• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum PT Sony

PT Sony Indonesia didirikan pada September tahun 1995. Kantor pusat mereka berada di Gedung Sentra Mulia Jakarta Selatan. Pada awalnya, Sony menggarap audio video saja. Tapi, sejalan dengan waktu Sony Indonesia pada tahun 2006, mulai di percaya untuk menambah VAIO jadi menambahkan IT. Kemudian pada Oktober 2009, Sony menambah dengan produk PlayStation. Intinya, Sony mengembangkan diri dengan produk dari audio video, IT, sampai perkakas games.

Sony Mobile berdiri pada tanggal 1 Oktober 2001 dengan nama Sony Ericsson. Ini adalah penggabungan dari 2 perusahaan yaitu Sony (Jepang) dan Ericsson(Swedia). Pada tanggal 16 Februari 2012, saham Erisson dibeli sepenuhnya oleh Sony dan otomatis berganti nama menjadi Sony Mobile. Pada kuartal pertama tahun 2012, Sony Mobile menjadi produsen ponsel terbesar kesepuluh di dunia.

1. Tempat dan Waktu Penelitian

Tempat Penelitian yaitu Mall Ambasador yang berlokasi di Jl. Prof. Dr. Satrio, Setia Budi, Jakarta Selatan. Dan untuk waktu proses penelitian ini di mulai sejak bulan September 2015 sampai dengan penelitian selesai.

(2)

Pada bab ini akan di bahas mengenai data yang diperoleh dalam penelitian. Sampel penelitian adalah pelanggan smart phone android di Mall Ambasador, Jakarta Selatan. Penelitian dilakukan pada bulan September sampai Desember 2015 dengan mendistribusikan sebanyak 100 buah kuisioner. Sebagai analisis awal, akan terlebih dahulu di lakukan tinjauan mengenai karakteristik responden di peroleh dari kuisioner yang telah di isi oleh responden di dapat data identitas responden. Penyajian data mengenai karakteristik responden di sajikan sebagai berikut.

a) Responden Berdasarkan Jenis Kelamin

Karakteristik responden berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat pada tabel 4.1 berikut ini.

TABEL 4.1

KARAKTERISTIK JENIS KELAMIN RESPONDEN Jenis Kelamin Jumlah Persentase

Pria 40 40%

Wanita 60 60%

Total 100 100%

Sumber: Hasil pengolahan Data SPSS 21

Berdasarkan dari tabel 4.1 diatas, Nampak sebagian besar responden adalah perempuan yaitu sebesar 60%. Hal ini mengindikasikan bahwa wanita yang responsive dalam melakukan keputusan pembelian produk smart phone android.

(3)

b) Responden Berdasarkan Usia

Karakteristik responden berdasarkan usia dapat dilihat 4.2 berikut ini.

TABEL 4.2

KARAKTERISTIK RESPONDEN BERDASARKAN USIA

Usia Jumlah Presentase

≤20 27 27%

21-30 56 56%

31-40 14 14%

>40 3 3%

Total 100 100%

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Kelompok usia terbanyak adalah pada usia 21-30 tahun, yaitu sebanyak 56 orang atau 56%. Karena di usia tersebut seseorang ingin mempunyai sesuatu yang memudahkan pekerjaan nya sehingga sering melakukan keputusan pembelian dengan menggunakan Smart Phone Android Sony Xperia.

c) Responden Berdasarkan Jenis Pekerjaan

Karakteristik responden berdasarkan pekerjaan dapat dilihat tabel 4.3 berikut ini.

TABEL 4.3

KARAKTERISTIK RESPONDENDEN BERDASARKAN PEKERJAAN

Status Pekerjaan Jumlah Persentase

Mahasiswa/sebelumnya 42 42%

PNS 8 8%

Pegawai Swasta 36 36%

Wiraswasta 13 13%

Ibu Rumah Tangga 1 1%

Total 100 100%

(4)

mahasiswa yaitu sebanyak 42 orang atau 42%. Hal ini di perkuat karena mahasiswa sangat membutuhkan handphone Smart Phone yang canggih untuk menunjang sarana edukasi mereka.

d) Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan TABEL 4.4

KARAKTERISTIK RESPONDEN BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN

Tingkat Pendidikan Jumlah Persentase

SMU 41 41%

Diploma 12 12%

Sarjana S1 42 42%

Pasca Sarjana 5 5%

Total 100 100%

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Dari deskripsi responden berdasarkan pendidikan terakhir diatas maka dapat disimpulkan bahwa jumlah responden dengan pendidikan terakhir Sarjana S1 itu lebih dominan yaitu dengan presentase 42%.

e) Responden Berdasarkan Pendapatan TABEL 4.5

KARAKTERISTIK RESPONDEN BERDASARKAN PENDAPATAN PERBULAN

Pendapatan Perbulan Jumlah Persentase

≤Rp 2.700.000 42 42%

Rp 2.700.000 – Rp 5.000.000 28 28%

Rp 5.100.000 – Rp 10.000.000 24 24%

>Rp 10.000.000 6 6%

Total 100 100%

(5)

Dari deskripsi responden berdasarkan pendapatan perbulan diatas maka dapat disimpulkan bahwa responden dengan penghasilan <Rp 2.700.00 0 perbulan lebih dominan dengan presentasi 42%.

B. Hasil Uji Statistik Deskriptif

1. Analisis Deskriptif Indikator Citra Merek

Pada tahap ini akan diuraikan mengenai hasil perhitungan frekuensi pada indikator citra merek yang meliputi delapan indikator. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana indikator citra merek telah sesuai dengan pernyataan konsumen yang menggunakan smartphone android Sony Xperia. Berikut analisis deskriptif berdasarkan pernyataan responden yang hasil nya diuraikan dari tabel – tabel berikut ini :

TABEL 4.6

INDIKATOR CITRA MEREK “Sony Xperia memiliki nama yang baik sebagai alat komunikasi”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Netral 8 8,0 8,0 Setuju 63 63,0 63,0 Sangat Setuju 29 29,0 29,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.6 diatas dapat dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 63%. Oleh karena itu, dapat dikatakan

(6)

komunikasi.

TABEL 4.7

INDIKATOR CITRA MEREK “Reputasi Sony Xperia lebih baik di bandingkan smartphone android lainnya”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 5 5,0 5,0 Netral 31 31,0 31,0 Setuju 42 42,0 42,0 Sangat Setuju 22 22,0 22,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.7 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 42%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa reputasi Sony Xperia lebih baik disbandingkan smartphone lainnya.

TABEL 4.8

INDIKATOR CITRA MEREK “Pada saat akan membeli smartphone android saya selalu mengingat akan Sony Xperia”

Frequenc

y Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 2 2,0 2,0 Tidak Setuju 12 12,0 12,0 Netral 22 22,0 22,0 Setuju 45 45,0 45,0 Sangat Setuju 19 19,0 19,0 Total 100 100,0 100,0

(7)

Pada tabel 4.8 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 45%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa pada saat akan membeli smartphone android saya selalu mengingat akan Sony Xperia.

TABEL 4.9

INDIKATOR CITRA MEREK “Model yang dimiliki Sony Xperia lebih menarik di bandingkan merek-merek yang lainnya”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 6 6,0 6,0 Netral 17 17,0 17,0 Setuju 58 58,0 58,0 Sangat Setuju 19 19,0 19,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.9 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 58%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa model yang dimiliki Sony Xperia lebih menarik di bandingkan merek-merek yang lainnya.

TABEL 4.10

INDIKATOR CITRA MEREK “Komponen-komponen yang terdapat dalam Sony Xperia tidak dapat di tiru oleh merek lain”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 12 12,0 12,0 Netral 22 22,0 22,0 Setuju 50 50,0 50,0 Sangat Setuju 16 16,0 16,0 Total 100 100,0 100,0

(8)

jawaban setuju sebanyak 50%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa komponen-komponen yang terdapat pada Sony Xperia tidak dapat ditiru oleh merek lain.

TABEL 4.11

INDIKATOR CITRA MEREK “Merek Sony Xperia memiliki citra produk yang baik di benak konsumen”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 1 1,0 1,0 Netral 13 13,0 13,0 Setuju 64 64,0 64,0 Sangat Setuju 22 22,0 22,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.11 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 64%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa merek Sony Xperia memiliki citra produk yang baik di benak konsumen.

TABEL 4.12

INDIKATOR CITRA MEREK “Dengan menggunakan Sony Xperia saya merasa bangga”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 1 1,0 1,0 Tidak Setuju 5 5,0 5,0 Netral 24 24,0 24,0 Setuju 56 56,0 56,0 Sangat Setuju 14 14,0 14,0 Total 100 100,0 100,0

(9)

Pada tabel 4.12 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 56%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa dengan menggunakan Sony Xperia merasa bangga.

TABEL 4.13

INDIKATOR CITRA MEREK “Menggunakan Sony Xperia membangun citra sosial yang tinggi”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 5 5,0 5,0 Netral 27 27,0 27,0 Setuju 52 52,0 52,0 Sangat Setuju 16 16,0 16,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.13 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 52%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa menggunakan Sony Xperia membangun citra sosial yang tinggi.

2. Analisis Deskriptif Indikator Fitur

Pada tahap ini akan diuraikan mengenai hasil perhitungan frekuensi pada indikator fitur yang meliputi tujuh indikator. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana indikator fitur telah sesuai dengan pernyataan konsumen yang menggunakan smartphone android Sony Xperia. Berikut analisis deskriptif berdasarkan pernyataan responden yang hasil nya diuraikan dari tabel – tabel berikut ini :

(10)

INDIKATOR FITUR “Kelengkapan aplikasi yang dimiliki Sony Xperia lebih beragam”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 5 5,0 5,0 Netral 21 21,0 21,0 Setuju 59 59,0 59,0 Sangat Setuju 15 15,0 15,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.14 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 59%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa kelengkapan aplikasi yang dimiliki Sony Xperia lebih beragam.

TABEL 4.15

INDIKATOR FITUR “Sony Xperia memiliki kelayakan jaringan yang bagus”.

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak

Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 4 4,0 4,0 Netral 24 24,0 24,0 Setuju 52 52,0 52,0 Sangat Setuju 20 20,0 20,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.15 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 52%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa Sony Xperia memiliki kelayakan jaringan yang bagus.

(11)

TABEL 4.16

INDIKATOR FITUR “Tampilan yang diberikan Sony Xperia sesuai harapan konsumen”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Netral 17 17,0 17,0 Setuju 64 64,0 64,0 Sangat Setuju 19 19,0 19,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.16 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 64%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa tampilan yang diberikan Sony Xperia sesuai harapan konsumen.

TABEL 4.17

INDIKATOR FITUR “Sony Xperia dapat digunakan di dalam air”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 1 1,0 1,0 Netral 11 11,0 11,0 Setuju 52 52,0 52,0 Sangat Setuju 36 36,0 36,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.17 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 52%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa Sony Xperia dapat digunakan di dalam air.

(12)

INDIKATOR FITUR “Fitur yang diberikan Sony Xperia mudah untuk di akses”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Netral 11 11,0 11,0 Setuju 69 69,0 69,0 Sangat Setuju 20 20,0 20,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.18 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 69%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa fitur yang diberikan Sony Xperia mudah untuk di akses.

TABEL 4.19

INDIKATOR FITUR “Fitur yang diberikan Sony Xperia mendukung kepentingan yang dibutuhkan konsumen”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 1 1,0 1,0 Netral 15 15,0 15,0 Setuju 64 64,0 64,0 Sangat Setuju 20 20,0 20,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.19 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 64%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa fitur yang diberikan Sony Xperia mendukung kepentingan yang dibutuhkan konsumen.

(13)

TABEL 4.20

INDIKATOR FITUR “Kemudahan dalam mentransfer data”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 2 2,0 2,0 Netral 19 19,0 19,0 Setuju 63 63,0 63,0 Sangat Setuju 16 16,0 16,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.20 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 63%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa mudah dalam mentransfer data.

3. Analisis Deskriptif Indikator Kualitas Produk

Pada tahap ini akan diuraikan mengenai hasil perhitungan frekuensi pada indikator citra merek yang meliputi tiga belas indikator. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana indikator pengetahuan produk telah sesuai dengan pernyataan konsumen yang menggunakan smartphone android Sony Xperia. Berikut analisis deskriptif berdasarkan pernyataan responden yang hasilnya dari tabel – tabel berikut:

(14)

INDIKATOR KUALITAS PRODUK “Kejernihan suara pada Sony Xperia”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 1 1,0 1,0 Netral 11 11,0 11,0 Setuju 50 50,0 50,0 Sangat Setuju 38 38,0 38,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.21 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 50%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa Sony Xperia memiliki kejernihan suara.

TABEL 4.22

INDIKATOR KUALITAS PRODUK “Sony Xperia memiliki kualitas gambar yang bagus”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Netral 15 15,0 15,0 Setuju 55 55,0 55,0 Sangat Setuju 30 30,0 30,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.22 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 55%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa Sony Xperia memiliki kualitas gambar yang bagus.

(15)

TABEL 4.23

INDIKATOR KUALITAS PRODUK “Sony Xperia memiliki keistimewaan yang berbeda dibanding dengan smartphone lainnya”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 3 3,0 3,0 Netral 18 18,0 18,0 Setuju 55 55,0 55,0 Sangat Setuju 24 24,0 24,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 2

Pada tabel 4.23 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 55%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa Sony Xperia memiliki keistimewaan yang berada disbanding dengan smartphone lainnya.

TABEL 4.24

INDIKATOR KUALITAS PRODUK “Kapasitas penyimpanan memori Sony Xperia besar”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 3 3,0 3,0 Netral 7 7,0 7,0 Setuju 66 66,0 66,0 Sangat Setuju 24 24,0 24,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.24 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 66%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa kapasitas penyimpanan Sony Xperia besar.

(16)

INDIKATOR KUALITAS PRODUK “Bagi saya, kecepatan browsing internet Sony Xperia sangat cepat”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 6 6,0 6,0 Netral 24 24,0 24,0 Setuju 49 49,0 49,0 Sangat Setuju 21 21,0 21,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.25 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 49%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa kecepatan browsing internet Sony Xperia sangat cepat.

TABEL 4.26

INDIKATOR KUALITAS PRODUK “Menurut saya, Sony Xperia memiliki keunggulan pada GPS yang baik”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0.0 0,0 Tidak Setuju 6 6,0 6,0 Netral 21 21,0 21,0 Setuju 46 46,0 46,0 Sangat Setuju 27 27,0 27,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.26 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 46%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa Sony Xperia memiliki keunggulan GPS yang baik.

(17)

TABEL 4.27

INDIKATOR KUALITAS PRODUK “Kualitas kamera Sony Xperia memiliki kualitas gambar yang tinggi.”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 3 3,0 3,0 Netral 12 12,0 12,0 Setuju 56 56,0 56,0 Sangat Setuju 29 29,0 29,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.27 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 56%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa kualitas kamera Sony Xperia memiliki kualitas gambar yang tinggi.

TABEL 4.28

INDIKATOR KUALITAS PRODUK “Sony Xperia memiliki tingkat keawetan (daya tahan) yang lama”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 5 5,0 5,0 Netral 12 12,0 12,0 Setuju 52 52,0 52,0 Sangat Setuju 31 31,0 31,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.28 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 52%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa Sony Xperia memiliki tingkat keawetan (daya tahan) yang lama.

(18)

INDIKATOR KUALITAS PRODUK “Batrei yang dimiliki Sony Xperia tahan lama”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0,0 0,0 0,0 Tidak Setuju 7 7,0 7,0 Netral 10 10,0 10,0 Setuju 57 57,0 57,0 Sangat Setuju 26 26,0 26,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.29 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 57%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa batrei yang dimiliki Sony Xperia tahan lama.

TABEL 4.30

INDIKATOR KUALITAS PRODUK “Bagi saya, Sony Xperia memiliki desain yang indah”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0,0 0,0 0,0 Tidak Setuju 4 4,0 4,0 Netral 17 17,0 17,0 Setuju 62 62,0 62,0 Sangat Setuju 17 17,0 17,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.30 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 62%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa Sony Xperia memiliki desain yang indah.

(19)

TABEL 4.31

INDIKATOR KUALITAS PRODUK “Sony Xperia memiliki desain yang sangat cocok bagi saya”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 4 4,0 4,0 Netral 17 17,0 17,0 Setuju 62 62,0 62,0 Sangat Setuju 17 17,0 17,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.31 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 62%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa Sony Xperia memiliki desain yang sangat cocok bagi saya.

TABEL 4.32

INDIKATOR KUALITAS PRODUK “Sony Xperia memenuhi kebutuhan saya dalam bidang teknologi”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 3 3,0 3,0 Netral 17 17,0 17,0 Setuju 55 55,0 55,0 Sangat Setuju 25 25,0 25,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.32 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 55%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa Sony Xperia memenuhi kebutuhan nya dalam bidang teknologi.

(20)

INDIKATOR KUALITAS PRODUK “Saya sangat merasakan manfaat produk dari Sony Xperia itu sendiri”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Tidak Setuju 4 4.0 4.0 Netral 17 17.0 17.0 Setuju 61 61.0 61.0 Sangat Setuju 18 18.0 18.0 Total 100 100.0 100.0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.33 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 61%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa mereka sangat merasakan manfaat produk dari Sony Xperia itu sendiri.

4. Analisis Deskriptif Indikator Keputusan pembelian

Pada tahap ini akan diuraikan mengenai hasil perhitungan frekuensi pada indikator keputusan pembelian yang meliputi enam indikator. Analisis ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana indikator keputusan pembelian telah sesuai dengan pernyataan konsumen yang menggunakan smartphone android Sony Xperia. Berikut analisis deskriptif berdasarkan pernyataan responden yang hasil nya diuraikan dari tabel – tabel berikut ini :

(21)

TABEL 4.34

INDIKATOR KEPUTUSAN PEMBELIAN “Saya sangat mudah mencari informasi tentang Sony Xperia dari keluarga, teman, maupun

kerabat saya”

Frequency Percent Valid Percent

Valid

Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0

Tidak Setuju 3 3,0 3,0

Netral 20 20,0 20,0

Setuju 54 54,0 54,0

Sangat Setuju 23 23,0 23,0

Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.34 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 54%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa mereka sangat mudah mencari informasi tentang Sony Xperia dari keluarga, teman, maupun kerabatnya.

TABEL 4.35

INDIKATOR KEPUTUSAN PEMBELIAN “Informasi tentang Sony Xperia sangat mudah ditemui di papan reklame, maupun

brosur yang saya baca”

Frequency Percent Valid Percent

Valid

Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0

Tidak Setuju 5 5.0 5.0

Netral 13 13.0 13.0

Setuju 66 66.0 66.0

Sangat Setuju 16 16.0 16.0

Total 100 100.0 100.0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.35 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 66%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa informasi tentang Sony Xperia sangat mudah ditemui di papan reklame, maupun brosur yang mereka baca.

(22)

INDIKATOR KEPUTUSAN PEMBELIAN “Iklan Sony Xperia sangat mudah ditemui di media massa seperti televisi”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 6 6,0 6,0 Netral 10 10,0 10,0 Setuju 56 56,0 56,0 Sangat Setuju 28 28,0 28,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.36 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 56%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa iklan Sony Xperia sangat mudah ditemui di media massa seperti televisi.

TABEL 4.37

INDIKATOR KEPUTUSAN PEMBELIAN “Harga pada Sony Xperia bagi saya sangat bervariasi”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 2 2,0 2,0 Netral 18 18,0 18,0 Setuju 57 57,0 57,0 Sangat Setuju 23 23,0 23,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.37 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 57%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa harga pada Sony Xperia bagi mereka sangat bervariasi.

(23)

INDIKATOR KEPUTUSAN PEMBELIAN “Bagi saya, Kelengkapan produk Sony Xperia seperti headset, charger,

dan kabel data sangat lengkap”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Netral 11 11,0 11,0 Setuju 61 61,0 61,0 Sangat Setuju 28 28,0 28,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.38 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 61%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa bagi mereka, kelengkapan produk Sony Xperia seperti headset, charger, dan kabel data sangat lengkap.

TABEL 4.39

INDIKATOR KEPUTUSAN PEMBELIAN “Saya merasa puas setelah membeli produk Sony Xperia”

Frequency Percent Valid Percent

Valid Sangat Tidak Setuju 0 0,0 0,0 Tidak Setuju 3 3,0 3,0 Netral 18 18,0 18,0 Setuju 56 56,0 56,0 Sangat Setuju 23 23,0 23,0 Total 100 100,0 100,0

Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Pada tabel 4.39 diatas dilihat bahwa mayoritas responden mendominasi jawaban setuju sebanyak 56%. Oleh karena itu, dapat dikatakan responden setuju bahwa mereka merasa puas setelah membeli produk Sony Xperia.

(24)

1. Hasil Uji Validitas

Dalam penelitian ini, uji validitas dilakukan untuk mengetahui apakah kuesioner yang digunakan mampu mengungkapkan apa yang ingin diukur oleh kuesioner tersebut. Apabila nilai korelasi diatas 0,3 maka dikatakan item tersebut memberikan tingkat kevalidan yang cukup, sebaliknya apabila nilai korelasi dibawah 0,3 maka dikatakan item tersebut kurang valid sehingga harus diperbaiki atau dibuang. Hasil Uji Validitas dengan menggunakan bantuan program SPSS versi 21 dapat dilihat pada tabel berikut ini:

TABEL 4.40

HASIL UJI VALIDITAS CITRA MEREK (X1)

Indikator Гhitung Гkritis Keterangan

CM1 0,658 0,3 Valid CM2 0,663 0,3 Valid CM3 0,639 0,3 Valid CM4 0,541 0,3 Valid CM5 0,563 0,3 Valid CM6 0,720 0,3 Valid CM7 0,593 0,3 Valid CM8 0,574 0,3 Valid

Sumber : Hasil pengolahan data SPSS 21

Hasil perhitungan yang telah dilakukan untuk variabel Citra Merek menunjukan hasil yang baik, karena syarat minimum yang harus dipenuhi agar dikatakan valid adalah lebih besar dari 0,3 dapat dipenuhi, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Citra Merek dikatakan valid.

(25)

TABEL 4.41

HASIL UJI VALIDITAS FITUR (X2)

Indikator Гhitung Гkritis Keterangan

F1 0,543 0,3 Valid F2 0,423 0,3 Valid F3 0,608 0,3 Valid F4 0,560 0,3 Valid F5 0,544 0,3 Valid F6 0,634 0,3 Valid F7 0,436 0,3 Valid

Sumber : Hasil pengolahan data SPSS 21

Hasil perhitungan yang telah dilakukan untuk variabel Fitur menunjukan hasil yang baik, karena syarat minimum yang harus dipenuhi agar dikatakan valid adalah lebih besar dari 0,3 dapat dipenuhi sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Fitur dikatakan valid.

TABEL 4.42

UJI VALIDITAS KUALITAS PRODUK (X3)

Indikator Гhitung Гkritis Keterangan

KPO1 0,314 0,3 Valid KPO2 0,563 0,3 Valid KPO3 0,301 0,3 Valid KPO4 0,464 0,3 Valid KPO5 0,686 0,3 Valid KPO6 0,485 0,3 Valid KPO7 0,335 0,3 Valid KPO8 0,485 0,3 Valid KPO9 0,448 0,3 Valid KPO10 0,591 0,3 Valid KPO11 0,591 0,3 Valid KPO12 0,686 0,3 Valid KPO13 0,538 0,3 Valid

Sumber : Hasil pengolahan data SPSS 21

Hasil perhitungan yang telah dilakukan untuk variabel Kualitas Produk menunjukan hasil yang baik, karena syarat minimum yang harus dipenuhi agar dikatakan valid adalah lebih besar dari 0,3 dapat dipenuhi sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Kualitas Produk dikatakan valid.

(26)

UJI VALIDITAS KEPUTUSAN PEMBELIAN (Y)

Indikator Гhitung Гkritis Keterangan

KPE1 0,595 0,3 Valid KPE2 0,731 0,3 Valid KPE3 0,732 0,3 Valid KPE4 0,695 0,3 Valid KPE5 0,645 0,3 Valid KPE6 0,571 0,3 Valid

Sumber : Hasil pengolahan data SPSS 21

Hasil perhitungan yang telah dilakukan untuk variabel Keputusan Pembelian menunjukan hasil yang baik, karena syarat minimum yang harus dipenuhi agar dikatakan valid adalah lebih besar dari 0,3 dapat dipenuhi sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Keputusan Pembelian dikatakan valid.

2. Hasil Uji Reliabilitas

Reliabilitas instrument merupakan syarat untuk pengujian validitas instrument. Oleh karena itu walaupun instrument yang valid umumnya reliabel, tetapi pengujian reliabilitas instrument perlu dilakukan. Apabila korelasi 0,7 atau lebih maka dikatakan item tersebut memberikan tingkat reliabel yang cukup, sebaliknya apabila nilai korelasi dibawah 0,7 maka dikatakan item tersebut kurang reliabel.

(27)

Tabel 4.44 Hasil Uji Reliabilitas

No Variabel Koefisien

Determinasi rkritis keterangan

1 Citra Merek 0,725 0,7 Reliabel

2 Fitur 0,751 0,7 Reliabel

3 Kualitas

Produk 0,713 0,7 Reliabel

4 Keputusan

Pembelian 0,727 0,7 Reliabel

Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Dari tabel diatas, dapat dijelaskan dari analisis realibilitas dengan teknik Cronbach’s alpha diketahui nilainya adalah 0,725 pada variabel citra merek, 0,751 pada variabel fitur, 0,713 pada variabel kualitas produk dan 0,727 pada variabel keputusan pembelian. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa keempat variabel tersebut reliabel ketika diuji lagi.

D. Hasil Uji Asumsi Klasik

Pengujian asumsi klasik mutlak diperlukan sebelum pengujian regresi linier berganda dilakukan. Model regresi linier berganda dapat disebut sebagai model yang baik jika model tersebut terbebas daru asumsi-asumsi klasik statistic. Ada tiga uji asumsi klasik yang harus dipenuhi sebelum analisis regresi linear berganda dapat dilakukan, yaitu: uji normalitas data, uji heteroskedastisitas, dan uji multikolinearitas. Dalam melakukan pengujian asumsi klasik penulis menggunakan bantuan software SPSS.

(28)

TABEL 4.45

Hasil Uji Normalitas Data

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

Unstandardized Residual

N 100

Normal Parametersa,b Mean .0000000

Std. Deviation 1.57230996

Most Extreme Differences

Absolute .080

Positive .054

Negative -.080

Kolmogorov-Smirnov Z .802

Asymp. Sig. (2-tailed) .540

a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.

Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Dari tabel diatas diketahui nilai Kolmogorov Smirnov 0,802 dan signifikan pada 0,540. Nilai sig lebih besar dari 0,05 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini terdistribusi secara normal.

(29)

Gambar 4.1 Hasil Uji Normalitas

Dari gambar grafik di atas dapat dilihat bahwa titik-titik menyebar disekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa data dalam penelitian ini terdistribusi secara normal.

2. Hasil Uji Multikolonieritas

Uji multikolineritas ini digunakan untuk mengetahui apakah ada

Colinearity atau tidak di antara variabel bebas. Cara yang digunakan adalah

dengan menghitung Tolerence dan VIF. Di bawah ini merupakan hasil pengujian multikolineritas:

(30)

Hasil Uji Multikolonieritas

Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Tabel diatas menunjukan bahwa nilai tolerence dari masing-masing variabel independen, yaitu Citra Merek (X1) sebesar 0,390, Fitur (X2) sebesar 0,395, Kualitas Produk (X3) sebesar 0,213. Dari hasil output

variance inflation factor (VIF) diketahui masing-masing variabel independen,

yaitu Citra Merek (X1) sebesar 2,567, Fitur (X2) sebesar 2,533, Kualitas

Produk (X3) sebesar 4,698. Dengan demikian, ketiga variabel independen

tersebut memiliki nilai tolerance > 0,1 dan nilai VIF < 10, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi multikolineritas antar variabel independen

3. Uji Heteroskedastisitas

Pengujian heteroskedastisitas dalam penelitian ini dilakukan melalui metode dengan melihat hasil dari scatterplot antara data residu yang telah distandarkan (Sdresid) dengan hasil prediksi variabel dependen yang telah distandarkan (Zpred). Problem heterokedastisitas pada data residual.

(31)

Gambar 4.2

Hasil Uji Heteroskedastisitas

Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Hasil dari scatterplot yang ditampilkan pada gambar diatas, dapat dilihat bahwa data tidak membentuk suatu pola tertentu dan titik-titik data tidak hanya mengumpul diatas atau dibawah angka 0 saja melainkan menyebar diatas dan dibawah. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tidak ada problem heterokedastisitas pada datas residual.

E. Analisis Regresi Linier Berganda

Setelah model regresi yang diajukan lolos dari uji asumsi klasik, maka selanjutnya analisis regresi berganda sudah dapat dilakukan dalam rangka pengujian hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dan penentuan

(32)

pengujian koefisien determinasi (R Square), uji signifikasi simultan (Uji Statistik F), dan uji signifikasi parameter individual (Uji T). Persamaan regresi linier berganda dalam penelitian ini dirumuskan dalam model regresi sebagai berikut :

TABEL 4.47

Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda

Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Persamaan regresi linier berganda dalam penelitian ini dirumuskan dalam model regresi sebagai berikut :

Y= 735+0,266X1+(-0,499)X2+0,553X3

Keterangan : Y : Keputusan Pembelian

α : Nilai Konstanta

β1, β2, β3: Koefisien Regresi Berganda

X1 : Citra Merek

X2 : Fitur

(33)

Dari Hasil uji analisi regresi linier berganda untuk variabel citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian hal ini di tunjukan dengan nilai signifikan berada di bawah 0,1 yaitu 0,000. Untuk variabel fitur berpengaruh signifikan dengan nilai signifikan 0,000 dan selanjutnya untuk variabel kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Dengan demikian secara keseluruhan dari tiga hipotesis dinyatakan diterima. persamaan tersebut dapat terlihat bahwa disimpulkan sebagai berikut:

1. Berdasarkan tabel 4.47 dapat disimpulkan bahawa variabel citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikan 0,000. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Siti Hamidah dan Desi Anita (2013) yang dimana hasil penelitiannya yaitu bahwa citra merek, desain, dan fitur terhadap keputusan pembelian. Adapun suatu produk dengan citra merek yang baik tentu akan mempengaruhi dan menjadi sebuah pertimbangan konsumen dalam mengambil keputusan pembelian.

2. Berdasarkan tabel 4.47 dapat disimpulkan bahawa variabel fitur berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikan 0,000. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Yitzhak Armando Laheba, wi ilem J.F Alfa Tumbuan,dan Djurwanti Soepeno (2011) yang mengemukakan bahwa citra merek, fitur, dan harga terhadap keputusan pembelian. Ketika smartphone dengan fitur

(34)

untuk membeli smartphone.

3. Berdasarkan tabel 4.47 dapat disimpulkan bahawa variabel kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikan 0,000. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Abraham Mahendra Bagaskara (2014) yang menyatakan bahwa faktor yang dominan berpengaruh terhadap keputusan pembelian adalah kualitas produk,harga dan citra merek. Maka dapat disimpulkan bahwa kualitas suatu produk menjadi pertimbangan konsumen dalam mengambil keputusan pembelian

F. Hasil Uji Hipotesis

1. Hasil Uji Koefisien Determinasi (R²)

Dalam uji koefisien determinasi digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas memiliki pengaruh terhadap variabel terikatnya, nilai koefisien determinasi digunakan adjusted R square

TABEL 4.48

Hasil Uji Koefisien Determinasi (R²)

Model Summaryb

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson 1 .906a .820 .815 1.442 2.152 a. Predictors: (Constant), X3, X2, X1 b. Dependent Variable: Y

(35)

Dari hasil perhitungan dengan menggunakan SPSS diketahui bahwa koefisien determinasi (adjusted R²) yang diperoleh sebesar 0,820. Hal ini berarti 82% keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel citra merek, fitur, dan kualitas produk, sedangkan 18% keputusan pembelian dapat dijelaskan dari variabel lain selain kedua variabel tersebut.

2. Hasil Uji F (Pengujian Secara Simultan)

TABEL 4.49

Hasil Uji F (Secara Simultan)

ANOVAa

Model Sum of

Squares

Df Mean Square F Sig.

1 Regression 910.152 3 303.384 145.947 .000b Residual 199.558 96 2.079 Total 1109.710 99 a. Dependent Variable: Y b. Predictors: (Constant), X3, X2, X1

Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS 21

Berdasarkan tabel 4.14 Di atas bahwa signifikan nilai F sebesar 145,947 dengan probabilitas sig 0,000 < 0,05. Dalam mengambil keputusan maka Ho1 ditolak dan Ha1 diterima maka dapat ditarik kesimpulan bahwa variabel bebas citra merek, fitur dan kualitas produk secara bersamaan (simultan) berpengaruh positif terhadap variabel terikat yaitu keputusan pembelian.

(36)

TABEL 4.50 Hasil Uji t

Sumber: Hasil Pengolahan Data SPSS 21 Hipotesis :

Ho : Variabel independen tidak berpengaruh terhadap variabel dependen. Ha : Variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen

a. Berdasarkan tabel diatas variabel Citra Merek (X1) terhadap Keputusan Konsumen (Y) memiliki sig 0,000. Nilai sig lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05 atau 0,000 <0,05 maka H0 di tolak dan Ha diterima. Variabel X1 mempunyai t hitung yakni 4,712 dengan t tabel = 0,266. Jadi t hitung >t tabel dapat disimpulkan bahwa citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan konsumen.

b. Berdasarkan tabel diatas variabel Fitur (X2) terhadap Keputusan Pembelian (Y) memiliki sig 0,000. Nilai sig lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05 atau 0,000 <0,05 maka H0 ditolak Ha diterima. Variabel X2 mempunyai t hitung yakni -5,890 dengan t tabel = 0,-499. Jadi t hitung >t tabel. Dapat disimpulkan bahwa Fitur berpengaruh signifikan terhadap keputusaan pembelian

c. Berdasarkan tabel diatas variabel Kualitas produk (X3) terhadap Keputusan Pembelian (Y) memiliki nilai sig 0,000. Nilai sig lebih kecil

(37)

dari nilai probabilitas 0,05 atau 0,000 <0,05 maka H0 di tolak dan Ha diterima. Variabel X3 mempunyai t hitung yakni 8,939 dengan t tabel = 0,553. Jadi t hitung >t tabel dapat disimpilkan bahwa Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.

G. Pembahasan dan Hasil Penelitian

a) Pengaruh Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Citra Merek pada Sony Xperia berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen terlihat dari probabilitasnya bahwa sig kualitas pelayanan (X1) < 0,05 yaitu 0,00. Hal ini berarti menunjukan penelitian yang dilakukan oleh penelitian terdahulu yang mengatakan bahwa variabel citra merek berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian konsumen (Siti Hamidah dan Desi Anita (2013).

b) Pengaruh Fitur Terhadap Keputusan Pembelian

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa fitur berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen terlihat dari probabilitasnya bahwa sig fitur (X2) < 0,05 yaitu 0,00. Hal ini berarti menunjukan penelitian yang dilakukan peneliti sejalan atau sesuai dengan peneliti terdahulu yang mengatakan bahwa variabel fitur berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian ( Putu Agus Wira Putra dan Ni Ketut Seminari 2014).

(38)

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen terlihat dari probabilitasnya bahwa sig kualitas produk (X3) < 0,05 yaitu 0,00. Hal ini berarti menunjukan penelitian yang dilakukan peneliti sejalan atau sesuai dengan penelitian terdahulu yang mengatakan bahwa variabel kualitas produk berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian (Abraham Mahendra Bagaskara(2014).

Gambar

Tabel 4.44  Hasil Uji Reliabilitas
Gambar 4.1  Hasil Uji Normalitas
Tabel  diatas  menunjukan  bahwa  nilai  tolerence  dari  masing-masing  variabel  independen,  yaitu  Citra  Merek  (X1)  sebesar  0,390,  Fitur  (X2)  sebesar  0,395,  Kualitas  Produk  (X3)  sebesar  0,213
TABEL 4.50  Hasil Uji t

Referensi

Dokumen terkait

Dari  hasil  penelitian  ini  menunjukan  bahwa  kesadaran  merek,  kepercayaan  merek  dan  citra  merek  berpengaruh  positif  dan  signifikan  terhadap 

Dari data dan hasil perhitungan, dapat diambil kesimpulan, limbah infeksius cair yang ditimbulkan dari Subbidang Pelayanan Kesehatan tahun 2007 adalah limbah cair yang tidak

Guna menunjang kompetensi yang harus dikuasainya, terutama dalam kajian geografi fisik, keberadaan karakteristik air tanah di sekitar Rawa Jombor yang unik

Namun pada kondisi penelitian dengan media hidrogen peroksida (dalam kemasan) dengan jumlah oksigen yang di luar batas toleransi, maka hidrogen peroksida akan

Asumsi yang diajukan pada hipotesis Citra Merek yang menyatakan bahwa citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian handphone merek Oppo pada

spesifikasi pemesan dan setiap jenis produk perlu dihitung harga pokok produksinya secara individual. b) Biaya produksi harus digolongkan berdasarkan hubungannya

Data yang telah diperoleh pada penelitian ini selanjutnya dianalisis untuk memperoleh kejelasan sehingga peneliti dapat menyimpulkan hasil dari penelitian yang dilakukan

Perilaku pengguna produk Smartphone Sony Xperia di Indonesia belum bisa dipastikan, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui seberapa besar pengaruh citra merek