• Tidak ada hasil yang ditemukan

Status Indeks Pencemaran Perairan Kawasan Mangrove Berdasarkan Penilaian Fisika-kimia di Pesisir Kecamatan Brebes Jawa Tengah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Status Indeks Pencemaran Perairan Kawasan Mangrove Berdasarkan Penilaian Fisika-kimia di Pesisir Kecamatan Brebes Jawa Tengah"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Lokasi penelitian
Gambar 3.  Nilai  suhu  rata  –  rata  4  lokasi  pengukuran
Gambar 4.  Nilai  DO  rata-rata  4  bagian  pengukuran
Tabel 2. Hasil analisis laboraturium
+3

Referensi

Dokumen terkait

Standarisasi parameter salinitas diambil dari Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 adalah wilayah terumbu karang sekitar 28‰-30‰, wilayah

51 Tahun 2004, yaitu tentang baku mutu air laut untuk biota laut yang digunakan untuk membandingkan hasil konsentrasi logam berat Pb dan Cu dalam air laut, dan Analisis

1) Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 51 Tahun 2004 tentang Baku Mutu Air Laut. 2) Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor KEP- 48/MENLH/11/1996

Konsentrasi nitrat yang terukur meskipun melampaui baku mutu air laut untuk biota laut, namun masih jauh lebih rendah daripada yang terukur pada bebarapa sungai lainnya di Sungai

51 tahun 2004 tentang baku mutu air laut untuk biota laut, diperoleh nilai baku mutu untuk Fosfat adalah 0,015 mg/l dan dapat disimpulkan bahwa kondisi Fosfat

Jika dibandingkan dengan baku mutu yang merujuk pada Keputusan menteri Lingkungan Hidup nomor 51 tahun 2004, maka batas nitrat untuk biota laut adalah 0,008 mg/l,

Selanjutnya Gimin 2005 dan Al Ayubi dkk., 2016 dalam penelitiannya juga menemukan bahwa keberhasilan biota sessile senditary pada lingkungan perairan termasuk biota makrozoobentos

Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup No.Kep- 51/MENKLH/2004 untuk nilai pH yaitu 7-8 masih memenuhi baku mutu air laut yang diperbolehkan untuk biota