• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMAHAMAN HADIS TENTANG DIPERBOLEHKANYA MENJAMA’ SHALAT DALAM KEADAAN MUQIM (TELAAH MA’ANIL HADIS DENGAN PENDEKATAN SOSIO-HISTORIS - Institutional Repository of IAIN Tulungagung REVISI BAB III

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PEMAHAMAN HADIS TENTANG DIPERBOLEHKANYA MENJAMA’ SHALAT DALAM KEADAAN MUQIM (TELAAH MA’ANIL HADIS DENGAN PENDEKATAN SOSIO-HISTORIS - Institutional Repository of IAIN Tulungagung REVISI BAB III"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

(2003) Kritik Kesahihan Hadis Imam al-Bukhârî; Telaah Kritis atas Kitab al- Jâmi’ al -Shahîh, Yogyakarta: Waqtu (Inspeal Group).. Partanto, A Pius, Kamus Ilmiah Populer,

„Aw m, dan hadis yang keempat diwakili oleh penelitian al - Bukh r melalui jalur al- Miqd m memiliki kualitas “Shahih”, karena telah memenuhi kaidah-kaidah

Berimplikasi diantaranya yang positif :bisa dijadikan salah satu sarang mendekatkan antar madzhab,menambah kadar keimanan seseorang, dapat dijadikan sebagai solusi bagi sebagian

Abi al walid Sulaiman bin Khalaf al Bajy, al Ta‟dil Wa al Tajrih li man Kharaja lahu al Bukhari fil Jami‟ al Shahih, ( Dar Kutub al Ilmiyah, 2010 ) hlm.. termasuk orang yang „alim