111
DAFTAR PUSTAKA
Anissa, K. (2009). Making love sama dengan cinta itu seks. Cetakan 1. Yogyakarta : Garasi.
Ali, Mohammad & Asrori, Mohammad. (2009). Psikologi Remaja. Jakarta : Bumi Aksara
Baron, R. A & Byrne. D. (2004). Psikologi sosial. edisi ke-10 jilid 1. Jakarta :Erlangga.
Boyke & Olivia, R. (2008). Lintas berita : delapan puluh tiga persen pria
menghendaki perawan. http://www.glorianet.org/berita/b6238.html.
Diakses tanggal 6 Mei 2011).
Branden, N. (2001). Kiat jitu meningkatkan harga diri. Jakarta : Dela Pratasa.
Brecht, G. (2000). Mengenal dan mengembangkan harga diri. Jakarta : PT Prehallindo.
Cynthia, T (2007). Perilaku konformitas kelompok dan pengaruh seks bebas
pada remaja. Jurnal Psikologi Vol 1, No 1
Conger, J. J. (1991). Adolescence and youth; psychological development in a changing world. 4th edition. NewYork : Harper Collin publishers. Coopersmith. (1967). The antecendenys of self esteem. San Fransisco : W.H
Freman and company.
Creswell, J. W. (1988). Research design: Qualitative and quantitative
approaches. Thousand Oaks, CA: Sage.
Dariyo, A. (2004). Psikologi perkembangan remaja. Bogor : Ghalia Indonesia.
112
Etikariena, A. (1998). Hubungan antara mitos tentang seksualitas dengan
keserbabolehan perilaku seks pranikah dikalangan remaja abg
dijakarta. Skripsi. (Tidak Diterbitkan). Depok. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Fatturochman. (1992). Sikap dan perilaku seksual remaja bali. Jurnal PsikologiUniversitas Gadjah Mada. 12-17.
Hadi, M, H. (2006). Perilaku seks pranikah pada remaja. Skripsi. (Tidak Diterbitkan). Depok. Fakultas Psikologi Univeristas Gunadarma.
Hurlock, E.B (1998). Perkembangan Anak. Alih bahasa oleh Soedjarmo &
Istiwidayanti. Jakarta: Erlangga.
Hurlock, B. (1993). Adolescence Inteligence. McGraw-Hill Inc.
Iskandar, M. (1998). Seksualitas remaja di indonesia. http://www.seksualitas
remaja.go.id. Diakses tanggal 5 April 2008.
Jacobs, B. (2010). Pencapaian Perkembangan Aspek Sosioemosional pada
usia 3 - 4 tahun yang mengikuti program PAUD non-formal. Salatiga:
Universitas Kristen Satya Wacana.
Mappiare, A . (1992). Psikologi remaja. Surabaya : Usaha Nasional. Monks, F. J
Martini. (2003). Hubungan antara harga diri dengan kecenderungan
deliquensi pada remaja. Skripsi. (tidak diterbitkan). Surakarta : Fakultas Psikologi UMS.
Maslow. A. H. (1970). Motivation and personality. New York : Harper &
Row.
Melodina, P. (1990). Kesehatan mental remaja putri yang telah melakukan
hubungan seks pranikah. Skripsi. Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
113
Moleong, L. J. (1999). Metode penelitian kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (1990). Metode penelitian kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya.
Monks, F.J., A.M.P. Knoers dan Siti Rahayu Haditono. (1998). Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nuryoto, S & Tjajaningsih. (1994). Harga diri remaja yang bertempat tinggal
di dalam lingkungan kompleks pelacuran dan di luar kompleks
pelacuran. Jurnal PsikologiUniversitas Gadjah Mada. 10-11.
Patton, M.Q. (1990), Qualitative evaluation and research methods (2nd Ed).
Newbury Park: Sage.
Poerwandari, K. (2007). Pendekatan Kualitatif untuk Penelitian Perilaku
Manusia. Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan
Pendidikan Psikologi Fakultas Psikologi Univeritas Indonesia.
Poerwandari, E. K. (2001). Pendekatan kualitatif untuk penelitian perilaku manusia. Jakarta : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia
Poerwandari. E. K. (1998). Pendekatan kualitatif dalam penelitian psikologi. Jakarta : Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan
Psikologi( LPSPPP ). Universitas Indonesia.
Prabowo, H. 1995. Seni Psikopatologi Sebagai Alat bantu Terapi. Edisi
Revisi. Makalah (tidak diterbitkan). Jakarta: Fakultas Psikologi
Universitas Gunadarma.
Rombe, R. (1997). Hubungan antara harga diri dengan bentuk konformitas
pada perilaku perkelahian pelajar. Skripsi. ( Tidak Diterbitkan ). Depok : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
114
Santrock, J. W. (2007). Life Span Development. Jakarta: Erlangga.
Santrock, J. W. (2003). Adolescence. 7th edition. Washington. DC : Mc Graw Hill.
Santrock, J. W. (1999). Life span development. 7th edition. Boston. Mc Graw.
Sarwono, S. W. (2004). Psikologi remaja. Jakarta : Raja Grafindo Persada. Sarwono,S. W. (2000). Psikologi remaja. Edisi 1. Jakarta : Rajawali Press. Shaw, M.E., & Constanzo, P.R. (1985). Theories of Sosial Psycology
International Student Edition. Singapore: McGraw-Hill.
Steinberg, L. (1999). Adolescence. 5th edition. Boston : Mc Graw-Hill
Subandriyo, T. (2001). Dampak perilaku seks pranikah pada remaja. www.
kompas.co.id. Diakses tanggal 17 febuari 2011
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta. 2005.
Tambunan, R. (2001). Harga diri remaja.
http://www.epsikologi.com/remaja/240901. htm. Diakses tanggal 5
April 2011.
Thornburg, H.D. 1982. Developmental Psychology. 2nd ed. Monterey,