• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Discovery Learning pada Materi Kalor di SMP

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Discovery Learning pada Materi Kalor di SMP"

Copied!
132
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Desi Ariani
  • Pengajar:
    • Dra. Ida Meutiawati, M.Pd
    • Dr. Abd Mujahid Hamdan, M.Sc
  • Sekolah: Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Mata Pelajaran: Pendidikan Fisika
  • Topik: Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Discovery Learning pada Materi Kalor di SMP
  • Tipe: Skripsi
  • Tahun: 2020
  • Kota: Banda Aceh

I. Relevansi LKPD Berbasis Discovery Learning dengan Objektif Pembelajaran

LKPD berbasis Discovery Learning yang dikembangkan dalam penelitian ini dirancang untuk mencapai objektif pembelajaran yang selaras dengan Kurikulum 2013. Pendekatan Discovery Learning dipilih karena menekankan pada proses penemuan konsep oleh peserta didik sendiri, bukan sekadar menghafal fakta. LKPD ini memfasilitasi peserta didik untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran, melalui kegiatan eksplorasi, observasi, dan analisis data yang relevan dengan materi kalor. Dengan demikian, LKPD ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konseptual peserta didik secara mendalam dan bermakna, sekaligus mendorong keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah.

1.1 Keselarasan dengan Kompetensi Dasar

Pengembangan LKPD ini memperhatikan Kompetensi Dasar (KD) yang relevan dalam Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran Fisika di SMP. Setiap aktivitas dan tugas dalam LKPD dirancang untuk membantu peserta didik mencapai KD yang telah ditentukan. Hal ini memastikan bahwa LKPD tidak hanya menarik, tetapi juga efektif dalam membantu peserta didik menguasai materi kalor sesuai standar yang diharapkan. Dengan demikian, LKPD ini berfungsi sebagai instrumen pendukung pencapaian tujuan pembelajaran yang terukur dan terarah.

1.2 Integrasi Teori Belajar Konstruktivisme

Dasar teori konstruktivisme menjadi landasan utama dalam pengembangan LKPD ini. Konstruktivisme menekankan bahwa pengetahuan dibangun oleh individu melalui pengalaman dan interaksi dengan lingkungan. Discovery Learning sebagai model pembelajaran yang dipilih, selaras dengan prinsip konstruktivisme karena memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk membangun pemahaman mereka sendiri tentang konsep kalor melalui aktivitas penyelidikan. LKPD berfungsi sebagai alat bantu yang membantu peserta didik dalam proses konstruksi pengetahuan tersebut.

1.3 Penggunaan Model ADDIE dalam Pengembangan

Proses pengembangan LKPD ini mengacu pada model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), meskipun tahapan implementasi dan evaluasi lapangan dimodifikasi. Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta didik dan mengkaji materi kalor. Tahap desain menghasilkan kerangka LKPD yang sistematis dan terstruktur. Tahap pengembangan menghasilkan produk LKPD yang siap diuji kelayakannya. Proses validasi ahli media dan materi, serta respon peserta didik, merupakan pengganti tahap implementasi dan evaluasi dalam konteks penelitian ini, memastikan kualitas LKPD.

II. Analisis Kelayakan LKPD dan Implikasinya pada Hasil Pembelajaran

Hasil analisis kelayakan LKPD menunjukkan bahwa LKPD ini layak digunakan dalam pembelajaran, berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi. Nilai kelayakan yang tinggi menunjukkan bahwa LKPD dirancang secara efektif dari segi penyajian materi, struktur, dan estetika. Selain itu, respon positif peserta didik terhadap LKPD menunjukkan bahwa LKPD ini menarik dan mudah dipahami, serta mampu memotivasi mereka untuk belajar. Hal ini mengindikasikan bahwa LKPD ini memiliki potensi untuk meningkatkan hasil pembelajaran.

2.1 Penilaian Ahli Media dan Substansi

Validasi dari ahli media dan ahli materi menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki kualitas yang tinggi dalam hal desain, penyajian, dan isi materi. Ahli media menilai aspek visual dan estetika LKPD, memastikan bahwa LKPD mudah dibaca dan menarik perhatian peserta didik. Ahli materi memastikan keakuratan dan kelengkapan isi materi LKPD, sesuai dengan standar kurikulum dan pembelajaran yang efektif. Kedua penilaian ini penting dalam memastikan kualitas dan efektivitas LKPD.

2.2 Respon Peserta Didik terhadap LKPD

Angket respon peserta didik menunjukkan tingkat ketertarikan yang tinggi terhadap LKPD yang dikembangkan. Peserta didik merasa LKPD mudah dipahami dan membantu mereka dalam memahami konsep kalor. Respon positif ini menguatkan kesimpulan bahwa LKPD ini efektif dalam memfasilitasi pembelajaran aktif dan meningkatkan pemahaman peserta didik. Umpan balik dari peserta didik ini juga penting untuk penyempurnaan LKPD di masa mendatang.

III. Implikasi Pedagogis dan Nilai Akademik Pengembangan LKPD

Penelitian ini memiliki implikasi pedagogis yang signifikan karena menawarkan alternatif perangkat pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk materi kalor di SMP. Penggunaan Discovery Learning dan desain LKPD yang terstruktur mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, mengembangkan keterampilan berpikir kritis, dan meningkatkan pemahaman konseptual. Dari segi akademik, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan bahan ajar berbasis penelitian, menawarkan model pembelajaran yang efektif, dan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya di bidang yang sama.

3.1 Kontribusi pada Praktik Pembelajaran

Penelitian ini memberikan kontribusi langsung pada praktik pembelajaran Fisika di SMP. LKPD yang dikembangkan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk guru dalam menyampaikan materi kalor secara lebih efektif dan menarik. Model Discovery Learning yang diimplementasikan dalam LKPD mendorong pembelajaran aktif dan berpusat pada peserta didik, sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan penguasaan konsep. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

3.2 Nilai Akademik dan Pengembangan Lebih Lanjut

Penelitian ini memiliki nilai akademik yang tinggi karena menawarkan model pembelajaran yang teruji dan berbasis penelitian. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai referensi untuk pengembangan LKPD pada mata pelajaran lain atau untuk tingkat pendidikan yang berbeda. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas LKPD ini dalam jangka panjang, menguji pengaruhnya terhadap berbagai tingkat kemampuan peserta didik, atau mengembangkan LKPD dengan integrasi teknologi informasi dan komunikasi.

Gambar

Tabel 2.1 Langkah-langkah penulisan LKPD dan struktur LKPD. 20
Tabel 2.2 Langkah-langkah discovery learning. 30 Langkah-Langkah
Gambar 2.1 Proses Perubahan Wujud Benda. 37 (Sumber: Widodo dkk., 2017 dengan modifikasi)
Tabel  2.3  menjabarkan  panas  peleburan  dan  penguapan  untuk  sejumlah  bahan  dan  suhu  lebur  dan  suhu  didihnya  pada  tekanan  atmosfer  normal
+7

Referensi

Dokumen terkait

1. 3) Hasil Validasi LKPD Berbasis Discovery Learning ditinjau dari aspek bahasa Ditinjau dari aspek bahasa, draft awal LKPD yang dihasilkan hampir semua item indikator aspek

Berdasarkan hasil validasi tersebut dapat disimpulkan bahwa, lembar kerja peserta didik berbasis discovery learning hasil inventarisasi jamur makrokospis di Hutan Lindung

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kebutuhan peserta didik dan guru terhadap pembelajaran menulis teks fabel berbasis saintifik, menghasilkan bahan ajar

Pada tahap analisis meliputi pelaksanaan analisis kebutuhan, identifikasi masalah dan merumuskan tujuan LKPD yang berbasis kontekstual. Pada tahap analisis,

1) Identifikasi masalah pembelajaran, tujuan dari tahapan ini adalah mengidentifikasi antara tujuan menurut kurikulum yang berlaku dengan fakta yang terjadi di lapangan

1. LKPD berbasis discovery learning pada mata pelajaran IPA yang telah dikembangkan layak digunakan untuk pembelajaran berdasarkan penilaian dari ahli materi yang

Dengan demikian data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil validasi pakar, respon guru dan peserta didik terhadap LKPD berbasis Problem Based Learning melalui hasil validasi

33 Lembar Kerja Peserta Didik LKPD-4 Materi Pokok : Bangun Ruang Sisi Datar Sub Materi : Luas Permukaan Prisma dan Limas AYO AMATI Perhatikan Balok pada Gambar berikut!. Balok