UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SIDOARJO Fakultas Ekonomi
Program Studi Akuntansi
http://www.unusida.ac.id
5. Bagaimana Pancasila merupakan Sistem
Filsafat?
Oleh : Rabu, 26 April 2017
Kelompok 1 : [email protected] Anisa Rahmanita
Makna dasar Pancasila menjadi Sistem Filsafat
adalah dasar mutlak dalam berpikir dan berkarya
sesuai dengan pedoman, tentunya dengan saling
mengaitkan antara sila yang satu dengan lainnya
Mengapa Pancasila menjadi sistem filsafat ?
Ketetapan MPR no. II/MPR/1978 tentang Ekaprasetia Pancakarsa menjabarkan kelima asas dalam Pancasila menjadi 45 butir pengamalan sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila.
Ada 45 butir pengamalan Pancasila. Namun disini kami akan menyebutkan 3 butir yang paling kami ingat sampai saat ini, antara lain :
• Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan
terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain. (butir ketujuh pada sila pertama)
• Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap
orang lain. (butir kelima pada sila kedua)
• Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
(butir ketiga pada sila ketiga)
Disini kami akan menyebutkan 3 butir pengamalan
Pancasila yang paling mudah dilaksanakan menurut
versi kelompok kami, antara lain :
1. Butir 7, pada sila pertama :
Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan
terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.
2. Butir 6, pada sila kedua :
Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Karena pada dasarnya manusia mempunyai sifat saling membutuhkan satu sama lain dan bukan bergantung pada orang lain maka manusia di haruskan untuk menjunjung tinggi nilai kemanusiaan tersebut supaya bisa hidup bermasyarakat dengan sekitarnya. Apabila sudah hidup bersama dalam bermasyarakat maka harus menerapkan sikap perilaku sesuai dengan norma dan melakukan sesuatu dengan seadil-adilnya. 3. Butir 1, pada sila ketiga :
Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara.