• Tidak ada hasil yang ditemukan

Silabus Permasalahan Arsitektur_Lilis.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Silabus Permasalahan Arsitektur_Lilis.docx"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

RANCANGAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

(Juknis, Alokasi Waktu, Sekuen Materi, Silabus, SAP, Model Evaluasi, Materi Perkuliahan)

MATA KULIAH

PERMASALAHAN ARSITEKTUR

TA 517

Dosen Pengampu

Lilis Widaningsih, SPd., MT.

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ARSITEKTUR

FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN

(2)

PETUNJUK TEKNIS

1. MATA KULIAH : Perkuliahan Permasalahan Arsitektur merupakan perluasan dan pendalaman tentang penelusuran dan pemecahan masalah arsitektur; teori dan paradigma dalam konteks kerangka dasar dan proses perancangan arsitektur. Setelah mengikuti perkuliahan ini,

mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman,

kemampuan serta wawasan tentang pemecahan masalah disain arsitektur maupun masalah dalam penelitian bidang arsitektur.

2. DOSEN PENGAMPU : Drs. R. Irawan Surasetja, MT. 3. FREKUENSI PERKULIAHAN : 16 Pertemuan

4. EVALUASI : Ujian Tengah Semester, Ujian Akhir Semester, Partisipasi Kegiatan Kelas, Presensi serta

Nilai Tugas Kajian Ilmiah/Disain Riset 5. SUMBER PUSTAKA

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California.

Attoe, Wayne, 1978, Architecture and Critical Imagination, John Wiley & Sons, Chichester. Broadbent, Geoffrey, 1973, Design in Architecture, John Wiley & Sons, Great Britain.

Broadbent, Geoffrey, Richard Bunt and Tomas Llorens, 1980, Meaning & Behaviour in the Built Environment, John Wiley & Sons, Chichester.

Fletcher, Banister (1950), History of Architecture, BT Bestford, London.

Handler, A. Benyamin., 1995, Pendekatan Sistem Kepada Arsitektur, Bagian I, Cetakan Ketiga, Intermatra, Bandung.

Heimsath, Clovis AIA., 1995, Arsitektur dari segi Perilaku; Menuju Proses Perancangan Yang Dapat Dijelaskan, Cetakan Kedua, Intermatra, Bandung.

Jones, J. Christopher., 1970, Design Methods; Seeds of human futures, Wiley Interscience, London.

Jencks, Charles, 1982, Modern Movenment in Architecture, Penguin Book, Great Britain. Lang, Jon, 1987, Creating Architectural Theory:The Role of the Behavioral Sciences in

Environmental Design, Van Norstrand Reinhold Company Inc., New York.

Markus, T.A., P.Whyman, 1972, Building Performance: Building Performance Research Unit, Applied Science Publisher Ltd. London.

Paul Alan (1993), The Theory of Architecture: Concepts, Themes and Practices, Van Nostrand Reinhold, New York.

Rapoport, Amos., 1969, House, Form and Culture, Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, New Jersey. White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA.

Ven, Cornelis Van de, 1987, Ruang Dalam Arsitektur, Penerjamah Imam Djokomono, Gramedia Pustaka Utama 1995, Jakarta. Johnson,

Von Meiss, Pierre, 1991, Elements of Architectur: From form to place, E &FN SPON, London.

Zevi, Bruno, 1957, Architecture as Space: How to Look at Architecture, Translated by Milton Gendel, Horizon Press, New York.

(3)

SILABUS MATA KULIAH

1. Identitas Perguruan Tinggi

a. Perguruan Tinggi : Universitas Pendidikan Indonesia

b. Fakultas : Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan c. Jurusan : Jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur d. Program Studi : Program Studi Pendidikan Teknik Arsitektur 2. Identitas Mata Kuliah

a. Nama Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur b. Kode Mata Kuliah : TA 517

c. Dosen Pengampu : Drs. R. Irawan Surasetja, MT. d. Kode Dosen Pengampu : 0815

e. Semester : VII (tujuh) f. Bobot SKS : 4 (empat) 3. Mata Kuliah Prasyarat

4. Status dan Sifat Mata Kuliah

a. Status Mata Kuliah : Pilihan b. Sifat Mata Kuliah : Teori 5. Kompetensi Yang Dicapai

a. Kompetensi

i. Mampu memahami kedudukan teori dalam penelusuran dan pemecahan masalah arsitektur;

ii. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan teori arsitektur dalam pemecahan masalah arsitektur;

iii. Mampu memahami hubungan teori ilmu-ilmu lain dalam pemecahan masalah Arsitektur

b. Indikator

i. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan teori dalam pemecahan masalah; ii. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan teori arsitektur

dalam pemecahan masalah;

iii. Mampu menyebutkan dan menguraikan teori ilmu-ilmu lain dalam pemecahan masalah arsitektur

6. Deskripsi Mata Kuliah

Perkuliahan Permasalahan Arsitektur merupakan perluasan dan pendalaman tentang

penelusuran dan pemecahan masalah arsitektur; teori dan paradigma dalam konteks kerangka dasar dan proses perancangan arsitektur. Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman, kemampuan serta wawasan tentang pemecahan masalah disain arsitektur maupun masalah dalam penelitian bidang arsitektur.

7. Pendekatan Pembelajaran

Perkuliahan diselenggarakan melalui pendekatan ekspositori dan inkuiri dalam bentuk ceramah, tanya jawab dan diskusi. Serta pendekatan inkuiri yaitu penyelesaian tugas perorangan secara parsial/tersetruktur.

8. Media Pembelajaran Multi Media Projector, White Board.

9. Asesmen

Komponen evaluasi perkuliahan meliputi: nilai ujian tengah semester, ujian akhir semester, partisipasi kegiatan kelas, presensi, serta tugas kajianilmiah/disain riset

(4)

11. Sumber Pustaka

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California.

Attoe, Wayne, 1978, Architecture and Critical Imagination, John Wiley & Sons, Chichester. Broadbent, Geoffrey, 1973, Design in Architecture, John Wiley & Sons, Great Britain.

Broadbent, Geoffrey, Richard Bunt and Tomas Llorens, 1980, Meaning & Behaviour in the Built Environment, John Wiley & Sons, Chichester.

Fletcher, Banister (1950), History of Architecture, BT Bestford, London.

Handler, A. Benyamin., 1995, Pendekatan Sistem Kepada Arsitektur, Bagian I, Cetakan Ketiga, Intermatra, Bandung.

Heimsath, Clovis AIA., 1995, Arsitektur dari segi Perilaku; Menuju Proses Perancangan Yang Dapat Dijelaskan, Cetakan Kedua, Intermatra, Bandung.

Jones, J. Christopher., 1970, Design Methods; Seeds of human futures, Wiley Interscience, London.

Jencks, Charles, 1982, Modern Movenment in Architecture, Penguin Book, Great Britain. Lang, Jon, 1987, Creating Architectural Theory:The Role of the Behavioral Sciences in

Environmental Design, Van Norstrand Reinhold Company Inc., New York.

Markus, T.A., P.Whyman, 1972, Building Performance: Building Performance Research Unit, Applied Science Publisher Ltd. London.

Paul Alan (1993), The Theory of Architecture: Concepts, Themes and Practices, Van Nostrand Reinhold, New York.

Rapoport, Amos., 1969, House, Form and Culture, Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, New Jersey. White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA.

Ven, Cornelis Van de, 1987, Ruang Dalam Arsitektur, Penerjamah Imam Djokomono, Gramedia Pustaka Utama 1995, Jakarta. Johnson,

Von Meiss, Pierre, 1991, Elements of Architectur: From form to place, E &FN SPON, London.

(5)

RINCIAN KEGIATAN DAN ALOKASI PERTEMUAN

DALAM SEMESTER

Mata Kuliah Permasalahan Arsitektur Jumlah Pertemuan 16 Pertemuan

Dosen Pengampu Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

PERT

1 Teori dan Teori Arsitektur dalam Penelusuran dan Pemecahan Masalah

 Penerapan Teori dalam Arsitektur;

2 Teori dan Teori Arsitektur dalam Penelusuran dan Pemecahan Masalah

 Analogi dalam praktik: teoritik-metodik;

3 Kedudukan dan hubungan Paradigma Mitologis & Kosmologis dalam Penelusuran dan Pemecahan Masalah

4 Kedudukan dan hubungan

Paradigma-5 Kedudukan dan hubungan Paradigma Sosial dalam

Penelusuran dan Pemecahan Masalah

 Humanism Ekspositori Ceramah,

Tanya jawab

(6)

6 Kedudukan dan hubungan Paradigma Rationalism dan Kultur dalam Penelusuran dan Pemecahan Masalah

7 Kedudukan dan hubungan Paradigma

8 Ujian Tengah Semester 9 Hubungan Teori dan

Paradigma dalam

10 Hubungan Teori dan Paradigma dalam

11 Hubungan Teori dan Paradigma dalam

12 Malasah Arsitektur dalam konteks riset arsitektur

 Issue;  Fenomena;

Ekspositori

Inkuiri Ceramah, Tanya jawab Multi Media Projector, White Board.

13 Malasah Arsitektur dalam konteks riset arsitektur

 Masalah Riset. Ekspositori Inkuiri

(7)

15 Disain Riset Arsitektur  Latihan. Ekspositori Inkuiri

Ceramah, Tanya jawab

Multi Media Projector, White Board.

(8)

PERMASALAHAN DALAM ARSITEKTUR

PARADIGMA:

Mitologis-Cosmologis Estetika

Sosial Rasional Cultur Post Modern Environmental

PENERAPAN TEORI

ANALOGI DALAM PRAKTIK

DISAIN

FENOMENA

ISSUE

MASALAH

MASALAH DISAIN MASALAH RISET

(9)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Arsitektur

Sub Pokok Bahasan : Penerapan Teori Dalam Arsitektur Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 1

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN

A. KOMPETENSI

1. Mampu memahami kedudukan teori dalam penelusuran dan pemecahan masalah arsitektur;

2. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan teori arsitektur dalam pemecahan masalah arsitektur; 3. Mampu memahami hubungan teori ilmu-ilmu lain dalam pemecahan masalah Arsitektur.

B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan teori dalam pemecahan masalah;

2. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan teori arsitektur dalam pemecahan masalah; 3. Mampu menyebutkan dan menguraikan teori ilmu-ilmu lain dalam pemecahan masalah arsitektur.

C. MODEL PEMBELAJARAN Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board

D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN

(Tatap muka) Memberikan kesempatan Tanya jawab, menjawab seluruh pertanyaan dan

Mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum

(10)

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

2. Multi Media Projector

F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %)

2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 %

4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 %

G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California. Attoe, Wayne, 1978, Architecture and Critical Imagination, John Wiley & Sons, Chichester.

Broadbent, Geoffrey, Richard Bunt and Tomas Llorens, 1980, Meaning & Behaviour in the Built Environment, John Wiley & Sons, Chichester. Fletcher, Banister (1950), History of Architecture, BT Bestford, London.

Jencks, Charles, 1982, Modern Movenment in Architecture, Penguin Book, Great Britain.

Lang, Jon, 1987, Creating Architectural Theory:The Role of the Behavioral Sciences in Environmental Design, Van Norstrand Reinhold Company Inc., New York.

Paul Alan (1993), The Theory of Architecture: Concepts, Themes and Practices, Van Nostrand Reinhold, New York. Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA.

White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Ven, Cornelis Van de, 1987, Ruang Dalam Arsitektur, Penerjamah Imam Djokomono, Gramedia Pustaka Utama 1995, Jakarta. Johnson, Zevi, Bruno, 1957, Architecture as Space: How to Look at Architecture, Translated by Milton Gendel, Horizon Press, New York.

H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

1. Kehadiran 10 %

2. Nilai tugas 30 %

(11)

D. Contoh Soal UTS UAS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Teori dan Teori Arsitektur dalam penelusuran dan pemecahan masalah Sub Pokok Bahasan : Analogi dalam praktik: teoritik-metodik

Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 2

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI

1. Mampu memahami kedudukan teori dalam penelusuran dan pemecahan masalah arsitektur;

2. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan teori arsitektur dalam pemecahan masalah arsitektur; 3. Mampu memahami analogi arsitektur dalam pemecahan masalah Arsitektur.

B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan teori dalam pemecahan masalah;

2. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan teori arsitektur dalam pemecahan masalah; 3. Mampu menyebutkan dan menguraikan analogi arsitektur dalam pemecahan masalah arsitektur.

C. MODEL PEMBELAJARAN Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN (Tatap muka)

Memberikan kesempatan Tanya jawab, menjawab seluruh pertanyaan dan

Mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dimengerti dan

(12)

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

2. Multi Media Projector F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %)

2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 %

4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 %

G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California. Attoe, Wayne, 1978, Architecture and Critical Imagination, John Wiley & Sons, Chichester.

Broadbent, Geoffrey, Richard Bunt and Tomas Llorens, 1980, Meaning & Behaviour in the Built Environment, John Wiley & Sons, Chichester. Jencks, Charles, 1982, Modern Movenment in Architecture, Penguin Book, Great Britain.

Lang, Jon, 1987, Creating Architectural Theory:The Role of the Behavioral Sciences in Environmental Design, Van Norstrand Reinhold Company Inc., New York.

Paul Alan (1993), The Theory of Architecture: Concepts, Themes and Practices, Van Nostrand Reinhold, New York. Rapoport, Amos., 1969, House, Form and Culture, Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, New Jersey.

White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA.

Ven, Cornelis Van de, 1987, Ruang Dalam Arsitektur, Penerjamah Imam Djokomono, Gramedia Pustaka Utama 1995, Jakarta. Johnson, Zevi, Bruno, 1957, Architecture as Space: How to Look at Architecture, Translated by Milton Gendel, Horizon Press, New York. H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

1. Kehadiran 10 % 2. Nilai tugas 30 %

(13)

D. Contoh Soal UTS UAS

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Kedudukan dan Hubungan Paradigma Mitologis & Kosmologis dalam penelusuran dan pemecahan masalah Sub Pokok Bahasan : Kosmologi Indonesia, India dan Barat

Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 3

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI

1. Mampu memahami kedudukan paradigma dalam penelusuran dan pemecahan masalah arsitektur; 2. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan paradigma dalam pemecahan masalah arsitektur; 3. Mampu memahami hubungan teori ilmu-ilmu lain dalam pemecahan masalah Arsitektur. B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan paradigma mitologi dan kosmologi dalam pemecahan masalah; 2. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan mitologi dan kosmologi dalam pemecahan masalah; 3. Mampu menyebutkan dan menguraikan paradigma mitologi dan kosmologi dalam pemecahan masalah arsitektur. C. MODEL PEMBELAJARAN

Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Absensi Mahasiswa quiz

10 menit

PELAKSANAAN Tatap muka

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN

(14)

seluruh pertanyaan dan

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

2. Multi Media Projector F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %) 2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California. Attoe, Wayne, 1978, Architecture and Critical Imagination, John Wiley & Sons, Chichester.

Broadbent, Geoffrey, Richard Bunt and Tomas Llorens, 1980, Meaning & Behaviour in the Built Environment, John Wiley & Sons, Chichester.

Lang, Jon, 1987, Creating Architectural Theory:The Role of the Behavioral Sciences in Environmental Design, Van Norstrand Reinhold Company Inc., New York.

Paul Alan (1993), The Theory of Architecture: Concepts, Themes and Practices, Van Nostrand Reinhold, New York. Rapoport, Amos., 1969, House, Form and Culture, Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, New Jersey.

White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA.

Ven, Cornelis Van de, 1987, Ruang Dalam Arsitektur, Penerjamah Imam Djokomono, Gramedia Pustaka Utama 1995, Jakarta. Johnson, Zevi, Bruno, 1957, Architecture as Space: How to Look at Architecture, Translated by Milton Gendel, Horizon Press, New York. H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

5. Kehadiran 10 % 6. Nilai tugas 30 %

(15)
(16)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Kedudukan dan Hubungan Paradigma Estetika dalam penelusuran dan pemecahan masalah Sub Pokok Bahasan : The Great Theory of Architecture, Estetika Objective dan Estetika Subjective

Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 4

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI

1. Mampu memahami kedudukan paradigma dalam penelusuran dan pemecahan masalah arsitektur; 2. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan paradigma dalam pemecahan masalah arsitektur; 3. Mampu memahami hubungan teori ilmu-ilmu lain dalam pemecahan masalah Arsitektur. B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan paradigma Estetika dalam pemecahan masalah;

2. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan paradigma estetika dalam pemecahan masalah; 3. Mampu menyebutkan dan menguraikan paradigma estetika dalam pemecahan masalah arsitektur.

C. MODEL PEMBELAJARAN Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN

(Tatap muka) Memberikan kesempatan Tanya jawab, menjawab seluruh pertanyaan dan

Mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum

(17)

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

2. Multi Media Projector F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %) 2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California. Attoe, Wayne, 1978, Architecture and Critical Imagination, John Wiley & Sons, Chichester. Fletcher, Banister (1950), History of Architecture, BT Bestford, London.

Jones, J. Christopher., 1970, Design Methods; Seeds of human futures, Wiley Interscience, London.

Paul Alan (1993), The Theory of Architecture: Concepts, Themes and Practices, Van Nostrand Reinhold, New York.

Rapoport, Amos., 1969, House, Form and Culture, Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, New Jersey. White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA. Von Meiss, Pierre, 1991, Elements of Architectur: From form to place, E &FN SPON, London.

Zevi, Bruno, 1957, Architecture as Space: How to Look at Architecture, Translated by Milton Gendel, Horizon Press, New York. H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

1. Kehadiran 10 % 2. Nilai tugas 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % C. Format Kisi-Kisi Ujian :

(18)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Kedudukan dan Hubungan Paradigma Sosial dalam penelusuran dan pemecahan masalah Sub Pokok Bahasan : Humanisme

Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 5

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI

1. Mampu memahami kedudukan paradigma sosial dalam penelusuran dan pemecahan masalah arsitektur; 2. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan paradigma sosial dalam pemecahan masalah arsitektur; 3. Mampu memahami hubungan teori ilmu-ilmu lain dalam pemecahan masalah Arsitektur.

B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan paradigma huminisme dalam pemecahan masalah;

2. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan paradigma humanisme dalam pemecahan masalah; 3. Mampu menyebutkan dan menguraikan paradigma humanisme dalam pemecahan masalah arsitektur.

C. MODEL PEMBELAJARAN Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN

(Tatap muka) Memberikan kesempatan Tanya jawab, menjawab seluruh pertanyaan dan

Mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum

(19)

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

2. Multi Media Projector F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %) 2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California. Attoe, Wayne, 1978, Architecture and Critical Imagination, John Wiley & Sons, Chichester.

Broadbent, Geoffrey, Richard Bunt and Tomas Llorens, 1980, Meaning & Behaviour in the Built Environment, John Wiley & Sons, Chichester. Fletcher, Banister (1950), History of Architecture, BT Bestford, London.

Jencks, Charles, 1982, Modern Movenment in Architecture, Penguin Book, Great Britain.

Lang, Jon, 1987, Creating Architectural Theory:The Role of the Behavioral Sciences in Environmental Design, Van Norstrand Reinhold Company Inc., New York.

Paul Alan (1993), The Theory of Architecture: Concepts, Themes and Practices, Van Nostrand Reinhold, New York.

Rapoport, Amos., 1969, House, Form and Culture, Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, New Jersey. White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA.

Zevi, Bruno, 1957, Architecture as Space: How to Look at Architecture, Translated by Milton Gendel, Horizon Press, New York. H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

1. Kehadiran 10 % 2. Nilai tugas 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % C. Format Kisi-Kisi Ujian :

(20)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Kedudukan dan Hubungan Paradigma Rationalisme dan Kultur dalam penelusuran dan pemecahan masalah Sub Pokok Bahasan : Rasionalisme, Kultur

Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 6

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI

1. Mampu memahami kedudukan paradigma dalam penelusuran dan pemecahan masalah arsitektur; 2. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan paradigma dalam pemecahan masalah arsitektur; 3. Mampu memahami hubungan teori ilmu-ilmu lain dalam pemecahan masalah Arsitektur. B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan paradigma rasionalisme dn kultur dalam pemecahan masalah;

2. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan paradigma rasionalisme dan kultur dalam pemecahan masalah; 3. Mampu menyebutkan dan menguraikan paradigma rasionalisme dan kultur dalam pemecahan masalah arsitektur.

C. MODEL PEMBELAJARAN Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN

(Tatap muka) Memberikan kesempatan Tanya jawab, menjawab seluruh pertanyaan dan

Mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum

(21)

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

2. Multi Media Projector F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %) 2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California.

Broadbent, Geoffrey, Richard Bunt and Tomas Llorens, 1980, Meaning & Behaviour in the Built Environment, John Wiley & Sons, Chichester. Fletcher, Banister (1950), History of Architecture, BT Bestford, London.

Lang, Jon, 1987, Creating Architectural Theory:The Role of the Behavioral Sciences in Environmental Design, Van Norstrand Reinhold Company Inc., New York.

Paul Alan (1993), The Theory of Architecture: Concepts, Themes and Practices, Van Nostrand Reinhold, New York. Rapoport, Amos., 1969, House, Form and Culture, Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, New Jersey.

Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA.

Ven, Cornelis Van de, 1987, Ruang Dalam Arsitektur, Penerjamah Imam Djokomono, Gramedia Pustaka Utama 1995, Jakarta. Johnson, Zevi, Bruno, 1957, Architecture as Space: How to Look at Architecture, Translated by Milton Gendel, Horizon Press, New York. H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

1. Kehadiran 10 % 2. Nilai tugas 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % C. Format Kisi-Kisi Ujian :

(22)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Kedudukan dan Hubungan Paradigma Post-Modernisme dan Environmentalisme dalam penelusuran pemecahan masalah Sub Pokok Bahasan : Post-Modernisme, Environmentalisme

Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 7

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI

1. Mampu memahami kedudukan paradigma dalam penelusuran dan pemecahan masalah arsitektur; 2. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan paradigma dalam pemecahan masalah arsitektur; 3. Mampu memahami hubungan teori ilmu-ilmu lain dalam pemecahan masalah Arsitektur. B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan paradigma post-modernisme dan environmentalisme dalam pemecahan masalah;

2. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan paradigma post-modernisme dan environmentalisme dalam pemecahan masalah; 3. Mampu menyebutkan dan menguraikan paradigma post-modernisme dan environmentalisme dalam pemecahan masalah arsitektur.

C. MODEL PEMBELAJARAN Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN

(Tatap muka) Memberikan kesempatan Tanya jawab, menjawab seluruh pertanyaan dan

Mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum

(23)

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

2. Multi Media Projector F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %) 2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California. Attoe, Wayne, 1978, Architecture and Critical Imagination, John Wiley & Sons, Chichester.

Broadbent, Geoffrey, Richard Bunt and Tomas Llorens, 1980, Meaning & Behaviour in the Built Environment, John Wiley & Sons, Chichester. Jencks, Charles, 1982, Modern Movenment in Architecture, Penguin Book, Great Britain.

Lang, Jon, 1987, Creating Architectural Theory:The Role of the Behavioral Sciences in Environmental Design, Van Norstrand Reinhold Company Inc., New York.

Markus, T.A., P.Whyman, 1972, Building Performance: Building Performance Research Unit, Applied Science Publisher Ltd. London. Paul Alan (1993), The Theory of Architecture: Concepts, Themes and Practices, Van Nostrand Reinhold, New York.

Rapoport, Amos., 1969, House, Form and Culture, Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, New Jersey. Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA.

Ven, Cornelis Van de, 1987, Ruang Dalam Arsitektur, Penerjamah Imam Djokomono, Gramedia Pustaka Utama 1995, Jakarta. Johnson, Zevi, Bruno, 1957, Architecture as Space: How to Look at Architecture, Translated by Milton Gendel, Horizon Press, New York. H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

1. Kehadiran 10 % 2. Nilai tugas 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % C. Format Kisi-Kisi Ujian :

(24)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Hubungan Teori dan Pradigma dalam konteks pendekatan pemecahan masalah Sub Pokok Bahasan : Pendekatan Proses dan Pendekatan Sistem

Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 9

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI

1. Mampu memahami kedudukan paradigma dalam pendekatan pemecahan masalah arsitektur;

2. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan paradigma dalam pendekatan pemecahan masalah arsitektur; 3. Mampu memahami hubungan teori ilmu-ilmu lain dalam pendekatan pemecahan masalah Arsitektur. B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan pendekatan proses dan pendekatan sistem dalam pemecahan masalah;

2. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan pendekatan proses dan pendekatan sistem dalam pemecahan masalah; 3. Mampu menyebutkan dan menguraikan pendekatan proses dan pendekatan sistem dalam pemecahan masalah arsitektur.

C. MODEL PEMBELAJARAN Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN

(Tatap muka) Memberikan kesempatan Tanya jawab, menjawab seluruh pertanyaan dan

Mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum

(25)

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

2. Multi Media Projector F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %) 2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California. Broadbent, Geoffrey, 1973, Design in Architecture, John Wiley & Sons, Great Britain.

Handler, A. Benyamin., 1995, Pendekatan Sistem Kepada Arsitektur, Bagian I, Cetakan Ketiga, Intermatra, Bandung.

Heimsath, Clovis AIA., 1995, Arsitektur dari segi Perilaku; Menuju Proses Perancangan Yang Dapat Dijelaskan, Cetakan Kedua, Intermatra, Bandung. Jones, J. Christopher., 1970, Design Methods; Seeds of human futures, Wiley Interscience, London.

Markus, T.A., P.Whyman, 1972, Building Performance: Building Performance Research Unit, Applied Science Publisher Ltd. London. White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA. H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

1. Kehadiran 10 % 2. Nilai tugas 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % C. Format Kisi-Kisi Ujian :

(26)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Hubungan Teori dan Paradigma dalam konteks pendekatan pemecahan masalah Sub Pokok Bahasan : Pendekatan perilaku

Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 10

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI

1. Mampu memahami kedudukan paradigma dalam pendekatan pemecahan masalah arsitektur;

2. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan paradigma dalam pendekatan pemecahan masalah arsitektur; 3. Mampu memahami hubungan teori ilmu-ilmu lain dalam pendekatan pemecahan masalah Arsitektur. B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan paradigma perilaku dalam pendekatan pemecahan masalah; 2. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan paradigma dalam pendekatan pemecahan masalah; 3. Mampu menyebutkan dan menguraikan paradigma perilaku dalam pendekatan pemecahan masalah arsitektur.

C. MODEL PEMBELAJARAN Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN

(Tatap muka) Memberikan kesempatan Tanya jawab, menjawab seluruh pertanyaan dan

Mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum

(27)

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

2. Multi Media Projector F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %) 2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California. Broadbent, Geoffrey, 1973, Design in Architecture, John Wiley & Sons, Great Britain.

Handler, A. Benyamin., 1995, Pendekatan Sistem Kepada Arsitektur, Bagian I, Cetakan Ketiga, Intermatra, Bandung.

Heimsath, Clovis AIA., 1995, Arsitektur dari segi Perilaku; Menuju Proses Perancangan Yang Dapat Dijelaskan, Cetakan Kedua, Intermatra, Bandung. Jones, J. Christopher., 1970, Design Methods; Seeds of human futures, Wiley Interscience, London.

Markus, T.A., P.Whyman, 1972, Building Performance: Building Performance Research Unit, Applied Science Publisher Ltd. London. White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA. H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

1. Kehadiran 10 % 2. Nilai tugas 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % C. Format Kisi-Kisi Ujian :

(28)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Hubungan Teori dan Paradigma dalam konteks pendekatan pemecahan masalah Sub Pokok Bahasan : Pendekatan Kinerja

Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 11

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI

1. Mampu memahami kedudukan paradigma dalam pendekatan pemecahan masalah arsitektur;

2. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan paradigma dalam pendekatan pemecahan masalah arsitektur; 3. Mampu memahami hubungan teori ilmu-ilmu lain dalam pendekatan pemecahan masalah Arsitektur. B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan paradigma kinerja dalam pendekatan pemecahan masalah;

2. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan pendekatan kinerja dalam pendekatan pemecahan masalah; 3. Mampu menyebutkan dan menguraikan pendekatan kinerja dalam pendekatan pemecahan masalah arsitektur.

C. MODEL PEMBELAJARAN Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN

(Tatap muka) Memberikan kesempatan Tanya jawab, menjawab seluruh pertanyaan dan

Mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum

(29)

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

2. Multi Media Projector F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %) 2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California. Broadbent, Geoffrey, 1973, Design in Architecture, John Wiley & Sons, Great Britain.

Handler, A. Benyamin., 1995, Pendekatan Sistem Kepada Arsitektur, Bagian I, Cetakan Ketiga, Intermatra, Bandung.

Heimsath, Clovis AIA., 1995, Arsitektur dari segi Perilaku; Menuju Proses Perancangan Yang Dapat Dijelaskan, Cetakan Kedua, Intermatra, Bandung. Jones, J. Christopher., 1970, Design Methods; Seeds of human futures, Wiley Interscience, London.

Markus, T.A., P.Whyman, 1972, Building Performance: Building Performance Research Unit, Applied Science Publisher Ltd. London. White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA. H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

1. Kehadiran 10 % 2. Nilai tugas 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % C. Format Kisi-Kisi Ujian :

(30)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Masalah Arsitektur dalam konteks riset arsitektur Sub Pokok Bahasan : Issue dan fenomena

Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 12

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI

1. Mampu memahami kedudukan issue dan fenomena dalam riset arsitektur;

2. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan issue dan fenomena dalam riset arsitektur; 3. Mampu memahami hubungan issue dan fenomena lain dalam riset Arsitektur.

B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan issue dan fenomena dalam riset arsitektur;

2. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan issue dan fenomena dalam riset arsitektur; 3. Mampu menyebutkan dan menguraikan issue dan fenomena lain dalam riset arsitektur.

C. MODEL PEMBELAJARAN Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN

(Tatap muka) Memberikan kesempatan Tanya jawab, menjawab seluruh pertanyaan dan

Mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum

(31)

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

2. Multi Media Projector F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %) 2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California. Attoe, Wayne, 1978, Architecture and Critical Imagination, John Wiley & Sons, Chichester. Broadbent, Geoffrey, 1973, Design in Architecture, John Wiley & Sons, Great Britain.

Broadbent, Geoffrey, Richard Bunt and Tomas Llorens, 1980, Meaning & Behaviour in the Built Environment, John Wiley & Sons, Chichester. Fletcher, Banister (1950), History of Architecture, BT Bestford, London.

Jencks, Charles, 1982, Modern Movenment in Architecture, Penguin Book, Great Britain.

Paul Alan (1993), The Theory of Architecture: Concepts, Themes and Practices, Van Nostrand Reinhold, New York. Rapoport, Amos., 1969, House, Form and Culture, Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, New Jersey.

White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Ven, Cornelis Van de, 1987, Ruang Dalam Arsitektur, Penerjamah Imam Djokomono, Gramedia Pustaka Utama 1995, Jakarta. Johnson, Von Meiss, Pierre, 1991, Elements of Architectur: From form to place, E &FN SPON, London.

Zevi, Bruno, 1957, Architecture as Space: How to Look at Architecture, Translated by Milton Gendel, Horizon Press, New York. H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

1. Kehadiran 10 % 2. Nilai tugas 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % C. Format Kisi-Kisi Ujian :

(32)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Masalah Arsitektur dalam konteks riset arsitektur Sub Pokok Bahasan : masalah riset

Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 13

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI

1. Mampu memahami kedudukan masalah dalam riset arsitektur;

2. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan masalah dalam riset arsitektur; 3. Mampu memahami hubungan masalah ilmu-ilmu lain dalam riset Arsitektur. B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan masalah dalam riset masalah;

2. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan masalah dalam riset arsitektur; 3. Mampu menyebutkan dan menguraikan masalah ilmu-ilmu lain dalam riset arsitektur.

C. MODEL PEMBELAJARAN Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN

(Tatap muka) Memberikan kesempatan Tanya jawab, menjawab seluruh pertanyaan dan

Mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum

(33)

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

2. Multi Media Projector F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %) 2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Altman, Irvin (1980), Culture and Environment, Brooke/Cole Publishing Company, California. Attoe, Wayne, 1978, Architecture and Critical Imagination, John Wiley & Sons, Chichester.

Broadbent, Geoffrey, Richard Bunt and Tomas Llorens, 1980, Meaning & Behaviour in the Built Environment, John Wiley & Sons, Chichester. Jencks, Charles, 1982, Modern Movenment in Architecture, Penguin Book, Great Britain.

Paul Alan (1993), The Theory of Architecture: Concepts, Themes and Practices, Van Nostrand Reinhold, New York. Rapoport, Amos., 1969, House, Form and Culture, Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, New Jersey.

White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA.

Ven, Cornelis Van de, 1987, Ruang Dalam Arsitektur, Penerjamah Imam Djokomono, Gramedia Pustaka Utama 1995, Jakarta. Johnson, Von Meiss, Pierre, 1991, Elements of Architectur: From form to place, E &FN SPON, London.

Zevi, Bruno, 1957, Architecture as Space: How to Look at Architecture, Translated by Milton Gendel, Horizon Press, New York. H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

1. Kehadiran 10 % 2. Nilai tugas 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % C. Format Kisi-Kisi Ujian :

(34)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Disain Riset Arsitektur Sub Pokok Bahasan : Pemilihan Metode Riset Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 14

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI

1. Mampu memahami kedudukan metode riset dalam riset arsitektur;

2. Mampu memahami keterkaitan dan hubungan metode riset arsitektur dalam riset arsitektur; 3. Mampu memahami hubungan metode riset lain dalam riset Arsitektur.

B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan kedudukan metode riset dalam riset arsitektur;

2. Mampu menyebutkan dan menguraikan keterkaitan dan hubungan metode riset arsitektur dalam riset; 3. Mampu menyebutkan dan menguraikan metode riset lain dalam riset arsitektur.

C. MODEL PEMBELAJARAN Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN

(Tatap muka) Memberikan kesempatan Tanya jawab, menjawab seluruh pertanyaan dan

Mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum

(35)

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

2. Multi Media Projector F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %) 2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Broadbent, Geoffrey, Richard Bunt and Tomas Llorens, 1980, Meaning & Behaviour in the Built Environment, John Wiley & Sons, Chichester. Fletcher, Banister (1950), History of Architecture, BT Bestford, London.

Handler, A. Benyamin., 1995, Pendekatan Sistem Kepada Arsitektur, Bagian I, Cetakan Ketiga, Intermatra, Bandung.

Heimsath, Clovis AIA., 1995, Arsitektur dari segi Perilaku; Menuju Proses Perancangan Yang Dapat Dijelaskan, Cetakan Kedua, Intermatra, Bandung. Jencks, Charles, 1982, Modern Movenment in Architecture, Penguin Book, Great Britain.

Markus, T.A., P.Whyman, 1972, Building Performance: Building Performance Research Unit, Applied Science Publisher Ltd. London. Paul Alan (1993), The Theory of Architecture: Concepts, Themes and Practices, Van Nostrand Reinhold, New York.

Rapoport, Amos., 1969, House, Form and Culture, Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, New Jersey. White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA. H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

1. Kehadiran 10 % 2. Nilai tugas 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % C. Format Kisi-Kisi Ujian :

(36)

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Mata Kuliah : Permasalahan Arsitektur

Kode/SKS : TA 517 / 4 SKS

Mata Kuliah Prasyarat :

-Semester : 7 (tujuh)

Pokok Bahasan : Latihan

Sub Pokok Bahasan : Penyusunan Disain Riset Waktu & Pertemuan ke : 200 Menit & Pertemuan 15

Dosen Penanggung Jawab : Drs. R. Irawan Surasetja, MT.; Lilis Widaningsih, SPd.MT.

KOMPETENSI DAN MODEL PEMBELAJARAN A. KOMPETENSI

1. Mampu menyusun disain riset arsitektur B. INDIKATOR

1. Mampu menyebutkan dan menguraikan isseu, fenomena dan masalah arsitektur; 2. Mampu menyebutkan dan menguraikan pemilihan metode riset;

C. MODEL PEMBELAJARAN Ekspositori dan Inkuiri

1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi 2. Tugas : Terstruktur

3. Media : Multi Media Projector, White Board D. SKENARIO KEGIATAN PEMBELAJARAN

TAHAP KEGIATAN KEGIATAN DOSEN KEGIATAN MAHASISWA WAKTU

PERSIAPAN (Tatap muka)

Menyiapkan Materi dan Media

Menjelaskan materi Memperhatikan materi dan mencatat materi serta merespon pertayaan yang disampaikan dari Dosen

120 menit

Diskusi Menanggapi, bertanya, menyanggah. 60 menit

AKHIR PERTEMUAN (Tatap muka)

Memberikan kesempatan Tanya jawab, menjawab seluruh pertanyaan dan

Mengajukan pertanyaan tentang materi yang belum dimengerti dan

10 menit

E. MEDIA, ALAT, DAN BAHAN PEMBELAJARAN 1. White board

(37)

F. EVALUASI

Bobot penilaian kemampuan dan keberhasilan belajar mata kuliah ini didasarkan pada :

1. kehadiran 80 % dari seluruh kegiatan tatap muka dan berpartisipasi aktif dalam perkuliahan, pengerjaan tugas dan responsi (bobot 10 %) 2. Tugas individu 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % G. SUMBER PUSTAKA PEMBELAJARAN

Broadbent, Geoffrey, Richard Bunt and Tomas Llorens, 1980, Meaning & Behaviour in the Built Environment, John Wiley & Sons, Chichester. Fletcher, Banister (1950), History of Architecture, BT Bestford, London.

Handler, A. Benyamin., 1995, Pendekatan Sistem Kepada Arsitektur, Bagian I, Cetakan Ketiga, Intermatra, Bandung.

Heimsath, Clovis AIA., 1995, Arsitektur dari segi Perilaku; Menuju Proses Perancangan Yang Dapat Dijelaskan, Cetakan Kedua, Intermatra, Bandung. Jencks, Charles, 1982, Modern Movenment in Architecture, Penguin Book, Great Britain.

Markus, T.A., P.Whyman, 1972, Building Performance: Building Performance Research Unit, Applied Science Publisher Ltd. London. Paul Alan (1993), The Theory of Architecture: Concepts, Themes and Practices, Van Nostrand Reinhold, New York.

Rapoport, Amos., 1969, House, Form and Culture, Prentice Hall Inc. Englewood Cliffs, New Jersey. White, Edward T., 1985, Concept Soucebook, Architectural Media.

Snyder, James C. & Anthony J. Catanese, 1979, Introduction to Architecture, Mc GrawHill Inc. USA. H. MODEL EVALUASI

A. Syarat Mengikuti Ujian ( kehadiran 80 % harus hadir) 1. kehadiran 80 %

2. Memasukkan tugas terstruktur

3. Telah mengikuti Ujian Tengah Semester B. Aspek Penilaian (indikator yang dinilai) :

1. Kehadiran 10 % 2. Nilai tugas 30 %

3. Ujian Tengah Semester (UTS) 20 % 4. Ujian Akhir Semester (UAS) 40 % C. Format Kisi-Kisi Ujian :

Referensi

Dokumen terkait

Kegiatan Pembelajaran Sumber Bahan 1 Memahami Konteks Masyarakat Indonesia Pendahuluan, Masyarakat Indonesia Diskusi, Ceramah, Tanya jawab 2 Memahami sejarah masyarakat

- Teori hubungan antara obat dengan respon Ceramah Tanya-jawab Resume OHP, White board, laptop, LCD viewer Minggu V Obat-obat yang bekerja pada sistem syaraf otonom.

Perkuliahan Permasalahan Arsitektur merupakan perluasan dan pendalaman tentang penelusuran dan pemecahan masalah arsitektur; teori dan paradigma dalam konteks kerangka dasar

75’ ceramah, 25’ latihan soal Ceramah, diskusi, tanya jawab, pemberian tugas  LCD  Laptop  Spidol  White board  Tugas  Tes tengah semester 

pokok-pokok masalah yang akan dibahas secara terperinci, dan c) prosedur pemecahan masalah; (2) dengan metode ceramah dan tanya jawab, guru diberi pengertian

Pendekatan implementasi yang harus dihindari Fase-fase implementasi MMT - Ceramah - Tanya jawab - White Board - LCD - TQM/ Greg Bounds, Lyle Yorks, Mel Adams, Gipsie Ranney TQM/