PEMAHAMAN HADIS TENTANG DIPERBOLEHKANYA MENJAMA’ SHALAT DALAM KEADAAN MUQIM (TELAAH MA’ANIL HADIS DENGAN PENDEKATAN SOSIO-HISTORIS - Institutional Repository of IAIN Tulungagung
Teks penuh
Dokumen terkait
(2003) Kritik Kesahihan Hadis Imam al-Bukhârî; Telaah Kritis atas Kitab al- Jâmi’ al -Shahîh, Yogyakarta: Waqtu (Inspeal Group).. Partanto, A Pius, Kamus Ilmiah Populer,
„Aw m, dan hadis yang keempat diwakili oleh penelitian al - Bukh r melalui jalur al- Miqd m memiliki kualitas “Shahih”, karena telah memenuhi kaidah-kaidah
Metodologi Studi dan Penelitian Ilmu-ilmu Ushuluddin, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2000..
(i) Jama’ taqdim ialah jika kedua shalat yang dilakukan dengan jama’ dikerjakan pada waktu yang pertama, misalnya shalat zuhur dan shalat ashar dikerjakan di waktu zuhur atau
Melihat analisa sanad di atas dapat dilihat bahwa periwayatan hadis dalam sanad hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari adalah shahih dikarenakan tidak ada
Muhammad Sayyid dan Muhammad Az- Za’balawi, Pendidikan Remaja antara Islam dan Ilmu Jiwa, (Jakarta: Gema Insani Press, 2007), hal.. Metodologi Penelitian