Kata Pengantar Assalamu’alaikum Wr Wb
Alhamdulillah puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan karunianya kepada kami sehingga dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu, yang berjudul “ HAK dan KEWAJIBAN ”. Penulisan makalah ini merupakan salah satu tugas mata kuliah pendidikan kewarganegaraan.
Adapun tujuan penulis membuat makalah ini yaitu untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Pendidikan Kewarganegaraan yang dibimbing oleh dosen Bakti Fatwa Anbiya, M.Pd. Semoga makalah ini yang disusun oleh penulis dapat bermanfaat dan berguna bagi pembaca.
Demikian makalah ini dibuat kami menyadari didalam penyusunan dan pembuatan makalah ini banyak kekurangan, maka daripada itu kritik dan saran kami harapkan dari pembaca untuk mencapai kesempurnaan makalah ini agar lebih baik lagi, atas kritik dan saran kami ucapkan terima kasih
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR………1
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang……….2
B. Rumusan Masalah………2
BAB II PEMBAHASAN A. Konsep Hak Dan Kewajiban 1. Pengertian Hak………..4
2. Pengertian Kewajiban………...5
3. Konsep Hak dan Kewajiban Warga Negara……….5
B. Hak Dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Sesuai UUD 1945………...7
C. Implementasi Hak Dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Di Negara Pancasila…..7-10 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan……….11
B. Kritik dan Saran………..11
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Sejak masih dalam kandungan, manusia sudah melakukan perjanjian dengan Allah SWT mengenai hak dan kewajiban. Salah satunya hak untuk hidup yang diberikan oleh Allah SWT secara mutlak. Dalam al-Qur’an dijelaskan jangan membunuh kecuali dengan alasan untuk kebenaran. Disini memiliki makna bahwa nyawa setiap makhluk atau lebih khususnya manusia sangat dijunjung tinggi dan tidak ada yang berhak atas penghilangan nyawa seseorang. Maka secara otomatis hak dan kewajiban wajib hukumnya dimiliki oleh manusia.
Di Negara kita yaitu Indonesia, hak dan kewajiban warga negara sangat dijunjung tinggi, bahkan tercantum di dalam UUD 1945. Hal tersebut penting untuk kita ketahui agar tidak terjadi pelanggaran HAM di Indonesia dan juga kita sebagai warga negara mampu memiliki rasa nasionalisme dan patriotisme.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana konsep hak dan kewajiban warga negara?
BAB II PEMBAHASAN
A. Konsep Hak dan Kewajiban Warga Negara
1. Pengertian Hak
Secara etimologi Hak adalah segala sesuatu yang harus di dapatkan oleh setiap orang yang telah ada sejak lahir bahkan sebelum lahir. Namun secara umum hak dianggap sebagai tuntutan ( claim ) yang sah, yang dibenarkan (justified ) yang dibuat seseorang, maupun sekelompk orang terhadap orang atau kelompok lain atas objek tertentu sebagai miliknya.1
Sedangkan menurut sumber lain yaitu:
Di dalam KBBI hak memiliki pengertian tentang sesuatu hal yang benar, milik, kepunyaan, kewenangan, kekuasaan untuk berbuat sesuatu (karena telah ditentukan oleh undang-undang, aturan, dsb), kekuasaan yang benar atas sesuatu atau untuk menuntut sesuatu, derajat atau martabat. Di dalam perjalanan sejarah, tema hak relatif lebih muda usianya dibandingkan dengan tema kewajiban, walaupun sebelumnya telah lahir . Tema hak baru “lahir” secara formal pada tahun 1948 melalui Deklarasi HAM PBB, sedangkan tema kewajiban (bersifat umum) telah lebih dahulu lahir melalui ajaran agama di mana manusia berkewajiban menyembah Tuhan, dan berbuat baik terhadap sesama.
Menurut Prof. Dr Notonegoro,
Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya.2
Dapat disimpulkan bahwa hak adalah segala sesuatu yang harus di dapatkan oleh setiap orang yang telah ada sejak lahir bahkan sebelum lahir menjadi suatu peran yang bersifat fakultatif artinya boleh dilaksanakan atau tidak dilaksanakan. . Atas dasar itu, orang yang
1 Ahmad Afnan Anshari. Implementasi Pendidikan HAM di Perguruan Tinggi. Semarang : UIN WALISONGO, 2013, hal.22
mempunyai hak dibenarkan, dan bertindak sah dan wajar bila menuntut orang lain menghormati kepemilikannya atas suatu objek.
2. Pengertian Kewajiban
Secara etimologi kewajiban artinya sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab.
Sedangkan menurut dari para ahli pengertian dari kewajiban
Menurut KBBI kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilaksanakan, keharusan (sesuatu hal yang harus dilaksanakan
Menurut Prof. Dr Notonegoro Kewajiban berasal dari kata ”wajib”. Wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan
Hak dan kewajiban memiliki hubungan erat hubungan keduanya adalah saling berhadapan dan berdampingan karena didalam hak terdapat kewajiban untuk tidak melanggar hak orang lain dan tidak menyalahgunakan haknya.3
3. Konsep Hak dan Kewajiban Warga Negara
Pengertian hak warga negara adalah kuasa untuk menerima atau melakukan sesuatu yang mestinya kita terima atau bisa dikatakan sebagai hal yang selalu kita lakukan dan orang lain tidak boleh merampasnya entah secara paksa atau tidak. Dalam hal kewarganegaraan, hak ini berarti warga negara berhak mendapatkan penghidupan yang layak, jaminan keamanan, perlindungan hukum dan lain sebagainya.
Sedangkan pengertian kewajiban adalah suatu hal yang wajib kita lakukan demi mendapatkan hak atau wewenang kita. Bisa jadi kewajiban merupakan hal yang harus kita lakukan karena sudah mendapatkan hak tergantung situasinya. Sebagai warga negara kita wajib 3
melaksanakan peran sebagai warga negara sesuai kemampuan masing-masing supaya mendapatkan hak kita sebagai warga negara yang baik.
Contoh Hak Warga Negara Indonesia:
1. Setiap warga negara berhak mendapatkan perlindungan hukum.
2. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak.
3. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan.
4. Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai.
5. Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran.
6. Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau NKRI dari serangan musuh.
7. Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku.
Contoh Kewajiban Warga Negara Indonesia:
1. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh.
2. Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah (pemda).
3. Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya.
5. Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik. 4
B. Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia dalam UUD 1945
Hak dan Kewajiban warga negara diatur dalam UUD 1945 sebagai berikut :
1) Pasal 27 ayat 1-3 yang mengatur tentang Kedudukan warga negara , Penghidupan dan pembelaan terhadap negara.
2) Pasal 28 ayat A – J yang mengatur tentang segala bentuk Hak Asasi Manusia
3) Pasal 29 ayat 2 yang mengatur tentang kebebasan atau hak untuk memeluk agama (kepercayaan )
4) Pasal 30 ayat 1-5 yang mengatur tentang Kewajiban membela negara , Usaha pertahanan dan keamanan rakyat, Keanggotaan TNI dan Tugasnya , Kepolisian Indonesia dan tugasnya , Susunan dan kedudukan TNI & kepolisian Indonesia.
5) Pasal 31 ayat 1-5 yang mengatur tentang Hak untuk mendapat pendidikan yang layak , kewajiban belajar ,Sistem pendidikan Nasional ,dan Peran pemerintah dalam bidang Pendidikan dan kebudayaan
6) Pasal 33 ayat 1-5 yang mengatur tentang pengertian perekonomian ,Pemanfaatan SDA , dan Prinsip Perekonomian Nasional.
7) Pasal 34 ayat 1-4 yang mengatur tentang Perlindungan terhadap fakir miskin dan anak terlantar sebagai tanggung jawab negara.5
C. Implementasi Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia di Negara Pancasila
Dalam pelaksaannya hak asasi manusia di Indonesia mengalami pasang surut. Wacana hak asasi manusia terus berkembang seiring dengan berkembangnya pelanggaran-pelanggaran HAM yang semakin meningkat intensitas maupun ragamnya. Pelanggaran itu dilakukan oleh negara maupun warga negara, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Suatu hal tidak dapat dilaksanakan sebelum mengetahui benar apa yang hendak dilaksanakan, untuk melaksanakannya diperlukan pedoman, dan agar pelaksanaan bisa berjalan sesuai dengan harapan maka perlu ada institusi yang mengawal pelaksanaan tersebut. Dengan demikian ada tiga hal penting dalam pelaksanaan hak dan kewajiban ini.
4 : http://bima-paw.blogspot.co.id/2013/05/konsep-pengertian-dan-contoh-dari-hak.html
Pertama, Pancasila perlu dimengerti secara tepat dan benar baik dari pengertian, sejarah, konsep, prinsip dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Tanpa mengerti hal-hal yang mendasar ini amat sulit Pancasila untuk diamalkan. Selain daripada itu, Pancasila akan cepat memudar dan dilupakan kembali. Kekuatan akar pemahaman ini amat penting untuk menopang batang, ranting, daun dan buah yang akan tumbuh di atasnya. Banyak hal yang terjadi ketika semangat untuk mengamalkan Pancasila sangat tinggi namun tidak didasari oleh pemahaman konsep dasar yang kuat, bukan hanya mudah memudar, namun juga akan kehilangan arah, seakanakan sudah melaksanakan Pancasila padahal yang dilaksanakan bukan Pancasila, bahkan bertentangan dengan Pancasila. Hal ini amat mudah dilihat dalam praktek perekonomian dan perpolitikan Indonesia saat ini yang tanpa sadar sudah mengekor pada sistem kapitalis neoliberalis dan perpolitikan yang bernapaskan individualis bukan kolektifis.
Kedua, pedoman pelaksanaan. Semestinya kita tidak perlu malu mencontoh apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah Orde Baru yang berusaha membuat Pedoman Penghayatan dan Pengalaman Pancasila (P4). Pedoman ini sangat diperlukan agar negara dan warganegara mengerti apa yang musti dilakukan, apa tujuannya dan bagaimana strategi mencapai tujuan tersebut. Manakala tidak ada pedoman pelaksanaan, maka setiap orang berusaha membuat pedoman sendiri-sendiri sehingga terjadi absurditas (kebingungan). Banyaknya kelemahan yang terjadi pada pelaksanaan P4 perlu dievaluasi untuk diperbaiki. Contoh kelemahan utama dalam pelaksanaan P4 65 adalah bahwa pedoman tersebut bersifat kaku, tertutup dan doktriner, hanya pemerintah yang berhak menerjemahkan dan menafsirkan Pancasila, sehingga tidak ada ruang yang cukup untuk diskusi dan terbukanya konsep-konsep baru. Kelemahan tersebut harus diperbaiki tidak kemudian dibuang sama sekali.
Ketiga, perlunya lembaga yang bertugas mengawal pelaksanaan Pancasila. Lembaga ini bertugas antara lain memfasilitasi aktivitas-aktivitas yang bertujuan untuk mensosialisasikan Pancasila. Membuka ruang-ruang dialog agar tumbuh kesadaran ber-Pancasila baik di kalangan elit politik,
Dalam konteks pelaksanaan hak dan kewajiban, maka tiga hal penting sebagaimana disebut di atas juga perlu ada, yaitu perlu mengerti prinsip-prinsip dasar hak dan kewajiban negara dan warga negara, terdapat pedoman pelaksanaannya dan ada lembaga yang mengawalnya. Tiga hal ini tentu tidak berdiri sendiri khusus terkait dengan hak dan kewajiban negara dan warga negara, namun merupakan kesatuan gerak besar revitalisasi Pancasila dalam semua bidang kehidupan.
Pelaksanaan hak dan kewajiban negara dan warga negara dalam negara Pancasila adalah sebagaimana yang tercantum dalam UUD 1945 seperti tergambar dalam klasifikasi di atas. Namun demikian, selain melihat klasifikasi tersebut perlu juga memahami konsep, prinsip dan nilai Pancasila dalam pelaksanaan hak asasi manusia.
Penjelasan di bawah ini akan memberikan gambaran tentang konsep, prinsip dan nilai Pancasila yang dikutip dari Pedoman Umum Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Bernegara yang ditulis oleh Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Kehidupan Bernegara (2005: 93-94):
a. Manusia adalah makhluk Tuhan yang Maha Esa, berperan sebagai pengelola dan pemelihara alam secara seimbang dan serasi dalam keimanan dan ketakwaan. Dalam mengelola alam, manusia berkewajiban dan bertanggung jawab menjamin kelestarian eksistensi, harkat dan martabat, memuliakan serta menjaga keharmonisannya
b. Pancasila memandang bahwa hak asasi dan kewajiban asasi manusia bersumber dari ajaran agama, nilai moral universal, nilai budaya bangsa serta pengamalan kehidupan politik nasional.
c. Hak asasi manusia meliputi hak hidup, hak berkeluarga, hak mengembangkan diri, hak keadilan, hak kemerdekaan, hak berkomunikasi, hak keamanan dan hak kesejahteraan yang tidak boleh dirampas atau diabaikan oleh siapapun.
d. Perumusan hak asasi manusia berdasarkan Pancasila dilandaskan oleh pemahaman bahwa kehidupan manusia tidak terlepas dari hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan dengan lingkungannya.
f. Negara Kesatuan Republik Indonesia mempunyai hak asasi yang harus dihormati dan ditaati oleh setiap orang/warga negara.
g. Bangsa dan negara Indonesia sebagai anggota Perserikatan Bangsabangsa mempuyai tanggung jawab dan kewajiban menghormati ketentuan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia tahun 1948 dengan semua instrumen yang terkait, sepanjang tidak bertentangan dengan Pancasila.6
BAB III PENUTUPAN
A. Kesimpulan
Hak adalah segala sesuatu yang harus di dapatkan oleh setiap orang yang telah ada sejak lahir bahkan sebelum lahir, sedangkan hak sebagai warga negara adalah kuasa untuk menerima atau melakukan sesuatu yang mestinya kita terima atau bisa dikatakan sebagai hal yang selalu kita lakukan dan orang lain tidak boleh merampasnya entah secara paksa atau tidak. Dalam hal kewarganegaraan, hak ini berarti warga negara berhak mendapatkan penghidupan yang layak, jaminan keamanan, perlindungan hokum.
Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. Sedangkan kewajiban sebagai warga negara adalah suatu hal yang wajib kita lakukan demi mendapatkan hak atau wewenang kita. Bisa jadi kewajiban merupakan hal yang harus kita lakukan karena sudah mendapatkan hak tergantung situasinya. Sebagai warga negara kita wajib melaksanakan peran sebagai warga negara sesuai kemampuan masing-masing supaya mendapatkan hak kita sebagai warga negara yang baik.
B. Kritik dan Saran
DAFTAR PUSTAKA
Ahmad Afnan Anshari. Implementasi Pendidikan HAM di Perguruan Tinggi. Semarang : UIN WALISONGO, 2013, hal.22
https://id.wikipedia.org/wiki/Hak pukul 11.10 WIB
http://chokyhafiz.blogspot.co.id/2015/11/hukum-hak-dan-kewajiban-warga-negara.html