13/14
Human Resource DevelopmentEVALUASI DALAM
Tentang Evaluasi
Evaluasi Sebelum Program Pelatihan &
Pengembangan
Evaluasi Saat Berlangsungnya Program
Pelatihan & Pengembangan
Evaluasi Setelah Program Pelatihan &
Pengembangan Selesai
Tentang Evaluasi
PENGERTIAN EVALUASI
Mencermati masalah-masalah yang tekait dengan aplikasi pembelajaran ditempat kerja, implementasi jangka panjang, biaya, dan efektivitas pelatihan & pengembangan yang diberikan.
PENGERTIAN VALIDASI
Penilaian atau penyelidikan terhadap proses pelatihan dan pengembangan yang digunakan untuk mencapai pembelajaran dan perubahan.
KEGUNAAN / MANFAAT EVALUASI
Membantu pencapaian suatu tujuan
Mengetahui standar kualitas
Memastikan apakah tujuan yang dicapai telah efisien/ ekonomis
TUJUAN VALIDASI DAN EVALUASI
Validasi pencapaian tujuan-tujuan program pelatihan
Validasi pencapaian tujuan-tujuan peserta
Evaluasi pelaksanaan rencana kerja dan pembelajaran
Proses evaluasi :
•
Memastikan bahwa pelatihan dan pembelajaran yang dicapai dan
dilaksanakan telah memperhatikan efektivitas
nilai dan biaya
SEBELUM PROGRAM PELATIHAN &
PENGEMBANGAN
KEGIATAN YANG DILAKUKAN
1.Analisis Kebutuhan Pelatihan sampai Tujuan Pelatihan 2.Desain Proses Pelatihan
3.Briefing oleh Manajer terkait
4.Tes sebelum pelatihan (pengetahun, keahlian, motivasi, dan lain-lain)
Analisis Kebutuhan Pelatihan
Memastikan bahwa pelatihan benar-benar dibutuhkan
Memastikan tingkatan peserta (pemula, remedial, dan lain-lain)
Memastikan bahwa peserta tersebut memang orang yang layak diberikan pelatihan
Memastikan meteri pelatihan yang cocok
Desain Proses Pelatihan
Memastikan The Training Quintet (Manajer Senior, Manajer Pelatihan, Peserta, Manajer Lini, dan Pelatih/Instruktur) benar-benar bertanggung jawab dan menjalankan fungsinya masing-masing.
Memastikan, apakah evaluasi mencakup :
pra-testing
evaluasi sementara harian
evaluasi akhir program untuk mengetahui reaksi
evaluasi jangka menengah dan panjang
Briefing oleh para Manajer terkait
Mengkorfirmasikan hal-hal terkait :
Apakah analisa kebutuhan pelatihan telah dilakukan
Apakah tujuan pelatihan
Penetapan waktu pelatihan
Tes Sebelum Pelatihan
Pada dasarnya meliputi:
Penilaian tingkat pengetahuan, keahlian, dan sikap mental
Ukuran hasil pembelajaran selama mengikuti program
Umpan balik dari para peserta
Umpan balik dari para instruktur dan penyelenggara program pelatihan
BENTUK TEST PENGETAHUAN
Skala Likert Thurstone
Tes - Esay
Untuk mengetes bidang pengetahuan yang luas dan kemampuan pembelajar menyusun jawaban efektif dari data yang dianalisis dan diidentifikasi.
Untuk mengetahui kemampuan membuat interpretasi, mencakup analisis terhadap idee-idee dan informasi yang kompleks, analisis, pekerjaan, perbandingan, pendapat dan presentasi.
Kelebihan
Mampu mengungkap kemampuan peserta
---??
Kelemahan
Memerlukan waktu lebih panjang
Tes - Jawaban Pendek
Berbentuk esay, tetapi tidak tidak perlu dituliskan dalam teks yang panjang lebar, gramtikal, dan sambung – menyambung.
Peserta melakukan : merangkum, membuat tabulasi, membuat grafis
Kelebihan
---??
Kelemahan
Tes – Pilihan Binari
Berbentuk pertanyaan yang disodorkan kepada peserta dengan 2 (dua) alternatif jawabah, yaitu :
Ya / Tidak
Benar / Salah
Alternatif jawaban
Kelebihan
Lebih obyektif
----??
Kelemahan
Tes – Pilihan Ganda
Berbentuk pertanyaan yang disodorkan kepada peserta dengan beberapa pilihan jawaban, contoh :
Yang berhak melakukan review atas appraisal kerja adalah : a.Bos saya
b.Bosnya Bos saya
Tes – Menjodohkan Jawaban
Terdiri dari dua set atau kolom elemen yang harus dijodohkan satu sama lain. Contoh :
Bubuhkan angka yang sesuai antara pangkat dengan layanan pada kolom-kolom berikut.
Pangkat Layanan a.Corporal 1. Royal Navy b.Stoker 2. Army
c.Wing Commander 3. Army
Tes – Skala Thurstone
Pertanyaan yang hanya dijawab dengan setuju (A) atau tidak setuju (D)
Tes – Skala Likert
Tersedia jawaban yang lebih luas dari pada thurstone, menawarkan 5 (lima) jawaban :
SD : Sangat Setuju R : Ragu-ragu
U : Tidak setuju, lebih dari sekadar tidak setuju A : Setuju, lebih dari sekadar setuju
SD : Sangat tidak setuju
Pendapat / Komentar
----??
Tes – Ranking
Bermanfaat untuk mengkuantifisir aspek kualitatif terkait : tanggapan dan sikap mental.
Contoh :
Menurut saya, Jembatan lintas pulau jawa madura – Suramadu, mempunyai nilai artistik yang tinggi :
EVALUASI SAAT BERLANGSUNGNYA PROGRAM
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN
Evaluasi saat berlangsungnya pelatihan biasanya dilakukan oleh pelatih yang menginginkan hasil pelatihan secara efektif. Dilakukan dengan mengamati peserta, dan mengukur pemahaman peserta melalui pertanyaan yang diajukan, dan berujuan untuk mengetahui pencapaian tujuan pelatihan dan proses belajar peserta.
Evaluasi biasanya mencakup :
Analisis kegiatan
Analisis perilaku
Tes praktikal dan peragaan
Review atau Audit harian
Periksa tempat
Analisa Kegiatan
Evaluasi pada dasarnya merupakan umpan balik yang ingin diperoleh dari peserta tentang hal-hal apa saja yang terkait dengan pelaksnaan training yang sedang dijalankan. Penilaian dilakukan dengan menggunakan angket penilaian, skoring kontribusi sederhana, sosiogram arah, dan sebagainya.
Analisa Perilaku
EVALUASI SETELAH PROGRAM PELATIHAN
DAN PENGEMBANGAN SELESAI
Evaluasi setelah berakhirnya program pelatihan dan pengembangan bertujuan untuk mendapatkan penilaian yang lengkap.
Tahap Evaluasi mencakup : 1.Debriefing pasca pelatihan
2.Evaluasi jangka menengah dan jangka panjang
Debriefing pasca pelatihan
Tujuan yang ingin dicapai dari debriefing:
Untuk mengetahui kemajuan yang dicapai peserta dari hasil pelatihan, dan menghubungkannya dengan karir.
Untuk mengetahui rencana kerja peserta
Untuk membahas dan menyetujui rencana kerja peserta dengan peserta lainnya
Untuk memastikan dukungan sumber daya bagi pelaksanaan rencana kerja
Menyetujui rencana kerja
Untuk keperluan penilaian akhir
Evaluasi jangka menengah dan jangka panjang
Metode Evaluasi jangka menengah dan jangka panjang
Pengamatan dan penilaian oleh manajer lini atas kegiatan kerja yang dilaksanakan oleh ex peserta pelatihan ditempat kerja
Pengamatan dan penilaian oleh pelatih atas kegiatan kerja yang dilaksanakan oleh oleh ex peserta pelatihan ditempat kerja
Penggunaan angket kepada ex peserta dan manajer lini
Wawancara terstruktur yang dilakukan oleh para manajer lini dan pelatih
Wawancara tindak lanjut melalui telepon oleh pelatih
Analisis peristiwa kritis
EFEKTIVITAS BIAYA PELATIHAN DAN
PENGEMBANGAN
Efektivitas biaya pelatihan dan pengembangan penting untuk dipahami karena terkait dengan Return on Investment (ROI) dan Pencapaian hasil training sehubungan dengan biaya training yang telah dikeluarkan.
Pentingnya informasi tentang biaya training :
Untuk mengetahui total biaya training, baik biaya langsung maupun tidak langsung.
Untuk membandingkan biaya program training lainnya
Untuk mengevaluasi proporsi biaya training dibandingkan dengan biaya personalia atau total biaya operasional.
Biaya Pelatihan
Unsur-unsur biaya pelatihan :
Pengembangan program (program development)
Material untuk pelatih dan peserta (instructional materials)
Perlengkapan dan perangkat keras (equipment & hardware)
Fasilitas (facilities)
Biaya transportasi dan pemondokan
Gaji / honor untuk trainer dan staff
Opportunity cost (lost productivity) karena peserta meninggalkan pekerjaan
Manfaat Pelatihan
Menurunkan biaya produksi
Menurunkan biaya lembur
BIAYA TRAINING PER PESERTA, RETURN ON
INVESTMENT, DAN PENGHEMATAN BIAYA
CONTOH ANALISA BIAYA – MANFAAT PROGRAM PELATIHAN
BIAYA TRAINING PER PESERTA, RETURN ON INVESTMENT, DAN PENGHEMATAN BIAYA KARENA EFEKTIVITAS TRAINING
Jenis Training : Performance management and interpersonal skills
CONTOH ANALISA BIAYA – MANFAAT PROGRAM PELATIHAN
CONTOH ANALISA BIAYA – MANFAAT PROGRAM PELATIHAN
CONTOH ANALISA BIAYA – MANFAAT PROGRAM PELATIHAN
RETURN ON INVESTMENT AND SAVINGS ACCUMULATION
CONTOH
NILAI RETURN ON INVESTMENT (ROI)
BEBERAPA PERUSAHAAN INDUSTRI MANUFAKTUR DAN JASA