E-busines yang berhubungan dengan media social terhadap improvement
perusahaan
Aldian Umbu Tamu Ama (972013003)
Magister Sistem Informasi UKSW
2013
PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi informasi membuat perusahaan berlomba-lomba untuk mencari keuntungan dengan pemanfaatan teknologi informasi. Salah satu implementasi teknologi informasi yang dipakai adalah konsep e-business, E–Business (Electronic Business) merupakan interaksi eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor pemerintah, dan media massa juga termasuk penggunaan teknologi informasi untuk mendesain kembali proses internalnya, yang artinya e-business mencakup semua aspek pengembangan bisnis perusahaan dengan memanfaatkan media elektronik computer dengan didukung jaringan computer dan internet. Melalui konsep e-business inilah perusahaan mengadopsi media social sebagai media promosi, media pertukaran informasi, meningkatkan kepercayaan konsumen, alat riset atau pembanding, alat meningkatkan mutu pelayanan dan juga memungkinkan perluasan pangsa pasar untuk mencari pelanggan yang baru. Melihat pergerakan baru ini perlu ditinjau bagaimana improvement perusahaan dengan memanfaatkan media social terutama Facebook. TINJAUAN PUSTAKA
A. E-business
permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik. E–Business (Electronic Business) merupakan interaksi eksternal organisasi dengan para pemasok, pelanggan, investor, kreditor pemerintah, dan media massa juga termasuk penggunaan teknologi informasi untuk mendesain kembali proses internalnya. Secara garis besar kita dapat melihat bebrapa aspek yang ada dalam e-business:
1. Pelaku E-Business
Organisasi, konsumen, perusahaan, supllier, pekerja, rekan bisnis 2. Alat/Media/Sumber Daya yang Digunakan
Teknologi informasi dan komunikasi
Komputer, data yang telah terkomputerisasi Internet
Koordinasi, Komunikasi, dan Pengelolaan organisasi Transformasi proses bisnis
Sharing informasi 5. Keuntungan
Pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi Memberikan nilai bisnis yang berbeda
Efisien
Peningkatan produktivitas dan keutungan 6. Jenis E-Business Karakteristik
B2C (Business to Customer)
o Antar organisasi dan perorangan
o Nilai uang yang dilibatkan lebih kecil
o Transaksi satu waktu (tidak sering terjadi)
B2B (Business to Business),
B2G (Business to Government), serta B2E (Business to Education)
7. Infrastuktur untuk E-Business
Jenis – jenis Jaringan dalam E-bussiness, yaitu : • Local Area Network (LAN)
Adalah jaringan komputer dan peralatan lainnya yang lokasinya dekat antara satu dengan yang lain (biasanya dalam satu gedung).
• Wide Area Network (WAN)
Adalah jaringan komputer dan peralatan lainnya yang mencakup wilayah geografis yang luas.
• Value Added Network (VAN)
Adalah sistem komunikasi jarak jauh yang didesain dan dikelola oleh suatu perusahaan yang independen.
Software Komunikasi
Fungsi software komunikasi :
Pengendali akses, menghubungkan dan memutuskan hubungan antar-berbagai peralatan.
Pengelola jaringan, mengumpulkan data untuk memeriksa kesiapan peralatan jaringan untuk mengirim atau menerima data.
Pengiriman data dan file, mengontrol pengiriman data diantara berbagai peralatan. Pendeteksian dan pengendali atas kesalahan, memastikan bahwa data yang dikirim
benar-benar merupakan data yang diterima.
Keamanan data, melindungi data selama pengiriman dari akses pihak yang tidak berwenang.
Hal yang terpenting dari ebusiness adalah penerapan bisnis ke media elektronik yaitu komputer. Perkembangan teknologi informasi yang semakin maju setiap tahunnya mendorong para pelaku bisnis untuk menerapkan teknologi informasi ke dalam proses bisnis sehingga dapat mendorong kegiatan bisnis untuk juga semakin maju.
Penerapan e – business memanfaatkan banyak sekali perangkat elektronik dalam pelaksanaanya salah satunya dengan menggunakan media social. Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang
paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Platform sosial media dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kategori besar, meskipun beberapa aplikasi mungkin masuk ke dalam lebih dari satu kategori tertentu tergantung pada bagaimana aplikasi tersebut digunakan. Secara kategori dapat di kelompokkan sebagai berikut :
a) Publikasi Web
Situs Web yang memungkinkan pengguna untuk mengirim atau mempublikasikan konten untuk menjangkau khalayak secara luas dan mendapatkan umpan balik. Contoh alat ini diantaranya adalah:
Microblogging (Twitter, Plurk) terdiri dari perwakilan dari tiap pengguna, hubungan sosial pengguna, dan berbagai layanan tambahan. Platform Umum jaringan sosial meliputi:
Alat Sosial Media (Facebook, LinkedIn, Google) Sosial Bookmark (Delicious, Digg)
Virtual Worlds (Second Life, OpenSim)
Crowdsourcing / Sosial Voting (IdeaScale, Chaordix) c) File Sharing dan Penyimpanan
Sebuah layanan hosting file atau penyedia penyimpanan file secara online yang dirancang khusus untuk menyimpan konten. Platform umum untuk file sharing atau penyimpanan meliputi:
Perpustakaan Foto (Flickr, Picasa) Video Sharing (YouTube, Vimeo) Audio Sharring (Podcast, Itunes)
Penyimpanan (Google Documents, Drop.io., MySpace ) Manajemen Konten (SharePoint, Drupal)
Pesan yang di sampaikan tidak hanya untuk satu orang saja tetapi bisa ke berbagai pihak atau perorangan.
Pesan yang di sampaikan bebas, tanpa harus melalui suatu Gatekeeper
Pesan yang di sampaikan cenderung lebih cepat di banding media lainnya. Contohnya mengirim surat lewat pos
Penerima pesan yang menentukan waktu interaksi.
Keuntungan media sosial dalam e-business:
Media promosi
Media pertukaran informasi yang cepat
Meningkatkan kepercayaan konsumen
Alat riset atau pembanding
Alat meningkatkan mutu pelayanan
Memungkinkan perluasan pangsa pasar dan pelanggan yang baru
METODOLOGI
HASIL DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan beberapa sumber mengenai pemanfaatan Facebook untuk mendukung improvement perusahaan, maka dapat disimpulkan menjadi:
1) Sebagai media yang telah diakses oleh jutaan pengguna dari berbagai kalangan masyarakat dan telah memiliki pangsa pasar untuk memasarkan produk dan jasa yang dapat menarik banyak perhatian dari penggunanya.
2) Merupakan salah satu titik potensial untuk membangun hubungan antara produsen dan konsumen dikarenakan adanya proses komunikasi dengan cara information broadcasting dan bisa menggunakan metode upload gambar, event dan pesan text
3) Menyediakan fitur-fitur seperti update status atau comment dan lain-lain, sehingga bisa digunakan sebagai media benchmarking.
4) Menjadi media untuk mengumpulkan informasi dari perusahaan-perusahaan lain yang menggunakan media social networking ini sebagai media pemasaran, bagaimana perusahaan tersebut mempromosikan produk/jasa dan kondisi tersebut.
5) Meningkatkan kualitas SDM dan lingkungan kerjanya, ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh perusahaan, yakni : dengan memanfaatan Facebook sebagai bagian dari media komunikasi interpersonal dan sebagai salah satu broadcast media agar dapat lebih mudah dalam hal penyebaran informasi terkait aktifitas pekerjaan dalam lingkungan kerja perusahaan. Penggunaan Facebook mendorong para karyawan untuk terus meluaskan networking yang tidak hanya ditujukan untuk kepentingan perusahaan dalam menjalankan aktifitas bisnisnya, namun juga untuk mengembangkan jejaring individu para karyawannya, dengan harapan dapat berbagai kepentingan di masa yang akan datang.
seperti customer service, lebih mendukung vertical industry yang spesifik, dan juga lebih mendukung proses pengambilan keputusan (decision support).
Berdasarkan manfaat-manfaat diatas maka perlu dikaji sebuah perusahaan yang telah menggunakan Facebook untuk berkomunikasi dengan pelanggan dengan praktek-praktek terbaik apa yang perusahaan lakukan dalam memanfaatkan Facebook untuk membina hubungan dengan pelanggannya. Disini perusahaan yang menjadi objek adalah The Coca-Cola Company yang merupakan perusahaan besar dan untuk sekarang telah memiliki 74 juta pengikut. Berikut contoh praktek-praktek yang dilakukan oleh perusahaan dengan memanfaatkan fitur-fitur Facebook:
Facebook insight, fitur baru ini memungkinkan perusahaan untuk mengukur dan mengetahui seberapa banyak angka fans yang memperbincangkan brand mereka. Disini harus dipahami bahwa arti “engagement” tidak hanya total interaksi yang tejadi antara fans dan brandnya tetapi bagaimana akhirnya brand memiliki kemungkinan untuk “digossipin” oleh fans bersama dengan teman, pacar atau keluarganya di Facebook. Fitur terbaru itu disebut oleh Facebook dengan istilah People Talking About This yang mana di dunia pemasaran mungkin lebih dikenal dengan istilah word-of-mouth. Kemudian Facebook membuat fitur tersebut menjadi sangat menarik karena angka People Talking About This dapat dilihat oleh publik sehingga publik akhirnya bisa menilai hidup atau tidaknya sebuah komunitas di fanpage melalui seberapa banyak orang membicarakan konten dari brand tersebut, untuk meningkatkan angka People Talking About This, harus melalui beberapa tahapan. Facebook di dalam laporan FB insight terbaru membuat banyak istilah baru yang cukup merumitkan untuk menjelaskan proses tersebut. Secara sederhana bagaimana konsep tahapan untuk mengkonversikan jumlah total fans menjadi angka People Talking About This. Berikut penjelasanya:
Potential Reach adalah jumlah fans yang telah dikumpulkan dari saat membuat fanpage hingga saat ini adalah angka potensial fans yang bisa diajak berkomunikasi. Reach / True Reach adalah jumlah angka fans yang sedang online ketika
dipublish sebuah konten dan dianggap memiliki kemungkinan untuk “aware” terhadap konten tersebut.
Story / People Talking About This adalah jumlah fans yang memberikan respon terhadap konten (seperti like,comment) dan akhirnya menghasilkan efek viral marketing.
Hashtag, dengan menambahkan tanda "#" di sebuah kata akan membuat kata itu menjadi sebuah tautan yang bisa di-klik. Setelah itu akan muncul sejumlah materi tentang pendapat orang lain mengenai topik tersebut. Facebook mengatakan fitur ini untuk menawarkan sebuah "pandangan yang lebih luas tentang apa yang sedang terjadi." Sementara para pebisnis mengatakan langkah ini juga bisa menambah penjualan iklan.
Global Community, mengajak pelanggan untuk terlibat atau bermitra dengan perusahaan untuk membuat sebuah program dalam sebuah komunitas, sehingga perusahaan dapat juga memberikan donasi untuk program yang unik.
Selain memanfaatkan fitur-fitur yang disediakan oleh Facebook, perusahaan juga selalu memanfaatkan moment seperti hari-hari raya ataupun suatu event untuk mengupdate berita yang sekaligus mengiklankan prodak mereka.
DAFTAR PUSTAKA
Wikipedia. http://id.wikipedia.org/wiki/Media_sosial
Ptkomunikasi, 2012. Pengertian Media Sosial, Peran serta Fungsinya. http://ptkomunikasi.wordpress.com/2012/06/11/pengertian-media-sosial-peran-serta-fungsinya/
Wibawa adiputra, 2013. Media Sosial dan Jejaring Sosial (Social Media & Social Network). http://wibawaadiputra.wordpress.com/2013/01/27/media-sosial-jejaring-sosial-social-media-social-network/
Mariobross teguh, 2013. The beginning : E-business ? E-commerce ? Apa perbedaannya ?. http://ldse-bussiness.blogspot.com/2013/01/the-beginning-e-business-e-commerce-apa.html
Abdullah Kholifah, 2013. OPTIMALISASI PERAN MEDIA SOSIAL BAGI PERUSAHAAN.
http://abdullahkholifah.wordpress.com/2013/01/01/optimalisasi-peran-media-sosial-bagi-perusahaan/
Bima Mahendra, 2011. Keuntungan Dan Kerugian Social networking. http://kompiqu.wordpress.com/2011/11/30/keuntungan-dan-kerugian-social-networking/