dari 4 (empat) pilar, yaitu:
1. Pelibatan Wakil Pengamat M asyarakat (WPM )/
Community Representative Observers
(CRO) untuk memantau proses Pelelangan/ Pengadaan.2. Keterbukaan Informasi kepada Publik/
Public Disclosure
.3. Penanganan Pengaduan M asyarakat dan Pengelolaannya/
Complaint Handling System (CHS)
. 4. Pelibatan Pemantau Pihak Ketiga (PP3)/Third Party Monitoring
(TPM)
untuk memantautahap konstruksi.
Dalam rangka pemenuhan komponen keempat RTAK WINRIP, yaitu Pelibatan Pemantau Pihak Ketiga/
Third Party Monitoring
(TPM ), PM U WINRIP telah mengundang Perguruan Tinggi terdekat untuk berpartisipasi sebagai Pemantau Pihak Ketiga/Third Party Monitoring
(TPM ) untuk Paket 07 (Indrapura – Tapan) dan Paket 12 (Kambang – Indrapura).Anti-Coruption Action Plan (ACAP) – West ern Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)
2
II.
PELAKSANAAN INTERVIEW PEMILIHAN TPM
Interview pemilihan calon TPM Paket 07 (Indrapura – Tapan) dan Paket 12 (Kambang – Indrapura) dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Desember 2015 pukul 10.00 – 17.30 WIB, bertempat di Kantor Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, Jalan S. Parman No. 129 A, Padang.
Interview pemilihan Paket 07 (Indrapura – Tapan) dan Paket 12 (Kambang – Indrapura) dihadiri oleh:
1. Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat. 2. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 15.
3. Asisten Pelaksana Satker PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat 4. Asisten Perencana Satker PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat. 5. Asisten PPK 15.
6. Tim Evaluasi dan Pewawancara dari CTC WINRIP.
7. Calon TPM yang menyatakan minat sebagai TPM dari Politeknik Negeri Padang (PNP).
Interview pemilihan calon TPM dibuka oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 15, Bapak Paides Tabril, ST . Adapun para calon TPM yang hadir sebagai berikut:
No
Nama
Institusi Asal
Pekerjaan
1 Syaiful Amri, SST., M T Politeknik Negeri Padang Dosen Politeknik Negeri Padang 2 Ir. Riswandi, M .Si Politeknik Negeri Padang Dosen Politeknik Negeri Padang 3 Apwiddhal, ST., M T Politeknik Negeri Padang Dosen Politeknik Negeri Padang 4 B. Army, ST., M T Politeknik Negeri Padang Dosen Politeknik Negeri Padang
Tim evaluasi terdiri dari:
No
Nama
Institusi Asal
Pekerjaan
1 Yakobus CTC WINRIP Community Development Officer 2 Astrini Primanita CTC WINRIP Assistant Community Development
Tahapan kegiatan Interview Pemilihan TPM sebagai berikut: 1. Pembukaan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 15.
2. Penjelasan dan arahan tentang WINRIP khususnya status paket-paket WINRIP di Provinsi Sumatera Barat oleh Kasatker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat.
3. Penjelasan tentang Prosedur Pemilihan TPM oleh Community Development Officer CTC WINRIP.
4. Wawancara calon TPM oleh Tim Evaluasi CTC WINRIP.
5. Evaluasi dan negosiasi Rencana Anggaran Biaya yang diajukan oleh calon TPM . 6. Penetapan TPM Paket 07 dan 12.
7. Penutupan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 15.
Laporan Pelaksanaan Interview Pemilihan TPM Paket 07: Indrapura Tapan dan Paket 12: Kambang Indrapura, Provinsi Sumatera Barat
Desember
Anti-Coruption Action Plan (ACAP) – West ern Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)
3
III. HASIL PEMILIHAN TPM
Hasil pemilihan TPM adalah sebagai berikut:
1. Seluruh calon TPM dari Politeknik Negeri Padang memenuhi kriteria untuk menjadi TPM yang akan dibagi menjadi dua tim masing-masing untuk Paket 07 (Indrapura – Tapan) dan Paket 12 (Kambang – Indrapura), dengan rincian sebagai berikut:
Paket yang Dipantau
Nama
Jabatan
Paket 07 (Indrapura – Tapan)
1 Ir. Riswandi, M .Si Pemantau Utama 2 Syaiful Amri, SST., M T Pemantau Anggota 3 Apwiddhal, ST., M T Pemantau Anggota
Paket 12 (Kambang – Indrapura)
1 Syaiful Amri, SST., M T Pemantau Utama 2 Ir. Riswandi, M .Si Pemantau Anggota 3 B. Army, ST., M T Pemantau Anggota
2. Rencana Anggaran Biaya (RAB) operasional yang diajukan di dalam proposal oleh PNP untuk Paket 07 (Indrapura – Tapan) sebesar Rp 74.475.555, setelah diadakan evaluasi dan negosiasi maka disetujui sebesar Rp 68.346.548.
3. Rencana Anggaran Biaya (RAB) operasional yang diajukan di dalam proposal oleh PNP untuk Paket 12 (Kambang – Indrapura) sebesar Rp 74.475.555, setelah diadakan evaluasi dan negosiasi maka disetujui sebesar Rp 68.866.298.
Selanjutnya TPM (Pemantau Utama dan Pemantau Anggota) terpilih menandatangani Surat Pernyataan Kesediaan dan siap melaksanakan tugas mewakili kepentingan masyarakat dan bertindak jujur serta independen dalam memantau kegiatan pelaksanaan konstruksi proyek WINRIP pada Paket 07 (Indrapura – Tapan) dan Paket 12 (Kambang – Indrapura) di wilayah Provinsi Sumatera Barat, sehat jasmani dan rohani, serta tidak mempunyai keterlibatan langsung maupun tidak langsung dengan kontraktor, konsultan supervisi, supplier (penyedia barang) maupun unsur-unsur pengelola proyek WINRIP lainnya.
IV. BERITA ACARA HASIL PEMILIHAN TPM
Berita Acara Pemilihan TPM Paket 07 (Indrapura – Tapan) dan Paket 12 (Kambang – Indrapura) ditandatangani oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 15 dan tim evaluasi CTC WINRIP.
Anti-Corruption Action Plan (ACAP) – Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)
ii
Undangan Wawancara TPM dari Ketua Pelaksana Harian PM U
kepada Perguruan Tinggi
Agenda Pelaksanaan Interview Pemilihan TPM
Notulensi
Berita Acara Pemilihan TPM
Daftar Hadir TPM
Anti-Corruption Action Plan (ACAP) – West ern Indonesia National Roads Project (WINRIP)
AGENDA PELAKSANAAN INTERVIEW PEMILIHAN PEMANTAU PIHAK KETIGA (PP3)/
THIRD PARTY MONITORING (TPM)
Paket 07: Indrapura
Tapan dan Paket 12: Kambang
Indrapura
Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)
Loan IBRD No. 8043
ID
Padang, 22 Desember 2015
Waktu
Kegiatan
Fasilitator
10.00 – 10.30 Pembukaan dan Penjelasan WINRIP PPK 15
10.30 – 11.30 Penjelasan dan Pengarahan WINRIP Kasatker PJN Wilayah II Prov. Sumatera Barat
11.30 – 12.15 Penjelasan ACAP dan Prosedur Pemilihan TPM
Community Development Officer CTC WINRIP
12.15 – 13.00 ISHOM A
13.00 – 14.00 Penjelasan ACAP dan Prosedur Pemilihan TPM
Community Development Officer CTC WINRIP
14.00 – 15.30 Interview Calon TPM Tim Evaluasi CTC WINRIP
15.30 – 16.30 Evaluasi dan Negosiasi Rencana Anggaran
Biaya Pemantauan Tim Evaluasi CTC WINRIP
16.30 – 17.15 Penetapan TPM dan Penandatanganan Berita Acara Pemilihan TPM
Community Development Officer CTC WINRIP
Laporan Pelaksanaan Interview Pemilihan TPM Paket 07: Indrapura Tapan dan Paket 12: Kambang Indrapura, Provinsi Sumatera Barat
Desember
Anti-Corruption Action Plan (ACAP) – Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP)
E
E
A
A
AA
E
E
E
A
E
A
A
E
A (
3)/
D
A
!(
)
"#$%
07:
& '( ") *( "+ ") "&'"& " #$%12:
" ,-"& .+& '(")*( " $/% $( &&'0& $/1""%10& "20" '/,) (0 3$ ,$& % (04$5%(
)
0"&
B
D
0. 8043
+D
" '"&.
, 22 D
$/$ , -$(2015
1. Pemilihan TPM dibuka oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 15 kemudian dilanjutkan oleh Pengarahan dari Kasatker PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat dan Penjelasan ACAP oleh Community Development Officer CTC WINRIP.
2. Selama Pengarahan dan Penjelasan berlangsung, berikut terangkum beberapa pertanyaan yang menjadi bahan diskusi:
1. Ketika TPM ingin melakukan kunjungan lapangan, apakah atas ijin PPK atau bagaimana mekanisme? (PPK 15)
Tanggapan: Sebelum kunjungan lapangan, TPM akan berkoordinasi dengan PPK terkait secara lisan maupun tulisan. Selain itu, TPM akan secara aktif berhubungan dengan PPK/ Satker terkait.
2. Di lapangan (lokasi proyek) apakah perlu dibuatkan wadah untuk pengaduan masyarakat? (PPK 15)
Tanggapan: PPK bisa membuat leaflet (selain papan informasi proyek) yang berisikan informasi proyek termasuk informasi mengenai alamat pengaduan, lalu dibagikan kepada perwakilan masyarakat setempat.
3. Tim TPM meminta bantuan PPK/ Satker terkait untuk ikut mensosialisasikan peran TPM karena berdasarkan pengalaman yang lalu, ketika TPM berkunjung ke lapangan dan meminta beberapa informasi seringkali Kontraktor atau Konsultan Supervisi seolah-olah enggan memberikan informasi. (TPM )
Tanggapan: Pada saat pelatihan pembekalan TPM nantinya TPM , Konsultan Supervisi, Kontraktor dan pihak-pihak terkait lainnya akan duduk bersama dan diberi penjelasan mengenai peran, fungsi, dan lingkup tugas TPM sehingga diharapkan nantinya akan tercipta hubungan kerjasama yang baik di semua pihak.
4. Apa yang menjadi fokus pemantauan TPM (hal teknis atau non teknis)? (Asisten Pelaksana Satker PJN II)
Tanggapan: TPM melakukan pemantauan secara global, mencakup progress/ hasil pekerjaan, isu lingkungan, maupun isu di masyarakat sekitar proyek.
5. Dalam rapat koordinasi proyek, seringkali TPM tidak diundang/ ditembuskan undangan. (TPM )
Anti-Corruption Action Plan (ACAP) – Western Indonesia National Roads Improvement Project (WINRIP) 6. TPM meminta PM U/ CTC meninjau kembali besaran alokasi biaya sewa kendaraan dan
6 789:; <= > ?@
A;B> 8?> <>> <@< =;CD@;EA; : @B@F> <=A:
GHIJKL MNOP QR HS TR HUVHS HPQH PGH IJKW XNY HZ[H P\UOPQRHSTR H ]J ^K JRPOP Q_ PJ ^` HaHK`_ PHbc_ H Q^OZS R _ dJZJ PKGR _eJ fK
(
]O acOG)