• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bumi dan Tata Surya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Bumi dan Tata Surya"

Copied!
98
0
0

Teks penuh

(1)

I

Pengembangan Rencana

Pelaksanaan Pembelajaran

(2)

PROFESIONAL:

(3)

PEMBELAJARAN 1.

(4)

Tujuan

Mempelajari sifat/ciri tanah, fungsi-fungsi

tanah bagi kehidupan, dan kehidupan di

dalam tanah dan aplikasinya dalam

(5)

Indikator Pencapaian kompetensi

Indikator pencapaian kompetensi pada pembelajaran ini

adalah Anda diharapkan dapat:

1.Menjelaskan fungsi-fungsi tanah bagi kehidupan

2.Mengidentifikasi karakteristik tanah

(6)

Materi: Defnisi Tanah

Campuran mineral dan bahan

organik pada permukaan bumi yang

telah mengalami perubahan akibat

pengaruh genetik dan lingkungan

seperti iklim, organisme,

(7)

Materi: Sifat dan Ciri Tanah

Sifat-sifat fsik tanah ditentukan oleh jumlah, ukuran,

bentuk, susunan, dan komposisi mineral dan

partikel-partikel tanah, serta macam dan jumlah bahan organik.

Sifat fsik tanah yang penting:

(8)
(9)
(10)

Materi:Jenis-jenis Organisme Tanah

Protozoa

Fungi

Nematoda

Antropoda

(11)

Materi:Ekosistem Tanah

Beberapa fungsi ekosistem tanah yang penting adalah sebagai

berikut:

1)Merombak bahan organik menjadi humus.

2)Mengikat nitrogen dan nutrient lain.

3)Mengikat partikel-partikel tanah sehingga strukturnya terbaik.

(12)
(13)

Aktivitas Tanah dan Kehidupan

Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengerjakan LK berikut:

No Aktivitas

Pembelajaran Judul Lembar Kerja

1. Diskusi Materi Lembar Kerja: LK. I1.01. Diskusi Materi Topik Tanah dan Kehidupan

1. Aktivitas Praktik Lk I1.02. Penentuan Tekstur Tanah Dengan Metode

Jar Testing

1. Latihan Membuat Soal

(14)
(15)

Latihan

1. Mana proses pembentukan tanah yang paling bertanggung jawab pada perkembangan horizon

A. adisi

B. akumulasi-v C. transformasi D. translokasi

2. Mana warna berikut yang merupakan tipikal tanah yang berdrainase baik , rendah bahan organik dan permukaan berasir?

(16)
(17)

Penguatan

• Organisme tanah hidup di berbagai profl tanah. Setiap profl

tanah mempunyai jenis organisme yang berbeda-beda. Kelompok jenis organisme dari atas ke bawah dalam profl tanah adalah: edafon, hemiedafon, dan eudafon.

(18)

PEMBELAJARAN 2.

(19)

Tujuan

Setelah mempelajari modul ini, Anda

diharapkan dapat menjelaskan

penerapan hukum-hukum IPA dalam

teknologi yang terkait dengan IPA

terutama bioteknologi dalam

(20)

Indikator Pencapaian kompetensi

Indikator pencapaian kompetensi pada pembelajaran ini adalah

Anda diharapkan dapat:

Menjelaskan pengertian dan prinsip dasar bioteknologi.

Menerapkan konsep bioteknologi dalam bidang pangan.

Menjelaskan penggunaan jenis bioteknologi dalam bidang

pertanian.

Menjelaskan penggunaan jenis bioteknologi dalam bidang

kesehatan.

(21)

Materi: Pengertian Bioteknologi

Bioteknologi berasal dari kata

bio

(hidup),

teknos

(teknologi), dan

logos

(ilmu) yang

secara harfah berarti ilmu yang

mempelajari penerapan prinsip-prinsip

biologi.

Pada dasarnya, bioteknologi adalah ilmu

yang memanfaatkan mahkluk hidup

(mikroorganisme, hewan dan tumbuhan)

(22)

Materi: Prinsip Dasar Bioteknologi

a) penggunaan agen biologi

b) menggunakan metode tertentu

c) dihasilkannya suatu produk

turunan

(23)

Materi: Sejarah Perkembangan

Bioteknologi

Periode bioteknologi tradisional

(sebelum abad ke-15 M)

Dalam periode ini telah ada teknologi pembuatan

minuman bir dan anggur menggunakan ragi (6000

SM), mengembangkan roti dengan ragi (4000 SM),

dan pemanfaatan ganggang sebagai sumber

makanan yang dilakukan oleh bangsa aztek (1500

(24)

Materi: Sejarah Perkembangan

Bioteknologi

Periode bioteknologi ilmiah

(abad ke-15 M sampai ke-20 M)

• Tahun 1670 : usaha penambangan biji tembaga dengan bantuan mikroba di Rio Tinto, Spanyol.

• Tahun 1686 : penemuan mikroskop oleh Antony van Leeuwenhoek yang juga menjadi manusia pertama yang dapat melihat mikroba.

• Tahun 1870 : Louis pasteur menemukan adanya mikroba dalam makanan dan minuman.

• Tahun 1890 : alkohol dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar motor.

• Tahun 1897 : penemuan enzim dari ekstrak ragi yang dapat mengubah gula menjadi alkohol oleh Edward Buchner.

• Tahun 1912 : pengelolahan limbah dengan menggunakan mikroba.

• Tahun 1915 : produksi aseton, butanol, dan gliserol dengan menggunakan bakteri.

• Tahun 1928 : penemuan zat antibiotik penisilin oleh Alexander Fleming

• Tahun 1994 : produksi besar-besaran penisilin

(25)

Materi: Sejarah Perkembangan

Bioteknologi

Periode bioteknologi modern

(abad ke-20 M sampai sekarang)

(26)

Materi: Jenis-jenis Bioteknologi

Menurut perkembangannya, bioteknologi

dibagi menjadi dua jenis:

a)

Bioteknologi konvensional

(sederhana)

(27)

Materi: Bioteknologi Sederhana

•Bioteknologi konvensional menerapkan biologi, biokimia, atau rekayasa masih dalam tingkat yang terbatas.

•Bioteknologi konvensional atau sederhana, sebagian besar didominasi oleh produk makanan. Dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan, mikroorganisme dapat secara langsung.

(28)

Materi: Contoh Bioteknologi

Sederhana

Tempe dengan mikroba

Rhizopus oryzae

Kecap dengan mikroba

Aspergilus wentii

Yoghurt dengan mikroba

Lactobacillus

bulgaricus

&

Steptococcus thermophillus

Nata de coco dengan mikroba

Acetobacter

xylinum

(29)

Materi: Penerapan Bioteknologi pada

Kesehatan

Antibiotik : zat yang dihasilkan oleh suatu mikroba (bakteri atau jamur), yang dapat menghambat atau membasmi bakteri. Isolasi antibiotik dari mikroorganisme dilakukan secara langsung dan

sederhana. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, antibiotik kini telah dibuat secara semi sintetik maupun sintetik.

Vaksin: mikroorganisme yang telah dilemahkan atau toksinnya

dimatikan sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan imunitas. Secara konvensional, pelemahan kuman dilakukan dengan

pemanasan atau pemberian bahan kimia.

Insulin. Dahulu, insulin yang digunakan pada penderita Diabetes Mellitus diekstraksi dari insulin babi atau sapi yang kurang

kompatibel dengan tubuh manusia. Insulin pertama kali diproduksi dari kelenjar babi atau sapi secara tradisional. yang masih sederhana dan dalam jumlah terbatas. Saat ini, produksi insulin akhirnya

(30)

Materi: Bioteknologi Modern

Bioteknologi modern telah menggunakan teknik

rekayasa tingkat tinggi dan terarah sehingga

hasilnya dapat dikendalikan dengan baik.

Teknik yang sering digunakan adalah dengan

melakukan manipulasi genetik pada suatu jasad

hidup secara terarah sehingga diperoleh hasil

sesuai dengan yang diinginkan.

Dalam prosesnya, bioteknologi modern dapat

(31)

Materi: Penerapan Bioteknologi

Modern

Rekayasa genetika

Rekayasa genetika merupakan suatu cara memanipulasikan gen untuk menghasilkan mahluk hidup baru dengan sifat

yang diinginkan. Rekayasa genetika disebut juga pencakokan gen atau rekombinasi DNA. Dalam rekayasa genetika

digunakan DNA untuk menggabungkan sifat mahluk hidup.

Kloning/cangkok inti

Teknik cangkok inti bertujuan untuk membuat individu yang memiliki sifat yang mirip dengan induknya tanpa melalui proses perkawinan. Kloning merupakan teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang sama dengan

(32)

Materi: Penerapan Bioteknologi Modern di Bidang

Kedokteran

Pembuatan antibodi monoklonal

Terapi gen

Interferon

(33)

Materi: Penerapan Bioteknologi dalam Bidang

Pangan

Tanaman transgenik

(34)

Materi: Dampak Positif Bioteknologi

Peningkatan hasil pertanian

Peningkatan gizi produk makanan dan minuman

Mengatasi polusi lingkungan

Melestarikan hewan dan tumbuhan melalui

kultur jaringan

Memproduksi obat-obatan dengan cara

(35)

Materi: Dampak Negatif Bioteknologi

Pencemaran lingkungan

Produk gen asing

Ekosistem terganggu

Dampak buruk terhadap kesehatan

Masalah etika dan moral

(36)
(37)

Aktivitas Pembelajaran Bioteknologi

Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengerjakan LK berikut:

No Aktivitas

Pembelajaran Judul Lembar Kerja

1. Diskusi Materi LK.I2.01. Diskusi Materi Topik Bioteknologi dalam Kehidupan Manusia

2. Aktivitas

Praktik

LK.I2.02: Pembuatan Yoghurt

3. Latihan

Membuat Soal

(38)
(39)

Latihan

1) Salah satu produk bioteknologi dalam bidang kesehatan adalah interferon yang memiliki fungsi….

A. membasmi hama tanaman B. pertahanan terhadap infeksi virus C. mendiagnosis suatu penyakit D. meningkatkan ketahanan tubuh

1) Teknik yang tidak dapat dilakukan untuk menyisipkan gen pada tanaman yang akan direkayasa dalam pembuatan tanaman transgenik adalah dengan menggunakan ....

A. alat berupa gene gun

(40)
(41)

Penguatan

• Bioteknologi merupakan suatu cabang ilmu biologi yang

mempelajari tentang pemanfaatan makhluk hidup sehingga dapat menghasilkan barang atau jasa untuk kepentingan hidup manusia. Selain itu, bioteknologi juga berarti

penggunaan biokimia, mikrobiologi dan rekayasa kimia secara terpadu dengan tujuan memperoleh penerapan teknologi di bidang pertanian, peternakan, kesehatan, dan industri dari kapasitas mikroba, sel, atau jaringan sebagai kultur.

• Berdasarkan proses dan peralatan yang digunakan,

(42)
(43)

Tujuan

Setelah mempelajari kegiatan

pembelajaran ini secara bertanggung

jawab, Anda diharapkan mampu

menjelaskan struktur internal bumi

serta hubungannya dengan gempabumi

dan gunungapi yang terjadi di Indonesia

dengan mengintegrasikan nilai cinta

(44)

Indikator Pencapaian kompetensi

Indikator pencapaian kompetensi pada pembelajaran ini adalah

Anda diharapkan dapat:

1.Mampu menjelaskan bagaimana struktur internal bumi

diidentifikasi

2.Mampu menjelaskan peristiwa gempabumi

3.Mampu menjelaskan peristiwa gunungapi

(45)

Materi: Struktur Bumi

Nama

Lapisan Ketebalan (km) Densitas (g/cm3)

Wujud Komposisi (Dominan)

Kerak 7-70 2,7 – 3 Padat Oksigen, Silikon, Alumunium, Besi, Kalsium, Sodium, Potasium, Magnesium

(46)

Materi: Kerak Bumi

• Kerak bumi (crust) merupakan lapisan bumi paling luar berupa batuan.

• Kerak bumi ini terdiri dari kerak benua dan kerak samudera.

• Kerak samudera memiliki ketebalan sekitar 7 km terbentuk dari batuan bekuan hitam yang disebut batu basal. Kerak samudera ini menjadi dasar bagi lautan yang ada di bumi.

(47)

Materi: Mantel Bumi

Mantel bumi terletak tepat di bawah kerak bumi

sampai mencapai kedalaman 2885 km.

Dari seluruh volume bumi, mantel merupakan

bagian yang terbanyak.

Lebih dari 82% volume bumi terisi oleh mantel.

Secara fsis, mantel berwujud padat yang bersifat

plastis.

Mantel bagian atas bersama dengan kerak bumi

(48)

Materi: Inti Bumi

• Inti bumi merupakan bagian terdalam dari bumi dan

ukurannya hampir sebesar bulan.

• Karena memiliki densitas yang besar, para ahli menyimpulkan bahwa inti bumi tersusun dari besi dan sebagian nikel.

• Berdasarkan wujudnya, inti bumi terbagi menjadi dua yaitu

inti dalam yang berwujud padat dan inti luar yang berwujud cair.

• Inti luar berada pada kedalaman 2885 km sampai 5150 km. Sedangkan inti dalam berada pada kedalaman 5150 km – 6371 km.

(49)

Materi: Struktur Internal Bumi berdasarkan perilaku

reologisnya

Perilaku reologis: bagaimana material

bumi tersebut merespon gaya yang

diberikan kepadanya.

Berdasarkan perilaku reoligisnya tersebut,

bumi dibagi menjadi tiga bagian yaitu

- Litosfer

(50)

Materi: Struktur Internal Bumi berdasarkan perilaku

reologisnya

Litosfer adalah bagian bumi terluar yang

berupa lapisan batuan yang bertemperatur

rendah dan bersifat kaku. Litosfer ini berada

mengapung diatas lapisan lain yang disebut

astenosfer.

Astenosfer berupa batuan yang bertemperatur

tinggi mendekati titik leburnya sehingga

(51)
(52)

Materi: Lempeng Tektonik

Litosfer bersifat keras berada di atas astenosfer

yang relatif lebih lunak.

Menurut

teori lempeng tektonik

, litosfer yang

menyelubungi bumi terpecah ke dalam beberapa

bagian. Pecahan-pecahan litosfer tersebut disebut

lempeng

. Litosfer tersusun dari beberapa lempeng

besar dan beberapa lempeng kecil.

Lempeng-lempeng tersebut mengapung di atas lapisan

astenosfer dan masing-masing bergerak dengan

kecepatan (laju dan arah) yang berbeda dengan

laju antara beberapa mm/tahun sampai belasan

(53)
(54)

Materi: Lempeng Tektonik

Lempeng-lempeng tektonik: lempeng Pasifk, lempeng

Antartik, lempeng Nasca, dan sebagainya.

Lempeng-lempeng tektonik yang bertemu di Indonesia

adalah lempeng Indo-Australia, lempeng Eurasia,

lempeng Pasifk, serta lempeng Filipina.

 Pertemuan lempeng (batas lempeng) merupakan

daerah yang sangat aktif secara tektonik dan berpotensi

terjadi gempa bumi.

Tipe batas lempeng terdiri dari tiga yaitu tipe

(55)

Materi: Pertemuan Lempeng

Tipe Konvergen

Tipe kovergen adalah jika dua buah saling mendekat.

Terdapat dua macam tipe konvergen, yaitu tumbukan dan

subduksi.

(56)

Materi: Pertemuan Lempeng

Tipe Divergen

(57)

Materi: Pertemuan Lempeng

Tipe Transform

(58)

Materi: Gempa Bumi

Gempabumi adalah bergetarnya bumi

akibat adanya pelepasan energi secara

tiba-tiba di lempeng bumi.

Pada dasarnya getaran tersebut adalah

energi yang merampat dalam bentuk

gelombang

gaya penyebab pergerakan lempeng

(59)

Materi: Gempa Bumi

(60)

Materi: Gelombang Gempa

Ketika terjadi gempa bumi maka energi yang dilepaskan

oleh gempa tersebut dipancarkan ke segala arah

sebagai

gelombang gempa

(atau disebut juga

gelombang seismik

).

Gelombang gempa terdiri dari

gelombang badan

dan

gelombang permukaan

.

Gelombang badan

adalah gelombang gempa yang

merambat ke segala arah di dalam badan bumi.

- Gelombang badan terdiri dari

gelombang P

(primer)

yang merupakan gelombang longitudinal dan

gelombang

(61)
(62)

Materi: Gunung Api

Di samping berpotensi gempabumi, daerah di sekitar batas

lempeng merupakan daerah yang banyak ditemukan

gunungapi.

Gunungapi merupakan lubang atau rekahan tempat dimana

magma yang berada di dalam Bumi dapat keluar mencapai

permukaan Bumi.

Magma adalah lelehan batuan bercampur dengan butiran

mineral dan gas-gas terlarut.

Pembentukan dan aktivitas gunungapi di Indonesia terjadi

(63)
(64)
(65)

Materi: Bahaya Gunung Api

• Aliran Lava. Lava adalah magma yang mengalir di permukaan Bumi. Lava ini sangat panas. Suhunya dapat mencapai 800 -1200 0 C. Kecepatan alirannya

tergantung pada kekentalan magmanya.

• Lahar. Lahar merupakan lumpur dari sampah vulkanik yang bercampur dengan air. Lahar ini dapat bergerak dengan kecepatan 100 km/jam.

• Aliran piroklastik. Aliran ini merupakan salah satu bentuk becana letusan

gunungapi yang sangat mematikan. Aliran ini dapat mengandung gas, uap air, abu, maupun lapili yang mengahambur ke bawah dengan kecepatan bisa

mencapai 700 km/jam.

(66)
(67)

Aktivitas Pembelajaran Kebumian

Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengerjakan LK berikut:

No Aktivitas

Pembelajaran Judul Lembar Kerja

1. Diskusi Materi LK.I3.01. Diskusi Materi Topik Kebumian

2. Aktivitas

Praktik

LK.I3.02. Model Struktur Bumi

3. Latihan

Membuat Soal

(68)
(69)

Latihan

1. Membenahi ruang kelas yang aman, seperti memastikan pintu masuk bebas dari lemari yang jika roboh tidak menutupi jalan pintu tersebut merupakan bagian dari ....

A. memperkecil bahaya B. memperkecil kerentanan C. memperkecil kapasitas D. memperbesar bahaya

1. Jika suatu gunungapi teramati secara visual maupun berdasar pengamatan instrumen menunjukkan peningkatan aktivitas dan dapat diikuti oleh letusan maka tingkat peringatan dini berkaitan dengan aktivitas gunungapi tersebut adalah....

(70)
(71)

Penguatan

• Struktur internal bumi terbagi menjadi 3 bagian berdasarkan

komposisi penyusunnya yaitu: kerak, mantel, dan inti. Inti bumi dibagi lagi menjadi 2 yaitu inti dalam dan inti luar berdasarkan wujudnya. Walaupun demikian komposisi

(72)
(73)

Tujuan

Melalui kajian yang cermat secara

mandiri, peserta mampu

menjelaskan karakteristik anggota

Tata Surya serta pengaruh

(74)

Indikator Pencapaian kompetensi

Indikator pencapaian kompetensi pada pembelajaran ini adalah Anda diharapkan dapat:

•menjelaskan karakteristik Matahari,

•menjelaskan karakteristik planet dan anggota Tata Surya lainnya

•menjelaskan pengaruh radiasi Matahari terhadap kehidupan di Bumi

•menjelaskan gerakan Bumi dan Bulan terhadap Matahari

(75)

Materi: Karakteristik Anggota Tata

Surya

Matahari

Matahari adalah bintang yang menjadi pusat Tata Surya

dimana semua anggota Tata Surya lain beredar

mengelilinginya

Planet dan Anggota Tata Surya Lain

Pada tahun 2006, IAU (International Astonomical Union)

(76)

Materi: Kriteria Planet

mengorbit Matahari;

bentuknya cenderung bulat;

dalam orbitnya tidak ditemukan

(77)

Materi: Planet

memiliki lapisan

batuan)

Planet Jovian

(yang tidak keras karena tersusun seluruhnya dari

(78)

Materi: Planet berdasarkan letak

Planet Inferior

(Orbit berada di antara Bumi dan Matahari)

Planet Superior

(Orbit berada di luar

(79)
(80)

Materi: Planet Kerdil

mengorbit Matahari;

bentuknya cenderung

bulat;

dalam orbitnya ditemukan

benda-benda angakasa

lain.

(81)

Materi: Benda Kecil Tata Surya

Seluruh benda angakasa lain yang mengelilingi Matahari selain planet,

planet-kerdil atau satelit: komet, asteroid, objek-objek trans-neptunian, serta benda-benda kecil lainnya.

Kebanyakan berada pada sabuk asteroid dan sabuk Kuiper (Kuiper Belt).

Sabuk asteroid berada diantara orbit Mars dan orbit Jupiter, sedangkan

(82)

Materi: Pengaruh Radiasi Matahari

terhadap Bumi

Iklim dan cuaca

Siklus Air

Proses Fotosintesis

Efek Rumah Kaca

Ultraviolet dibutuhkan oleh tubuh

Manusia dalam memproduksi vitamin

D

(83)

Materi: Pergerakan Bumi dan Bulan

Bumi sebagai planet berevolusi mengelilingi

Matahari.

Selama mengitari Matahari, Bumi disertai

oleh satu buah satelit alam yang disebut

Bulan.

Bulan sendiri berevolusi mengelilingi Bumi.

Di samping bergerak mengitari Matahari,

(84)
(85)

Materi: Kemiringan Sumbu Rotasi

Bumi

Kemiringan sumbu

rotasi Bumi

menyebabkan

terjadinya

perbedaan musim

antara belahan Bumi

utara dan belahan

(86)

Materi: Gerakan Bulan

Bulan juga mengalamai rotasi dan revolusi.

Rotasi Bulan adalah gerak Bulan yang berputar pada

sumbunya.

Revolusi Bulan adalah gerak Bulan mengelilingi Bumi. Waktu revolusi bulan sama dengan waktu rotasi Bulan

sehingga menyebabkan wajah Bulan yang menghadap Bumi selalu sama. Waktu yang diperlukan Bulan untuk berevolusi satu kali adalah sekitar 29 hari atau satu bulan.

Revolusi Bulan dimanfaatkan oleh manusia untuk membuat

sistem penanggalan komariah (Hijriah). Pergantian bulan dalam sistem penanggalan ini ditandai dengan munculnya hilal.

(87)

Materi: Fase Bulan

1.Bulan mati

2. Bulan sabit

3. Seperembat

(88)

Materi: Gerhana

Peredaran Bumi dan Bulan menyebkan pula

peristiwa gerhana Bulan dan gerhana

Matahari.

Gerhana Bulan terjadi ketika Bulan dalam fase

purnama dan Bulan berada tepat di bidang

ekliptika. Pada keadaan itu, Bulan, Bumi dan

Matahari berada dalam satu garis lurus.

Gerhana Matahari akan terjadi ketika Bulan

(89)
(90)
(91)

Materi: Pasang Surut

Pasang-surut air laut adalah gelombang air

laut yang dibangkitkan oleh gaya gravitasi

Bumi, Bulan, dan Matahari.

Gaya gravitasi Bulan, Bumi dan gaya

gravitasi Matahari akan menarik dan

menekan air laut. Perpaduan bekerjanya

gaya-gaya tersebut menyebabkan

(92)
(93)

Aktivitas Pembelajaran Tata Surya

Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mengerjakan LK berikut:

No Aktivitas

Pembelajaran Judul Lembar Kerja

1. Diskusi Materi LK.I4.01. Diskusi Materi Topik Tata Suryaumian

2. Aktivitas

Praktik

LK. I4.02. Demonstrasi Model Tata Surya

3. Latihan

Membuat Soal

(94)
(95)

Latihan

1. Matahari berputar pada porosnya dengan kecepatan sudut di bagian ekuator .... A. sama dengan kecepatan sudut di bagian kutub

B. lebih besar dari kecepatan sudut di bagian kutub C. lebih kecil dari kecepatan sudut di bagian kutub D. sama dengan nol

2. Tidak setiap bulan purnama terjadi gerhana bulan. Hal ini disebabkan oleh.... A. Bidang edar Bulan berimpit dengan bidang edar Bumi

B. Bidang edar Bulan tegak lurus dengan bidang edar Bumi

C. Bidang edar Bulan dengan bidang edar Bumi membentuk sudut 23.5 0

(96)
(97)

Penguatan

Tata Surya merupakan sistem yang terdiri dari Matahari, planet, planet

kerdil serta benda-benda kecil lain dimana Matahari menjadi pusat dari

pergerakan anggota-anggota Tata Surya.

Dari total massa Tata Surya, 99% lebih adalah massa Matahari. Di

samping massanya yang demikian besar relatif terhadap seluruh anggota Tata Surya lain, Matahari juga merupakan sumber energi bagi

(98)

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Evaluasi Kinerja Struktur Baja dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) yang Menggunakan Reduced Beam Section di Wilayah 2 Peta Gempa Indonesia. Tugas Akhir

Penelitian ini menggunakan metode ketiga yaitu menambahkan PVA ke dalam larutan kitosan- pektin dengan harapan dapat meningkatkan electrospinnability larutan dan bahan PVA

Buah pepaya (Carica papaya L) muda mengandung serat kasar sebanyak 9 gram dari setiap 100 gram daging buah (Duke,1984); oleh karena itu daging buah pepaya muda

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan yang dinyatakan dengan nilai IC 50 dari dua sampel, yakni kombinasi infusa campuran teh dengan

Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1994 tentang Pajak Penghasilan Bagi Pejabat Negara, Pegawai Negeri Sipil, Anggota Angkatan Bersenjata Republik Indonesia dan

Pelaksanaan inaportnet di pelabuhan Tanjung Perak dinilai telah dapat meningkatkan pelayanan kapal dengan baik. Bahkan, dengan adanya sistem online ini dapat menghindari

Pada komputer, untuk dapat menerima data ADC dari mikrokontroler ATmega8535 yang dikirim dengan komunikasi data serial, diperlukan program aplikasi yang dapat

Sehingga putaran yang diperlukan setiap motor untuk dapat memberikan gaya angkat pada tricopter juga berbeda-beda.. Kondisi kerataan pada ground (bumi) berpengaruh