• Tidak ada hasil yang ditemukan

Antopologi dan Psikologi Politik docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Antopologi dan Psikologi Politik docx"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

Antropologi Psikologi

Pemimpin Muda Indonesia

Berbicara mengenai pemimpin muda pada saat menjelang pemilihan presiden tahun 2014 ini sangat lah sexy. Sebab, ada dua pasang calon yang salah satu calon presidennya masih relative muda untuk kalangan dunia politik Indonesia. Joko Widodo atau Jokowi (lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 21 Juni 1961; umur 52 tahun) adalah politikus Indonesia dan Gubernur DKI Jakarta. Ia adalah mantan Wali Kota Surakarta (Solo) dari tahun 2005 sampai 2012 didampingi F.X. Hadi Rudyatmo sebagai wakil wali kota. Dua tahun sementara menjalani periode keduanya di Solo, Jokowi ditunjuk oleh partainya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk memasuki pemilihan Gubernur DKI Jakarta bersama dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Walaupun pada masa kecilnya pernah tergusur sebanyak tiga kali, ia mampu diterima di Fakultas Kehutanan Universitas Gajah Mada dan setelah lulus berhasil menjadi pengusaha furnitur.] Setelah itu, karier politiknya dimulai dengan menjadi Wali Kota Surakarta pada

tahun 2005. Namanya mulai dikenal setelah dianggap berhasil mengubah wajah kota Surakarta menjadi kota pariwisata, budaya, dan batik. Di bawah kepemimpinannya, bus Batik Solo Trans diperkenalkan, berbagai kawasan seperti Jalan Slamet Riyadi dan Ngarsopuro diremajakan, dan Solo menjadi tuan rumah berbagai acara internasional. Selain itu, Jokowi juga dikenal akan pendekatannya dalam merelokasi pedagang kaki lima yang "memanusiakan manusia". Berkat pencapaiannya ini, pada tahun 2010 ia terpilih lagi dengan suara melebihi 90%. Kemudian, pada tahun 2012, ia dicalonkan oleh PDI-P sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

(2)

sebagai gubernur, ia melancarkan berbagai program seperti Kartu Jakarta Sehat, Kartu Jakarta Pintar, lelang jabatan, pembangunan Angkutan Massal Cepat (MRT) dan Monorel, pengembalian fungsi waduk dan sungai, serta penyediaan ruang terbuka hijau.

Semenjak terpilih sebagai gubernur, popularitasnya melambung tinggi dan ia terus menjadi sorotan media. Akibatnya, muncul wacana untuk menjadikannya calon presiden untuk pemilihan umum presiden Indonesia 2014. Ditambah lagi, hasil survei menunjukkan bahwa nama Jokowi terus diunggulkan. Pada awalnya, Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri menyatakan bahwa ia tidak akan mengumumkan Calon Presiden PDI-P sampai setelah pemilihan umum legislatif 9 April 2014. Namun, pada tanggal 14 Maret 2014, Jokowi telah menerima mandat dari Megawati untuk maju sebagai calon presiden dari PDI-P, tiga minggu sebelum pemilihan umum legislatif dan dua hari sebelum kampanye.

Saya mengambil jokowi sebagai contoh karena menurut saya jokowi adalah cerminan masyarakat Indonesia. Jokowi ibarat oasis di tengah keringnya stok pemimpin muda. Mochtar Lubis pernah menyebut secara gamblang 6 ciri masyarakat Indonesia yakni :

1. Munafik

(3)

Referensi

Dokumen terkait

Mitos yang timbul dari karikatur adalah Megawati terpaksa mengusung Jokowi untuk maju dalam Pilpres 2014 demi masa depan PDIP yang lebih baik.. Ideologi yang muncul adalah

a. Untuk mengetahui representasi karikatur Megawati yang terdapat dalam buku Dari Presiden Ke Presiden. Untuk mengetahui sign atau tanda-tanda pada karikatur Megawati dalam

Maka, tidak ada yang salah ketika putra bungsu Bung Karno dan politisi PDI Perjuangan Guruh Soekarnoputra menilai, Jokowi selaku kader PDI-P belum layak menjadi calon

peristiwa pengangkatan Budi Gunawan sebagai Kapolri (setelah Jokowi resmi menjabat sebagai presiden 2014-2019) oleh Presiden Jokowi, padahal Budi Gunawan telah resmi

DPR adalah pelaksana fungsi legislatif yang sejajar dengan presiden, dan apabila ada pertentangan antara presiden dan DPR dalam hal persetujuan suatu undang-undang, maka

Studi tentang Nawacita menjadi menarik perhatian dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Awal kampanye Jokowi dan JK untuk maju menjadi calon presiden tahun 2014,

Secara teori yang dikemukakan oleh Rush dan Althoff, Pola rekrutmen DPC PDI Perjuangan Kota Pontianak dalam menetapkan calon anggota legislatif untuk pemilu legislatif

Hal ini terlihat dari adanya substitusi gambar Megawati Soekarnoputri dan identifikasi nomor urut dan lambang partai PDI Perjuangan yang tidak berhubungan dengan topik. Kedua unsur