• Tidak ada hasil yang ditemukan

RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN JEPANG (Cucumis Sativus Var japonese) TERHADAP PEMBERIAN BOKASHI KULIT DURIAN DAN POC AZOLLA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "RESPON PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN JEPANG (Cucumis Sativus Var japonese) TERHADAP PEMBERIAN BOKASHI KULIT DURIAN DAN POC AZOLLA"

Copied!
76
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel  1.  Rataan  Panjang  Sulur  Mentimun  Jepang  4  MST  dengan  Pemberian  Bokashi Kulit Durian dan POC Azolla
Tabel 2. Rataan Umur Berbunga Mentimun Jepang Terhadap Pemberian Bokashi  Kulit Durian Dan POC Azolla
Gambar  1.  Hubungan  Umur  Berbunga  Mentimun  Jepang  terhadap  Pemberian Bokashi Kulit Durian
Gambar  2.  Hubungan  Umur  Berbunga  Mentimun  Jepang  terhadap  Pemberian POC Azolla
+7

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pemberian PGPR dapat meningkatkan jumlah daun, tinggi tanaman, jumlah bunga, berat buah, panjang buah, dan produksi panen.. PGPR

Pemberian mulsa organik jerami padi mampu meningkatkan berat segar per buah, berat segar per tanaman, volume buah, berat kering bagian atas tanaman dan berat

Berdasarkan hasil analisis pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian media tanam bokashi kulit buah kakao memberikan pengaruh nyata terhadap

Perlakuan media tanam berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, umur berbunga, cabang produktif, jumlah buah per sampel dan berat buah

Pemberian ethrel dengan dosis 5 cc/l air dapat meningkatkan jumlah bunga betina, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman dan per plot, rata-rata panjang buah,

Pemberian tunggal pupuk Guano wallet dan pupuk kotoran ayam masing-masing menunjukkan pengaruh yang sangat nyata terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah cabang, diameter

Hasil penelitian diketahuai bahwa pemberian pupuk bokashi kotoran sapi menunjukkan pengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 2 MST, dan diameter batang

Hasil sidik ragam menunjukan pemberian perlakuan pupuk organik cair Nasa (p1) dan Bio Super Active (p2) dengan Konsentrasi (k) berbeda nyata terhadap berat buah