• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dampak Pemahaman Wajib Pajak atas PP Nomor 46 Tahun 2013 Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21 Pada KPP Pratama Kotamobagu | Manengkey | ACCOUNTABILITY 8423 16679 1 SM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Dampak Pemahaman Wajib Pajak atas PP Nomor 46 Tahun 2013 Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 21 Pada KPP Pratama Kotamobagu | Manengkey | ACCOUNTABILITY 8423 16679 1 SM"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.4 Hasil Uji Validitas Variabel Pemahaman Wajib Pajak
Gambar 4.2 Grafik Normal Q-Q Plot Of Total
Gambar 4.3 Hasil Uji Heteroskedastisitas
Tabel 4.9 Hasil Uji t

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penulisan Tugas Akhir ini untuk mengetahui besarnya penerimaan PPh yang diatur dalam PP Nomor 46 Tahun 2013, dampak pemberlakuan PP Nomor 46 Tahun 2013,

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lubuk Pakam di tempat peserta melakukan

Hal tersebut menunjukkan bahwa dengan adanya penilaian dari wajib pajak yang dikenai pajak penghasilan (PPh) sesuai dengan ketentuan dalam PP Nomor 46 tahun 2013 terkait

Objek Pajak yang dikenai Pajak Penghasilan (PPh) berdasarkan PP Nomor 46 tahun 2013 adalah Penghasilan dari Usaha yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak dengan

46 Tahun 2013 dengan batasan Penghasilan Kena Pajak adalah omset sebesar Rp4.800.000.000 sama dengan batasan kewajiban bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang melakukan

5.2 Analisis Evaluasi Dampak Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 Terhadap Wajib Pajak Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM) Dan Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 4 Ayat

ANALISIS SEBELUM DAN SESUDAH PELAKSANAAN PP NO.46 TAHUN 2013 TERHADAP PERTUMBUHAN JUMLAH WAJIB PAJAK DAN PENERIMAAN PPh PASAL 4 AYAT (2).. (Studi Kasus di Kantor Pelayanan

Dalam penelitian ini penulis hanya menganalisis penerapan PPh final sesuai PP/46 2013, yaitu PPh atas Penghasilan Usaha yang Diterima atau Diperoleh Wajib Pajak Pribadi maupun Badan