• Tidak ada hasil yang ditemukan

bentuk korupsi pemerasan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "bentuk korupsi pemerasan"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PENDIDIKAN ANTI-KORUPSI

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI

Pemerasan

BENTUK KORUPSI

Pegawai negeri atau penyelenggara negara

yang pada waktu menjalankan tugas, meminta

atau menerima pekerjaan atau penyerahan

barang, seolah-olah merupakan utang kepada

dirinya, padahal diketahui bahwa hal tersebut

bukan merupakan utang;

1

(2)

PENDIDIKAN ANTI-KORUPSI

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI

• Pegawai negeri atau penyelenggara negara yang pada

waktu menjalankan tugas, meminta atau menerima atau memotong pembayaran kepada Pegawai negeri atau

penyelenggara negara yang lain atau kepada kas umum, seolah-olah Pegawai negeri atau penyelenggara negara yang lain atau kas umum tersebut mempunyai utang

kepadanya, padahal diketahui bahwa hal tersebut bukan merupakan utang;

2

(3)

PENDIDIKAN ANTI-KORUPSI

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI

• Pegawai negeri atau penyelenggara negara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, atau dengan menyalahgunakan

kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri

3

Referensi

Dokumen terkait

Pasal 368 KUHP: " Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum,. memaksa orang lain dengan kekerasan atau ancaman

Pasal 368 tentang Pemerasan dan Pengancaman (definisi KUHP: “dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seseorang dengan

8 Barangsiapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, untuk memberikan

2) Unsur dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hak, pembahasan ini adalah: tersangka ‚MSI‛ meminta uang dengan paksa terhadap

Pasal 368 KUHP Ayat 1 berbunyi 'Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan

(1) Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk

Tindakan ini dalam Pasal 368 ayat 1 KUHP disebutkan: “Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan

Sementara dalam KUHP pasal 368 pengertian pemerasan dan pengancaman adalah: “Barangsiapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa